Quantcast

17 Album Terbaik Tahun 2017 Versi Creative Disc

By - 4 weeks ago in Top 10 Lists

10. LUST FOR LIFE – Lana Del Rey

“Lust For Life” memang masih berada di ranah sadcore ala Lana Del Rey. Meski begitu, ia juga sebuah album yang lebih kaya dengan athem rock-pop era 50/60-an. Album juga menandakan perpindahan sudut pandang seorang Lana yang biasanya bergulat dengan masalah-masalah pribadi/internal, namun kini secara langsung berbicara pada pendengarnya. Ia tidak terdengar seperti pengulangan “Born To Die”, namun sebuah pengembangan yang secara signifikan juga memiliki perbedaan tersendiri. Sederhananya, bisa dikatakan sebagai versi 2.0. dari “Born To Die”. Dan sebagaimana sebuah versi upgrade, maka ia pun relatif lebih baik.


09. AFTER LAUGHTER – Paramore

Di album kelima, “After Laughter“, Paramore secara lebih total hadir dalam kaidah pop. Oleh karenanya, siapkan diri untuk kehilangan sisi garang seorang Hayley Williams, karena ia akan lebih sering terdengar bernyanyi dalam vokal yang lebih playful, santai dan terkadang centil. Satu dekade lalu mungkin tak terbayang jika menyebutkan Paramore akan menghadirkan salah satu album pop terbaik untuk tahun ini. Tapi demikianlah yang terjadi. “Paramore” adalah salah satu album pop terbaik tahun ini.Tidak hanya karena kemampuan dalam mengemas lagu-lagu yang sangat renyah, namun juga penulisan lirik yang bermain-main dengan semiotika dengan cerdas.


08. RAINBOW – Kesha

“Rainbow” terdengar sebuah pernyataan dan juga perlawanan, terutama dari “kungkungan” kerangka musikalitas yang dibentuk Dr. Luke untuk Kesha di awal karirnya. Kini, meski tetap menghadirkan lagu-lagu yang memiliki melodi gampang dicerna, namun secara atmosfir terdengar lebih emosional, getir dan berapi-api serta dibungkus dengan aransemen yang lebih organis. “Rainbow” menjadi sebuah album yang menunjukkan progresi musikalitas Kesha ke arah yang lebih baik dan matang. Sebuah album pop dengan dimensi dan kedalaman serta tak melupakan akar bermusiknya atau mengkhianati apa yang membuat dirinya terkenal. Salut!


07. BEAUTIFUL TRAUMA – Pink

Jika bertanya mengapa Pink masih “betah” bertahan sebagai popstar terkemuka? Simak saja “Beautiful Trauma”. Genre-hopping mampu dieksekusi dengan sangat baik oleh Pink. Mungkin “beautiful Trauma” masih bermain aman. Formula-nya pun masih disajikan Pink mirip dengan album sebelumnya, “Wild Hearts Can’t Be Broken” (2012). Hanya saja sangat sulit untuk bisa mengelak dari pesona pop yang ditawarkan Pink. Terlepas apakah mungkin lagu-lagunya terdengar begitu “mulus” dan terlalu “gampang dicerna”. Tapi, musik, sebagaimana idealnya sebuah karya estetis lainnya, haruslah komunikatif terhadap penikmatnya. Dan “Beautiful Trauma” dipastikan sangat bisa dinikmati pesan maupun musikalitasnya.


06. FLICKER – Niall Horan

“Flicker” bukan album yang ambisius. Niall terdengar bernyanyi tanpa pretensi atau tekanan apapun. Kesan yang didapat, ia hanya ingin menyanyikan lagu-lagu laidback ala pop-folk, country bahkan americana, sebagaimana lagu-lagu klasik yang menjadi kesukannya. Lagu-lagu yang mampu membuat pendengarnya turut bernyanyi dengan suka rela, entah itu dalam lagu sendu atau penuh semangat. “Flicker” adalah awal yang baik bagi seorang Niall Horan. Sebuah album yang memberi janji akan akan sebuah karir cemerlang. Janji akan hadirnya seorang musisi jenial. Bukan penyanyi karbitan atau bentukan industri.

Love Film. Love Books. And Everything in Between.

Comments

8 Responses to “17 Album Terbaik Tahun 2017 Versi Creative Disc”

  1. Alfa says:

    Sayang sekali. Tell me you love me gamasuk

  2. RasAff says:

    Anggun 8 sudah beli di iTunes… Mantap emang.
    Musiknya megah & beberapa lagu ada nuansa rock nya
    A

  3. Iqbal Raihan says:

    + Eminem – Revival, G-Eazy – The Beautiful & Damned, Demi Lovato – Tell me you Love me, Fifth Harmony maybe.

  4. AMS says:

    Niall Horan di atas Harry Styles agak kurang setuju sih, secara Sign of the Times jadi single terbaik 2017 versi Rollingstone Magz. Tapi sekali lagi ini kan masalah selera, bukan?

  5. Abdul Jalil says:

    Red Pill Blues nya Maroon 5, One More Light nya Linkin Park

  6. Haris Rohan says:

    Gak setuju kalo “Red Pill Blues” sama “Fifth Harmony” gak masuk list. Dan lebih gak setuju lg knp “X” by Agnez Mo jd yg paling belakang…

    • Tommy Prasste says:

      Paling depan, kok… Paling atas pula…
      At least begitu buka artikel ini, album dia pasti terlihat.

      Nomor nya juga cantik, 17.

  7. Ario wibowo says:

    Tak ada banyak alasan mengapa album album ini masuk didalam list album terbaik. Ulasan mengenai jenis musik dan unsur unsur isi di dalam album hampir tidak ada. ini memang daftar artis artis yg nilai komersial albumnya tinggi bukan berarti kualitas albumnya juga bagus bukan. tapi saya respect bgt dg usaha penulisan list ini. akan lebih baik jika memberi alasan apa dan mengapa. karena ini bukan oleh personal dan untuk orang orang kenal saja. Thks

Leave a Reply

Related Articles

Music News | January 20, 2018 By

Cardi B Lewati Rekor Chart Amerika Milik Beyoncé

Music News | By

Drake Rilis Proyek Kejutan, “Scary Hours”, Yang Berisi Dua Single Baru

Music News | By

Bella Thorne Hadirkan ‘Midnight Sun’ Untuk Film Yang Dibintanginya, “Burn So Bright”