Blue

Album of the Day: Blue – Colours

Pertanyaan saya ketika Blue menampilkan gaya musik baru dalam album studio terbaru mereka, “Colours” di Maret 2015 ini adalah: are they showing their real colours? Kalau memang ya, butuh waktu yang cukup panjang dan jumlah album yang tidak sedikit untuk menemukan keberanian tersebut. Tapi, jawabannya sudah barang tentu tidak. Warna asli mereka sudah ditampilkan sejak Day 1. Dengan ‘All Rise’ saja, aksi pop mereka sudah banyak dicemari oleh R&B. Bukan sekedar bercak, karena warna ini nge-blend sempurna dalam sajian menu musik empat pria asal Inggris ini. Dari waktu ke waktu, influens tersebut berkembang, hingga akhirnya datanglah “Colours” yang warna black

florence1_2038870b

Single of the Day: Florence and The Machine – What Kind of Man

Rasanya tidak percaya jika pengusung baroque pop asal Inggris, Florence and the Machine, butuh empat tahun setelah album “Ceremonials” yang dirilis di tahun 2011, untuk mempersembahkan album terbarunya, “How Big, How Blue, How Beautiful”. Tapi Florence Welch, sebagai pentolannya, tentu punya alasan mengapa ia memerlukan waktu selama itu untuk merilis album baru. Mungkin diperlukan waktu yang panjang untuk menggodok materi-materi yang akan menjadi amunisi “How Big, How Blue, How Beautiful”. Masih agak lama juga, Juni nanti tepatnya, untuk bisa mendengarkan secara penuh album tesebut, tapi setidaknya kita bisa mencicipi single pertamanya, yaitu ‘What Kind of Man’ yang kembali mempersembahkan vokal power house milik

george ezra

Album of the Day: George Ezra – Wanted on Voyage

Folk hidup kembali. Setelah Mumford & Sons memenangkan Grammy semuanya langsung menjadi folk sampai-sampai musisi electro berlomba-lomba untuk menjadi folk. Di Inggris sendiri folk hidup kembali berkat Jake Bugg, Little Green Cars, Dry The River dan George Ezra. George Ezra adalah salah satu penyanyi dari Inggris yang mencoba peruntungannya di dunia folk. Setelah banyak dipuji oleh pecinta musik berkat permainan folk nya yang teduh dan suaranya yang berat dia mengeluarkan album debutnya “Wanted on Voyage” yang sukses meraih empat nominasi Brit Awards 2015 kemarin dan berhadapan dengan Sam Smith di bidang Best Male Solo Artist. Jika Jake Bugg terdengar seperti

Ella Henderson

Single of the Day: Ella Henderson – Mirror Man

Satu sukses tak cukup menjadi jaminan bagi seorang artis untuk bertahan hidup di blantika musik. Apalagi jika ia berada di belantara pop, dimana penduduknya lebih padat dengan mobilitas yang tak kondusif. Ella Henderson merupakan nama baru begitu kekar di awal, sejalan dengan single perdananya ‘Ghost’ yang begitu perkasanya di chart. Tapi pasca ‘Ghost’, ia masih minim prestasi. Padahal, musik yang ia pahat dengan singel-single berikutnya; ‘Glow’ dan ‘Yours’ ditawarkan dalam variasi warna musik yang berbeda. Begitu pula dengan ‘Mirror Man‘ ini. Dengannya, Ella mampu menggali soul dari dalam dirinya. Tanpa melupakan peran El Shux dan Laura Pergolizzi yang memback-up Ella

Madonna Rebel Heart

Album of the Day: Madonna – Rebel Heart

Rumus untuk tetap bertahan bagi seorang artis pop (dan lagu-lagunya) adalah bersandar pada formula sukses. Formula yang terbukti ampuh untuk menempatkan dirinya selalu berada di bawah spotlight. Tapi, apakah rumus tersebut berlaku pada seorang Madonna? Jawabannya bisa ya, bisa tidak. Tidak, karena Madonna selalu menemukan cara untuk tidak mengulang repetisi apa yang pernah dilakukannya dan bergerak pada sesuatu yang baru sebagai bagian proses reinvent her style and musicality. Ya, karena pada dasarnya Madonna banyak mengambil referensi dari dirinya sendiri untuk kemudian didaur ulang dan dipoles dengan sesuatu yang baru, atau bisalah kita sebut dengan kekinian. Hadir selama hampir 4 dekade, dan kini

Java Rockin’ Land kembali digelar 22-23 Juni 2013

Festival Rock terbesar di Indonesia dengan konsep menggabungkan musisi rock dalam negeri dan mancanegara dengan puluhan artis didalamnya kembali hadir untuk mengobati kehausan para pecinta musik rock tanah air. Java Rockin’land yang pada tahun ini akan diadakan selama 2 hari adalah persembahan Java Festival Production yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 22-23 Juni 2013 di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta. Tempat bertemu dan perkenalan para musisi rock ini akan mempertontonkan penampilan di 6 panggung dengan total lebih dari 36 pertunjukan selama dua hari berturut-turut disemua panggungnya.

Suicidal Tendencies band metal asal Amerika yang terbentuk pada tahun 1981 dan disebut-sebut sebagai “The Fathers of Crossover Thrash” adalah salah satu musisi mancanegara yang menjadi lineup Java Rockin’land Festival yang ke-Empat ini. Bulan maret yang baru saja lalu, Band ini baru saja merilis albumnya yang ke-13 dengan judul “13”. Sejak Band ini dibentuk, mereka telah menerima beberapa nominasi dari Grammy. Beberapa lagu hits yang sudah dilantunkan oleh Suicidal Tendencies adalah “You Can Bring Me Down”, “Institutionalized”, “Nobody Hears”.

