Quantcast

Album of the Day: Shane Filan – Love Always

By - 1 month ago in Album of The Day

Tidak terasa sudah 15 tahun berlalu semenjak boyband era akhir 90-an, Westlife, membubarkan diri. Namun, syukurlah bagi yang menyukai lagu pop balada manis romantis ala Westlife bisa mengobati rasa rindu dengan proyek solo penyanyi utamanya, Shane Filan. Memang agak butuh waktu lama bagi Shane untuk merilis album solo. Tepatnya di tahun 2013 dengan album “You And Me”. Namun, tampaknya ia disini untuk tinggal, karena kini tiba sudah album ketiganya, “Love Always“.

Vokal Shane yang melankolis memang pas saat membawakan lagu-lagu yang mengharu-biru. Ia sepertinya sangat menyadari hal tersebut, sehingga itulah yang ditawarkannya dalam “Love Always”. Sebagaimana judulnya, cinta selalu mendapat tempat di pendengar lagu pop. Untuk merayakan cinta yang selamanya ada itu, mungkin menjadi alasan Shane mengapa ia memilih untuk menghadirkan banyak lagu lawas yang dinyanyi ulang dalam albumnya.

Mendengarkan “Love Always” seperti mendengarkan koleksi evergreen yang pastinya akan menghadirkan suasana romantis dengan kuat. Apalagi Shane selalu bisa diandalkan dalam bernyanyi dengan penuh perasaan, syarat yang dibutuhkan oleh lagu-lagu tersebut.

Oleh karena itu, siapkan diri untuk terbuai dan bernyanyi bersama dengan dirinya melalui lagu-lagu klasik seperti ‘This I Promise You’ yang dulu ditulis Richard Marx untuk *NSYNC. Agak mundur ke era jauh ke belakang, Shane juga menghadirkan ‘I Can’t Make You Love Me’ milik Bonnie Raitt, ‘Don’t Dream It’s Over’ milik Crowded House, atau salah satu lagu legendaris Bryan Adams, ‘Heaven’, hingga lagu yang bisa dikatakan menjadi lagu tema untuk banyak pasangan kekasih di 3 dekade terakhir, ‘Eternal Flame’ milik The Bangles.

Rasa-rasanya sulit dihitung dengan jari sudah berapa kali ‘Eternal Flame’ dinyanyikan ulang oleh penyanyi lain. Lantas apa istimewanya milik Shane? Sebagaimana yang bisa diduga, Shane menghembuskan maskulinitas dalam lagunya tanpa harus menghilangkan sisi kelembutan dan kerapuhan yang terdapat di dalamnya. Inilah mengapa Shane memang wajar didapuk sebagai spesalis lagu romantis, karena ia memahami benar bagaimana membawakan lagu-lagu seperti ini.

Jangan lewatkan pula kemampuan vokal dan penghayatan Shane saat membawakan ‘Make You Feel My Love’ milik Bob Dylan yang dibekenkan kembali oleh Adele. Memang, harus diakui Shane tidak bisa menyamai Adele dalam meniupkan kegelisahan yang diperlukan agar lagunya menjadi lebih hidup, tapi setidaknya ‘Make You Feel My Love’ versi Shane masih bisa membuai pendengaran.

Untuk lagu-lagu yang relatif baru, Shane menghadirkan ‘Need You Now’ milik Lady Antebellum dan ‘Unbreakable’ milik Jamie Scott. Pada dasarnya lagu-lagu ini memang sudah memiliki kekuatan tersendiri dan dinyanyikan oleh musisi dengan ciri khas yang tak kalah kuat. Hanya saja, Shane Filan pun memiliki karakteristik kuat dan khas pula, sehingga ia bisa merasuk dalam lagu-lagunya dan menjadikan mereka seolah-olah sebagai materi orisinalnya.Berbicara tentang materi orisinal, “Love Always” memiliki 4 lagu yang dipastikan akan menguarkan karakteristik khas Shane itu sendiri. ‘Beautiful In White’ yang ditulis Savan Kotecha dan Arnthor Birgisson mengedepankan Shane bernyanyi dengan denting gitar akustik yang merdu. Mungkin disengaja, karena Kotecha dan Birgisson telah menulis lagu dengan notasi yang terdengar “lawas”, begitu pula dengan produksi Rawling Meehan sebagai produser. Oleh karenanya tidak heran jika kita mengira ini juga adalah salah satu lagu cover Shane untuk albumnya.

Sementara itu, ‘Completely’ atau ‘Eyes Don’t Lie’ dan ‘Crazy Over You’ terdengar lebih kontemprer dan berada di benang merah yang sama dengan lagu-lagu Shane di album-album sebelumnya. Tidak heran karena ia turun tangan langsung menulis lagu-lagu ini. Istimewanya, meski lagu-lagu ini akan menawarkan kerinduan akan lagu orisinal seorang Shane Filan, namun mereka juga terasa pas dengan atmosfir lagu-lagu lain (yang notabene adalah lagu orang lain) di dalam album.

“Love Always” adalah sebuah album romantis yang dipastikan akan membuai perasaan atau bahkan meneteskan air mata pendengarnya. Apapun perasaan yang didapat setelah mendengarkan albumnya, “Love Always” jelas adalah sebuah album yang wajib dengar dan kemudian diputar berulang-ulang bagi yang sangat mencandui lagu-lagu pop balada manis romantis.

Official Website

TRACKLIST

1. “This I Promise You” (*NSYNC) 3:55
2. “Don’t Dream It’s Over” (Crowded House) 3:45
3. “Make You Feel My Love” (Bob Dylan) 3:32
4. “Beautiful in White” (Shane Filan) 3:52
5. “Need You Now” (Lady Antebellum) 3:55
6. “Heaven” (Bryan Adams) 4:01
7. “Completely” (Shane Filan) 3:36
8. “Unbreakable” (Jamie Scott) 3:49
9. “Eyes Don’t Lie” (Shane Filan) 3:40
10. “I Can’t Make You Love Me” (Bonnie Raitt) 4:13
11. “Crazy Over You” (Shane Filan) 3:11
12. “Eternal Flame” (The Bangles) 3:09

Love Film. Love Books. And Everything in Between.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Music News | October 24, 2017 By

Martin Garrix Sukses Pertahankan Gelarnya Sebagai Top DJ Dunia

Music News | By

Bebe Rexha & Florida Georgia Line Bersama Membawa Americana Dalam Video ‘Meant To Be’

Music News | By

Sejukkan Hari Yang Panas Dengan Single Baru DJ Snake Bersama Max Frost, ‘Broken Summer’