Quantcast

Coldplay #AHFODTourSG , Getarkan Hati Puluhan Ribu Fans di National Stadium Singapore

By - 8 months ago in Concerts Review

Band Inggris kawakan dan telah dinanti kedatangannya selama bertahun- tahun akhirnya menepati janjinya untuk melakukan serangkaian tur dunia termasuk yang terdekat dari Indonesia yakni Coldplay yang sukses tampil di Singapura pekan lalu selama dua hari pada 31/03/2017 dan 1/04/2017.

Creative Disc mendapatkan kesempatan emas dalam mengahadiri konser dunia Coldplay tepat di hari kedua yang berlokasi di Singapore Sports Hub atau yang biasa dikenal dengan National Indoor Stadium Singapore. Pekan itu Singapura sungguh terasa padat dengan banyak pendatang dan calon penonton dari luar . Terasa pada imigrasi bandara dan juga border Johor Bahru – Singapura, banyak sekali orang-orang berdatangan demi menonton konser yang sangat ditunggu oleh banyak orang ini. Tentang penonton asal Indonesia? Jangan ditanya lagi, saya bisa bertemu dengan banyak wajah familiar di venue.

Sejak siang area National Indoor Stadium sudah terlihat di datangi oleh calon penonton yang mengincar posisi strategis untuk melihat aksi Chris Martin secara dekat di atas stage, yakni di depan bibir panggung dan pembatasnya. Kami memutuskan untuk melihat sekeliling dan merasakan antusiasme fans pada momen ini.

Photo by Alvin Ho

Menjelang senja, pukul lima sore venue sudah lebih terpadati oleh penonton berbagai kategori. Tepat pukul enam sore waktu setempat kami memutuskan untuk masuk kedalam venue khusus media yang telah disediakan oleh Live Nation Lushington Singapore. Sebuah area khusus dimana kami bisa melihat keseluruhan megahnya stage dan padatnya antusiasme penonton malam itu. Jess Kent membuka penampilan senja itu dengan beberapa single nya, yang mendapat sambutan hangat dari penonton hari ke-2 show Coldplay. Meski tidak seberapa familiar bagi fans Coldplay,namun sungguh mereka mengapresiasi opening act kali ini.

Tepat pukul delapan malam waktu setempat, barulah pertunjukkan inti berlangsung dengan silamnya cahaya dan dimulainya opening laser act disambut super riuhnya teriakan penonton menyambut Coldplay dengan lagu pembukanya yakni A Head Full of Dreams yang juga menjadi tajuk tur dunia kali ini. Semakin riuh dan megah karena seain permainan laser, penonton juga dilengkapi oleh gelang LED yang terintegrasi dengan lighting setting yang menimbulkan efek starry sky di tiap setlist. Yang saya rasakan hanyalah decak kagum tentang sebuah kesempurnaan konser dari keseluruhan konsep . Banyak dari penonton yang terharu hingga menitikkan air mata karena tidak mempercayai mereka berada di pertunjukkan spektakuler ini. Disusul dengan hits Coldplay malam itu adalah, lagu lawas Yellow dan Every Teardrop is a Waterfall, The Scientist dan remix dari Paradise yang selalu diiringi oleh permainan laser dan gelang LED yang berkerlip mengikuti ritme tiap lagu yang dibawakan Coldplay.

Memanjakan telinga dengan semua lagu yang sangat dikenal oleh hampir semua penonton konser ini, seperti lagu duet Coldplay bersama Rihanna dalam Princess of China, Clocks, Charlie Brown, dan hits mendunia bersama Beyonce yakni Hymn for The Weekend disambut dengan confetti warna-warni, aksi stage dengan dekor api, dan balon pelangi yang menjadikan konser Coldplay semakin semarak.

Semakin sendu dengan permainan piano dalam lagu Fix You, dan beberapa lagu yang pastinya dinanti fans mereka Viva La Vida, Don’t Panic, In My Place. Tanpa diberi jeda untuk bernafas sejenak, tur kali ini Coldplay benar-benar menghajar fans dengan semua setlist yang sudah dipikirkan matang bahwa koor secara serentak akan berkumandang dari awal hingga akhir. Ada yang spesial malam itu, bahwa Chris membawakan spontanitas lagu untuk Singapura berjudul Singapore Song yang terdengar sedikit menggelitik karena tidak disangka oleh penonton terutama yang berasal dari Singapura sendiri. Bahkan Chris sempat menyapa fans dari Indonesia karena dia tahu bahwa banyak sekali fans yang berasal dari Indonesia jauh-jauh datang untuk mereka.

Photo by Aloysius Lim

Single kolaborasi bersama duo The Chainsmokers yakni Something Just Like This, dan lagu anthem macam A Sky Full of Stars dibawakan dengan khidmat. Tepat dua jam penampilan Coldplay, akhirnya tiba lah pada penghujung acara dengan lagu penutup Up & Up dengan permainan screen visual yang membuat semua tak rela melepas pertunjukkan hari kedua konser #AHFODTourSG . Tanpa encore Coldplay pun berpamitan dan terdengar kesedihan karena moment keemasan para fans harus berakhir tepat pukul 22.00 waktu setempat.

Salut kami haturkan untuk penyelenggara konser dunia Coldplay #AHFODTourSG yakni Live Nation Lushington Singapore dengan kesempatan tak terlupakan menghadiri konser menakjubkan ini. Post-concert syndrome dari show Coldplay ini jangan ditanyakan lagi, beberapa hari setelah acara berakhir masih banyak dari mereka yang masih terngiang kesempurnaan malam penuh mimpi kala itu.

Photo by Aloysius Lim

Setlist COLDPLAY #AHFODTourSG

A Head Full of Dreams
Yellow
Every Teardrop Is a Waterfall
The Scientist
Birds
Paradise
Always in My Head
Magic
Everglow
Clocks
Midnight
Charlie Brown
Hymn for the Weekend
Fix You
“Heroes”
Viva la Vida
Adventure of a Lifetime
Don’t Panic
Til Kingdom Come
Amazing Day
Something Just Like This
A Sky Full of Stars
Up&Up

Teks: Lauretha Sudjono
Foto: Live Nation Lushington SG

Personal Style Blogger, Avid Walker, Gigs Wanderer, Astrology Freak, Arians Multitasker.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Artist Interviews | December 3, 2017 By

Exclusive Interview: The Used Tuangkan Perasaan Emosional dan Filosofi Perjalanan Musik Penuh Kejujuran di Album Baru

Music News | September 26, 2017 By

Harry Styles, The Weeknd, Miley Cyrus Meriahkan iHeartRadio Music Fest 2017

Concerts Review | September 6, 2017 By

From the Heat of Arizona, One Republic , Fitz & the Tantrums dan James Arthur “Membakar” Penontonnya di #HondaCivicTour2017