Quantcast

November Artist of the Month: OneRepublic

By - 7 months ago in Artist of The Month

Mungkin kebesaran nama OneRepublic tidak terlepas dari Ryan Tedder sebagai penulis lagu kenamaan yang telah bekerjasama dengan banyak nama terkenal, seperti Adele, Beyonce, Madonna, Taylor Swift, Kelly Clarkson, Leona Lewis, One Direction dan banyak lagi. Namun bisa dipastikan jika nama OneRepublic tak kalah menjulang karena memiliki bekal tiga album studio yang dirilis sepanjang hampir satu dekade terakhir. Tidak heran jika saat ini mereka adalah salah satu dari band pop-rock terkemuka masa kini. Setelah terakhir merilis album “Native” di tahun 2013, akhirnya OneRepublic siap untuk kembali memanaskan skena musik dengan album keempat mereka, “Oh My My”.

Selain Tedder, OneRepublic juga terdiri atas Zach Filkins, Drew Brown, Eddie Fisher dan Brent Kutzle. Bagi yang kurang mengenal band ini, OneRepublic berawal dari persahabatan antara Tedder bersama Filkins, semenjak mereka berstatus sebagai siswa SMA di Colorado Springs Christian High School, di Colorado Springs, Colorado, di tahun 1996. Lantas mereka bersama teman-temannya membentuk band bernama This Beautiful Mess dan kemudian kerap tampil di Pikes Perk Coffee & Tea House, meski sebagian besar penonton adalah keluarga dan teman-teman mereka saja.

Sayangnya band ini tidak berumur panjang karena Tedder dan Filkins memilih kuliah di lokasi berbeda. Sampai mereka bertemu kembali di tahun 2002 di kota Los Angeles dan kembali membentuk sebuah band. Kali ini dinamai dengan Republic. Tedder, yang sudah berkarir sebagai penulis lagu dan produser, kemudian meyakinkan Filkin untuk pindah secara permanen dari Chicago. Enam bulan kemudian mereka sukses menandatangi kontrak bersama Columbia Records. Setelah beberapa kali pergantian personel, band kini bernama OneRepublic, karena label menyebutkan sudah ada band lain yang memakai nama Republic. Sementara anggota lain selain Tedder dan Filkins adalah Eddie Fisher (drum), Brent Kutzle (bass dan cello), serta Drew Brown (gitar).

OneRepublic membutuhkan waktu dua tahun setengah untuk menyelesaikan album pertamanya. ‘Sleep’ dipilih sebagai single pertama untuk album, yang sayangnya urung dirilis, karena dua bulan sebelumnya Columbia Records membatalkan kontrak OneRepublic. Tapi Tedder dan teman-teman tidak patah semangat. Melalui MySpace, sebuah media sosial berbasis musik yang terkenal saat itu, OneRepublic mempertahankan eksistensi mereka dan mulai mencuri perhatian publik, termasuk produser kenamaan Timbaland. Tidak berapa lama mereka menjadi band rock pertama yang bergabung bersama label Timbaland, Mosley Music Group.

Pada tanggal 20 November 2007 OneRepublic merilis album perdana mereka, “Dreaming Out Loud”, yang debut di posisi #14 Billboard 200. Album ini sukses melejitkan nama OneRepublic, terutamanya berkat single ‘Apologize’ yang hadir dalam dua versi, di mana salah satunya Timbaland hadir sebagai musisi tamu. Single sukses menjadi juara Billboard Pop Chart selama 8 pekan berturut-turut. Beberapa lagu lain dari album, seperti ‘Stop and Stare’, ‘Say (All I Need)’ dan ‘Mercy’ pun tak kalah dalam mencuri perhatian.

Dua tahun kemudian, atau di tahun 2009, band merilis album sophomore mereka, “Waking Up”, yang menghasilkan single seperti ‘All The Right Moves’ dan salah satu lagu terbaik band ini, ‘Secret’. Kemudian band memasuki masa hiatus selama 3 setengah tahun, yang diisi Tedder dengan menjadi penulis dan produser banyak lagu hit. Setelahnya band merilis album ketiga, “Native”, di tahun 2013, yang merupakan album tersukses dari OneRepublic.

“Native” debut di posisi #4 Billboard 200 dan menjadi album Top 10 Amerika pertama mereka. Selain ‘If I Lose Myself’ yang diset sebagai single pertama, album juga memiliki single ‘Counting Stars’ yang menjadi hit terbesar OneRepublic, di mana album duduk di posisi #2 Billboard Hot 100, yang menandakan single Top 5 mereka.

Di bulan April 2015 Tedder menyebutkan jika OneRepublic tengah menuju alur baru dalam musikalitasnya dan nantinya hal tersebut bisa didengar di album baru mereka.Dan di bulan September tahun yang sama, telah dikonfirmasi jika album keempat OneRepublic akan dirilis pada tahun 2016. Sesuai janji mereka, maka pada bulan Mei 2017 OneRepublic merilis ‘Wherever I Go’, single pertama untuk album tersebut.

Tentang albumnya, Tedder menyebutkan jika album ini adalah hasil kerinduannya pada radio. Dan ia meniatkan album ini untuk menghadirkan lagu-lagu yang sifatnya organis, dalam artian lagu-lagu yang mengandalkan emosi manusiawi dan bebunyian yang dihasilkan instrumen yang lebih konvensional. Dalam sebuah wawancara bersama Billboard, Tedder mengungkap jika butuh 18 bulan untuk merekam albumnya, dan merupakan waktu terpanjang yang pernah dihabiskan OneRepublic untuk satu proyek saja. “We did a lot of living in the last four years — there was a lot to write about,” katanya.

Akhirnya pada tanggal 25 Agustus, OneRepublic mengungkap judul albumnya, yaitu “Oh My My” dan akan dirilis pada tanggal 7 Oktober 2016. Kembali OneRepublic mendapatkan album Top 10 mereka, karena “Oh My My” sukses debut di posisi #3 Billboard 200 saat dirilis.

Apakah album ini seperti apa yang dikatakan Tedder di atas? Tentunya untuk menemukan jawabannya adalah dengan mendengarkan “Oh My My” yang kini sudah bisa disimak, tidak hanya oleh penggemar OneRepublic, namun juga penikmat musik pop berkualitas.

Official Website OneRepublic
Official Facebook OneRepublic/a>
Official Twitter
@OneRepublic

Official Twitter @Universal_Indo
Official Facebook Universal Music Indonesia

Love Film. Love Books. And Everything in Between.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Music News | April 28, 2017 By

Ariana Grande, The Chainsmokers, dan One Republic Bakal Tampil Di Singapore F1 GP Concert

Artist Interviews | January 10, 2017 By

CreativeDisc Interview With Beatburns: Lahirkan Album Baru “Rebirth” dan Kebanggaan Tampil di Indonesia

Artist of The Month | January 3, 2017 By

January Artist of the Month: The Weeknd