Quantcast

LAFFestival 2018 Suguhkan Musik Special Lintas Genre & Generasi

By - 1 week ago in Concerts Review

Sebuah kultur festival musik baru di Indonesia sukses digelar akhir pekan lalu di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan pada 10 Februari 2018. Adalah “Love and Fabulous Festival” atau dikenal dengan LAFFestival 2018, sebuah festival  yang menyajikan penampilan berbagai genre musik baik lokal maupun internasional. Acara ini digelar oleh HYPE Festival dan Berlian Entertainment.

Salah satu keunikan LAFFestival ini adalah dresscode yang ditentukan oleh promotor yaitu warna merah untuk wanita, hitam untuk pria, dan putih untuk mereka yang datang berpasangan. Venue festival pun didekorasi dengan suasana serba merah-hitam-putih. Gate dibuka sekitar pukul 18.00 dan penonton sudah bisa masuk dan menikmati semua fasilitas festival, mulai dari food gallery yang menyajikan berbagai makanan enak dari pasta sampai cilor, area tengah JCC yang disulap jadi semacam ruang tengah dengan layar besar dan puluhan bean bag sebagai tempat ngaso, sampai spot-spot foto yang instagramable  banget.

Untuk pertama kalinya di Indonesia, LAFFestival mengadirkan “Live Movie Reality”, yang ternyata semacam syuting film langsung ditayangkan saat itu juga. Pemerannya, siapa lagi kalau bukan remaja populer yang namanya melejit di dunia maya selama 2 tahun terakhir: Awkarin! Live Movie Reality ini menceritakan Awkarin yang tidak sengaja bertemu teman-temannya di LAFFestival dan akhirnya memutuskan untuk nonton bareng, namun di tengah-tengah festival berlangsung, mereka sempat terpisah, tapi in the end, mereka bisa bertemu lagi dan menikmati performance di ketiga panggung yang ada. Film idi disiarkan langsung di layar besar yang ada di area tengah festival. So, it’s kinda unique to watch the movie when the scene is exactly recorded right behind you!

Ada tiga panggung di LAFFestival yaitu: Love Area yang berada di plenary hall, serta Hope Area dan Passion Area yang berada di hall lain di sampingnya. Ketiganya memiliki penampilan dari line-up lintas genre dan generasi, jadi nggak heran di LAFFestival ini kami menjumpai penonton mulai dari usia remaja hingga yang sudah bawa anak kecil.

Yuk! Kita tengok ada apa aja di LAFFestival!

 

PASSION Area

Group musik KAHITNA selalu digemari lagu-lagunya dalam setiap festival musik maupun show solo-nya. Setiap orang yang menontonnya selalu terbawa suasana sambil sing along lagu-lagu mereka yang tak lekang oleh waktu. Nah, LAFFestival menghadirkan hits-hits KAHITNA dengan performer yang tak biasa. KAHITSNA, The Female Version of Kahitna, yang terdiri dari Mikha Tambayong, Radhini, dan Lala Karmela, tampil diiringi oleh pemain musik yang juga all-female membawakan lagu-lagu ciptaan Yovie Widianto dkk. Mulai dari “Katakan Saja”, hingga “Andai Dia Tahu”, berhasil menggema di PASSION Area LAFFestival.

Bagi yang belum tahu, NEV+ adalah kepanjangan dari Nidji Electronic Version. Meski band Nidji kini telah vakum, namun 5 anggotanya: Randy, Rama, Ariel, Andri dan Andro  tetap berkarya dengan nama NEV+. Di panggung PASSION Area LAFFestival, mereka memperkenalkan diri dengan membawakan lagu-lagu NIdji versi elektronik dengan vokalis muda: Dea Dalila. Setelah penampilan Dea, NEV+ juga mengiringi aktris dan penyanyi 90-an, Sophia Latjuba. Nah, kalau bukan di LAFFestival, kapan lagi nonton mami-nya Eva Celia ini nyanyi lagu “Kangen” dari Dewa19?

Satu lagi penampilan special datang dari Barasuara yang mendapat giliran berikutnya menghibur LAFFestival. Barasuara yang biasanya tampil full band, kini membawakan album “Taifun” dengan format semi-akustik. Beberapa lagu yang dibawakan oleh mereka di antaranya adalah: Nyala Suara, Taifun, Mengunci Ingatan, Hagia, Sendu Melagu, Bahas Bahasa, dan single terbarunya Tentukan Arah.

