Quantcast

Konser Nostalgia 20 Tahun A1 Berkarya Sukses Digelar

By - 3 weeks ago in Concerts Review

Tak henti-hentinya Indonesia, khususnya Jakarta, kedatangan para musisi dunia untuk menggelar pertunjukannya. idak ketinggalan pula boy band (mungkin sekarang lebih pantas disebut man band) asal UK-Norwegia yang mulai mengguncang dunia musik internasional di akhir tahun 90an. Siapa lagi kalau bukan A1.

Yup, grup musik yang nge-hits dengan lagu-lagu seperti “Everytime”, “Like A Rose” dan “Caught In The Middle” ini menggelar konser di Jakarta pada 19 Oktober 2018. Terakhir kali mereka konser di Indonesia pada tahun 2012, bersama Blue dan juga Jeff Timmons (98 Degrees).

Konser kali ini yang di promotori oleh Full Color Entertainment menjadi sangat spesial dimana tahun ini menjadi perayaan 20 tahun A1 terbentuk dan berkarir di dunia musik. Tak hanya itu, Jakarta menjadi tempat pertama yang disinggahi sebagai kota pembuka rangkaian tur dunia bertajuk “20th Anniversary ‘Reunion’ Tour”.

Yang menambah keistimewaan tur kali ini adalah lengkapnya jumlah personil A1 seperti di awal karir mereka. Penyematan kata ‘Reunion’ di judul tur kali ini merupakan berita yang paling ditunggu-tunggu oleh para penggemar berat A1, dikarenakan Paul Marazzi, yang sempat keluar di tahun 2002, kembali bergabung bersama Ben Adams, Mark Read dan Christian Ingebrigtsen untuk tampil dan merilis musik terbaru mereka. Perayaan 20 tahun berkarya A1 diawali dengan perilisan single terbaru mereka yang berjudul “Armour”. Lagu tersebut sudah bisa di-stream melalui Spotify, Apple Music dan aplikasi musik lainnya.

Kembali ke konser anniversary yang digelar di Double Tree by Hilton Hotel itu, para personil A1 menyiapkan setlist lagu yang lumayan panjang yang disajikan untuk para fansnya di tanah air. Waktu 1,5 jam tidak terasa lama dengan diiringi berbagai hits yang pernah populer selama rentang waktu 20 tahun karir mereka.

Diawali dengan kemunculan satu per satu para personil sambil menyanyikan “Forever In Love” secara akapela, membuktikan kemampuan vokal Ben, Christian, Mark dan Paul terbukti masih sangat baik dan tidak kehilangan kharismanya. Disambung dengan rentetan hits “Same Old Brand New You”, “Be The First To Believe”, dan “Summertime of Our Lives”, A1 sukses menambah volume teriakan antusias para penonton yang mengawali kemeriahan malam itu.

Dari situ, hits demi hits ditampilkan dengan sempurna, mengenang kembali masa-masa kejayaan mereka di akhir 90an hingga awal 2000an. Tidak hanya kemampuan vokal yang masih terbilang mumpuni, kecakapan bermain alat musik yang ditunjukkan oleh Mark dan Christian pun membuat kagum penonton, sembari mengiringi lantunan hits seperti “One More Try”, “Make It Good” serta single teranyar mereka “Armour”.

“Don’t Wanna Lose You Again” yang diambil dari album “Waiting for Daylight” yang merupakan album pertama mereka dengan formasi 3 personil sepeninggal Paul, turut dibawakan. Dan kejutannya adalah Paul mengambil alih verse pertama saat menyanyikannya malam itu.

Ada hal yang menarik yang ditampilkan malam itu. A1 punya satu lagu medley yang mereka sebut “Songs We Never Did”, yang merupakan kumpulan lagu-lagu yang belum pernah mereka bawakan sama sekali di panggung manapun karena harus “mengalah” pada lagu-lagu yang lebih populer untuk mereka bawakan. Alhasil, “Here Comes the Rain”, “I’ll Take the Tears”, “Tomorrow” dan “Things We Never Did” ditampilkan bersama dengan beberapa lagu lainnya. Meski begitu, penonton gak tinggal diam loh. Koor penonton di medley tersebut tidak kalah antusiasnya dengan hits lainnya. Satu bukti bahwa musik A1 tetap terngiang-ngiang sampai sekarang.

Kejutan berikutnya datang saat mereka melantunkan “No More”. Koreografi yang ditampilkan merupakan koreografi yang persis sama dengan yang ada di video klipnya. Dan itu adalah kali pertama mereka menampilkan koreografi tersebut di sebuah konser.

Setelah hampir satu setengah jam, A1 menutup rangkaian penampilan mereka dengan beberapa hits mereka berturut-turut, yaitu “Everytime”, “Caught in the Middle” dan “One Last Song”. Namun tidak sampai disitu saja, karena beberapa saat setelah turun panggung, keempat personil A1 tersebut naik kembali ke atas panggung dengan berganti kostum, dan membawakan 4 lagu terakhir.

Lagu lawas berjudul “Stand By Me” milik Ben E. King dipilih untuk membuka encore, dan dibawakan dengan paduan harmoni yang membuai. Kemudian dilanjutkan dengan “Living The Dream”, dan “Like A Rose” yang memang ditunggu-tunggu dari awal oleh para penonton. Dan seakan ingin meninggalkan memori yang paling berkesan untuk para penggemarnya, A1 menampilkan lagu pamungkasnya yang sudah tidak asing lagi, “Take On Me”. Sontak, seisi ruangan pun turut bernyanyi dan bergoyang bersama A1. Sungguh sebuah penutup yang menyenangkan! Rangkaian penampilan yang sangat apik yang tentunya memberikan nostalgia sempurna bagi para generasi 90an maupun para penikmat musik era tersebut.

Happy 20th Anniversary to you! Long live and see you soon!

Setlist:
Forever In Love (acapella)
Same old brand new you
Be the first to believe
Summertime of our lives
One More Try
Make It Good
Ready Or Not
Walking In The Rain
Dont wanna lose you again
Heaven By Your Side
Medley: (songs we never did)
Here comes the rain – I’ll take the tears – Tomorrow – make it through the night – Hey You – when i’m missing you – the things we never did
Learn To Fly
No More
Armour
Everytime
Caught In The Middle
One Last Song

Encore:
Stand By Me
Living The Dream
Like A Rose
Take On Me

Photo: Budi Susanto

Life. Music. Love. Fashion. A mixture of saint & stallion.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Music News | November 13, 2018 By

LAUV Akan Hadir Kembali di Jakarta!

Music News | By

‘The Big Unknown’, Lagu Cinta Menyayat Hati Persembahan Sade

Concerts Review Reviews | By

Konser Penuh Cinta dan Kejutan dari “Yovie Widianto & His Friends”