Quantcast

Echosmith, Jessie Ware, Kimbra, Madeon, dll Meriahkan We The Fest 2015

By - 2 years ago in Concerts Review

tezaSetelah sukses dengan gelaran We The Fest 2014 yang sukses menarik massa berkat memadukan musik, fashion dan art, Ismaya Live kembali menggelar gelaran We The Fest 2015 (WTF 2015) dengan mengambil tempat yang sama seperti tahun lalu yaitu Parkir Timur Senayan. Pada tahun ini Ismaya Live memberikan Kimbra, Passion Pit, Madeon, Jessie Ware, Sheppard dan Echosmith sebagai senjata utama mereka untuk membuat acara tahun ini lebih meriah dari tahun lalu. Namun sayang batalnya Passion Pit sempat membuat hype dari festival ini sedikit berkurang namun mereka masih mempunyai banyak artis yang siap menggemparkan festival yang pada tahun lalu sukses mendatangkan Ellie Goulding.

neonomoraKonser dibagi menjadi tiga bagian yaitu Bananapalooza, Clownchella dan Artplugged. Panggung Clownchella dibuka sekitar jam 15:00 dengan penampilan dari penyanyi nu-soul lokal Teza Sumendra dan dilanjutkan dengan aksi solois indie rock Neonomora dimana anggota bandnya mengenakan pakaian adat Jawa. Setelah talenta lokal berhasil mencuri perhatian panggung utama di Clownchella, saatnya band keluarga Echosmith naik ke panggung meski sang gitaris Jeffrey berhalangan untuk hadir. Ketika masuk ke lagu “Come With Me”, mereka memboyong empat penonton ke panggung dan dimintai oleh sang vokalis Sydney untuk bergoyang mengikuti iringan lagu. Hits single mereka “Cool Kids” dibawakan dan sukses menutup sore di WTF 2015. Duo Panama di stage Bananapalooza juga sukses menggetarkan panggung di sana dengan irama musik dancenya.

jessie ware

Memulai malam di Clownchella ada duo pilot dan co- pilot dari Flight Facilities yang membuat penonton sedikit santai berkat biusan chillout dan dance lounge yang mereka bawakan. Mereka juga membawakan lagu-lagu dari album debut mereka yaitu “Down To Earth”. Setelah duo DJ ini turun, Jessie Ware sudah siap menyapa dengan biusan musik future R&B dan soul nya. Nada-nada halus dan cepat yang keluar dari musik Jessie Ware membuat penonton bergoyang. “Ini adalah kali pertama saya ke Jakarta, semoga saya bisa ke sini lagi” ucap Jessie Ware dengan penonton yang seolah mengamini perkataan Jessie Ware tesebut. Jessie Ware juga memberikan kesan romantis ketika ia memanggil suaminya dan suaminya pun menjawab di pinggir panggung. Lagu seperti “Wildest Moment”, “Imagine It Was Us”, “Still Love Me”, “Champagne Kiss” dibawakan. Di panggung sebelah Sheppard juga memberikan aksi panggungnya yang meriah dan mereka menyanyikan lagu “Geronimo” yang sukses membuat penonton mereka yang kebanyakan remaja itu bergoyang dan berteriak “Say! Geronimo” bersama mereka.

kimbraBerikutnya penyanyi asal Selandia Baru, Kimbra yang melejit berkat kolaborasinya bersama Gotye dalam “Somebody That I Used To Know” bermain setelah Jessie Ware dalam Clownchella. Kimbra tampil cukup all-out dalam gelaran ini tak hentinya dia bergoyang dan berlarian di panggung dengan irama musik yang beragam mulai dari indie pop, rock, soul bahkan sampai dubstep. Penyanyi ini terus memainkan vokalnya mulai dari nada tinggi sampai nada rendah yang membuat takjub penonton sambil berkata “Saya senang berada di Jakarta” dalam bahasa Indonesia. “Settle Down”, “90’s Music”, “Miracle”, dan “Cameo Lover” dibawakan oleh penyanyi yang pernah bekerjasama dengan Matthew Bellamy ini.

Madeon

Karena Passion Pit batal maka highlight pada malam itu jatuh ke DJ muda asal Perancis yang bernama asli Hugo Pierre Leclercq atau Madeon yang siap membuat Parkir Timur bergoyang. Jemari Madeon tampak lincah memainkan Novation Launchpad dan memborbardir penonton dengan arsiran musik electro house yang glitchy dan penuh dengan sampling sambil memberikan sajian visual yang begitu memikat dengan mengambil latar dunia digital. Madeon memainkan hampir semua karyanya mulai dari lagu yang ada di album debutnya “Adeventure” seperti “OK”, “La Lune”, “Pay No Mind” yang seharusnya dinyanyikan bersama Passion Pit di atas panggung sampai ke lagu mash-up yang menjadi viral di internet yaitu “Pop Culture”. Setelah dia diam sambil memainkan alat-alatnya Madeon akhirnya bernyanyi dalam “Home” meski vokalnya tidak terlalu terdengar begitu jelas sekaligus menutup penampilannya dalam WTF 2015. Sama seperti tahun lalu, gelaran We The Fest tahun ini berhasil menarik lebih banyak massa ketimbang tahun lalu dan hal ini menandakan bahwa festival ini mengalami kemajuan yang begitu pesat walaupun dari segi headliners sedikit berkurang ketimbang tahun lalu. Dengan reputasinya yang semakin baik dari tahun ke tahun We The Fest sudah berhasil menjadi salah satu trademark festival yang berkelas dan juga berseni incaran “cool kids”.

Photo by @mrbudisusanto
Special Thanks to Ismaya Live!

Luthfi
CreativeDisc Contributor
@luthficantweet

CD Collector | Music freaks

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Concerts Review | October 20, 2017 By

Synchronize Festival 2017 Yang Semakin Berkibar

Music News | October 12, 2017 By

UK/ID Festival 2017, Acara Puncak Kolaborasi Seniman Indonesia dan Inggris

Reviews | October 11, 2017 By

JogjaRockarta & Dream Theater Yang Sangat Istimewa