Blur

Album of the Day: Blur – The Magic Whip

Sebuah fenomena terjadi di kalangan anak muda pada pertengahan 90’an. Fenomena tersebut membuat semua anak muda berambut poni ala Liam Gallagher dan wajib menyanyikan lagu seperti “Wonderwall” dan “Country House” ketika ingin mengikuti audisi band untuk bisa tampil di pentas seni, fenomena itu bernama britpop. Jenis musik yang merupakan jawaban Britania Raya atas grunge yang membuat cemas para petinggi kebudayaan di sana karena dapat membuat kultur musik mereka terhapus oleh kultur musik Amerika Serikat. Jenis musik ini mengorbitkan dua band yang akan menjadi ikon britpop dan terus diingat sampai sekarang yaitu Oasis dan Blur. Beberapa tahun setelahnya, britpop pun hanya

Single of the Day: Lawson – Roads

Berikut kisah Lawson. Bisa dibilang mereka adalah pahlawan bagi kumpulan non-boyband yang memainkan musik poprock untuk menembus pasar musik dunia. Mereka memantik api guna memuluskan jalan bagi pendatang baru berikutnya untuk menuai sukses serupa. Setidaknya ada tiga nama yang kemudian mencuat pasca Lawson; The Vamps, 5 Seconds of Summer, dan Rixton. Dan tak ingin terlalu lama membiarkan ketiga adik mereka menguasai arena, Lawson merilis ‘Roads‘ sebagai bahan untuk mengeklaim ulang teritori mereka. Dari awal lagu sebenarnya sudah sangat terbaca kalau Lawson memperlunak musik mereka demi mempertegas nilai komersil. Tapi bukan serta merta mereka menambah adonan pop dalam resep poprock yang

Roxette

Album of the Day: Roxette – XXX 30 Biggest Hits

30 lagu sealbum? Siapa yang mau nolak. Kalaupun mau, enggak akan bisa. Apalagi ini kita bicara Roxette, yang belum lama ini merayakan 30 tahun kebersamaan mereka dengan melakukan tur dari 2014 hingga ke 2016 nanti, sekaligus memaketkan lagu-lagu terbaik mereka dalam album “XXX The 30 Biggest Hits“. Boleh dibilang ‘Almost Unreal’, tapi album ini memang benar-benar eksis. Meskipun sudah ramah dengan yang namanya kompilasi, tetap saja yang datang dari Roxette rasanya tak boleh terlewat begitu saja. Dibuka dengan ‘The Look’, album ini mencoba untuk memetakan sukses global Roxette yang mereka cetak menjelang akhir 80-an. Lagu-lagu fearless dari album “Look Sharp!”

Madonna Rebel Heart

Album of the Month: Madonna – Rebel Heart (Deluxe Edition)

Rumus untuk tetap bertahan bagi seorang artis pop (dan lagu-lagunya) adalah bersandar pada formula sukses. Formula yang terbukti ampuh untuk menempatkan dirinya selalu berada di bawah spotlight. Tapi, apakah rumus tersebut berlaku pada seorang Madonna? Jawabannya bisa ya, bisa tidak. Tidak, karena Madonna selalu menemukan cara untuk tidak mengulang repetisi apa yang pernah dilakukannya dan bergerak pada sesuatu yang baru sebagai bagian proses reinvent her style and musicality. Ya, karena pada dasarnya Madonna banyak mengambil referensi dari dirinya sendiri untuk kemudian didaur ulang dan dipoles dengan sesuatu yang baru, atau bisalah kita sebut dengan kekinian. Hadir selama hampir 4 dekade, dan kini

Josh Groban

Album of the Day: Josh Groban – Stages (Deluxe Edition)

Dalam rentang karir selama 18 tahun, kita sudah mendengarkan baik versi opera ataupun pop dari Josh Groban. Kadang bekerja dengan baik, kadang juga tidak. Dan kini Groban memadukan yang terbaik dari dunia musik yang digelutinya dalam sebuah album yang berjudul “Stages“. Ada alasan mengapa album ini dinamakan demikian, karena memang materi yang terkandung di dalamnya adalah barisan lagu populer yang diambil dari berbagai judul drama panggung dan film musikal populer. Lebih tepatnya lagu-lagu favorit Groban dari panggung Broadway atapun film musikal. Oleh karenanya, perpaduan antara vokal opera ala Groban dengan lagu-lagu showtunes yang mengandalkan jangkauan vokal yang luas, merupakan kombinasi

