Quantcast

Exclusive Interview: Anne-Marie Gandeng Ed Sheeran di Album Perdananya

By - 10 months ago in Artist Interviews Reviews

Indonesia baru saja dikunjungi oleh penyanyi muda berbakat Anne-Marie yang hadir sebagai salah satu line-up utama LAFFestival 2018. Keesokan harinya, Creative Disc secara eksklusif bertemu dan mewawancarai Anne-Marie di kantor Warner Music Indonesia. Anne-Marie banyak bercerita kepada kami, terutama tentang pengalaman pertamanya di Indonesia, karir bermusiknya, single FRIENDS, dan sneak peak dari album perdananya yang akan rilis tahun 2018 ini! Yuk simak!

 

Welcome to Indonesia!

Q : Ini pertama kalinya kamu ke sini, apakah sebelumnya pernah mendengar tentang Indonesia?

AM : Iya aku punya fanpage buatan fansku, namanya Anne-Marie Indonesia. Rasanya luar biasa ketika pergi ke suatu tempat yang jauh sekali dari rumah, ternyata ada fans yang mengenaliku.

Q : Kamu sudah mencoba makanan Indonesia?

AM : Yup! Aku makan semacam mie di hotel, tapi rencananya malam ini kami akan pergi mencari makanan lokal.

Q : Mau cari makanan seperti apa?

AM : Yang pasti makanan yang ngga ada dagingnya, soalnya aku vegetarian, hahaha.

Q : Setelah perform kemarin di LAFFestival, menurutmu gimana penontonnya?

AM : Mereka seru banget! Selama aku tampil mereka terus-terusan bilang I Love You. Makanya aku berusaha untuk membalasnya dalam Bahasa Indonesia.

Q : Siapa yang ngajarin?

AM : Seseorang di kerumunan penonton.

Q : Saat di stage, kamu juga bilang “Selamat Malam, nama gue Anne-Marie”. Kok bisa? Gimana ceritanya?

AM : Hahaha, aku seneng banget untuk belajar bahasa lokal di negara di mana aku tampil saat itu. Karena kupikir tidak sopan jika aku terus-terusan berbicara dalam Bahasa Inggris saat tampil di panggung.

Anne-Marie dan Karir Bermusik

Q : Ceritain dong gimana pertama kali kamu terjun ke dunia musik?

AM : Aku sangat suka menyanyi, setiap hari setiap malam aku bernyanyi di kamarku. Kebetulan ayah dan ibuku juga menyukai musik, mereka mendukungku untuk tampil di acara sekolah, makanya aku bisa sampai main di teater musikal.

Q : Siapa influence terbesar kamu dalam bermusik?

AM : Aku tumbuh besar mendengarkan banyak lagu-lagu dari Christina Aguilera, Alicia Keys, Alanis Morissette, Lauryn Hill… kebanyakan penyanyi cewek. Tapi aku tidak menyukai musik dengan genre tertentu. Aku juga mendengarkan rock, jazz, jadi banyak banget influence yang masuk ke kepalaku, hahaha.

Q : Lalu, gimana kamu menggambarkan genre musikmu sendiri?

AM: Hmm, agak susah ya untuk menggambarkan genre-nya seperti apa. Karena saat menulis lagu, aku lebih dulu menulis lirik, baru musik menyesuaikan. Basicly, musikku lebih seperti story-telling pop music.

Q : Kamu semakin populer dengan single “Rockabye”. Bisa ceritakan bagaimana kamu menulisnya?

AM : Lagu ini mungkin terdengar seperti dance song yang asik, tapi jika kalian mendengarkan dengan seksama, liriknya menyampaikan cerita yang cukup serius tentang single parent. Ini sebenarnya yang paling aku suka dari musik. Kita bisa menyampaikan perasaan seseorang pada orang lain supaya bisa ikut merasaknnya juga. Sesuatu yang kadang tidak bisa diungkapkan dengan hal nyata lainnya.

Q : Kamu telah merilis single-single hits dan membawamu keliling dunia. Bagaimana perasaanmu?

