Quantcast

Album Review: Various Artists – Love, Simon (Original Motion Picture Soundtrack)

By - 3 months ago in Album of The Day

Sony Music

Love, Simon” adalah sebuah film remaja yang diangkat dari buku laris “Simon vs. the Homo Sapiens Agenda” karangan Becky Albertalli. Dan film lantas disambut gembira, karena ia bukanlah film remaja biasa, karena untuk pertama kalinya, sebuah film remaja yang dirilis studio besar (20th Century Fox) mengangkat cerita remaja dari kalangan LGBTQ sebagai tokoh utama. Film disebut-sebut sebagai pembuka jalan untuk film-film sejenis untuk pasar mainstream. Tapi kita tentunya tidak akan membicarakan filmnya, melainkan album soundtracknya.

Jack Antonoff dari Bleachers diberi tanggung jawab menangani materi untuk “Love, Simon (Original Motion Picture Soundtrack)“. Oleh karena itu, siapkan diri untuk lagu-lagu pop yang akan lebih edgy dan bahkan quirky untuk mengisi albumnya. Tentu saja Bleachers hadir sebagai musisi yang paling mendominasi materi album.

Total ada 4 buah lagu yang dihadirkan Bleachers untuk album, termasuk yang menjadi single andalan, ‘Alfie’s Song (Not So Typical Love Song)’. Pop-rock manis ini ternyata mendapat bantuan dari Harry Styles yang bertugas menulis lagunya bersama Antonoff dan Ilsey Jubber. Ada kesan retro terusung dalam lagu, sesuatu yang sebenarnya tidak mengherankan mengingat musikalitas Antonoff dan Styles yang kerap dipengaruhi oleh gaya bermusik pop-rock klasik.

Semangat “retro” masih diusung oleh track Bleachers berikutnya, yaitu ‘Rollercoaster’ yang bergaya new-wave/post-punk era 80-an. Sedang ‘Keeping a Secret’ adalah sebuah balada synth-pop yang agak mengingatkan lagu-lagu Lorde di era album “Melodrama”. Mengingat Antonoff juga membidani album tersebut, jadi seharusnya bukan masalah besar. Track penutup album, ‘Wild Heart’, adalah balada synth-pop lain, hanya saja lebih “bergelora” dan anthemik dibandingkan ‘Keeping a Secret’.

Antonoff sendiri juga menghadirkan track solo, ‘Never Fall In Love’, sebuah electropop bertempo sedang catchy. Hanya saja untuk urusan vokal ia menyerahkan pada sensasi pop asal Denmark, MØ. Mungkin karena MØ yang bertugas sebagai vokalis, maka lagu lebih terdengar seperti milik MØ dibandingkan Antonoff.

Sebagai supervisor, jelas jika muncul anggapan pilihan Antonoff untuk artis yang mengisi album soundtrack “Love, Simon” adalah yang memiliki semangat setipe dengan dirinya. Tidak sepenuhnya salah dan tidak sepenuhnya benar.

Antonoff membantu Trove Sivan menghadirkan pop atmosferik sendu dan menggugah ‘Strawberries & Cigarettes’. Meski secara sound, lagu lebih condong kepada musikalitas Troye di album “Blue Neighbourhood” ketimbang lagu-lagu yang baru saja dirilisnya, tetap saja lagu adalah salah satu track terbaik di dalam album.

Secara mengejutkan Antonoff mengajak dua penyanyi muda yang biasa berkutat di ranah R&B, Normani Kordei dan Khalid, untuk berkolaborasi dalam sebuah track alt-R&B moody berjudul ‘Love Lies’. Meski secara tone, musik dalam lagu agak gelap dibandingkan track-track lain, tetap saja ia terdengar mencuri perhatian.

Album juga menyediakan ruang untuk penyanyi indie-pop asal Australia, Amy Shark yang hadir dalam track moody lain dalam album, ‘Sink In’. Ada Julia Michaels yang bertugas menulis lagu bersama Ben Berger dan Ryan McMahon. Balada synth ini dinyanyikan Amy dengan begitu penuh perasaan, sehingga tidak heran kita pun begitu larut di dalamnya.

Synth, synth dan synth memang adalah sajian utama dari album “Love, Simon”. Oleh karena itu band indie-pop asal New York, Hearts, diberi tugas untuk menghadirkan ‘Wings’ untuk turut mengisi album. Bahkan track ‘Love Me’ milik The 1975 pun “dipinjam” untuk mengisi album.

Antonoff sendiri ternyata tidak ingin albumnya hanya diisi oleh musisi-musisi kekinian, karena beberapa penyanyi legendaris bersama hit klasik mereka diajak untuk memeriahkan. Ada Brenton Wood dengan ‘The Oogum Boogum Song’. Ada juga ‘Someday at Christmas’ dari Jackson 5. Meski begitu, “gongnya” jelas adalah ‘I Wanna Dance With Somebody (Who Loves Me)’ milik Whitney Houston. Jika Antonoff sebenarnya berniat untuk memberi kesan “80-an” dalam album, track ini dengan sempurna melengkapi niat tadi.

Dipastikan jika “Love, Simon (Original Motion Picture Soundtrack)” adalah album yang sangat menyenangkan untuk disimak. Bahkan berulang-ulang atau langsung diputar kembali selepas kita menyelesaikan mendengarnya. Karena memang serenyah itu. Tabik pada Antonoff yang mampu mengkurasi track-track yang dengan pas mengisi setiap sudut album.

Dipastikan pula album akan semakin terasa menggugah jika saja kita sudah menyaksikan filmnya, karena kita bisa memutar kembali dalam benak adegan di mana lagu hadir sebagai latar. Atau bahkan mendengarkan album justru membuat kita ingin buru-buru untuk bisa menyaksikan filmnya. Dengan segala kelebihannya ini, jelas sebagai sebuah album “Love, Simon (Original Motion Picture Soundtrack)” menjalankan tugasnya secara sempurna.

TRACKLIST

1. “Alfie’s Song (Not So Typical Love Song)” Bleachers 3:01
2. “Rollercoaster” Bleachers 3:12
3. “Never Fall in Love” Jack Antonoff & MØ 3:36
4. “Strawberries & Cigarettes” Troye Sivan 3:21
5. “Sink In” Amy Shark 4:35
6. “Love Lies” Khalid & Normani 3:23
7. “The Oogum Boogum Song” Brenton Wood 3:07
8. “Love Me” The 1975 3:42
9. “I Wanna Dance with Somebody (Who Loves Me)” Whitney Houston 4:50
10. “Someday at Christmas” Jackson 5 2:44
11. “Wings” Haerts 4:58
12. “Keeping a Secret” Bleachers 3:25
13. “Wild Heart” Bleachers 3:21

Love Film. Love Books. And Everything in Between.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Music News | June 22, 2018 By

Ariana Grande & Nicki Minaj Sajikan Video Gloomy Untuk ‘The Light Is Coming’

Music News | By

PRETTYMUCH Persembahkan Single Baru Tulisan Ed Sheeran, ‘Summer On You’

Music News | By

Simak Video Penuh Koregrafi Sajian Florence + The Machine Dalam ‘Big God’