Quantcast

May Artist of the Month: Rihanna

By - 1 year ago in Artist of The Month

Barbados, 20 Februari 1988.

Ah, pasti sudah ketahuan ini tempat dan tanggal lahirnya siapa. Yup, it’s Rihanna… Robyn Rihanna Fenty yang lahir dari keluarga sederhana dengan selera musik yang sangat tinggi. Idolanya di masa muda meliputi Mariah Carey, Whitney Houston, dan Destny’s Child, yang kemudian asa yang ia miliki mengantarkannya pada posisi sejajar para idola tersebut.

Berawal dari perkenalannya dengan Evan Rogers, produser dan penulis lagu pop yang mengajaknya hijrah ke Amerika Serikat. Berhasil menandatangani kontrak dengan Def Jam, RiRi pun dipacu menjadi mesin pencetak hits sejak awal karirnya. Di tahun 2005, ia muncul di puncak tangga lagu dengan ‘Pon De Replay’ yang unik. Menyajikan perpaduan magis antara musik pop dengan R&B dan dancehall. It really was one of a kind. Album “Music of the Sun” pun berhasil memperkenalkan RiRi ke dunia popularia.

S.O.S. means someone help me it’s not healthy…
Masih ingat dong dengan penggalan lirik itu? Ini merupakan “buka dasar” dari koleksi no.1 RiRi. Di tahun 2006, ia semakin menajamkan kuku dalam persaingan musik pop dunia. Album kedua “A Girl Like Me” mengamini do’a RiRi untuk menjadi salah satu artis rekaman dengan lagu juara. Moment juara tergemilang adalah saat album ketiga “Good Girl Gone Bad” berhasil menjadi menelurkan ‘Umbrella’ yang efeknya mendunia. Siapa yang bisa melupakaan saat itu, saat dimana seluruh musisi dari berbagai kalangan genre ingin mendaur ulang ‘Umbrella’ dengan gaya masing-masing. Salah satu lagu terpopuler dari tahun 2007 ini benar-benar membuat Rihanna tak cuma dipertimbangkan, tapi juga disegani. Album yang sudah terjual lebih dari 7 juta kopi di seluruh dunia ini juga mengandung lagu-lagu apik lain, yang membuat Rihanna menjadi sebuah legenda hidup saat ini; ‘Shup Up and Drive’, ‘Hate That I Love You’, ‘Don’t Stop the Music’, ‘Take a Bow’, ‘Disturbia’, dan ‘Rehab’.

Disinilah masa keemasan anak pasangan Monica Braithwaite dan Ronald Fenty ini. Dirinya menyejajarkan namanya sebagai top female performer. Gadis payung pun menjadi image yang kuat mencirikan dirinya. Tapi sebenarnya tidak hanya itu yang Rihanna punya. Dirinya bukanlah artis rekaman biasa, karena ada konsep yang selalu diusungnya dalam setiap perilisan album. Konsep tersebut melihatkan lagu-lagu yang dinyanyikannya beserta tampilannya secara keseluruhan, terutama gaya rambutnya. Potong pendek, gaya rambut panjang berombak, berwarna merah, coklat, keriting, lurus, segala Rihanna coba dalam menegaskan keberaniannya mencetak sejarah tidak hanya lewat lagu, tapi juga dalam penampilan. Ini yang membuat Rihanna selalu fresh.


Musik yang dimainkan oleh RiRi tergolong unik, sehingga setiap nama tertarik untuk menggandengnya sebagai kolaborator. Dimulai dari ‘If I Never See Your Face Again’ bersama Maroon 5, ‘Live Your Life’ bersama T.I., ‘Run This Town’ bersama Jay-Z, ‘Love The Way You Lie’ bersama Eminem, ‘Who’s That Chick’ bersama David Guetta, ‘All Of The Lights’ bersama Kanye West’, ‘Fly’ bersama Nicki Minaj, hingga ‘Princess Of China’ bersama Coldplay. Kesemuanya menambah catatan prestasi dalam diskografi Rihanna.