Creative Disc Exclusive Single – 12 Mar

Keane (Alb. Strangeland / Island) – Silenced By The Night
Mendengarkan Silenced By the Night, single pertama Keane untuk album ke empat mereka, Strangeland, sontak kenangan kita kembali ke album awal mereka. Yep, tampaknya Keane ingin mengulang formula yang dulu membuat mereka sukses dan mencapai puncak ketenaran. Memang, semua ciri khas mereka masih menempel dengan erat disini, mulai dari piano yang bermain dengan cantik dan menjadi pengiring utama, hingga melodi manis namun terdengar sedikit gelap dan juga tempo sedang yang terdengar sedikit berlarat. Vokal Tom Chaplin pun masih terdengar khas seperti biasanya, namun ada sentuhan tertentu yang membuat single ini terdengar begitu lekat dengan Keane yang dulu kita kenal. Sederhana namun berkesan. Single dirilis pada tanggal 13 Maret. (8/10)

The Temper Trap (Alb. The Temper Trap / Liberation) – Rabbit Hole
Kesuksesan album debut The Temper Trap, Conditions, tentu saja membuat ekspektasi menjadi tinggi terhadap album terbaru band asal Australia ini. Album kedua mereka, yang entah mengapa justru self titled, memang baru akan dirilis pada tanggal 18 May mendatang, namun sebagai teaser, pada tanggal 7 Maret yang lalu, mereka telah merilis Rabbit Hole sebagai single pemanasan. And, bang! Para avid fans The Temper Trap boleh bersorak gembira. Rabbit Hole adalah yang terbaik dari yang bisa kita harapkan dari mereka. Single ini dibuka dengan perlahan dan murung, kesan gloomy dan gelap memenuhi ruangnya, sampai kemudian meletup dengan dentum emosi yang maksimal. Terima kasih tentu saja kepada vokal juara Dougy Mandagi dan aransemen paten yang mereka olah. (9/10)

Paul van Dyk feat. Adam Young (Alb. Evolution / VANDIT Records) – Eternity
DJ asal Jerman, Paul Van Dyk merilis album terakhirnya tepat lima tahun yang lalu. Dan bagi yang menunggu-nunggu album terbarunya silahkan bersuka ria karena Evolution siap dirilis pada tanggal 20 Maret. Single pertamanya adalah Eternity yang menampilkan vokal Adam Young dari Owl City. Kerjasama mereka ternyata menghasilkan single yang sangat seru untuk didengar karena ciri khas masing-masing terbawa di dalam paduannya, sehingga seolah-olah kita mendengar Owl City dengan elektropopnya namun juga dipenuhi oleh dentum house yang mengehentak. Memang, biasanya kita mendengarkan lagu-lagu yang bergaya trance dari Van Dyk, namun tidak untuk Eternity, karena tampaknya Van Dyk kini mencoba untuk hadir dengan unsur yang lebih light dan pop-ish pada aransemennya. Namun jangan salah, karena tetap saja single ini merupakan single dance yang keren. (8/10)

Calvin Harris feat. Ne-Yo (Single / Columbia) – Let’s Go
DJ slash Penyanyi slash Produser asal Skotlandia, Calvin Harris telah melepas single mandiri ketiganya setelah album Ready for the Weekend di tahun 2009 yang lalu. Sebelumnya ia telah merilis Bounce dan Feel So Close di tahun 2011. Menurut kabar, Harris akan melepas album ketiganya di tahun ini. Kita tunggu saja perkembangannya. Let’s Go sendiri menampilkan penyanyi asal Amerika, Ne-Yo sebagai partner Harris. Ciri khas Harris dengan beat-beat electro-dance yang easy listening masih terdengar disini. Tidak ada yang baru dan pemilihan beat agak sedikit mengingatkan We Found Love milik Rihanna yang dimana Harris bertindak sebagai orang di belakang layar. Agak sedikit datar dan repetitif, namun rasa-rasanya cukup dapat memuaskan para penggemar Harris. (7/10)

