Quantcast

Exclusive Interview With KING, Trio R&B Asal Los Angeles Yang Memeriahkan Java Jazz Festival 2017

By - 5 months ago in Artist Interviews

Beberapa waktu lalu, salah satu tim Creative Disc, Rendy Salendu, berkesempatan untuk mewawancarai salah satu musisi yang tampil di pentas Java Jazz Festival 2017. Mereka adalah trio KING, yang berasal dari Los Angeles, Amerika Serikat.

KING mengusung R&B alternatif dan soul, meski trio ini lebih suka menyebut musik mereka sebagai dreamy. Tahun lalu KING, yang aktif berkiprah di dunia musik semenjak tahun 2011 ini telah merilis album debut mereka, “We Are KING”, yang sukses mendapatkan nominasi untuk kategori Best Urban Contemporary Album di Grammy Awards ke-59.

Berikut wawancara Creative Disc bersama KING:

CD : Hallo, saya Rendy dari CreativeDisc.

KING : Hallo, kami Amber, Paris dan Anita..

CD : Bagaimana menurut kalian mengenai Jakarta?

Paris : Ooh, it’s beautiful..

CD : Ini kali pertama kalian kemari. Apa pandanganmu mengenai Java Jazz Festival ini?

Paris : Kami sangat bersemangat untuk menyaksikan band-band yang ada. (Jakarta) kota yang bagus, cocok untuk festival seperti ini. Dan kami sangat menikmati penampilan kami disini.

CD : Bagaimana kalian menggambarkan musik kalian?

Paris : Sangat sulit mendeskripsikannya kadang-kadang, tapi beberapa orang menyebutnya R&B, ada yang menyebutnya Soul, tapi menurut kami sangat dreamy, menyenangkan, dan kami berusaha tetap kreatif di dalamnya.

CD : Seperti yang kita semua tahu, apa reaksi kalian saat mengetahui bahwa Prince memperhatikan musik kalian?

Paris : Sangat istimewa, mengetahui seseorang seperti Prince tertarik dengan musik kami. It’s the best feeling in the world.. dan sangat memberikan semangat hingga hari ini.

CD : Siapa influence kalian selain Prince?

Paris : Kami senang mendengarkan berbagai jenis musik, seperti Stevie Wonder, semua genre music. Kami adalah pecinta music dan kami senang mendengar beragam jenis musik.

CD : Apa kalian pernah bertemu dengan Erykah Badu?

Paris : Ya, tentu. Sangat menyenangkan.

CD : Mengenai music kalian, bagaimana suasana yang terjadi saat kalian menciptakan musik? Bagaimana proses pembuatannya?

Paris : Setiap lagu memiliki proses pembuatan yang berbeda-beda. Beberapa mulai dari vokal, ada yang dimulai dari melodinya, dan ada juga yang mulai dari beat Drum dan kunci-kunci lainnya, tapi semuanya bermulai saat kami bertiga bertemu dan saling berinteraksi untuk mengeluarkan ide-ide kami.

CD : Apa tema besar dari musik kalian? Apakah cinta?

Paris : Menurutku lebih kepada kreativitas dan menemukan (discovery), apakah menemukan jati diri seperti pada lagu “Story”, ataukah menemukan hal-hal baru pada lagu “Red Eye”, atau menemukan cinta pada “Supernatural”. Jadi lebih kepada exploring.

CD : Sebelumnya selamat atas pencapaian dari album kalian, We Are King, yang dinominasikan pada Grammy Awards. Apa rasanya bisa berada di satu kategori dengan Beyonce & Rihanna?

Paris : Incredible

CD : Apakah kalian aktif di media social? Bagaimana pengaruhnya terhadap music kalian?

Paris : Ya, kami sangat aktif di media social. Sangat menarik melihat internet memiliki pengaruh yang besar saat ini. Kita bisa berkomunikasi dengan fans, dan juga bertemu dengan orang-orang yang menyukai jenis musik yang kami mainkan. Jadi, waktu yang sangat baik dengan adanya internet ini..

CD : Musik apa yang saat ini kalian dengarkan? Apa ada music favorit saat ini?

Paris : Favorit saya minggu ini adalah Yellow Magic Orchestra, dan album pertama mereka dengan judul yang sama.

Anita : Album baru Solange…

CD : Kembali ke permulaan, bagaiman KING terbentuk?

Amber : Paris dan Anita sempat kuliah bareng di Berkeley, dan bertemu kembali di Los Angeles. Dan saya bergabung setahun kemudian setelah mereka berdua aktif bermusik. Kami memiliki aura kreatifitas yang tinggi, dan sangat menyenangkan karena musiknya berbasis persahabatan, cinta dan respect antar sesama.

CD : Deskripsikan mengenai keseluruhan album We Are King.

Paris : Just about creativity… Albumnya berisi hal-hal yang selama ini ingin kami buat dan dengar, serta bagaimana kami berusaha kreatif di dalamnya. Kami ingin mencoba hal-hal baru yang mengkombinasikan instrument, vokal, rhythmic, serta melodi. Menurutku ini adalah album yang selalu ingin aku dengar sejak kecil.

CD : Ada proyek selanjutnya?

Paris : Yeah, we’re working on a new music… Kami gak sabar ingin membagikannya, very soon….

CD : Soon?

Paris : (sambil tertawa) I won’t say how soon….

CD : Sangat menyenangkan berbincang dengan kalian. Terima kasih.

Teks: Rendy Salendu
Foto: Anton Wijaya Saputra

Life. Music. Love. Fashion. A mixture of saint & stallion.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Concerts Review | March 14, 2017 By

Zap Mama Menyihir Para Penonton di Java Jazz Festival 2017

Concerts Review | By

Penampilan Trio KING di Java Jazz Festival 2017

Artist Interviews | September 28, 2015 By

Exclusive Interview With Kina Grannis: “Elements” Adalah Album Terjujur Saya