Time Tunnel: Milli Vanilli

PhotobucketMilli Vanilli dibentuk pada tahun 1988 di Jerman oleh Frank Farian, seorang produser musik dan penulis lagu dari Jerman sekaligus pemilik Far Corporation yang juga sukses membentuk grup Boney M di tahun 1970an. Grup ini beranggotakan Rob Pilatus dan Fab Morvan. Konsep yang dikembangkan oleh Frank Farian adalah konsep duo dimana pad awalnya dia memilih suara vokal dari Charles Shaw, John Davis, Brad Howell dan Jodie dan Linda Rocco tetapi dia kemudian merasa kalau tampang mereka kurang bisa menjual sehingga akhirnya dipilihlah Robert Pilatus dan Fabrice Morvan yang lebih good looking. Mereka berdua adalah model dan dancers yang ditemukannya di sebuah dance club di Berlin. Debut album mereka yang berjudul All Or Nothing dirilis di Eropa di pertengahan tahun 1988 dengan memasang tampang Rob dan Fab di sampul album tanpa menyebutkan siapakah yang sebenarnya mengisi suara mereka. Kesuksesan album tersebut menarik perhatian Arista Records yang kemudian merekrut untuk gabung ke labelnya. Beberapa lagu dihapus dan beberapa lagu baru ditambahkan termasuk sebuah lagu yang ditulis oleh Diane Warren “Blame It On the Rain”, kemudian album ini dirilis ulang dengan judul Girl You Know It’s True untuk pasar Amerika di awal tahun 1989. Versi baru album ini berhasil mencapai 6 kali platinum sehingga single yang berjudul sama dengan albumnya yaitu Girl You Know Its True dirilis dan berhasil mencapai peringkat 2 dalam Hot 100 di bulan April 1989. Commercial sukses juga diraih setelah 3 single mereka yaitu Baby Dont Forget My Number, Girl Im Gonna Miss You dan Blame In On the Rain semuanya berhasil mencapai peringkat 1. Single ke 5 dan terakhir, All Or Nothing juga berhaisl mencapai 5 besar di awal tahun 1990an. Puncak sukses Milli Vanilli dalam dunia musik adalah ketika mereka dianugerahi sebuah Grammy Award untuk kategori Best New Artist tepatnya pada tanggal 22 Februari 1990.

PhotobucketThe Real Milli Vanilli
Sayang kesuksesan mereka harus dinodai dengan kasus lipsync yang pertama kali terlihat di akhir tahun 1989 dalam sebuah acara live MTV di Lake Compounce, Bristol, Connecticut. Pada saat mereka perform live di panggung tiba2 backsound lagu Girl You Know Its True macet dan mulai tidak karuan, mengulang2 bagian “Girl you know it’s..” sehingga mereka melanjutkan berpura2 menyanyi dan menari untuk beberapa saat di panggung sebelum akhirnya melarikan diri dari panggung meskipun fans yang hadir di konser tersebut terlihat tidak begitu mempedulikannya. Setelah kejadian itu bermunculan pertanyaan publik mengenai siapakah yang sebenarnya mengisi suara Milli Vanilli sehingga akhirnya Farian mengaku kepada wartawan pada tanggal 12 November 1990 bahwa Fab Morvan dan Rob Pilatus bukanlah penyanyi asli lagu2 Milli Vanilli. Hal ini berujung kepada ditariknya Grammy Awards mereka 4 hari kemudian dan Arista Records mendepak mereka sekaligus menghapus album dan masternya dari katalog. Sementara itu materi yang direncanakan untuk album kedua Milli Vanilli yang sudah selesai direkam termasuk single Keep On Running, sudah dirilis untuk disebarkan ke radio2 hanya beberapa hari sebelum Farian mengungkap kenyataan yang sebenarnya ke publik. Di menit2 terakhir, cover album kedua Milli Vanilli diubah dan diganti dengan penyanyi asli yang selama ini mengisi suara Milli Vanilli dan mengubah namanya menjadi The Real Milli Vanilli. Formasi angota dari the Real Milli Vanilli ini adalah Brad Howell, Jon Davis, Ray Horton dan Gina Mohammed, sementara itu yang absen dari grup adalah Charles Shaw, Jodie dan Linda Rocco. Sebagai catatan, Charles Shaw ini adalah veteran US Army yang dibayar sebesar $6000 untuk perform rap dalam lagu Girl You Know Its True. Satu2nya album dari grup ini sedianya akan dirilis sebagai album kedua Milli Vanilli tetapi berita tentang Rob dan Fab yang hanya lipsync dan tidak bernyanyi menggunakan suara aslinya dalam live performance sudah menyebar sebelum album tsb dirilis sehingga judul albumnya pun dirubah dari Keep On Running menjadi the Moment of Truth. Album ini hanya dirilis di Eropa dan Asia dan mencapai top 20 di Jerman. Single2 yang pernah dirilis oleh the Real Milli Vanilli adalah Tell Me Where It Hurts, Keep On Running, Too Late (True Love) dan Nice N Easy. Lagu When I Die yang ditulis oleh Diane Warren juga pernah dinyanyikan oleh No Mercy, yang dibentuk oleh Frank Farian juga. Sementara Tell Me Where It Hurts yang juga ditulis oleh Diane Warren juga banyak dicover versionkan oleh beberapa penyanyi, antara lain : Kathy Troccoli, MYMP (band dari Filipina), Patti LaBelle dll.

