Quantcast

Classic: Shania Twain – The Woman in Me

By - 3 years ago in Time Tunnel

Masih jarang yang mengenal Shania Twain saat album “The Woman in Me” ini rilis untuk pertama kali di Februari 1995 silam. Tapi pernyataan tersebut tidak laku bagi warga Amerika, karena merekalah yang berperan besar dalam awal karir Shania dengan mengapresiasi album ini hingga terjual lebih dari 12 juta kopi. Takaran sukses yang mutlak dan standar yang sulit untuk dicapai. Ini tidak terjadi dalam satu malam. Karena Shania sudah mulai membangun pondasi kuat untuk karir musiknya sejak dini, dan kemudian memantapkan bangunan tersebut di awal dekade 90-an.

Penggandengan yang dilakukan label besar Mercury Records lewat anak perusahaan mereka yang khusus menaungi artis-artis country, Mercury Nashville, membantu Shania menggapai puncak sukses dengan mudahnya. Semudah itu pula untuk menggaet produser rock Robert John “Mutt” Lange untuk tertarik pada musik yang ia hasilkan dalam self-titled debut album di tahun 1993, memaksa kedua untuk terlibat dalam urusan asmara, dilanjutkan dengan kerjasama profesional yang sangat bermanfaat bagi karir Shania. Power couple ini memproduksi “The Woman in Me” di tahun 1995. Menurut para eksekutif, tidak ada yang menyajikan musik country dengan gaya sassy sekaligus classy seperti Shania. Dan mereka benar. Saat ‘Whose Bed Have Your Boots Been Under?’ dirilis di awal 95, single ini mengantar nama Shania Twain di jajaran atas tangga lagu musik country Amerika.

Racun Shania mulai tersebar dengan single berikutnya, ‘Any Man of Mine’ yang merupakan sebuah deklarasi emansipasi wanita. Dalam lirik yang sedemikian demanding, ‘Any Man of Mine’ dimanfaatkan para wanita untuk meningkatkan derajat mereka di mata pria. Lihat, wanita bukanlah sekedar pilihan, karena mereka juga berhak untuk memilih. Keberanian yang Shania tampilkan tak memicu kontroversi, melainkan inspirasi. Ia lantang, bukan lancang. Porsi rock yang dipoles dalam album ini erat kaitannya dengan kehadiran sosok “Mutt” Lange. Bukan hanya mengantarkan Shania pada corak musik baru yang orisinil baginya, tapi juga berarti kesempatan untuk bereksperimen level selanjutnya bagi karir produser/penulis lagu tersebut.

Ledakan-ledakan yang album ini miliki juga diimbangi dengan keberadaan track “cooling down”. Balada sentimentil ‘The Woman in Me (Needs The Man in You)’, ‘Leaving is the Only Way Out’, dan ‘God Bless the Child’ menampilkan aspek penting lainnya dalam country; story telling. Drama yang tersemat dalam tiap-tiap lagu merupakan aliran darah dengan aransemen musik sebagai tulang belakangnya. Dibanding dengan karya-karya Shania pasca “The Woman in Me”, takaran country dalam album ini cenderung lebih banyak. Dari track pertama, ‘Home Ain’t Where His Heart Is (Anymore)’ adalah contoh awal. Secara spesifik, alat musik fiddle yang dimainkan memberi arahan jelas pada lagu ini untuk berpacu di country lane. Bagian lain, ‘(If You’re Not in It For Love) I’m Outta Here’, dibantu dengan banjo, dan aransemen piano plus biola yang kompak menjejalkan aroma country dalam irama.

Orang-orang menyatakan bahwa “Come On Over” adalah life changing album dari Shania. Benar, jika kita hendak menilai dari satu sisi saja; pendengar. Tapi di sisi lain; performer, “The Woman in Me” yang justru lebih berperan besar dalam karir Shania. Album ini yang membuatnya pertama kali dikenal dalam level popularitas besar. Album ini yang mengantarkannya ke Grammy untuk pertama kali. Dan album ini pula yang menjadi anak pertamanya dengan sang suami kala itu, Robert Jon “Mutt” Lange. Dengan kata lain, “The Woman in Me” adalah album klasik dan historis.

Official website

Rate the album:
[ratings]

Buy album on iTunes

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Home Ain’t Where His Heart Is (Anymore)” 4:12
2. “Any Man of Mine” 4:07
3. “Whose Bed Have Your Boots Been Under?” 4:25
4. “(If You’re Not in It for Love) I’m Outta Here!” 4:30
5. “The Woman in Me (Needs the Man in You)” 4:50
6. “Is There Life After Love?” 4:39
7. “If It Don’t Take Two” 3:40
8. “You Win My Love” (Robert John “Mutt” Lange) 4:26
9. “Raining on Our Love” 4:38
10. “Leaving Is the Only Way Out” (Shania Twain) 4:07
11. “No One Needs to Know” 3:04
12. “God Bless the Child” 1:30

Love Film. Love Books. And Everything in Between.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Music News | June 15, 2017 By

Shania Twain Ungkap Cover Dan Tanggal Rilis Album “Shania Now”

Music News | April 26, 2017 By

Setelah 15 Tahun, Shania Twain Bakal Rilis Single “Life’s About to Get Good” Juni Nanti

Top 10 Lists | April 19, 2017 By

10 Artis Yang Belum Mempunyai Album Kompilasi Terbaik