Quantcast

We The Fest 2018 Day 3, Hari Terakhir Penuh Kejutan Dari Presiden Jokowi Hingga Perayaan Ultah Mama Sza

By - 5 months ago in Concerts Review

Hari ke-tiga WTF memang jadi gong yang semakin menyemarakkan festival musik tahunan ini. Venue sudah mulai ramai sejak sore, dan beruntunglah mereka yang sudah datang dari sejak matahari masih bersinar karena sekali lagi, Bapak Presiden kita Joko Widodo hadir di We The Fest untuk yang ke-dua kalinya, terlihat penonton meringsek mendatangi beliau berlomba mendapatkan selfie.

Peristiwa epik ini terjadi saat Whiteshoes & The Couples Company tengah memainkan set-nya di WTF Stage. Penonton yang masih chill (mungkin mempersiapkan energi untuk nanti malam), kebanyakan tidak menyadari adanya kerumunan yang bergerak menuju area penonton di panggung utama. Hingga vokalis WATCC berujar: “Selamat datang Bapak Presiden Republik Indonesia” dan seketika penonton berbondong-bondong mendekat ke arah Jokowi yang menonton ditemani oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf dan pengamat musik Adib Hidayat. Sekitar 15 menit Pak Jokowi menonton penampilan WATCC, ia kemudian berjalan menuju THIS IS BANANAS STAGE di mana KimoKal sedang tampil.

Berbeda dengan hari sebelumnya yang kebanyakan penonton didominasi oleh kaum abege, hari ke-tiga WTF justru terlihat banyak om-tante gaul. Entah mungkin karena ada penampilan Padi Reborn di panggung WTF yang berhasil menyedot sebagian besar penonton untuk berdiri berdesakan di sana. Padi Reborn memang tak pernah ada habisnya, meski membawakan lagu-lagu lama seperti Semua Tak Sama, Mahadewi, Sobat, Seperti Kekasihku diikuti dengan bernyanyinya sebagian besar penonton. Salah satu kejutan yang diberikan Padi Reborn adalah mereka membawakan lagu “The Nights” sebagai tribute untuk musisi internasional yang baru saja meninggal tahun ini yakni Avicii.

Sementara WTF Stage ramai dengan mix penonton lintas usia, generasi 90an dan millenials, nampaknya kaum millenials memadati Another Stage yang kala itu Pee Wee Gaskin membuka penampilannya dengan lagu ‘You and I Going South’. Di tengah penampilannya sayup-sayup terdengar lagu Padi yang sedang tampil di panggung sebelah, seraya Dochi pun berkata “Eh ada Padi, nonton Padi aja yuk, sebenernya kita tadinya mau bawain lagu Padi juga lho”. Hal ini pun menjadi pengantar dimana Pee We Gaskin baru saja mengeluarkan EP yaitu ‘Salute to 90s’ yang mereka dedikasikan untuk musisi tahun 90an. Sehabis itu, Dochi cs pun menyanyikan lagu “wrong” yang ternyata lagu ‘Salah’ dari potret. Ada hal menarik dari penampilan Pee Wee Gaskin kala itu karena mereka mengajak Iqbaal Ramadhan, pemeran Dilan itu untuk ikut memeriahkan penampilan mereka. Iqbaal dengan piawai dan terlihat menikmati bermain bas gitar dalam single ‘Fluktuasi Glukosa’. Pee Wee Gaskin pun menutup penampilannya dengan lagu ‘Dari Mata Sang Garuda’

Usai Padi Reborn, panggung WTF langsung dihentak oleh penampilan epic dari The Neighbourhood. Jesse sang vokalis tampil topless malam itu. Gayanya yang slaaayy abis bisa membuat siapapun yang menontonnya bersorak bahagia. Mereka membawakan lagu-lagu hits seperti ‘Daddy Issues’, ‘Sweater Weather’, dan ‘RIP 2 My Youth’. Selain itu, mereka sangat full powered membawakan lagu ‘24/7’, ‘Cry Baby’, dan ‘Afraid’. The Neighbourhood menutup penampilannya di panggung utama dengan lagu ‘Stuck With Me’.

