Trending News

Blog Post

Album of the Day: Daya – Sit Still, Look Pretty
Album of The Day

Album of the Day: Daya – Sit Still, Look Pretty 

Released by: Sony Music Entertainment Indonesia

Tanggal 24 Oktober lalu Daya tepat berusia 18 tahun. Usia yang masih remaja. Namun perempuan bernama asli Grace Martine Tandon ini telah disibukkan dengan karirnya sebagai seorang penyanyi. Menyusul EP debutnya, kini Daya meluncurkan album debutnya pula, berjudul “Sit Still, Look Pretty“.

Di usia 3 tahun Daya telah belajar bagaimana memainkan piano, yang kemudian mengkonversi dirinya pada piano jazz di usia 11 tahun. Ia juga belajar untuk menguasai instrumen lain seperti gitar, ukulele, saxophone, dan flute. Jadi, jika menilik latarnya ini, Daya bukan hanya sekedar penyanyi namun juga seorang multi-instrumentalis. Dengan bakat penguasaan instrumen rasa-rasanya adalah suatu keharusan jika Daya juga mampu untuk menulis lagunya sendiri.

‘Hide Away’ adalah salah satu lagu awal yang dikerjakan Daya di sesi awal karirnya. Tidak heran jika kemudian Daya dengan percaya diri meluncurkan lagunya sebagai single pertama yang dilepasnya ke muka umum. Meski mengusung pop, namun lagu anthemik ini juga dikemas dengan memadukan synth-pop serta lirik yang bisa dikatakan cukup dalam untuk ukuran seorang penyanyi remaja.

Tidak heran jika kemudian Daya sukses mencuri perhatian berkat lagu ini. Tidak hanya penikmat musik secara umum, tapi juga The Chainsmokers yang mengajak Daya untuk memmbantu mereka di track berjudul ‘Don’t Let Me Down’, yang kini merupakan salah satu single duo pengusung EDM tersebut. Berkat sukses ‘Don’t Let Me Down’, tentunya nama Daya pun turut makin berkibar.

Perez Hilton, seorang blogger kenamaan, menyebutkan jika “There is something very special about Daya’s voice“. Sebuah pernyataan yang benar adanya. Secara jangkauan vokal, memang tidak luas ataupun memiliki power yang intens. Hanya saja Daya memiliki kekuatan untuk menghadirkan nyanyian yang kadang terdengar rapuh namun juga perkasa di saat lain. Seperti bunglon. Selain memang nyanyiannya merdu tentu saja.

Secara umum “Sit Still, Look Pretty” adalah sebuah album pop-electro dengan melodi yang sangat gampang dicerna. Mengandalkan lagu-lagu catchy dengan hook mengikat. Sederhanya adalah album remaja yang menawarkan bubblegum pop. Lagu yang juga menjadi judul album ini bisa menjadi contohnya. Hanya saja dibandingkan pop ala remaja yang tipikal, Daya justru memilih untuk menjadi bagian trend pop alternatif seperti Lorde atau yang terbaru Halsey.

Oleh karenanya lagu-lagu fun and youthful yang ditawarkan Daya juga memiliki sisi edgy tersendiri. Tidaklah segelap Lorde atau Halsey, karena jika dibandingkan mereka, lagu-lagu Daya masih terdengar cerah ceria. Yang bisa menjadi benang merah adalah eksplorasi pada tema atau eksperimen instrumen yang relatif lebih kaya dan berani dibandingkan penyanyi pop remaja biasanya.

Sebagaimana umumnya pop alternatif masa kini, lagu-lagu dalam “Sit Still, Look Pretty” juga mengandalkan unsur atmosferik. Menyimak lagu-lagu seperti ‘U12’, ‘Legendary’, atau ‘Cool’, meski memiliki gaya berbeda, tapi disatukan dalam ambience mengawang. Meski begitu tidak bisa dinafikan jika tawaran dalam “Sit Still, Look Pretty” masih bermain dalam ranah pop yang lebih konvensional, bahkan jika dibandingkan dengan Troye Sivan misalnya yang bisa dikatakan memiliki pendekatan yang sama.

“Sit Still, Look Pretty” masih mengadopsi notasi-notasi yang cenderung bermain aman dan populer. Sebagai contoh, R&B atau hip hop dalam ‘Dare’ atau ‘Talk’. Harus diakui jika kolaborasi bersama The Chainsmokers memiliki pengaruh tersendiri dalam gaya bermusik Daya sehingga album juga memiliki beberapa track bercorak EDM, utamanya future bass, yang bisa ditemui dalam ‘Words’ yang mengandung drop di bagian bridge, atau ‘I.C.Y.M.I’, ‘Love of My Life’, ‘Got the Feeling’ dan ‘We Are’.

Dengan menghadirkan track ‘Thirsty’ yang mengusung bubblegum pop dengan kuat dan aransemen yang mengingatkan akan hit klasik ‘Mickey’ milik Toni Basil, sebenarnya Daya memang ingin memberi pernyataan jika ia pada dasarnya seorang penyanyi remaja cerah ceria, terlepas adanya sisi edgy, atmosferik atau EDM-esque. Cuma perlu menjadi catatan jika Daya adalah seorang penyanyi dengan talenta yang cukup di atas rata-rata. Ia juga seorang penulis lagu disamping mampu memainkan instrumennya sendiri.

Jika “Sit Still, Look Pretty” sepertinya belum merepresentasi sosok Daya secara utuh dan terdengar masih berada di ranah aman layaknya penyanyi remaja tipikal, maka hal tersebut masih bisa dimaafkan. Album ini bertugas untuk membuka jalan agar langkah Daya bisa stabil ke depannya. Masih ada waktu untuk menemukan sosok dirinya yang lebih nyata.

Untuk sementara, kita simak saja “Sit Still, Look Pretty”, sebuah album pop yang sangat menghibur, di mana satu lagu dan lainnya disusun dengan konsep menarik perhatian. Setiap lagu di dalam album tersaji dengan baik dan dapat berdiri sendiri. Mungkin bisa menjadi kelemahan untuk konsep album utuh dalam konteks tradisional. Namun mengingat trend album masa kini yang cenderung hadir layaknya sebuah playlist, maka jelas “”Sit Still, Look Pretty” adalah sebuah playlist yang menyenangkan. Terutama untuk kategori lagu pop remaja yang diusungnya. Yang pasti, ini adalah debut menjanjikan untuk seorang Daya.

iTunes

iTunes

Official Website

TRACKLIST
1. “Dare” 3:29
2. “Legendary” 3:24
3. “I.C.Y.M.I.” 3:22
4. “Thirsty” 3:19
5. “Love of My Life” 3:11
6. “Hide Away” 3:12
7. “Cool” 3:34
8. “Sit Still, Look Pretty” 3:22
9. “Talk” 3:01
10. “U12” 3:23
11. “Words” 3:32
12. “Back to Me” 4:01
13. “Got the Feeling” 3:37
14. “We Are” 3:27

Related posts

Leave a Reply