Quantcast

Time Tunnel: Donna Lewis

By - 8 years ago in Time Tunnel

Donna Lewis

Who’s Donna?

Donna Lewis adalah seorang penyanyi, penulis lagu, sekaligus produser yang berasal dari Wales. Lahir 6 Agustus 1973 dan memulai mengalirkan musik dalam darahnya sejak usia 6. Saat itu dia sudah mulai bermain piano. Dan di usia remaja, bakatnya berkembang dengan menulis lagu. Untuk memantapkan itu semua, dirinya masik Welsh College of Music and Drama mengambil jurusan piano dan flute. Dan memulai untuk membuat demo d tahun 1993.

The 90’s Donna!

Karir sebagai artis rekaman dimulai. Saat Atlantic Records sangat tertarik dengan kepiawaian Donna Lewis dalam bermusik. “I Love You Always Forever” pun dirilis 14 Mei 1996. Sukses luar biasa. Lagu ini berhasil menempatkan diri di posisi 2 Billboard Hot 100 Singles selama 9 minggu. Kala itu juaranya adalah Los Del Rio untuk Macarena.

“I Love You Always Forever”. juga berhasil meraih plakat Emas di Jerman, Norwegia, dan Amerika, serta plakat Perak di Perancis. What a way to success buat seorang pendatang baru. Ini jelas menambah angka penjualan untuk album ‘Now In A Minute’ yang diluncurkan satu pekan sebelumnya.

Now In A Minute berhasil merebut posisi 6 di Billboard Hot 200 Albums plus sertifikat platinum dan posisi 52 di UK Albums Chart. Now In A Minute juga menampilkan single lain yaitu Without Love, Mother, Fools Paradise dan Love & Affection. Makin lama makin eksis.

Berselang satu tahun, Trevor Horn mengajak Donna Lewis untuk bergabung bersama Richard Marx, menyanyikan sebuah lagu berjudul At The Beginning dalam soundtrack film Anastacia. Lagu ini hanya berhasil menduduki posisi 45 di Billboard Hot 100, tapi berhasil meraih posisi puncak di Radio & Records Adult Contemporary Chart selama satu minggu dan berikutnya harus tergusur oleh My Heart Will Go On (Love Theme From “Titanic”).

Setelah menaklukkan pasar Amerika dan Eropa, Asia adalah tujuan Donna Lewis berikutnya. Blue Planet dirilis 14 Juli 1998 masih di bawah Atlantic Records. Lagu ‘I Could Be The One’ lumayan memberikan dampak. Masuk dalam chart musik di beberapa negara di Asia.

Single keduanya yang lebih heboh. ‘Love Him’ menjadi lagu nomor satu Lewis berikutnya. Menduduki peringkat atas di US dance Chart. Tapi ini tidak berlangsung lama. Karena berikutnya yang terjadi adalah pemutusan kontrak Lewis dengan Atlantic karena penjualan album yang tidak begitu memuaskan.

Padahal untuk 2 album yang dirilisnya bersama Atlantic, Lewis sangat bertanggung jawab dalam penulisan lagu hingga memproduseri. Tapi itu saja tidak cukup. Karena Atlantic akhirnya memutuskan untuk menghentikan hubungan kerja mereka. Sehingga langkah Lewis dalam berkarir adalah independen!

The 2000’s Donna.

Putus kontrak, enggak membuat Lewis putus harapan. Justru dirinya makin kreatif. Album ke-3 dirilis di tahun 2002 dan hanya tersedia
di website resminya donnalewis.com secara independen. Be Still, berisi 10 track dan tak satupun yang dijadikan single. Album ini menampilkan Donna Lewis dengan set akustik.

Proyek berikutnya adalah ‘In The Pink’ di tahun 2007. Dua lagu dijadikan single. Shout dan You To Me. Tapi tetap tidak memberikan hasil. Nama Donna Lewis nyaris tak terdengar. Meskipun sebenarnya Shout sudah leak di radio Indonesia sejak 2006.

Sebenarnya dengan keahlian mencipta lagu dan memproduseri, sebaiknya Donna Lewis harus mempertimbangkan untuk bekerja di belakang layar saja. Karena terbukti untuk dua proyek terakhirnya, tidak begitu memberikan peningkatan karir untuk kembali membumbungkan nama Donna Lewis dalam jajaran artis rekaman internasional.

Trivia :

  1. Lagu Falling dari album Blue Planet terpilih sebagai salah satu lagu untuk mengisi soundtrack film Cruel Intensions di tahun 1999.
  2. Kemudian lagu You To Me dari album terakhir Lewis, In The Pink, muncul sebagai soundtrack film 32A.
  3. Dua track dari album Be Still direkam ulang dengan aransemen baru untuk album In The Pink.
  4. Blue Planet adalah kumpulan lagu yang Donna Lewis ciptakan sejak tahun 1992 hingga 1998.
  5. Di masa2 pasca putusnya kontrak dengan Atlantic, Donna Lewis aktif menjadi vokalis tamu. The Seduction of Claude Debussy, Take Me
    Over, dan When The Rain Comes Down adalah 3 proyeknya selama 2000-2001.

Albums :

  • Now in a Minute (1996)
  • Blue Planet (1998)
  • Be Still (2002)
  • In the Pink (2007)

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributors)

Comments

7 Responses to “Time Tunnel: Donna Lewis”

  1. kc says:

    waw..

    aku kenal si donna tahun 98..

    albumnya blue planet singlenya i could be the one

    suaranya ringan tp keren..

    btw aku tunggu desree sbg time tunnel

  2. Jas says:

    ya lumayan ingat beberapa aja kek i could be the one

    ama duet dgn richard mark

  3. Ai says:

    suaranya sangat cute,,

  4. edwin e says:

    suka dgn cewek ini sejak i love you always forever hits di amrik..

    warna vokalnya khas sekali and dijamin langsung kenal kalo dengerin dia nyanyi..

    i could be the one emang ndak terlalu booming tapi punya benang merah yg kuat dgn karakter vokal donna..klipnya juga asik..

    shout bagus juga,,di situ donna tetep konstan dgn vokalnya yg husky bgt..tapi kok ndak trlalu populer ya?

  5. welly says:

    @Ai… judulnya yg bener single "I Love You Always Forever" kebalik nih… hehe udah aku benerin kok.

  6. Ai says:

    huahahahhaaa…. soalnya yg ada cuman Blue Planet… huehehe thanks Well..

  7. rifqa_41 says:

    baru tau sekarang…

Leave a Reply

Related Articles

Album of The Day | September 12, 2017 By

Album of the Day: Various Artists – Power Hits 2017

Top 10 Lists | April 19, 2017 By

10 Artis Yang Belum Mempunyai Album Kompilasi Terbaik

Album of The Day | October 5, 2016 By

Album of the Day: Greyson Chance – Somewhere Over My Head