Quantcast

Euforia Konser Red Velvet Gratisan yang Nggak Kelar-kelar!

By - 4 months ago in Concerts Review

Kalau ada konser bintang KPop gratisan, nggak ada alasan untuk nggak dikejar. Apalagi yang datang adalah girlband papan atas dari manajemen yang juga nggak main-main: Red Velvet, salah satu artis SM Entertainment. Sebagai fans manajemen ini, saya sudah lama banget nungguin Red Velvet untuk datang ke Indonesia. Bukan untuk konser solo (karena saya tahu itu masih mustahil mengingat f(x) juga belum pernah ke Indonesia untuk solo concert) tapi setidaknya untuk event konser gabungan atau acara kenegaraan. Dan 2017 ini mimpi itu terkabul. Red Velvet datang sebagai salah satu bintang tamu di acara “pamer keindahan kota Seoul” yang digelar di Ciputra Artpreneur Theater pada 21 Mei 2017 lalu. Oh akhirnya saya bisa bertemu dengan Irene!

Sebenarnya saya agak khawatir tidak akan dapat tiket. Sekali lagi ini konser gratisan. Dan saya harus berhadapan dengan fans KPop lain (entah mereka suka Red Velvet atau tidak sepertinya mereka sendiri nggak peduli, yang penting bisa nonton konser KPop) yang pastinya sudah siap berebut tiket. Bekerja sama dengan Kiostix, penyelenggara acara menyediakan sekitar 1500 e-voucher di situs penjualan tiket itu. Walaupun nantinya hanya sekitar 1000 saja yang bisa masuk ke venue dan melihat Red Velvet. Ya, hidup memang kadang menyebalkan itu. Tapi meski saya sudah berhasil menang “ticket war” dan dapat e-voucher, saya masih tetap khawatir. Ya karena itu tadi: dapat e-voucher belum tentu bisa melihat Red Velvet karena tetap harus berebut di hari H. Alhasil saya harus datang ke venue pagi-pagi untuk dapat antrean paling depan.

Jam enam pagi saya sudah menunggu lift dihidupkan di Lotte Shopping Avenue. Ternyata saya sudah keduluan oleh sekitar 10 orang lain yang entah sudah datang sejak jam berapa. Tapi nggak masalah deh. Yang penting dapat nomor urut agak depan jadi bisa dipastikan dapat tiket. Sekitar lima jam menunggu dalam kondisi lapar dan agak panas karena makin siang jumlah orang yang datang ke venue penukaran wristband makin banyak, persis pukul 11 siang waktu Jakarta wristband pun mulai dibagikan. Beruntung saya dapat kursi yang agak depan, jadi bisa dengan lebih jelas melihat Irene, Seulgi, Wendy, Joy dan Yeri. Wah nggak sabar menunggu malam!

Event gratisan ini bertajuk Seoul Talk Concert. Acara ini sebenarnya adalah rangkaian promosi pariwisata Seoul ke beberapa negara di Asia termasuk Malaysia dan Indonesia. Wakil walikota Seoul datang juga malam itu menggantikan Walikota Seoul yang seharusnya dijadwalkan datang. Jadi secara acara memang bukan murni konser Red Velvet. Seoul Talk Konser bisa dikatakan agak resmi karena dalam rangkaian acaranya ada pidato dari bapak wakil Walikota sampai penyerahan plakat Duta Pariwisata Seoul untuk Indonesia kepada Gita Gutawa. Gita sempat menyanyikan tiga lagu pembuka sebelum akhirnya dilanjutkan dengan girlgroup KPop yang ditunggu-tunggu dalam acara ini.

Saya nggak bisa berhenti berteriak di awal ketika Red Velvet masuk ke panggung dan langsung nyanyi lagu ‘Dumb Dumb’. Rasanya ingin bernyanyi dari awal lagu sampai akhir. Tapi karena saya membawa kamera (dan diperbolehkan untuk memotret sepanjang acara) jadi saya hanya bisa menikmati penampilan artis SM Entertainment itu dari balik lensa saja. Memotret dengan khusyuk dari awal sampai akhir lagu. Memperhatikan dan memuji betapa cantiknya semua member (terutama Irene!!!). Fanchant dari semua fans Red Velvet yang datang malam itu terdengar membahana di teater yang biasa digunakan untuk pertunjukan sekelas Broadway itu. Semuanya terdengar sangat antusias, over-excited, dan bahagia. Sebelum duduk dan berbincang-bincang (tentang kota Seoul, bukan tentang Red Velvet), grup yang debut dengan lagu ‘Happiness’ itu melanjutkan penampilannya membawakan lagu ‘Little Little’. Karena lagu ini agak slow dan tidak ada dance, di situlah kesempatan semua fans untuk mendapat perhatian dari para member. Saya sendiri fokus memotret masing-masing personel sebagai koleksi pribadi. Pengalaman pertama ini biasanya euforianya akan luar biasa. Senang banget sama peraturan boleh bawa kamera ini.