Toni Braxton (Single / Atlantic) – I Heart You
Diva RnB, Toni Braxton, memutuskan untuk kembali ke lantai dansa dengan single terbarunya, I Heart You. Single yang premier pada tanggal 9 Maret ini masih dipenuhi oleh aura seksi dan sensual berkat vokal contralto milik Braxton. I Heart You memang sebuah club-banger, terbukti pada bagian bridge di tengah-tengah lagu yang “mengharuskan” kita untuk menggerakkan tubuh secara atraktif. Namun, secara keseluruhan I Heart You adalah sebuah nomor lounge yang urban sekali. Pemilihan ritme untuk menciptakan sensasi dance berasal dari beat-beat yang berdetak dalam tempo sedang, sehingga mengingatkan akan lagu-lagu dance di era 90-an. Namun desain produksi yang matang tetap mampu memberi warna kekinian yang maksimal pada lagunya. So, are you ready for the dance floor? Mungkin demikian tantang Braxton. (8/10)

Rye Rye (Alb. Go! Pop! Bang! / Interscope) – Boom Boom
Siapa yang ingat dengan single Boom Boom Boom milik Vengaboys yang dulu sempat sangat nge-top itu? Nah sekarang Rye Rye mengadopsi single tersebut sebagai bagian dari single terbarunya yang berjudul…tentu saja, Boom Boom! Tentu saja ini Rye Rye yang kita bicarakan. Ini bukan lagu daur ulang, karena versi Rye Rye jelas hanya mencomot hook dari single lawas tersebut. Secara keseluruhan ini adalah sebuah lagu rap (tentu saja)!. Pemiliah beat pun terdengar cukup oldschool, ala lagu-lagu rap dari dekade 80-an yang mengandalkan synthesizer dan juga gimmick sound effect dari video game 16 bit yang juga populer di era 80 hingga awal 90-an. Hasilnya tentu saja seru. Boom Boom mungkin berbeda secara ritmis dibandingkan Vengaboys, namun mereka sama-sama berhasil dalam memberikan sensasi seru dan fun. Single dirilis pada tanggal 6 Maret. (8/10)

Azealia Banks feat. Lazy Jay (Single / Universal) – 212
Ditangan Azealia Banks, house dan hip hop dapat berpadu dengan manis dan bekerjasama menghasillkan sebuah lagu yang seru. Setidaknya demikian yang bisa kita simak dari single 212 milik rapper asal Harlem, New York ini. Tidak heran jika 212 dipakai sebagai judul oleh Azealia karena merupakan kode are untuk Harlem. Tentu saja single ini bercerita tentang New York. Apalagi? Tapi meski memiliki lirik yang sedikit kelam dan vulgar, sebagai sebuah club-banger, 212 tetap boleh diandalkan. Lazy Jay sebanrnya tidak benar-benar hadir sebagai featuring artist melainkan karena single Float My Boat miliknya disampling untuk lagu ini. Semua arketipe house dapat kita temui dalam single ini, mulai dari pembuka jeb-a-jeb yang familiar sampai bagian yang mengizinkan instrumentalia mengambil alih secara “paksa” dan memingfirkan vokal sebagai alasan untuk menggoyangkan tubuh secara penuh. Single dirilis pada tanggal 6 Desember 2011 yang lalu. (8/10)

Amelle Berrabah feat. Feat. D-B-X (Single / Universal) – God Won’t Save U Now
Sugababes tengah memasuki masa ketidakjelasan. Tidak heran jika Amelle Berrabah, salah satu personilnya memutuskan untuk berkonsentrasi pada album solonya yang juga merupakan debutnya. Go Won’t Save U Now adalah single pertama yang dirilis oleh Amelle. Dibantu oleh D-B-X, dalam single ini dia bertransformasi menjadi artis pengusung dubstep yang garang. Diklaim sebagai dubstep ballad, God Won’t Save U Now memang kental sekali dengan arsiran dubstep yang ditingkahi dengan atmosfir rock yang cukup menyeluruh. Single memang mengandalkan vokal Amelle yang powerful yang sayangnya terkesan berlomba-lomba dengan iringan dubstep untuk mencuri perhatian kita. Terlepas dari itu, keberanian Amelle untuk tampil diluar genre pop yang kita kenal darinya, patut untuk diberi pujian. (7/10)

Beach House (Alb. Bloom / SubPop) – Myth
Duo Victoria Legrand dan Alex Scally yang tergabung dalam band pengusung dream-pop, Beach House, mungkin masih bungkam dengan kabar soal perilisan album ke empat mereka, Bloom, dan menyebabkan beredarnya spekulasi yang intensif dikalangan fans. Namun tampaknya kita boleh bergembira karena tampaknya Bloom memang siap akan diedarkan oleh Beach House. Ini dibuktikan dengan streaming single terbaru mereka Mtyh, melalui situs resmi mereka pada tanggal 7 Maret yang lalu. Dan berdasarkan data yang melekat dengan lagu tersebut, jelas Myth merupakan bagian dari album terbaru mereka. Myth sendiri adalah bukti jika Beach House adalah jagoannya dalam mengkomposisikan lagu pop yang dreamlike namun sangat menghanyutkan. Tidak hanya vokal mengawang ala Victoria namun juga pemilihan sound-sound eklektik yang terasa tepat untuk menyeret perasaan sentimentil kita untuk terseret dan kemudian larut di dalamnya. Magical! (8/10)