AM : Kurasa semuanya karena internet, saat ini lebih mudah untuk membagikan sesuatu kepada publik, termasuk musik. Aku senang sekali karena sebelumnya tidak perah membayangkan semuanya akan terjadi sejauh ini. Yang kulakukan hanya menulis musik, dan ketika bisa meraih sukses, I was like… WOOWW!!

Q : Dari semua lagu-lagumu, mana yang paling kamu suka?

AM : Lagu-laguku? Hahaha, semuanya!

Q : Pilih satu dong…

AM : Hmm, susah juga ya, karena masing-masing bercerita tentang hal yang berbeda. Kayaknya favoritku adalah “Then” karena emosinya lebih kuat. Di lagu itu aku ingin menunjukkan pada orang lain tentang sisi lain dari diriku. Aku ini orangnya sangat emosional.

Q : Di masa depan, kamu pengen banget kolaborasi sama siapa?

AM : Aku pengen banget kolaborasi sama Logic. Aku merasa ketika dia menulis lagu, dia bisa menuangkan apa yang ingin dia sampaikan, dan dia selalu mengungkapkan apa yang ingin dia raih untuk kebahagiaan orang lain. Aku pikir sangat keren ketika seorang musisi sudah mencapai level itu.

Tentang Single “FRIENDS” ft. Marshmello

Q : Tentang lagu barumu, apa yang sebenarnya ingin kamu sampaikan di lagu itu?

AM : Hahaha. Aku menulis tentang seorang teman yang kukenal sejak kami berusia 10 tahun, tapi ternyata dia menginginkan lebih dari sekedar teman. Padahal sudah jelas-jelask kalau kami ini lebih seperti kakak-adik. Sebenarnya aku merasa bersalah telah menulis lagu ini tentang dia hahaha.

Q : Jadi ini pengalaman pribadimu?

AM : Iya, aku selalu menulis tentang pengalamanku dan orang-orang di sekitarku. Aku tidak ingin hanya sekedar menulis lagu, tapi juga ingin berbagi cerita kepada orang lain, karena munkin orang lain juga pernah mengalami hal yang sama. Dan kupikir, lagu ini cocok sebagai anti-valentine anthem, hahaha.

Q : Kita tahu Marshmello adalah salah satu DJ top dunia saat ini, gimana ceritanya bisa berkolaborasi dengan dia?

AM : Ketika aku merilis single “Alarm”, dia membuat versi remixnya. Itulah pertama kali aku mendengar tentang Marshmello. Saat itu aku belum pernah bertemu dengannya.

Sampai ketika akhir Desember lalu, aku bertemu dengannya di studio. Aku menyapanya seperti: “Hello! Terima kasih sudah membuat remix lagu milikku, aku menyukainya!”. Lalu dia mengeluarkan laptopnya dan memainkan gitar. Saat itu, yang kupikirkan hanya satu: “Aku harus menulis lagu sekarang juga!”.

Kami menulisnya malam itu juga, merekamnya malam itu juga. Lalu dia (Marshmello) menyelesaikannya dalam 3 hari, dan… jadi deh! Sebenarnya aku tidak berencana menjadikan lagu ini sebuah single, tapi kupikir ini waktu yang tepat untuk menjadi lagu pembukaku di tahun 2018.

Q : Apa hal tersulit yang kamu temui saat menulis lagu ini?

AM : Kayaknya ngga ada. Semuanya berjalan secara natural dan begitu cepat. Soalnya, prinsipku ketika menulis lagu itu begini: ketika aku menulis dan merasa kesulitan menentukan kata-kata berikutnya, maka aku akan menghentikan dan meninggalkannya. Kupikir, jika aku saja kesulitan menulisnya, bagaimana orang lain bisa dengan mudah mencernanya?

Q : Kamu baru saja post di Instagram bahwa FRIENDS ditampilkan di Times Square. Gimana perasaanmu?

AM : Kayak gini.. *memperlihatkan ekspresi kaget, jawdropped & wide eyes.

