Quantcast

CreativeDisc Exclusive Interview with Shane Filan: Fans adalah Segalanya

By - 3 months ago in Artist Interviews

Kedatangan Shane Filan ke Surabaya kali ini semakin membuktikan bahwa popularitas penyanyi bernama lengkap Shane Steven Filan ini masih tinggi. Konser yang digelar di Ciputra Hall pada 4 Maret 2018 kemarin pun masih dipadati penonton dari berbagai usia. Sejak kedatangannya di Bandara Internasional Juanda setelah menempuh penerbangan selama hampir 48 jam dari Dublin akibat badai salju, Shane tidak tampak lelah menemui dan memberikan jawaban dari fans dan para media yang sudah menunggu kedatangannya di bandara Juanda.

Di sela kesibukannya dalam kunjungannya ke Surabaya kali ini, Shane masih menyempatkan waktunya untuk melakukan interview. Walaupun sudah beberapa kali Creativedisc melakukan interview dengan Shane, masih banyak saja hal yang dibicarakan. Kali ini banyak membahas soal musisi yang menginspirasi dalam perjalanan kariernya, makanan favoritnya selama di Surabaya, bahkan soal anak-anaknya yang selalu membuat Shane sibuk di saat tidak melakukan tur dan rekaman. Yuk simak obrolan dengan Shane Filan kali ini…

CD: Halo Shane, apa kabar? Ini kedatanganmu kedua kalinya ke Surabaya.
Shane: Baik, Senang sekali bisa datang ke Surabaya lagi. Terakhir tahun lalu sekitar bulan Juli.

CD: Apakah ada menu makanan favorit yang lain selain nasi goreng kali ini?
Shane: Oh ya, aku mencoba menu “Bebek Goreng” dan juga menyukainya. Aku suka mencoba menu-menu makanan lokal.

CD: Siapa musisi/penyanyi/ band yang paling menginspirasimu sepanjang perjalanan kariermu?
Shane: Tidak banyak musisi atau penyanyi yang aku idolakan. Di usia remaja, aku sangat mengidolakan Michael Jackson sebagai penyanyi yang jago menari, dia sangat luar biasa dan boyband asal Amerika Backstreet Boys dan Westlife sendiri juga merupakan pengaruh terbesar dalam perjalanan karier musikku.

CD: Mungkin di antara mereka ada yang menginspirasimu dalam pembuatan lagu?
Shane: Ya tentu. Membuat dan merekam lagu adalah pekerjaan yang paling exciting selama 5 tahun terakhir sejak menjadi penyanyi solo. Semakin aku sering menciptakan lagu, rasanya aku semakin terlatih . Aku sangat menyukai saat mencoba hal baru dalam menciptakan lagu dan menikmati prosesnya dari awal pembuatan sampai rekaman setiap lagunya. Sangat bangga rasanya jika lagu itu sudah direkam.

CD: Alat musik apa yang sering kamu gunakan untuk menciptakan sebuah lagu?
Shane: Sebenarnya aku tidak terlalu menguasai alat musik. Aku bisa memainkan gitar sedikit-sedikit. Jadi dalam menciptakan lagu aku selalu bersama dengan pemain gitar atau pemain keyboard.

CD: Kamu baru saja berkolaborasi dengan penyanyi dari Filipina bernama Sitti dalam lagu “Need You Now”. Bisa tolong ceritakan bagaimana sampai bisa berkolaborasi dengannya?
Shane: Duet ini terjadi melalui label rekaman tempatku bernaung, yaitu Universal Music/MCA records. Pihak label memberikan kesempatan padaku untuk berduet dengan artis lokal dari Filipina dan setelah mendengar suara Sitti, aku setuju dan akhirnya kami berduet dalam “Need You Now” dan aku menyukainya.

CD: Apakah kamu merencanakan untuk menambahkan versi duet ini ke dalam albummu?
Shane: Lagu “Need You Now” versi duet ini sudah bisa dinikmati di iTunes, Spotify maupun platform streaming lainnya. Aku berharap untuk berikutnya aku bisa berduet dengan artis Indonesia.

CD: Apakah ada artis Indonesia yang sudah kamu incar untuk berduet?
Shane: Dari pihak label sebenarnya sudah memberikan beberapa pilihan kepadaku. Siapa menurutmu yang bisa aku ajak berduet?

CD: Tahun lalu aku sempat melihatmu berduet secara spontan dengan Judika dalam sebuah acara talent show di sebuah stasiun TV. Menurutku itu bagus.
Shane: Oh ya, aku ingat. Aku juga belum tahu saat ini dengan siapa aku bakal berduet lagi. Tapi jika ada proyek duet lagi semoga itu segera terlaksana di sini.