Band Internasional kedua yang telah confirm di festival adalah Collective Soul. Band Rock asal Amerika yang telah menelurkan 8 album ini akan menunjukkan kebolehannya pada hari pertama festival ditanggal 22 Juni. Penampilan mereka terdiri atas Ed Roland (Vocal), Dean Roland (Rhytm Guitar), Will Turpin (Bass), Joel Kosche (Lead Guitar) dan Ryan Hoyle (Drums). Beberapa Hits terkenal dari Collective Soul adalah Shine, Gel, December, Heavy, dan Run. “December” adalah salah hits mereka yang memenangkan Billboard Music Award.

Last Dinosaurs adalah new comer Band asal Australia yang akan memberikan rasa yang berbeda di festival. Band ini mengeluarkan album pertama mereka “In A Million Years” pada tahun 2012. Album tersebut menjadi Top 10 Debut di Australia tepat setelah di release. Mereka juga turut berpartisipasi dalam festival di Australia bersama dengan Band sekaliber We Are Scientist dan Foals.

Java Rockin’land muncul pertama kali pada tahun 2009 telah berhasil menampilkan nama-nama besar seperti Vertical Horizon, Secondhand Serenade, Mr Big, Good Charlotte, 30 Seconds to Mars, Third Eye Blind, Mew, Melee, Arkarna, The Smashing Pumpkins, Neon Trees, The Cranberries, untuk beberapa artis mancanegaranya dan Slank, Gigi, Rif, Superman is Dead, killed by Butterfly, Naviculla, Gugun Blues Shelter, PAS Band, dan grup band rock Indonesia lainnya. Pada tahun 2009 total penonton lebih dari 46.000. Sambutan yang cukup mencengangkan untuk festival musik dengan genre rock bertaraf internasional pertama di Indonesia kala itu. Kesuksesan yang membanggakan juga dilihat dari tahun-tahun berikutnya di Java Rockin’land 2010 dan 2011. Terlihat dari jumlah penonton yang meningkat sebanyak 54.000 orang pengunjung ditahun 2011 juga tanggapan positif dari media dan pengamat musik melalui berita-berita yang muncul ke permukaan yang mengatakan semakin bagusnya kualitas pesta musik rock ini dari tahun ketahun.

Resep varian genre rock dipersiapkan tim JFP dengan maksud bisa mengulang kesuksesan konser-konser akbar di tahun-tahun yang lalu semenjak 2009 Java Rockin’land ini diadakan untuk pertama kalinya. Beragamnya perbendaharaan artis Java Rockin’land 2013 diharap mampu membuat pengunjung benar-benar merasakan hingar-bingar sayembara musik rock ini, tanpa merasa bosan karna mereka tidak hanya terfokus disatu pertunjukan namun bisa menonton dan melihat aksi artis kesayangan mereka dengan varian type rock hingga metal baik lokal dan mancanegara. Untuk mempersembahkan Java Rockin’land yang diharap mampu mengguncang Jakarta sesuai dengan tag line We’re gonna Rock You harder than ever untuk ke-4 kalinya, tim Java Festival Production telah melakukan persiapan sejak bulan Maret 2013. Untuk pertama kalinya di tahun 2013, ini Java Rockin’land disponsori oleh PT Indosat Tbk dengan menggunakan layanannya yang dikenal dengan nama IM3.

Informasi-informasi terkait dengan festival Java Rockin’land nantinya akan diberitahukan kepada public secara berkala melalui website www.javarockingland.com, social media seperti Facebook Java Festival Production, Twitter @JavaRockingland hingga akun Youtube melalui video-video penampilan artis tahun sebelumnya untuk dinikmati dan sebagai referensi penonton. Lengkap didalamnya juga bisa didapat informasi mengenai artis, program, semua hal mengenai ticketing.

So, lets rock harder than you ever think you can…..

Update terbaru line-up Java Rocking’ Land:

International Artists
COLLECTIVE SOUL (USA)
GO CHIC (Taiwan)
HELLOGOODBYE (USA)
LAST DINOSAURS (Australia)
SIXPENCE NONE THE RICHER (USA)
SUICIDAL TENDENCIES (USA)
SUGAR RAY (USA)

Indonesian Artists
Andra and the Backbone
Deadsquad
Edane
Gugun Blues Shelter
Hightime Rebellion
Jasad
Koil
Roxx
Siksa Kubur

Reply

Album of The Day American Idol Artist of The Month Artist to Watch Behind The Music Concerts Review Creative Disc Exclusive Single Photo Gallery Single of The Day The Voice US The X Factor US Time Tunnel Top 10 Music Videos
Top 5 TV Series with Music
Album of the Day: Blue – Colours
New Release Video: 25 Mar
Labels Music News Pre-Order
Teaser Single Baru Adam Lambert, ‘Ghost Town’, Untuk Album Barunya, “The Original High”
Britney Spears, Sosok Superstar Yang Sekaligus Ibu Yang Berdedikasi
BREAKING: Zayn Malik Resmi Keluar Dari One Direction
UK Top 100 Singles – 23 Mar
Creative Disc Top Chart – 23 Mar
Phoenix Top 40 – 21 Mar
Elfara 40 Wow – 22 Mar