Awalnya saya pikir Red Velvet hanya jadi pemanis dan penutup acara Seoul Talk Concert ini. Saya sempat pesimis juga kalau acaranya akan worth it. Tapi memang suuzon itu nggak baik ya. Ternyata Seoul Talk Concert ini sangat menyenangkan dan bener-bener banyak momen antara fans dan Red Velvet baik yang di kursi penonton maupun yang beruntung bisa memenangkan undian dan diundang ke atas panggung. Nggak nyangka banget! Semakin lama Red Velvet di panggung tentu saja akan semakin bahagia kami yang ada di kursi penonton. Apalagi mereka yang sudah menunggu sejak pagi. Melihat Irene Cs dari jarak dekat bikin saya jadi nggak bisa tahan diri untuk nggak berteriak memanggil-manggil nama mereka.



Setelah lagu ‘Little Little’ dibawakan, mereka secara resmi memperkenalkan diri. Lalu acara talkshow dimulai dan berlangsung cukup lama sehingga saya pun bisa memotret lebih dari 1000 foto di sesi itu. Dengan senyum Joy memperkenalkan lokasi favoritnya di Seoul. Demikian juga dengan Yeri yang kemudian dilanjutkan oleh Irene, Seulgi dan Wendy. Sesekali mereka melambaikan tangan ke penonton yang ada di lantai dua. Kerap terdengar teriakan-teriakan keras dari Reveluv (sebutan untuk fans Red Velvet) ketika wajah bias-nya tampil di layar besar di atas panggung. Suasananya hidup dan meriah sekali! Penantian berjam-jam di bawah tadi dan perjuangan mendapatkan e-voucher seolah terbayar. Udah gitu gratis pula!



Red Velvet menutup sesinya malam itu dengan membawakan lagu ‘Russian Roulette’ dan lagu terbaru mereka ‘Rookie’. Coba deh kalian cek fancam-nya di YouTube, pasti bakalan amazed sama suara fanchant Reveluv Indonesia yang hadir malam itu. Dua lagu ini kebetulan adalah dua lagu favorit saya dari mereka. Walaupun malam itu saya terlalu sibuk dengan kamera, tapi tetap bisa menikmati dua penampilan itu sampai habis. Sampai akhirnya mereka melambaikan tangan dan pamit ke belakang panggung. Saya pikir keseruan sudah selesai. Tapi ternyata Eru muncul dan memberikan keseruan lain. Dan di sesi encore, Red Velvet kembali ke panggung lagi dan suara-suara heboh dari fans terdengar membahana lagi. Yeri sempat mengambil handbanner project dari fans Indonesia dan mengangkatnya di atas panggung saat sesi encore ini. Red Velvet malam itu benar-benar memesona! Mereka nggak cuma cantik tapi juga super ramah. Gila sih, seru banget!

Jelang satu minggu setelah acara ini berakhir saya masih kepikiran terus dan belum mau move on. Walaupun cuma empat lagu, walaupun nggak ada VCR-VCR menggemaskan dari Red Velvet, walaupun nggak ada sesi intim ngomong bahasa Indonesia seperti “Aku sayang kalian.” atau “Apakah kalian kangen kami?” dan semacamnya. Sepertinya post concert syndrome Seoul Talk Concert ini akan bertahan sampai minggu depan nih. Euforianya di dalam hati nggak kelar-kelar soalnya!

Fanboy Kpop sejak dahulu kala

Comments

One Response to “Euforia Konser Red Velvet Gratisan yang Nggak Kelar-kelar!”

  1. Linda says:

    Hai kak, bagi tipsnya dong biar bisa sukses di ticketing war?

Leave a Reply

Related Articles

Concerts Review | August 25, 2017 By

Masih Baper Sama ‘Music Bank in Jakarta 2017’

Concerts Review | August 21, 2017 By

Hyoyeon dan Taeyeon ‘SNSD’ Sukses Tampil Di Countdown to Asian Games 2018

Music News | August 16, 2017 By

Dikritik Karena Waktu Promosi Group Terlalu Mepet, Ini Penjelasan SM Entertainment