Thorne & Roses, sebuah show yang didesain dengan unik dan kece abis, menjadi puncak keseruan di PASSION Area, di mana Jevin Julian dari The Remix, tampil bersama Random Brothers. Nggak hanya itu, kehadiran Neonomora, RamenGvrl, dan Andini juga semakin meramaikan penampilan mereka yang dimulai tengah malam di LAFFestival.

 

HOPE Area

Pindah ke HOPE Area yang ukurannya dua kali lebih besar, tentunya line-up yang tampil lebih heboh lagi. Jarang-jarang kita bisa nonton aktor yang sedang naik daun, Reza Rahadian, menyanyi di atas panggung. Ngga main-main, Reza nyanyi bersama Yura Yunita! Lagu “Pekat” yang menjadi single kolaborasi mereka berdua berhasil menyihir penonton  sampai tekagum-kagum. Di LAFFestival ini, Yura sudah seperti putri raja saja. Dengan konsep Yura dan Tuan Tuan, selain Reza ia juga bernyanyi menggandeng Teza Sumendra dan RAN.

Semakin panas, Maliq n d’Essentials berkolaborasi dengan de Groove dalam “D’Essentials of Groove”. Ini benar-benar pertunjukan istemewa, tak heran saat itu HOPE Area benar-benar full house. Lagu-lagu ceria penuh kegembiraan mendominasi penampilan kedua musisi ini. Lagu-lagu andalan mereka seperti Himalaya, Funk Flow, Kangen, hingga single terbaru Kematangan Cinta, berhasil memukau para penonton di LAFFestival.

Salah satu line-up internasional yang dibanggakan LAFFestival adalah kehadiran The Brand New Heavies. Band asal Inggris ini tampil sebagai puncak sekaligus penutup di HOPE Area. Penonton yang full house di area ini seolah tidak mau beranjak kala The Brand New Heavies tampil. Dengan menampilkan musik jazz dan funk, The Brand New Heavies berhasil melengkapi warna musik di LAFFestival.

 

LOVE Area

Panggung termegah dari LAFFestival adalah LOVE Area yang berada di plenary hall. Andien membuka panggung ini dengan membawa konsep berbeda dari biasanya, untuk itulah ia menamakannya “Metamorfosa 2.0”. Nama ini diambil dari judul albumnya yang dirilis tahun lalu yaitu “Metamorfosa”.  Mengenakan dress cantik berwarna putih, Andien mwmbawakan 7 lagu sebagai engine di LOVE Area.

 

Berikutnya, Raisa tampil di LOVE Area, dengan konsep “Handmade Experience” yang diambil dari judul album terbarunya yaitu “Handmade”. Selama 45 menit show, Raisa tak henti-hentinya menebar cinta melalui lagu-lagunya.  Mungkin ingin sesuai dengan tema stage-nya, LOVE Area.  Dan, kejutan!  Raisa mengajak penyanyi-penyanyi choir dari SMP 115 Jakarta untuk mengiringinya membawakan medley lagu soundtrack Ayat-Ayat Cinta 2 dan “This Is Me” dari Ost. The Greatest Showman.

Selain itu, panggung LOVE Area dihibur oleh penampilan spesial dari Anne-Marie dan CL yang bikin malam puncak LAFFestival 2018 makin heboh. Simak ulasan penampilan mereka di sini!

http://creativedisc.com/2018/02/sampai-guling-guling-cl-tampil-all-out-di-laffestival-2018/

http://creativedisc.com/2018/02/tingkah-menggemaskan-anne-marie-di-panggung-laffestival-2018/

 

a weirdo, a dreamer, a freethinker. I'm on a diet but I'm not getting thinner.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Concerts Review | February 12, 2018 By

Sampai Guling-Guling, CL Tampil All-Out Di LAFFestival 2018

Concerts Review Reviews | By

Tingkah Menggemaskan ANNE-MARIE di Panggung LAFFestival 2018

Music News | January 24, 2018 By

LAFFestival 2018 Hadirkan Live Movie Reality Dan Penampilan Istimewa Dari CL “2NE1”