Ini 10 Alasan Kenapa BlackPink Siap Untuk Gantikan 2NE1

Sudah dengar mengenai girlband baru besutan YG Entertainment, Black Pink? Lalu, sudah dengar mengenai bubarnya girlband sukses dari YG Entertainment, 2NE1 pada akhir tahun lalu? Sudah? Bagi sebagian orang, munculnya Black Pink ke industri musik Korea pada bulan Agustus 2016 lalu memang seakan tak berhubungan dengan apa yang terjadi pada 2NE1. Terlebih, mengingat Black Pink merupakan proyek girlband dari YGE yang sudah direncanakan sejak 2012. Masih ingat bukan berapa kali YG menggoda penggemarnya mengenai akan hadirnya girlband baru yang menjadi “adik” dari 2NE1?

Tapi rencana hanya berupa rencana. Black Pink tak jadi debut pada tahun 2012 lalu. Tak juga pada tahun 2013, atau 2015 seperti rencana semula. Girlband dengan anggota 4 orang ini justru debut pada bulan Agustus 2016, tepat 4 bulan sebelum 2NE1 dipastikan bubar. Sejak pertama kali kemunculannya, Black Pink sudah langsung mencuri banyak sekali perhatian. Mulai dari konsep, komposisi member, hingga dua lagu debut yang dirilis semuanya seakan sudah direncanakan secara matang dan membuat fans langsung jatuh cinta.

Tak salah sih memang, siapa yang tak akan jatuh cinta pada Rosé, sang vokalis dengan karakter suara yang begitu unik? Atau pada Jisoo, yang di Black Pink kebagian posisi sub-vocal sekaligus visual. Dan tentu tak ketinggalan duo rapper yang karismatik dan penuh bakat, Jennie serta Lisa. Debut dengan lagu Boombayah dan Whistle, Black Pink memang dengan cepat mendapat banyak sekali penggemar. Lagu-lagu mereka pun bisa dengan mudah didengarkan dan sudah sangat akrab di telinga.

Tapi rupanya dibalik sederet kesuksesan Black Pink tersebut ada beberapa hal yang menjadikan dua kubu fans terus menerus berseteru. Perseteruan yang semakin panas setelah YG resmi mengumumkan girlband yang semestinya menjadi “kakak” Black Pink, terpaksa harus dibubarkan. Ya, tak lain karena banyaknya desas desus – yang didukung beberapa trivia dan bukti kecil – bahwa Black Pink sebenarnya “diramu” secara khusus untuk menggantikan posisi 2NE1. Kita tak akan berdebat panjang mengenai hal ini, tapi sebaliknya, dibawah ini adalah 10 alasan mengapa memang bisa saja Black Pink disiapkan untuk menggantikan girlgroup yang dulunya digawangi oleh Dara, Bom, CL, dan Minzy tersebut.

1. Nama Black Pink dan Warna Fandom 2NE1

YG sendiri tak langsung memperkenalkan Black Pink sebagai Black Pink. Beberapa kali, girlgroup ini mengalami sederet perubahan nama hingga akhirnya debut dengan menggunakan nama yang sekarang. Dan ketika pertama kali diperkenalkan, nama dari girlgroup yang memenangkan penghargaan Rookie Awards ini sudah langsung memancing amarah fans 2NE1. Sedikit fakta, warna fans atau fandom color dari 2NE1 dulunya adalah Black serta Hot Pink.

2. Ramuan komposisi member yang sama

Entah karena YG memang gemar memiliki sebuah girlgroup dengan komposisi dan jumlah member seperti 2NE1 atau ini adalah kesengajaan berikutnya. 2NE1 berisi dengan satu orang rapper (CL), satu orang main vokalis (Bom), sub vokal dan juga visual (Dara), serta yang terakhir adalah maknae yang juga adalah dancer (Minzy). Komposisi yang nyaris sama persis dengan Black Pink yang berisikan Jennie sebagai Rapper, Rose di posisi main vokal, sub vokal dan visual terdapat Jisoo, serta Lisa yang adalah maknae dan dancer.

3. Produser musik yang sama

Adanya beberapa kemiripan lagu atau nada pada Black Pink dan 2NE1 pun rasanya bisa dimaklumi. Karena bagaimana tidak, yang mendalangi dan duduk di kursi produser untuk kedua girlgroup ini adalah Teddy Park. Sebagai informasi, saat ini YG lebih banyak menggunakan produser lain untuk boyband dan juga group rilisannya. Teddy Park dulunya lebih banyak memproduseri lagu-lagu milik Big Bang dan 2NE1 saja.

About The Author

Reply