PhotobucketRob & Fab
Sementara itu apakah yang terajdi dengan Rob dan Fab pascar terbongkarnya kasus lipsync ? Well, mereka ber2 pindah ke Los Angeles, California dan dikontrak oleh Joss Entertainment Group dimana mereka kemudian rekaman sebuah album dengan menggunakan nama mereka sendiri Rob & Fab. Hampir semua lagu dalam album tersebut ditulis oleh Kenny Taylor dan Fab sendiri selain mengisi vocal bersama Rob. Tetapi karena masalah keuangan, Joss Entertainment Group hanya mampu merilis album tsb di US. Satu2nya single dari album tersebut hanya dirilis untuk diputar di radio2 dan sayang sekali kurangnya publisitas, promo, distribusi yang buruk dan terutama adalah skandal kasus lipsync, membuat album ini gagal total dengan hanya terjual sebanyak 2000 copies.

Kemudian di tahun 1997, Farian memutuskan untuk berusaha kembali membangkitkan karir mereka dengan Fab dan Rob sebagai lead vocals dan hal inilah yang membawa mereka untuk rekaman album reuni Milli Vanilli di tahun 1998 yang berjudul Back and In Attack. Dan lagi2 sungguh sangat disayangkan nampaknya nasib baik tidak lagi berpihak kepada mereka karena meskipun sudah ditambah dengan beberapa penyanyi studio untuk membantu dalam album ini dan mengembalikan kejayaan mereka tetapi kenyataannya masa jaya mereka sudah benar2 berakhir. Gagalnya usaha untuk kembali, mereka berdua pun lama tidak saling menjalin komunikasi.

Menyinggung tentang kehidupan pribadi Rob dan Fab pasca kasus, nasib Rob Pilatus yang paling mengenaskan. Dia terlibat dalam beberapa masalah pribadi selama rekaman album baru tersebut. Terlibat obat2an dan masalah kriminal, yaitu merampok yang akhirnya membuat dia masuk penjara di California selama 3 bulan. Farian membantu Pilatus untuk bisa masuk ke panti rehabilitasi ketergantungan obat selama 6 bulan dan membayar tiket pesawat supaya bisa pulang kembali ke Jerman tetapi lagi2 berita buruk menerpa, sehari sebelum tour promo untuk album baru mereka (Back and In Attack), Rob ditemukan tewas di usianya yang ke 32 di sebuah hotel di Frankfurt setelah menelan campuran pil dan vodka.

