SWI_3876-1-6

Best Show Ever! BIGBANG [MADE] World Tour in Jakarta

Yup! Kepuasan VIP Indonesia dalam konser BIGBANG WORLD TOUR in JAKARTA diamini oleh sang leader BIGBANG setelah menyelesaikan konsernya malam ini. Dalam akun Instagramnya G-DRAGON mengungkapkan kepuasannya tampil bersama BIGBANG Sabtu, 1 Agustus 2015 lalu di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD CITY, dalam akunnya xxxibgdrgn GD memposting foto dengan caption : “BESTSHOWEVER #BIGBANG #MADEWORLDTOUR IN #JAKARTA WE LOVE YOU #VIP IN #INDONESIA TURNTUP” Konser yang dimulai pukul 18.52 WIB ini diawali dengan VCR intro ala film Blockbuster yang diisi oleh personil BIGBANG yang membuat seisi ICE histeris. Dalam VCR tersebut bahkan ada adegan di mana lagu Kompor Meleduk milik

adamlambertTOH

Album of the Month: Adam Lambert – The Original High

Mengingat perjuangannya untuk mempertahankan ide original di album studio ketiga, “The Original High” sudah seharusnya menjadi the dream album bagi Adam Lambert. Ia sampai rela melepas kontrak rekaman dari RCA dan mencari-cari label mana yang mau menggandengnya. Datanglah Warner Bros. yang mengamini segala harap Adam hingga akhirnya mengabulkan asa tersebut untuk membentuk sebuah album berisikan 11 track yang menggandeng Max Martin bersama Shellback sebagai produsernya. Dream team? Sure. Alkisah, kedua orang inilah yang mengakibatkan nama Adam tercatat sebagai salah seorang unggulan Grammy. Besar harapan kalau Adam akan pulang kampung ke penghargaan musik paling bergengsi di dunia tersebut. Namun, mereka dalam

Hardwell

Album of the Day: Hardwell – Hardwell Presents Revealed, Vol. 6

Setelah diluncurkan kali pertama di tahun 2010, Hardwell dengan rutin merilis album seri “Revealed”-nya dan tahun ini bukan pengecualian. Dalam “Hardwell Presents Revelased, Vol. 6” ia kembali menghadirkan mix berbagai track EDM yang disusun layaknya sebagai sebuah DJ set. Lantas apa saja yang ditawarkannya kali ini? Ada sekitar 23 track yang terdapat dalam albumnya, dan tentunya dihadirkan secara continues mix, yang siap menjadi pengganti Hardwell jika kita memerlukan sebuah DJ dalam meriahnya pesta. Dan karena merupakan album yang dirilis di tahun 2015, maka “Hardwell Presents Revelased, Vol. 6″ bisa dikatakan juga sebagai sebuah album kompilasi hits yang cukup komprehensif, karena

brandon-flowers

Album of the Day: Brandon Flowers – The Desired Effect

Setelah bertahun-tahun, “The Desired Effect” jadi upaya paling berhasil Brandon Flowers mengembalikan sound 80s ke dunia mainstream. Sejak pertama kali menggebrak dunia melalui album perdana The Killers, “Hot Fuss”, semua orang tahu betapa obsesifnya Flowers akan image superstar glam yang pernah jadi panduan gaya anak muda seluruh dunia. Lewat The Killers, Flowers bermimpi menjadi Simon LeBon era modern. Dengan make up mencolok dan dandanan extravagant. Semangat ini dibawa Flowers juga dari cara menyanyinya yang anthemik dan liriknya yang penuh hiperbola tentang pelacur, dunia malam dan sakit hati. Hanya saja, di album solo keduanya ini, dibantu produser Ariel Rechtsaid lah obsesinya

Ultra Dance

Album of the Day: Various Artists – Ultra Dance 2015

Setelah tahun lalu kita bisa memiliki (dan mendengarkan) rangkaian hits EDM yang dirilis oleh salah satu label EDM terkemuka, Ultra, dalam Ultra Dance 2014, maka kini, di tahun 2015, tiba saatnya untuk menyimak kembali lagu-lagu apa yang tengah menjadi hits di tahun 2015 dalam Ultra Dance 2015. Sebagaimana album pendahulunya, Ultra Dance 2015 pun dibagi dalam dua keping CD sehingga memiliki materi yang cukup berlimpah, dengan tiap bagian dipecah menjadi masing-masing 15 track. Dan karena memiliki embel-embel Ultra, tentunya banyak materi datang dari lagu para musisi yang dirilis oleh label tersebut. Keping pertama dibuka dengan salah satu hits Top 40