CD: Selama solo-kariermu dari album pertama sampai album ketiga ini, apakah ada lagu yang sangat kamu sukai untuk dibawakan dalam setiap konser?
Shane: Ada banyak lagu favoritku dari albumku tapi aku sangat suka menyanyikan “About You’ dari album pertamaku. Para fans sangat menyukainya. Untuk album yang ketiga ini ada banyak lagu favorit; Heaven – Bryan Adams, Eternal Flame- The Bangles, I Can’t Make You Love Me-Bonnie Raitt, This I Promise You-‘NSYNC dan akhirmnya lagu Beautiful In White masuk dalam album “Love Always” setelah selama ini hanya ada di YouTube. Aku membuat versi yang lebih baru untuk album ini.

CD: Lagu “Beautiful In White” itu semacam lagu wajib untuk setiap acara pernikahan di Surabaya.
Shane: Aku tahu bahkan bukan hanya di Surabaya, di Asia, Irlandia sendiri juga. Karena lagu ini begitu banyak yang suka, maka aku pikir itu harus direkam dalam albumku kali ini. Lagu yang sangat sempurna untuk “Love Always”.

CD: Kamu punya banyak lagu bertempo balada dalam setiap albummu. Apakah ada kemungkinan merekam lagu dance-music atau lainnya selain balada?
Shane: Iya, kali ini albumku berisi kumpulan lagu-lagu cinta. Tapi aku juga ingin merekam dance-music berkolaborasi dengan DJ suatu hari. Yang dibutuhkan adalah lagu dan waktu yang tepat.

CD: Adakah DJ favorit yang sudah kamu akan diajak berkolaborasi?
Shane: Aku tak punya DJ favorit. Hanya soal lagu dan waktu saja, untuk DJ bisa saja dari seorang yang belum terkenal atau siapa saja.

CD: Bagaimana kamu menjaga dan merawat suaramu setiap saat?
Shane: Aku banyak istirahat dan tidur terutama untuk saat-saat sedang banyak acara seperti ini. Tidur bisa sangat penting untuk suara bagi seorang penyanyi. Aku tidak berpesta, bahkan tidak minum dan tidak keluar malam kecuali untuk minum wine ketika ada acara dinner. Ketika sedang dalam tur album seperti ini, aku mencoba fokus pada kesehatanku. Aku pergi ke gym, istirahat supaya selalu sehat dan bugar. Kalau kita sehat maka suara kita pun sehat. Aku memperhatikan soal makanan.

CD: Apakah ada makanan dan pantangan tertentu mungkin?
Shane: Tidak juga, aku makan makanan sehat saja. Aku bukan crazy-healthy soal makanan. Makananku seperti biasa omelette, bubur, buah-buahan pada saat sarapan dan juga bebek-goreng sebagai menu utamanya, hahaha… Aku sangat suka mencoba menu-menu makan lokal dari setiap negara yang aku kunjungi supaya bisa kuceritakan kepada keluargaku untuk bisa mencicipinya suatu hari nanti. Dulu aku takut untuk mencoba macam-macam menu pada saat tur seperti ini. Seringnya hanya makan menu steak atau ayam saja. Sekarang aku lebih tertarik dan mencoba banyak makanan baru, ada yang aku suka dan tidak. Ini soal mencoba hal baru bagiku dan menu-menu makanan Indonesia sungguh aku suka, terutama nasi goreng.

CD: Ketika sedang bersantai atau traveling, suka mendengarkan musik siapa saat ini?
Shane: Saat sedang santai atau libur, aku tak punya banyak waktu untuk mendengarkan musik karena pasti lebih sibuk dengan keluarga dan anakku. Anak-anakku banyak mendengarkan musik. Saat di mobil dalam perjalanan, merekalah DJ-nya. Kalau saat traveling, aku sering mendegarkan lagu-lagu yang sedang hits dan saat ini aku juga mendengarkan musik dari Charlie Puth, lagu-lagu dari album terbaru Justin Timberlake dan lain-lain. Anak-anakku sedang belajar menguasai alat musik saat ini, hal yang seharusnya aku lakukan sejak dulu. Keluargaku sangat suka musik, jadi aku pastikan anak-anakku belajar musik juga.

Terima kasih kepada Universal Music Indonesia dan LCR Enterprise.

Simak video interviewnya disini:

Interview by: Bayu Werdiyanto
Video edit by: Dundhee Yuwono
Cover Photo by: Hendy

CD Collector | Music freaks

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Artist Interviews | May 31, 2018 By

Exclusive Interview with HRVY: dari “Hasta Luego” sampai Insiden Warna Rambut

Artist Interviews | May 4, 2018 By

CreativeDisc Exclusive Interview With Jax Jones: Siap Rilis Single Baru Bersama Ellie Goulding

Artist Interviews | May 2, 2018 By

CreativeDisc Exclusive Interview with Jonas – MEW: Aku Merasa Terhubung dengan Orang Indonesia