Daughtry (Alb. Break The Spell / RCA) – Outta My Head
Outta My Head adalah single ketiga Daughtry dari album Break the Spell. Masih mengandalkan formula pop-rock yang dibalut sensasi post-grunge untuk mengkreasi sebuah lagu yang menggebu-gebu dalam tempo dan semangat. Dengan kecepatan penuh, Daughtry mengajak para pendengar untuk menyimak semangat rock yang kental tapi tanpa terlupa melodi, sehingga pada dasarnya single ini adalah lagu pop yang ngerock. Tentu saja tidak ada masalah, karena Daughtry cukup kompeten dalam melaksanakan tugas mereka sebagai musisi. Semua yang kita perlu dengar dari Daughty, ada disini. Single dirilis pada tanggal 13 Maret. (7/10)

MBLAQ (EP. 100%. Ver / J.Tune Camp) – Run
Dibandingkan boygroup Korea Selatan seangkatannya, MBLAQ yang terdiri atas lima orang ini memang cenderung tampil dengan lebih edgy, ngerock dan maskulin. Mungkin kehadiran tangan dingin mentor mereka, superstar Rain, turut mempengaruhi mereka. Run merupakan single ketiga milik MBLAQ dari EP ketiga mereka, 100% Ver. Lebih tepatnya merupakan single promosi ketimbang single yang resmi untuk dirilis ke pasaran. Sebagai sebuah lagu pop, Run jelas akan menampilkan citra maskulin yang ingin ditawarkan oleh MBLAQ. Perpaduan antara Hip Hop dan Rock dipadupadankan dengan elektro-pop menghasilkan sebuah single yang sangat dinamis, intens dan menghentak. Vokal yang ditampilkan pun terdengar sedikit gahar, seolah tak terlupa disampirkan oleh kuintet yang terdiri atas Seung Ho, G.O, Lee Joon, Thunder dan Mir ini. Tune dan gaya rap-nya sendiri agak bergaya old-school namun mereka cukup tangkas dengan memasukkan gimmick sound effect agar terdengar lebih seru dan meriah. Single dirilis di tanggal 1 Maret dan jangan lupa kedatangan MBLAQ tahun ini ke Indonesia! (8/10)

Special Thanks To Julee, Haris, dll…
Vote for your favourite Exclusive Single here:

27 Comments

  1. Sora Reply
  2. Sora Reply
  3. el trindade Reply
  4. AB!D Reply
  5. harry Reply
  6. welly Reply
  7. TORRO Reply
  8. Dickey Eikal Reply
  9. welly Reply
  10. bere Reply
  11. frisky kaunang Reply
  12. jojon Reply
  13. luthfi Reply
  14. Tarida Girsang Reply
  15. YUGOWIDHIFOREVER Reply
  16. ibas Reply
  17. Alex Reply
  18. Alex Reply
  19. NAA Reply
  20. RYO Reply
  21. Johann Reply
  22. rafico Reply
  23. nikolus Reply
  24. mardi Reply
  25. jojon Reply
  26. Dani Reply
  27. welly Reply

Reply

Album of The Day American Idol Artist Interviews Artist of The Month Artist to Watch Behind The Music Concerts Review Creative Disc Exclusive Single Photo Gallery Single of The Day The Voice US The X Factor US Time Tunnel Top 10 Music Videos
Boom Clap! Charli XCX “Sucker Tour” Live at Metro Theatre, Sydney
Album of the Day: Blur – The Magic Whip
The Voice Season 8 – Top 8
Man Overboard Dan The Story So Far Akan Manggung Di Jakarta, 30 Agt 2015
Taylor Swift Memulai Tur “1989” Di Kota Tokyo
5 Seconds of Summer Membawakan Lagu Baru “Permanent Vacation”
Premiere Single Baru Avicii, ‘Feeling Good’
UK Top 100 Singles – 04 May
Wide Shot Metro TV Top 10 Chart – 04 May
Creative Disc Top 50 Chart – 04 May
Phoenix Top 40 – 02 May