Sementara itu Fab Morvan menghabiskan waktunya sebagai musisi yang bekerja untuk penyanyi atau pemusik lain atau yg biasa disebut sebagai session musician. Selain itu di tahun 1998 dia bekerja sebagai DJ di sebuah radio di LA, KIIS-FM kemudian di tahun 1999 dia tampil di Wango Tango festival concert di Dodger Stadium, LA, California. Di tahun 2000 Fab muncul di BBC Documentary yang membahas tentang perjalanan karir Milli Vanilli yang juga menjadi episode pertama dari program VH1 Behind The Music. Fab Morvan menghabiskan sebagian besar waktunya di tahun 2001 untuk mempersiapkan solo karirnya dengan tour dimana akhirnya pada tahun 2002 tampil sebagai penyanyi inaugural di Velvet Lounge, Hard Rock Cafe Hotel di Orlando, Florida. Dan di tahun 2003 dia merilis album solo pertamanya yang berjudul Love Revolution. Seluruh lagu dalam album ini ditulis dan dinyanyikan oleh Fab. Ada sebuah lagu yang khusus dia tulis untuk mengenang Rob Pilatus dan masa kejayaan mereka sebagai Milli Vanilli, yaitu It’s Your Life”. Pada tanggal 26 Maret 2007 sebuah album dirilis yaitu, the Milli Vanilli Greatest Hits. Bagi generasi muda jaman sekarang yang doyan menikmati musik pop dance, tidak ada salahnya jikalau sekali2 menengok ke tahun 80-90an dengan menikmati album Greatest Hits ini, yang bisa kalian jadikan pilihan untuk menikmati ringkasan perjalanan karir mereka karena meskipun Milli Vanilli sudah almarhum tetapi lagu2nya masih melekat di hati para penggemarnya, bahkan di telinga para penikmat musik dan tetap enak untuk didengarkan sampai sekarang.

Discography
1988 All or Nothing
1989 Girl You Know It’s True
1989 All or Nothing (remix album)
1989 2 X 2 [Repackaged album dari "All Or Nothing" dan "All or Nothing" (US Remix Album)]
1990 The Remix Album
1991 The Moment of Truth (as The Real Milli Vanilli)
1993 Rob & Fab
1998 Back and in Attack (Unreleased)
2003 Love Revolution
2006 Greatest Hits

Review by: Lendy

22 Responses to “Time Tunnel: Milli Vanilli”

  1. Seb Spinner says:

    wah ini idola masa sd gw nih …..kyknya ngga ada orang yang sepantaran gw yang ngga ngefan ama milli vanilli saat itu hehe. Bung welly, timmy, haris bener ga ? kita pantaran nih.

    oya lendy gw mau nambahin…….real milli vanilli ini pernah konser di jakarta. Gw ada cd nya loh yang real milli vanilli krn gw suka bgt lagu When i die.

  2. Seb Spinner says:

    oya gw mau nambahin lagi, Milli Vanilli di album pertama itu nyanyiin Ma Baker, itu lagu aslinya Boney M. Produsernya sama yaitu Frank Farian.

    later….Frank Farian memproduseri No Mercy, dia jg bikin No Mercy nyanyi When I Die.

  3. Yudh4_D_bl4ck0uT says:

    Pantesan tag kenal. Dah lama bget
    ternyata ada crita menarik ini ya didunia music…

  4. welly says:

    @bas: lu nonton ga konsernya? Gw lupa tuh kalo mereka pernah datang sini hehe. Oyah keknya teddy andri juga demen ama grup ini hehehe

  5. teddyandri says:

    Well….. Lagu2 MV memang nemeni masa2 smp-ku. Tapi waktu itu kamu lebih ngefans sama BVSMP… (Ada yg tau gak?)
    Back to MV, katanya mau dibuat movie-nya, tapi blom jelas kelanjutannya. Kalo Rob n Fab, lagunya yg lumayan happening di radio-radio lokal “we can get it on”.
    Kalo the real MV, anggotanya seabreg kayak Kahitna ya? In my life-nza juga enak seb…

  6. teddyandri says:

    Oya… Gara-gara ini, Boney M dicurigai lipsync juga ya berhubung bidannya sama.

  7. Seb Spinner says:

    —BVSMP… (Ada yg tau gak?)—

    tau lah haha itu seangkata lagi sama stevie b

  8. Seb Spinner says:

    eh ted, tapi Boney M itu yang nyanyi emang cuman 1 orang, yg satunya backing. Yg satu cewek dan cowok itu cuman loncat2 doang haha.

