Quantcast

Album of the Day: Zara Larsson – So Good

By - 6 months ago in Album of The Day Featured Article

Released by: Sony Music Entertainment Indonesia

Ia masih relatif belia, 19 tahun. Namun penyanyi asal Swedia ini, Zara Larsson, sudah mendapat perhatian yang cukup tinggi. Pada usia 17 tahun ia merilis album debutnya, “1” (2014). Perlahan tapi pasti pesona Zara dengan vokalnya yang kuat serta pilihan musik popnya ringan namun eklektik, mulai menebar tidak hanya di kampung halamannya, namun juga merambah wilayah Eropa lain, bahkan benua lain, termasuk Amerika. Untuk “merayakan” prestasi internasionalnya tersebut, maka Zara meluncurkan album kedua yang diset sebagai album debut internasional, “So Good“.

Di album “So Good” ini Zara cukup beruntung karena ditemani oleh banyak produser handal, di antaranya seperti MNEK, The Monsters & Strangerz, Stargate, Steve Mac, dan bahkan pendatang baru yang bersinar lainnya, Charlie Puth. Dengan daftar produser dengan latar beragam tersebut, maka pilihan lagu “So Good” juga beragam, meski secara umum berada di koridor pop.

‘Lush Life’, sebuah electro-pop ringan dengan beat yang catchy menjadi penentu ketenaran Zara dalam skala internasional. Oleh karenanya tidak heran jika track ini menjadi semacam cetak biru Zara untuk lagu-lagu lainnya. Lagu-lagu pop dengan balutan electro, sembari memamerkan vokal Zara yang kuat tadi. Maka kita juga bisa menyimak balada seperti ‘Only You’, track power-pop atmosferik ‘Make That Money Girl’ atau track bercorak RnB yang juga menjadi judul album, ‘So Good’, yang menampilkan bintang tamu Ty Dolla $ign.

Meski begitu, kolaborasi suksesnya bersama MNEK dalam ‘Never Forget You’ memiliki peran yang tak kalah penting dalam membentuk musikalitas album “So Good” yang kaya dengan track-track bercorak dance, atau bisalah disebut EDM. Tentunya pilihan dance Zara dalam “So Good” cenderung berada di skena UK-garage atau house, bahkan tropical, ketimbang progressive atau electro house.

‘I Would Like’ yang diproduseri oleh The Monsters & Strangerz mengambil pendekatan house, meski tetap dikemas dalam balutan electro-pop. ‘TG4M’ adalah upaya Zara untuk tampil kekinian dengan menghadirkan track bergaya deep-house/tropical. Tentunya, selain tropical maka dancehall adalah pilihan lain yang bisa dipersembahkan Zara melalui ‘Sundown’ yang menghadirkan vokal tamu dari Wizkid.

Mendengarkan track ‘Sundown’, atau ‘Make That Money Girl’ yang tersebut di atas, kita bisa merasakan jika Zara mencoba untuk mengemulasi Rihanna, termasuk dengan cara bernyanyinya. Ini bisa jadi menjadi catatan yang bisa berarti baik atau buruk. Baik, karena Zara mencoba memberi semacam tribut kepada RiRi yang merupakan sosok penting dalam skena pop masa kini. Buruk, karena Zara terdengar seperti imitator dan bisa menjadi blunder karena Zara sebenarnya memiliki orisinalitasnya sendiri dibandingkan penyanyi pop pendatang baru lain.

Selepas ‘Ain’t My Fault’ yang urban dan menandakan kembalinya tangan dingin MNEK dalam menangani Zara, “So Good” diisi oleh track-track balada, yang meski manis dan tetap sedap didengar, namun cenderung jenerik hingga mudah terlupakan. Tidak begitu kuat dibandingkan track-track sebelumnya. Untungnya album ditutup dengan kolaborasi apik Zara bersama trio pengusung pop-electronic asal Inggris, Clean Bandit dalam sebuah track house-pop klasik ‘Symphony’. Lagu dengan pas memadukan kekuatan dirinya bersama ciri khas Clean Bandit.

Jadi, “So Good” memang bukan tanpa cacat cela. Hanya saja, patut menjadi catatan jika pop yang ditawarkan Zara di dalamnya tampil dengan mencorong serta menawan. Lagu-lagunya catchy tanpa harus terdengar terlalu bubblegum-pop. Dan yang penting, sebagai sosok yang mengaku feminis, secara lirik Zara mengisi lagunya dengan pesan tentang woman-empowering yang cukup kuat. Tentu saja tetap ada lagu-lagu manis dengan lirik romansa yang ringan, namun pilihan Zara untuk turut meninjeksi album dengan pilihan politiknya adalah nilai tersendiri yang membuat album menjadi lebih berbobot.

Dengan kharisma kuat dan musikalitas menawan, melalui “So Good” Zara Larsson membuktikan jika sinarnya sebagai bintang pop memanglah kuat, sehingga sulit untuk menolak pesonanya.

Official Website

TRACKLIST

1. “What They Say” 3:38
2. “Lush Life”n3:20
3. “I Would Like” 3:44
4. “So Good” (featuring Ty Dolla $ign) 2:46
5. “TG4M” 2:52
6. “Only You” 3:42
7. “Never Forget You” (with MNEK) 3:32
8. “Sundown” (featuring Wizkid) 3:25
9. “Don’t Let Me Be Yours” 3:19
10. “Make That Money Girl” 3:18
11. “Ain’t My Fault” 3:44
12. “One Mississippi” 3:07
13. “Funeral” 3:35
14. “I Can’t Fall in Love Without You” 2:57
15. “Symphony” (Clean Bandit featuring Zara Larsson) 3:32

Tokopedia

Love Film. Love Books. And Everything in Between.

Comments

One Response to “Album of the Day: Zara Larsson – So Good”

  1. Bram Torrus says:

    Symphony Track Yang Paling Favorite di album ini. Lush Life, Never Forget You, Ain’t My Fault Udah Terlalu Mainstream. Overall, Zara Larsson Punya Paket Lengkap Untuk Bisa Lebih bersinar lagi. #ReviewPribadi

Leave a Reply

Related Articles

Music News | September 21, 2017 By

Harry Styles Bawakan Lagu-Lagu One Direction Di Konser Pertama World Tour-nya

Music News | By

Julia Michaels Beri Tanggapan Atas Kasus Rebecca Black Yang Dituduh Menjiplak Lagunya

Music News | By

Intip Behind-The-Scenes Video Epik Taylor Swift, ‘Look What You Made Me Do’