Bersamaan dengan The Neighborhood, This Stage is Banana pun mulai dipadati penonton yang menunggu penampilan Dipha Barus. Tepat pukul 20:05 Dipha Barus membuka penampilannya dengan ‘Bossa Nova Civic Club’ yang langsung disambut dengan meriah. Di tengah penampilanya Dipha Barus memberikan teaser tentang kolaborasinya dengan Raisa. Ya, namanya juga teaser, kala itu Dipha Barus hanya memperdengarkan intronya saja dan seraya berkata “Lagunya belum keluar. Jadi gak sampai habis”. Usai itu penonton pun kembali dibuat ber-party ria dengan racikan lagu masa kini sampai lagu jadul seperti ‘Seberkas Cahaya’ dari Nike Ardila. Penampilan Dipha Barus pun ditutup dengan ‘All Good’ bersama Nadin.

Di panggung lain, band muda asal Kuala Lumpur – Malaysia, Midnight Fusic, tampil untuk pertama kalinya di Indonesia dalam sebuah festival musik. Arif, Adrian, Muaz, dan Firdaus yang baru saja merilis EP pertama mereka: When Love Was Around, begitu antusias menyapa para penonton. Pasalnya, EP perdana mereka di bawah Sony Music Indonesia ini pun dikerjakan di Jakarta dengan dibantu musisi lokal: Pijar. Selain membawakan lagu-lagu baru mereka, Midnight Fusic juga mengajak penonton bernostalgia dengan menyanyikan lagu “Junk of The Heart (Happy)” dari band The Kooks yang tahun lalu menjadi headliner We The Fest 2017. Midnight Fusic menutup penampilannya dengan hits “Lovesick” yang begitu dinikmati penonton karena mereka membawakannya dengan sangat interaktif.

Kembali ke WTF Stage setelah menampilkan Vince Staples, penonton sudah bersiap menunggu penampilan dari Miguel. Lagu ‘The Thrill’ menjadi lagu pembuka kala itu yang langsung disambut penuh semangat dari penonton yang sudah gak sabar melihat penampilannya. Penampilan Miguel pun semakin hot ketika lagu ‘Drugs’ mulai dinyanyikan, penonton pun langsung bernyanyi bersama dengan penuh semangat. Disela-sela penampilannya, Miguel penyisipkan pesan orang tuanya yang mengatakan bahwa kita harus jadi apa yang kita mau dan gak masalah buat jadi tidak normal. Cool!! Penampilan Miguel pun ditutup dengan ‘Pineapple Skies’.

Malam semakin larut tapi semangat di We The Fest 2018 kayanya gak larut-larut. Nampaknya SZA yang menjadi gong pada hari ke-3 WTF 2018 mampu membuat penonton bahwa besok itu Senin. Nyatanya, WTF Stage tampak penuh dengan mereka yang menunggu penampilan SZA. 00:00 WIB SZA dengan balutan sari berwarna biru muncul di WTF Stage dengan lagu ‘Supermodel’ sontak penonton pun bersorak dan bernyanyi bersama. Usai SZA menyanyikan lagu ‘Go Gina’ Nampak beberapa penonton dibagian depan seperti mengucapkan ulang tahun untuk Ibu SZA yang ternyata berulang tahun pada hari itu. SZA pun memanggil Ibunya untuk naik ke atas panggung dan meminta penonton untuk menyanyikan lagu ‘Happy Birthday’. SZA tampil dengan sangat enerjik menyanyikan lagu-lagu hitsnya seperti ‘Love Galore’, ‘Normal Girl’ dan ‘Garden’ pastinya penonton pun gak kalah enerjiknya ya. Sebelum menyanyikan lagu terkahirnya SZA sempat bertanya kepada penonton hari apakah hari ini? Penonton pun menjawab “Monday” tapi bagi SZA setiap hari adalah Weekend, kemudian intro lagu ‘The Weekend’ pun terdengar. SZA menutup penampilannya dengan lagu ’20 Something’ dan usai pula gelaran We The Fest 2018.

Tentunya We The Fest 2018 menyimpan berbagai macam cerita menyenangkan bagi semua yang terlibat ya. So, kita tunggu nih We The Fest 2019 bakal seperti apa? So, see you next year, WTF!!

Teks by: Jeni, Gilang dan Retha
Photo by: Fraudy & Nareend for We The Fest

Personal Style Blogger, Avid Walker, Gigs Wanderer, Astrology Freak, Arians Multitasker.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Concerts Review | December 13, 2018 By

Kemeriahan DWPX Hari Kedua Bersama Showtek, Mura Masa dan Kungs

Concerts Review | November 17, 2018 By

Hari Ketiga Terakhir Neon Lights Festival Singapura, Tak Gentar Meski Diganggu Cuaca Buruk dan Delay Jadwal On Stage

Concerts Review | November 16, 2018 By

Neon Lights Festival 2018, Liarnya Line Up Hari Kedua Dari The Vaccines hingga Interpol