    Yg ada suara cowok itu bukan suara si kribo tapi suara frank fariannya.

    yg jaman ini dituduh lipsync lagi itu Blackbox dan c+c music factory, which is bener. Makanya milli vamilli bilang kenapa blackbox sama c+c itu ngga dipermasalahin.

  9. teddyandri says:

    Anyway di indo, album remixnya MV sempet dirilis, wah keren2 tuh. Selain itu single blame it on the rain dan keep on running juga dirilis disini dalam bentuk single kaset isi 2 lagu. Jarang2 banget kan.
    Seb… Blackbox n CnC, bisa jadi lipsync, makanya ga kedengeran lagi. Hipertensi, hilang pergi tanpa permisi..

  10. Seb Spinner says:

    bukan bisa jadi lagi si blackbox lipsync, emang udah pasti. Jadi kan yag di video dan dicover album itu kan yang cewek hitam itu. Padahal suaranya adalah suara martha wash, salah satu dari the weather girls yg nyanyi it’s raining men

    lalu c+c juga martha wash yang isi suaranya buat lagu gonna make you sweat. Lalu sejak david cole mati ya c+c udah ga eksis deh

    kaset single blame it on the rain itu gw masih ada kok…..

  11. Yudh4_D_bl4ck0uT says:

    *bengong*

  12. Seb Spinner says:

    oh ya ted ….album remix itu masih ada kok cd nya di musik plus dan duta suara.

  13. Lendy says:

    @om seb : the real milli yahyg pernah konser, wkwkwk malah kaga tau .. abisnya semenjak kasus itu udah kurang ngikutin lagih, kaset saya ilangg dipinjem temen gk balik, pdhl langka tu sekarang ya, nyesel.tp sayang yah kenapa kok ya mereka itu mau2nya jadi boneka doank gitu, arekaman, tampil tp gk pake suaranya sendiri, apa g takut di kemudian hari bakalan ketauan dan akhirnya memang kebongkar juga kasusnya.

    When I Die aku taunya versi No Mercy hihihihi

    BVSMP tau, hihiihi tp gk gitu ngikutin, yg aku tau cuman lagunya “Anytime”, mirip2 Hi Five gitu yah atau New Edition, boys band negro ..

    om seb, perfect gentlemen suka ndak ? (kokjadingomongingruplainyawkwkwk)

  14. Horeeeeeeeeee…akhirnya datang juga…request artikel gw di kabulin.,,.,well…satu keunikan yang “Fake” lebih enak dan ngehits daripada aslinya,,hmm kali ini gw mengakuinya,,tinggal tunggu proyek filmnya aja..kayaknya bakal bagus deh kalo digarap dengan serius, karena Milli Vanilli emang Big Issue dijamannya…sampe dapat Grammy segala…Salute buat duo Jerman ini..dan Otak sang Produser yang menghadirkan soap opera ke dunia musik (red:tampang minus musik)…well makasih Lendy,Welly, dan CD..kapan bahas STEPS, atau artful dodger…

  15. Seb Spinner says:

    lendy, ya ga malu lah ….mereka dapet fame, dan money. Everybody wants to be a star, persetan dengan harga diri.

    BVSMP itu kan cuman 1 album aja, dan hit tergedenya bukan anytime tapi I need you. Sama new edition…..hmmm…….agak beda. Mrk lebih hip-hop ….80s hip hop tentunya. New edition lbh pop.

  16. Seb Spinner says:

    Perfect gentleman agak sebel hhahaha …..yang nyanyi oo la la itu kan. Oo lala nya sih catchy banget, tp gw inget dulu gw sebel ama lagu itu.

    Perfect gentleman, NKOTB dan new edition, Tiffany produsernya sama yaitu Maurice Starr.