You know what, setiap aku pergi ke Amerika dan melihat banyak billboard besar, aku selalu membayangkan suatu saat wajahku ada di sana dan semua orang melihatnya. And it happened!

Q : Tentang music video FRIENDS, kami sudah melihat cuplikannya untuk Spotify. Apakah kamu terlibat dalam pembuatan konsepnya?

AM : Yup, aku selalu terlibat dalam setiap tahap produksi agar hasilnya lebih sempurna.

Q : Apakah di video ini kamu akan menari seperti dalam video “Ciao Adios”?

AM : Tidak, di video ini aku cuma loncat-loncat saja.

Debut Album Solo

Q : Di album barumu, adakah cerita-cerita yang ingin kamu sampaikan dalam liriknya?

AM : Banyak. Ada beberapa lagu bercerita tentang mantan pacar, ada juga tentang bagaimana aku beranjak dewasa, dan tentang apa saja yang terjadi di dunia ini. Banyak sekali cerita-cerita berbeda yang disampaikan dari setiap lagunya.

Q : Kamu kan menjadi opening act dalam tur “Divide” Ed Sheeran. Apa kamu berencana untuk berkolaborasi dengannya?

AM : Akan ada satu lagu di mana ia (Ed Sheeran) terlibat di dalamnya. Ya, Ed akan ada di albumku nanti.

Q : Seperti apa lagunya?

AM : It’s a love song. Beda banget dengan apa yang biasanya aku tulis. Ini lagu yang sangat spesial. Dia memang keren! Aku suka banget lagunya, aku harap nanti kalian menyukainya juga.

Q : Menyambut album perdanamu nanti. Sekarang kan banyak penyanyi muda bertalenta, katakanlah seperti Dua Lipa, Zara Larsson, etc. Menurutmu apa yang membuatmu berbeda dari yang lainnya?

AM : Suaraku kali ya? Hahaha

Aku harap aku memang berbeda dari yang lain. Musikku berbeda, karena aku menulis berdasarkan pengalamanku sendiri, which is semua orang memiliki opini dan cara pandang yang berbeda, kan? Jadi ya, kuharap aku akan memberikan perbedaan yang cukup signifikan dari orang lain.

5 Things That People Don’t Know About Anne-Marie

Q : Sebutkan 5 hal yang orang lain (mungkin) tidak tahu tentang kamu!

AM :

  1. Aku tidak tidur. Hahaha. Ya benar, aku jarang sekali tidur. Aku tahu itu nggak baik.
  2. Aku seorang vegetarian.
  3. Aku sangat empatik terhadap emosi orang lain, dan ini sangat mempengaruhiku. Itu sebabnya emosiku bisa naik turun. Aku bisa sangat excited ketika bertemu orang yang sedang bahagia, tapi ketika ada orang lain yang sedang sedih, aku bisa ikut merasakan sedih yang bahkan lebih dari mereka.
  4. I’m pretty weird.
  5. Aku belum pernah bertemu idola-idolaku secara langsung.

 

CD: Okay, Anne, terima kasih atas waktumu. Semoga tour di bulan Maret nanti sukses!

Usai wawancara, Anne-Marie melakukan mini showcase di stage Warner Music Indonesia secara private. Dengan format akustik, Anne-Marie membawakan 5 buah lagu yaitu: Heavy, Alarm, Ciao Adios, Rockabye, dan FRIENDS.

Interview by: Jehoo & Rendy

Photo by: Budi Susanto

Thanks to: Warner Music Indonesia

a weirdo, a dreamer, a freethinker. I'm on a diet but I'm not getting thinner.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Artist Interviews | December 1, 2018 By

Exclusive Interview with Jesse McCartney: Bersiap Rilis Lagu Baru & Tur Keliling Dunia

Music News | November 29, 2018 By

Wawancara dengan Variety, Dua Lipa Mengaku Lagu P!nk Mengubah Hidupnya

Creative Disc Exclusive Single | November 19, 2018 By

Creative Disc Exclusive Single: 19 Nov 2018