Quantcast

CreativeDisc Berbincang Santai dengan Zak Abel

By - 1 month ago in Artist Interviews

Tanggal 25 Oktober lalu, Creativedisc menerima undangan dari Warner Music Indonesia untuk bertemu dengan musisi asal Inggris yang sedang naik daun bernama Zak David Zilesnick, atau yang lebih dikenal dengan nama Zak Abel. Penyanyi keturunan Moroko dan Inggris ini menyempatkan mampir ke Indonesia setelah sebelumnya mengadakan show di sebuah festival di Korea.

Di kunjungan pertamanya di Indonesia, tidak hanya bertemu dengan media untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan, tapi dia juga menyempatkan untuk membuat private showcase dengan membawakan 4 lagu hitsnya dari Love Song hingga Unstable. Sebelum memulai Interview, Zak bahkan sempat memamerkan kemampuannya berbahasa Indonesia. Dia menyebutkan kata-kata seperti “Terima Kasih”, “Apa Kabar?”, “Saya Baik Baik Saja”, hingga “Bagus” dengan fasih.

Zak Abel adalah musisi yang memulai kariernya sebagai pemain tenis meja. Setelah berkiprah di dunia tenis meja, dia akhirnya beralih profesi sebagai musisi karena dia merasa lebih menikmati menjadi musisi. Zak memulai kiprahnya di dunia music dengan muncul di salah satu lagu milik Gorgon City berjudul “Unmissable” dan kemudin merilis EP perdananya. Zak kemudian menjadi sangat dikenal karena lagunya yang berjudul “Unstable”. Bahkan, lagu ini menjadi lagu pertamanya yang menjadi hits baik di semua aplikasi musik streaming ataupun di Youtube.

Saat Creativedisc menanyakan apa harapan Zak 5 tahun dari sekarang, dia menjawab adanya keinginan untuk menjadi musisi yang sangat terkenal di dunia. Sekaligus dikenal sebagai salah satu pencipta lagu terkenal di dunia. Selain itu, Zak menceritakan juga keluh kesahnya sebagai seorang musisi. Saat dia dikontrak oleh label, dia harus menunggu selama kurang lebih 2 tahun untuk akhirnya bisa merilis single dan albumnya. Hal ini sempat membuatnya frustrasi, dan menurutnya, proses menunggu itulah yang akhirnya membentuk Zak seperti sekarang.

Zak tergolong musisi yang dapat menceritakan keluh kesahnya melalui lagu. Dia juga menceritakan kalau 2,5 tahun lalu adalah masa terberat dalam hidupnya. Dia mengalami anxiety yang membuatnya terpuruk. Beruntung, dia bercerita, saat itu dia dikelilingi oleh orang-orang yang dia cintai dan sahabat-sahabatnya, sehingga dia bisa bangkit lagi. Saat inipun, dia mempraktekkan mindfulness yang membantu dia untuk focus dalam satu hal dan dapat melawan rasa anxious yang dia miliki. Zak pun berpesan untuk fansnya di luar sana yang mengalami anxiety sama seperti yang pernah dia alami, untuk berusaha jujur dengan apa yang dirasakan dan mempraktekkan mindfulness yang dia lakukan. Dia juga mengatakan akan kembali ke Indonesia untuk membuat show yang sebenarnya untuk fansnya, dan dia tidak sabar untuk bisa kembali lagi ke Indonesia.

CD Collector | Music freaks

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Artist Interviews | November 25, 2018 By

CreativeDisc Interview With Moira & Nieman: Kami langsung ‘klik’ dalam membuat lagu

Creative Disc Exclusive Single | October 22, 2018 By

Creative Disc Exclusive Single: 22 Oct 2018

Artist Interviews | August 4, 2018 By

Exclusive Interview The Sam Willows di We The Fest 2018: Album Baru IKWB “I Know But Where” Berasa Lahiran Bayi