Quantcast

Album of the Day: The Kooks – The Best of… So Far

By - 1 week ago in Album of The Day

Virgin EMI

Sepertinya memang sudah menjadi tradisi, jika seorang penyanyi atau sebuah band dengan usia karir yang memasuki tahun ke-10, maka mereka pun merilis sebuah album kompilasi untuk merayakannya. Begitu pula dengan band pengusung pop-rock asal Brighton, Inggris, The Kooks. Sebelas tahun setelah mereka merilis album debut, “Inside In/Inside Out” (2006), kini mereka merangkum rangkaian single yang telah mereka lepas dan tersebar dalam empat buah album dalam sebuah album berjudul sederhananya saja, “The Best Of… So Far“.

Sebuah judul yang to-the-point, tanpa basa-basi atau pretensi, mengingat The Kooks memang menyebutkan musik mereka sebagai lagu pop yang “catchy as hell“. Padahal jika ditilik, musik yang dibawakan band yang terdiri atas Luke Pritchard (vocals/rhythm guitar), Hugh Harris (lead guitar/synth), Alexis Nunez (drums), dan Peter Denton (bass guitar) ini tidak benar-benar pop juga, melainkan bergerak di ranah indie-rock yang terpengaruh oleh pop-rock Inggris era 60-an dan semangat revival post-punk yang mewabah di era awal 2000-an.

Tapi memang tak bisa dinafikan jika lagu-lagu yang ditawarkan The Kooks memang cenderung lebih gampang dicerna, bahkan cathcy, dibandingkan band-band dengan musik sejenis. Mungkin karena itu The Kooks memang memiliki pangsa pendengar yang lebih luas, tidak terbatas hanya sekedar dari kalangan penikmat musik rock saja. Sepanjang karir mereka, The Kooks tidak pantang untuk memberi sentuhan berbagai gaya musik lain pula dalam lagu-lagu mereka. Kini, melalui “The Best of… So Far”, kita bisa mendengarkan musikalitas band ini secara cukup utuh.

“The Best of… So Far” adalah jenis album kumpulan lagu yang komersil, dalam artian ia terdiri atas lagu-lagu yang telah dirilis The Kooks sebagai single, bukan lagu-lagu yang dianggap band sebagai yang bisa mewakili musikalitas mereka itu sendiri. Tapi memang dengan embel-embel “The Best of”, jelas The Kooks menganggap lagu-lagu dalam album ini adalah yang terbaik bagi mereka. Lagipula, jika memang berminat untuk menyimak musikalitas mereka secara utuh, tentunya bisa mendengarkan 4 album yang telah dirilis The Kooks secara keseluruhan.

Terdiri atas 18 track, album terdiri atas 14 lagu yang sebelumnya telah dirilis dalam bentuk single, 2 lagu non-single dan tentu saja turut disertakan 2 lagu baru yang khusus disisipkan untuk menyemerakkan album. Album dibuka dengan ‘Naive’, yang bisa dikatakan lagu yang paling populer milik The Kooks dan diambil dari album debut, “Inside In/Inside Out”. Lagu yang duduk di posisi 5 ini memang menyampaikan semangat “catchy as hell” The Kooks tadi dengan kuat, sehingga tidak heran bertugas membuka album.

Disusul dengan ‘Always Where I Need to Be’ yang diambil dari album kedua mereka, “Konk” (2008), yang tercatat sebagai single dengan posisi chart tertinggi untuk The Kooks, yaitu nomor 3. Sedang track ketiga adalah ‘Junk of the Heart (Happy)’ yang diambil dari album berjudul sama dan dirilis di tahun 2011. Lagu mid-tempo ini merupakan lagu tersukses mereka di pasar Amerika, karena sanggup menembus posisi 20 Billboard Hot 100, di mana sebelumnya ‘Naive’ dan ‘Always Where I Need To Be’ masing-masing duduk di posisi 22.

Lagu berikutnya, ‘Bad Habit’, diambil dari album terakhir mereka, “Listen” (2014), juga sanggup menembus Hot 100 dengan menempati posisi 24. Jadi, jika menilik pola ini, maka jelas ‘The Best of… So Far” memang disusun bukan berdasarkan kronologis perilisan single, tapi bagaimana “prestasi” mereka saat dilepas ke pasaran. Jadi, jika berniat untuk mendengarkan album karena ingin mengetahui perkembangan musikalitas The Kooks semenjak debut mereka, hingga yang paling terkini, mungkin harus sedikit kecewa, karena pengaturan track yang agak acak.

Namun jika tidak bersandar atas patokan tadi, maka “The Best of… So Far” tetap bisa menjadi medium untuk mengikuti perjalanan musik The Kooks. Lagipula, dengan pengecualian beberapa track seperti ‘Down’ yang bernuansa soul/R&B atau ‘Forgive & Forget’ yang menawarkan disco-funk, atau ska dalam ‘Matchbox’, maka lagu-lagu dalam album cenderung senada, yaitu mengedepankan semangat post-punk atau retro-rock tadi.

Bahkan lagu-lagu baru untuk album pun ditempatkan di belakang, agar pendengarnya bisa melakukan “nostalgia” atau retrospektif (tergantung niat mendengarkan album) secara penuh. Track baru pertama, ‘Be Who You Are’ masih mengajak pendengar untuk bernyanyi sing-a-long dalam hentakan rock klasik sedang ‘Broken Vow’ berada dalam wilayah post-punk. Jadi, dua lagu baru ini, meski rasanya tidak cukup untuk bisa mewakili musikalitas terkini The Kooks, namun setidaknya mewakili musik mereka secara umum.

Sebenarnya apakah sudah tepat merilis album kompilasi setelah 4 album dan 10 tahun usia karir bisa menjadi pembahasan di lain waktu. Yang pasti, untuk merayakan 1 dekade usia karir mereka, maka “The Best Of… So Far” bisa dipastikan cukup komprehensif dan sangat mewakili catatan sejarah karir The Kooks selama ini.

Official Website

Tokopedia

TRACKLIST

1. “Naïve” 3:25
2. “Always Where I Need to Be” 2:41
3. “Junk of the Heart (Happy)” 3:07
4. “Bad Habit” 3:41
5. “She Moves in Her Own Way” 2:49
6. “Shine On” 3:15
7. “Seaside” 1:39
8. “Down” 2:43
9. “Sofa Song” 2:14
10. “Is It Me” 3:29
11. “You Don’t Love Me” 2:35
12. “Forgive & Forget” 3:57
13. “Ooh La” 3:32
14. “Sway” 3:37
15. “Eddie’s Gun” 2:14
16. “Matchbox”3:12
17. “Be Who You Are” (Alternative Intro) 3:54
18. “Broken Vow” 4:26

Love Film. Love Books. And Everything in Between.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Music News | July 21, 2017 By

Sedang Tidak Depresi, Adele Kesulitan Menulis Lagu Untuk Album Barunya

Music News | By

The Up-And-Coming Boyband PRETTYMUCH Rilis Single Debut Mereka, ‘Would You Mind’

Music News | By

Louis Tomlinson Hadirkan Pop Melankolis Dalam Duetnya Bersama Bebe Rexha, ‘Back To You’