  17. Primahessa says:

    Saya gak pernah ngalami kejayaan band ini. Tapi pernah dengar kasus ini sebelumnya. Yang gak habis pikir adalah, ini kan sesuatu yg sangat memalukan, aib banget, tapi kok mereka masih pede munculin tampang dan mengungkit masa kejayaan “palsu” di lagu It’s Your Life itu ya? Terus kok masih ada yg nge-fans ya?
    hehe… Maap mas-mas mbak-mbak yg ngefans, mungkin karena saya gak kenal mereka, jadi kurang dapet di logika aja kali ya?

    Eh, ada rencana bahas Steps ya? Mau..mau.. Tapi jangan kebanyakan pake kata2 dari Wikipedia seperti yg Girls Aloud ya, hehe… Soalnya udah hafal di luar kepala.. :)

  18. Lendy says:

    wkwkwkwkwkw perfect gentlemen cuman satu album doank yah, yg oh la la lumayan suka sih hihihihihi .. abis yang satu album itu bubar ya ?

    @primahessa : ntar diliat aja y hasilnya kalo ada review dari saya lagi :D

  19. bluewings says:

    dr awal baca review sampe baca komennya sama sekali ga ngerti.. bahkan tahu nama MV baru disini.
    yg bkin makin ga ngerti, khan Arista records ngajak mereka gabung dilabelnya karna melihat kesuksesannya bahkan udah nyiapin beberapa track bwt album berikutnya tp kok pihak Arista Records g tau klo itu lipsync ?
    mohon pencerahannya..

  20. herry says:

    secara logis BLUEWINGS, bener tuh…. koq bisa ya pihak arista records ga tahu … atau pihak arista pura2 ga tahu nih…??? trus proses rekamannya gimana yah???

    anyway …lagu2nya mili vanili emang top banget deh … kalo ada yang masih pada inget dulu waktu lagu-nya GIRL U KNOW IT’S TRUE lagi happening banget kalo ga’ salah barengan juga sama lagu BVSMP yang I NEED YOU …trus barengan juga sama lagu remix-nya BAJING LONCAT … ada yang inget???

    yang pasti yang aq inget dulu itu album kompilasi disco nonstop gitu, track pertama lagu BAJING LONCAT lalu track ke-2 nya lagu GIRL YOU KNOW IT’S TRUE …. entah deh itu kompilasi resmi apa bajakan aku lupa…

    thanks

  21. Seb Spinner says:

    —yg bkin makin ga ngerti, khan Arista records ngajak mereka gabung dilabelnya karna melihat kesuksesannya bahkan udah nyiapin beberapa track bwt album berikutnya tp kok pihak Arista Records g tau klo itu lipsync ?—

    ah…that’s a good point bluewings….

    gw sendiri ga mungkin tau jawabannya , krn pastinya gw ngga kerja di sana saat itu (maupun saat sekarang haha).

    but my feeling is …..mereka tau. Kayaknya ga mungkin ga tau, lagian rob dan fab ini inggrisnya juga ngga lancar, mana bisa dia ngerap dan nyanyi pake logat american english.

    mrk dikasih lagu bagus oleh diane warren, apa iya ga ada satupun perwakilan Arista yang hadir dalam proses rekamannya,dll. Kan kayaknya ngga mungkin deh.

    Cuma ya orientasinya ya yang pasti uang. Bener juga toh single Blame it on the rain #1 for 4weeks.

    bluewings, lo ga tinggal di jkt, dan terlalu kecil saat itu untuk tau bahwa MV ini meledak gila2an, itu kyk di setiap sudut kota itu diputerinlagunya.

  22. timmy says:

    duh ini bener2 fave jaman SD dimana2 di radio di tv diputar lagunya,
    sayang mesti kebongkar masalah lipsync nya

    kalo soal arista tahu atau nggak bisa jadi juga nggak tahu ya kadang kan rekaman bisa di studio manapun yang bisa jadi di luar pengawasan arista nanti baru dimixing lagi, tapi rasanya pasti tahu sih tapi ya namanya demi komersialitas ya dibiarkan saja

    sebaliknya the real one nya malah gak menarik gitu secara visual

    blackbox itu ternyata penyanyi aslinya big dan white ya beda banget sama frontwoman yang ditampilkan lolz

Leave a Reply