March 2012 Artist Highlight – The Fray

Image and video hosting by TinyPic

Pencapaian yang mereka peroleh lewat album sebelumnya membuat The Fray tak mungkin kemana-mana selain bertahan dalam pergulatan musik dunia. Grammy mengunggulkan album tersebut dalam salah satu kategori tahunan mereka, tapi dampaknya bergema hingga selamanya. Membuat band yang beranggotakan Isaac Slade, Joe King, Dave Welsh, Ben Wysocki, dan Jeremy McCoy ini diperhitungkan dalam kancah musik rock. Nyaris 7 tahun berselang dari debut album mereka, “How to Save a Life”, The Fray telah menemukan posisi mereka dalam dunia musik, memperkokoh posisi tersebut di album kedua, “The Fray”, dan kini mempertahankan kekokohan tersebut lewat album ketiga, “Scars & Stories”.

Siapa yang menyangka bahwa kegiatan agama justru yang mempersatukan band ini untuk bersama. Saat mereka mengucap pujian kepada Yang Maha Kuasa, saat itu pula mereka mendapat jalan untuk menciptakan musik bersama, dan membagikannya peada masyarakat yang bersedia untuk menerima musik mereka. Di awal karir, The Fray sudah mendapatkan manisnya perlakukan media. Dalam ulasan di sebuah tabloid musik spesialisasi alternatif, musik kawanan ini disebut “epic”. Lantas hal tersebut yang membuat mereka percaya diri untuk menerjunkan diri ke industri rekaman untuk membuktikan apakah ulasan tersebut hanya merupakan sebuah sweet talk atau memang benar adanya.

Debut single ‘Over My Head (Cable Car)’ berhasil mencolok di chart. Masuk dalam jajaran Top 10 di Amerika Serikat. Dan single berikutnya pun enggak mau kalah. ‘How To Save A Life’ masuk dalam Top 3. The Fray mulai diperbincangkan. Album mereka meraih penjualan double platinum. Grammy pun menunggulkan mereka untuk 2 kategori sekaligus, pop dan rock. Ternyata memang benar apa yang tertulis dalam tabloid tersebut, The Fray’s music is EPIC! Barulah kemudian album kedua mereka yang menduduki puncak album chart di Amerika, berikut menerima sebuah unggulan di Grammy. Hembusan nama band ini pun sampai ke belahan benua lain; Asia dan Australia. Hits lain seperti ‘You Found Me’ dan ‘Never Say Never’ menjadikan band ini sdebagai idola. Pantas saja mereka juga dihidangkan dalam album Muppets, tribute untuk U2, juga kolaborasi bersama Timbaland.

Kini giliran album “Scars & Stories” yang memanjakan telinga kita. Berisi 12 track yang dijamin membuat kita merasa tertagih saat mendengarkannya. ‘Heartbeat’ disuguhkan sebagai single andalan, yang mengunggulkan “unsur rock yang lebih kental dengan sound distorsi gitar yang dominan namun memasuki verse sound piano kembali mengambil alih” (William Supardi). Tapi bukan hanya itu, karena 11 track lainnya juga punya potensi untuk disukai. ‘The Fighter’, ‘Rainy Zurich’, dan silahkan pilih yang lainnya. Dan kalau ingin mendapatkan kesempatan untuk mendengar progresifitas musik The Fray, gabung bareng CreativeDisc selama se-Maret penuh ini. Karena The Fray dan “Scars & Stories” kita hadirkan dalam Artist Highlight, persembahan Sony Music Indonesia.

Baca Review album “Scars & Stories” disini
Official Website The Fray

One Response

  1. ibas Reply

Reply

Album of The Day American Idol Artist Interviews Artist of The Month Artist to Watch Behind The Music Concerts Review Creative Disc Exclusive Single Photo Gallery Single of The Day The Voice US The X Factor US Time Tunnel Top 10 Music Videos
Best Show Ever! BIGBANG [MADE] World Tour in Jakarta
Creative Disc Exclusive Single – 03 Aug
Album of the Month: Adam Lambert – The Original High
One Direction Membawakan ‘Drag Me Down’ Secara Live Untuk Pertama Kalinya
Alesso Dan Dash Berlin Dipastikan Tampil Di Invasion 2015
Dengar Kolaborasi Dillon Francis & Skrillex Dalam ‘Burn Up The Dance’
Mel B Ingin Spice Girls Reuni Di Peringatan 20 Tahun Mereka
Creative Disc Top 50 Chart – 03 Aug
Sushi Weekly Top 40 – 01 Aug
Imelda Top 20 – 02 Aug
Gajahmada Top 20 Countdown – 02 Aug