Quantcast

Classic: Weezer – Blue Album

By - 3 years ago in Time Tunnel

10 Mei 1994 debut album Weezer (Blue Album) dirilis, sebuah debut fenomenal dengan memegang rekor penjualan sebagai album terlaris Weezer hingga saat ini. Bulan ini “Blue Album” menginjak usia 20 tahun, and its our #classic this week.

Ada kesederhanaan dari segi visual jika melihat betapa “biasa” sampul album ini. Mereka pun tampak seperti kutu buku cupu nan terpinggirkan. Tapi kesederhanaan ini bisa jadi adalah daya tarik pertama saat itu. Tahun 1994 memiliki banyak momen yang tak terlupakan dalam dunia musik. Dan “Blue Album” menjadi bagian penting. Lihat saja daftar-daftar album terlaris berbagai majalah, entah versi siapapun itu, entah judul apapun, (kecuali album metal terbaik, come on! Seriously??) “Blue Album” memang tak memuncaki, tapi dapat dipastikan terselip disana.

Dunia yang tengah di rundung duka saat itu, setelah bulan lalu (April 1994), Kurt Cobain ditemukan tewas bunuh diri di apartemennya. Ternyata berimbas pada respon terhadap “Blue Album” milik Weezer. Salah satu cibiran datang dari kritikus musik yang menganggap seperti ratapan atas kepergian Kurt, terdengar seperti grunge yang gagal. Tak bisa menyalahkan sepenuhnya, tapi “Blue Album” malah disebut-sebut sebagai cikal bakal melodi genre “emo” di tahun 2000-an oleh majalah NME.

Sekarang mari kita simak kembali “Album Biru” ini. Ada keriangan nan kelam yang ditawarkan Weezer dalam musik mereka. “My Name Is Jonas” dimulai dengan petikan gitar sebelum menghentak, dengarkan berulang-ulang, maka bagian “The workers are going home…” akan melekat dan penjadi penyemangat ketika anda pulang ke rumah. “No One Else” adalah sebuah lagu galau tentang pacar yang posesif, dan reff yang berisi rentetan doa penuh harapan pada Yang Maha Kuasa.

Salah satu track favorit saya pribadi pada album ini adalah “The World Has Turned and Left Me Here”, menurut saya lagu ini punya banyak kejutan. Di bagian awal terdengar muram dan membosankan. Lagu ini adalah lagu yang tepat diputar ketika anda diputuskan pasangan anda tepat usai tombol unfollow, unfriend, atau mungkin block anda tekan. Ketika harapan runtuh, kejutan itu hadir. Lirik “Do you believe what i sing now?” dinyanyikan lamat-lamat di bagian latar, anda mungkin masih terisak dipojok kamar, sebelum akhirnya sadar dan ikut berteriak-teriak marah. (Ini bukan curhat, guys).

Haha! Tenang! Kebahagiaan kembali terpancar pada track selanjutnya. “Buddy Holly”. Jika memang cinta sudah sedemikian pahit, anda tentu masih punya sahabat yang selalu menemani disaat susah dan senang. Dan ini adalah anthem yang tepat. Dilanjutkan dengan “Undone – The Sweater Song” yang menjadi single pertama “Blue Album”, bercerita tentang sweater (??), entahlah, tapi jika anda adalah generasi sekarang yang mendengarkan #selfie milik duo DJ yang berisikan celotehan seorang wanita, setelah mendengarkan lagu ini, bisa jadi anda tahu darimana inspirasinya.

Sejak pertama kali mendengarkan Weezer, saya selalu menyematkan genre Punk Pop, alasannya bisa dilihat pada lagu “Surf Wax America” yang akan membuat menari, ber-pogo ria, PUNK! Dan mengingat lagu-lagu lainnya, maka ini POP! Semudah itu saya yang masih berumur belia saat itu mengklasifikasikan mereka. Nah yang mungkin fenomenal adalah hits “Say It Ain’t So”, sebegitu hits-nya hingga ada versi bahasa Indonesia-nya. (haha, pasti tau deh..)

Weezer dengan cerdik menyematkan “Dungeon and Dragons” dalam lirik “In The Garage”, masa-masa yang mungkin disibukkan dengan bermain games dan mendengarkan band pujaan di kamar. Selanjutnya “Holidays” adalah sebuah keceriaan khas Weezer yang telah disebutkan seperti pada track-track sebelumnya. “Only In Dreams” menutup “Blue Album” yang saya anggap sebagai sebuah penutup yang tepat, epic, merambat dengan pelan sebelum berakhir dengan megah.

Personil Weezer dalam album ini:
Rivers Cuomo – lead vocals, guitar, keyboards, harmonica
Brian Bell – guitar, backing vocals
Matt Sharp – bass, backing vocals
Patrick Wilson – drums, percussion, backing vocals

Tracklist:
1. “My Name Is Jonas”
2. “No One Else”
3. “The World Has Turned and Left Me Here”
4. “Buddy Holly”
5. “Undone – The Sweater Song”
6. “Surf Wax America”
7. “Say It Ain’t So”
8. “In the Garage”
9. “Holiday”
10. “Only in Dreams”

(Verdy / CreativeDisc Contributor)

Baperians, meta-fetcher, pelahap segala, kecuali mantan.

Comments

Leave a Reply

Related Articles