Quantcast

CreativeDisc Exclusive Interview with Jonas – MEW: Aku Merasa Terhubung dengan Orang Indonesia

By - 3 weeks ago in Artist Interviews

MEW bisa jadi adalah band yang sudah khatam dengan Indonesia. Mulai dari Surabaya, Jakarta, sampai Bali pernah disinggahi oleh band asal Denmark ini. Bulan Mei ini, MEW yang beranggotakan Jonas Bjerre (lead vocals), Johan Wohlert (bass) dan Silas Utke Graae Jørgensen (drums) ini akan kembali sambang ke Indonesia, yaitu ke StellarFest yang akan diadakan pada 9 Mei di Jakarta. Dan, Creativedisc mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai Jonas dari MEW beberapa waktu yang lalu. Ini dia obrolan Creativedisc bareng Jonas.

CD : Salam dari Surabaya Jonas! Mew dulu sempat main ke Surabaya tahun 2000an lalu. Ada rencana ga untuk kembali tampil di Surabaya?
Jonas : Yaaa… Um, banyak keinginan tapi belum ada rencana spesifik. Kalau ada kesempatan, aku bener-bener pengen kembali kesana. Aku tidak tahu, bagaimana sistemnya, tapi sepertinya kami harus menunggu seseorang mengundang kami kesana untuk tampil.

CD : Mew adalah salah satu band yang lumayan sering tampil di Indonesia. Apa sih yang benar-benar kamu suka dari Indonesia?
Jonas : Aku merasa sangat disambut disana. Dan, sejak pertama kali kami terbentuk sudah banyak orang-orang yang mendengarkan lagu-lagu kami. Itulah sebenarnya tujuan kami mendirikan band, kami sangat merasa disambut oleh orang-orang Indonesia. Aku suka dengan Indonesia, aku sering kesana untuk liburan. Aku suka makanannya, orang-orangnya. Aku sangat merasa adanya kehangatan dan cara mereka menyambutku, seolah aku mempunyai koneksi dengan orang-orang itu. Aku juga menyukai musik tradisional dari Indonesia, aku suka gamelan. Beberapa kali aku melihat show itu, dan aku juga menyukai alamnya yang Indah.

CD : Di bulan Mei nanti, kalian akan kembali ke Indonesia untuk tampil di StellarFest. Apa nih yang bisa kita harapkan dari penampilan Mew nanti?
Jonas : Well, tour terakhir yang kami jalani, kami tidak sempat tampil di Jakarta. Kami hanya mampir ke Bali. Jadi, Aku rasa nanti akan ada mix dari lagu-lagu baru di album baru kami, dan ada lagu lama kami di album Frengers karena album itu akan merayakan ulang tahunnya yang ke 15 di tahun ini.

CD : Bicara tentang LiveShow, apakah kalian selalu mempersiapkan sesuatu yang special saat tampil?
Jonas : Biasanya kalau menjalani tour. Kami akan memilih lagu-lagu apa saja yang akan kami bawakan nantinya. Tapi, tahun ini, kami banyak main di festival-festival musik, so, kami tentu sudah mempersiapkan sesuatu yang special. Aku tidak bisa memberitahukannya secara spesifik. Tapi, itu akan menjadi malam yang sangat istimewa baik untuk penonton ataupun kami.

CD : Jonas, di tahun 2017, Mew merilis Visual yang mempunyai cover yang keren. Siapa sih yang kepikiran untuk membuat itu?
Jonas : Well, animasi visual sudah menjadi bagian dari kami sejak kami menjalani tour pertama. Mereka sudah menemani kami, dan aku merasa kali ini kami ingin menuangkan hal itu secara lebih luas lagi. Dan, akhirnya aku merasa ingin menciptakan sedikit “universe” dengan visual yang diciptakan melalui video musik, sampai cover dari album ini. Walaupun agak terlihat sedikit psychedelic kurasa. Tapi, kami memang bereksperimen lagu-lagu kami sendiri, artwork juga kami ciptakan sendiri. Itulah kenapa album ini terasa bergitu personal. Dan, kami rasa itu adalah hal yang sangat baik untuk dilakukan saat itu, walau aku tak tahu apakah hal ini akan berubah nantinya.

CD : Dan ternyata, saat membuat album Visual ini, kalian juga sedang menjalani tour. Bagaimana cara kalian untuk membagi hal itu?
Jonas : Yeah, kami mendapatkan pengalaman yang menyenangkan saat plus minus tour. Dan, memang kami merasa saat menjalani tour ini, kami akan menghabiskan 4 tahun berikutnya untuk berkutat menciptakan album baru. Jadi, kami berpikir, kenapa kami tidak mencoba membuat album lebih cepat. Mencoba untuk lebih spontaneous dan intuitive, dan menjalani dengan energi yang kami dapatkan. Itu yang akhirnya memulai rencana kami. Kami sangat suka dengan hasil yang kami capai, dan kami menikmati saat itu. Aku rasa kami tidak akan melakukan hal itu lagi, tapi itu adalah cara yang oke untuk mengetahui kami bisa melakukan hal itu.

CD : Mew sudah ada di dunia musik lama sekali. Kalian memulai karier musik kalian sejak tahun 1995. Apa sih yang berubah dari dalam Mew sejak saat itu sampai sekarang?
Jonas : Well, memang ada beberapa perubahan personel. Kamu tahu, bassis kami akhirnya hengkang. Dan, memang ini adalah pengalaman yang luar biasa. Bersama dengan member yang lain. Memang banyak hal-hal terbaik yang kami lalui bersama, walau tak jarang ada juga pengalaman tidak menyenangkan di dalamnya. Tapi, kami sudah lama bersama-sama terus, dan itu sudah seperti bonding yang kuat. Aku sangat bangga dengan mereka, karena kami sudah melalui masa kreatif itu bersama. Dan, melihat, masih banyak orang yang menyukai apa yang kami lakukan, itu sangat menyenangkan.

CD : Pertanyaan terakhir dariku, ada pesan untuk fansmu dari Indonesia yang sudah mengikuti musik Mew dari awal sampai sekarang. Itu seperti perjalanan hidup mereka juga kan? Ada pesan ga untuk mereka?
Jonas : Yeah, aku ingin mengucapkan terima kasih untuk semua orang yang sudah membagi kehidupannya untuk bergabung dengan perjalanan dari kami. Terutama untuk Indonesian Frengers, terima kasih sudah membuat kami merasa diterima setiap kali kami tampil disana. Kami tidak sabar untuk kembali kesana lagi. Dan, kuberharap kami akan tetap bisa melakukan ini bersamamu di tahun-tahun yang akan datang.

Itu tadi adalah wawancara Creativedisc dengan Mew, terima kasih untuk Sony Music Indonesia karena sudah memberikan kesempatan untuk ngobrol dengan Jonas dari Mew.

Music Lover | UK | Random Guy who want to make everyone happy

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Artist Interviews | May 4, 2018 By

CreativeDisc Exclusive Interview With Jax Jones: Siap Rilis Single Baru Bersama Ellie Goulding

Artist Interviews | April 1, 2018 By

CreativeDisc Exclusive Interview With The Aces: Ciptakan Lagu Karena Patah Hati

Artist Interviews | March 25, 2018 By

CreativeDisc Exclusive Interview with Shane Filan: Fans adalah Segalanya