Once she was a girl whom founded by song writer/music producer, Carl Sturken. Dibawa ke hadapan L.A. Reid hingga akhirnya memenangkan kontrak rekaman bersama Island Def Jam. Dan sekarang? Tidak ada yang bisa menghentikannya sebagai artis rekaman yang produktif. Tidak juga perpisahannya dengan Chris Brown yang penuh drama dan intrik. Karena pasca kisah tak mengenakkannya dengan Chris, album “Rated R” mendapat posisi bergengsi di Entertainment Weekly. Mereka menobatkan album tersebut sebagai Best Pop Album di tahun 2009. Kalau ada pemikiran “Good Girl Gone Bad” adalah kondisi paling “bad” bagi Rihanna, maka taraf “bad” tersebut telah diungguli dengan “Rated R” yang semakin mengekspos cewek yang bernama asli Robyn Rihanna Fenty ini secara seksual. Dan apakah itu menghambatnya dari tradisi mencetak hit tadi? Tentu tidak. ‘Rudeboy’ menguasai radio dan televisi.


Rihanna di tahun 2010 tampil dengan rambut merah menyala dan album “Loud” yang kembali menambah kesempatan baginya dengan tiga #1 Billboard Hot 100 single: ‘Only Girl In The World’ (memenangkan Best Dance Recording di Grammy), ‘What’s My Name’ dan ‘S&M’. Berikut ‘California King Bed’ dan ‘Cheers (Drink To That)’ yang juga menambah koleksi apik dari rilisan single oleh gadis yang pernah ikut program militer di Barbados ini. Saat label hendak menimbang-nimbang apakah akan merilis ulang album “Loud” atau merilis album baru untuk Rihanna, akhirnya keputusan jatuh pada merilis album baru yang diberi judul “Talk That Talk”. Bukan Rihanna namanya kalau enggak nge-hits! ‘We Found Love’ dalam segala kontroversi di video klipnya telah mengukir puncak baru dalam karir musik RiRi. Album super keren ini juga mengandung hits ‘You Da One’ dan ‘Where Have You Been’. Sekalipun pernah memiliki sejarah yang tak mengenakkan dengan Chris Brown, Rihanna telah berkonsolidasi dengan hati dan perasaannya untuk berkolaborasi dengan sang mantan lewat lagu ‘Brithday Cake’.

Jika tiga tahun tiga album terdengar sangat gila, coba empat tahun empat album. Rihanna merilis “Unapologetic” setahun dari album sebelumnya, dan masih berhasil mempertahankan gelarnya sebagai langganan no.1. ‘Diamonds’ yang ditulis oleh Sia memberikan Rihanna penambahan koleksi lagu juara. Lagu lain seperti ‘Stay’ dan ‘What Now’ menambah alasan kenapa album ini layak diberikan Grammy di kategori album urban terbaik.


Setelah produksi film “Home”, single-single lepas seperti ‘FourFiveSeconds’ dan ‘American Oxygen’, Rihannya siap untuk memberikan keistimewaan kepada penggemarnya dengan album “Anti” yang dirilis tahun ini. Dengar saja ‘Work’ yang sudah mendominasi dunia. Lagu ini ibarat racun, meskipun para pendengar banyak yang merasa tak mengerti apa yang RiRi ucapkan, tapi mereka tetap mau saja mendengarkannya. Pembuktian lain mengenai kekuatan album terbaru Rihanna ini adalah spot sebagai Album of the Month, sekaligus penobatan Rihanna sebagai Artist of the Month di CreativeDisc selama sebulan penuh, persembahan Universal Music Indonesia. Jangan merasa anti, tapi rasakanlah “Anti”!

Official Website Rihanna
Official Facebook Rihanna
Official Twitter @Rihanna

Official Twitter @Universal_Indo
Official Facebook Universal Music Indonesia

Tinggal di Dunia Pop dan Dunia Disney!

Comments

2 Responses to “May Artist of the Month: Rihanna”

  1. Adalahpokoknya says:

    Ahhh my queen … Bangga deh ngikutin dia sbg fans Dari jaman2 masih dipandang biasa aja diindustri musik sampe jadi hit maker spt skrng….love you robyyyynnn

  2. HambaAllah says:

    I hv grown up with her music. The love of my life.

Leave a Reply

Related Articles

New Release Video | June 23, 2017 By

New Release Video: 23 June

Creative Disc Exclusive Single | June 19, 2017 By

Creative Disc Exclusive Single: 19 June

Music News | June 17, 2017 By

DJ Khaled, Rihanna, dan Bryson Tiller Berpesta di Festival Musim Panas Untuk ‘Wild Thoughts’