Quantcast

CreativeDisc Interview With Franz Ferdinand: Kami Terus Melampaui Batas

By - 3 weeks ago in Artist Interviews

Band asal Glasgow yang terdiri dari Alex Kapranos, Bob Hardy, Paul Thomson, Julian Corrie, dan Dino Bardot sudah mencuri perhatian para pendengarnya dari tahun 2004 lewat album perdananya “Franz Ferdinand” dan mereka kini akan kembali untuk menggelar konsernya di Indonesia, yaitu di Jakarta dan Bali. Siang hari tadi, sebelum konser di Jakarta akan digelar (30 Nov), CreativeDisc mendapatkan kesempatan untuk wawancara via telpon dengan sang basis Bob Hardy tentang album terbaru mereka “Always Ascending” dan bagaimana ia melihat Franz Ferdinand setelah berkarir selama hampir dari dua dekade.

CD: Kenapa kalian memilih Phillipe Zdar (Phoenix, The Rapture, Cassius, OneRepublic, Cut Copy) sebagai produser di album baru kalian berjudul “Always Ascending”?

Bob Hardy: Ketika kami mau mulai mengerjakan album baru kami ingin musik kami bisa dimainkan ke lantai dansa tetapi bukan hanya itu saja kami juga ingin membawakan suasana lantai dansa ketika kami memainkan lagunya secara live band.
Kami dan perusahaan rekaman kami mencari produser yang tepat untuk membawakan visi tersebut dan bertemulah kami dengan Phillipe Zdar yang merupakan salah satu nama terdepan dalam kancah French House. Kami sangat suka dengan musik French house macam Daft Punk sehingga kami langsung nyambung bekerja bersama Zdar.

CD: Album baru kalian “Always Ascending” merupakan sebuah album yang dipenuhi dengan lagu bernuansa disko tapi juga penuh dengan rasa melankolis dimana hampir semua lagunya bertempo sedang bahkan pelan. Bagaimana sebenarnya konsep album baru kalian ini?

Bob Hardy: Album ini bertemakan “melancholy dance music”. Lagu yang ada di dalam album ini banyak menceritakan tentang suasana patah hati dan segala hal yang berbau melankolis dan kesenduan.
Tantangan terbesar kami ketika membuat album ini adalah bagaimana caranya kita memainkan lagu-lagu mellow dan melankolis tapi bisa menghentak dan membuat orang bergoyang di lantai dansa. Kami juga ingin membuat sebuah album yang terus menarik dalam jangka panjang. Bagi kami “Always Ascending” adalah sebuah album dimana kami terus melampaui batasan yang ada, kami terus mendorong diri kami sendiri sehingga mendapatkan sound yang maksimal dan sesuai dengan apa yang kami inginkan.

CD: Lagu “Always Ascending” merupakan salah satu lagu yang terbaik di album baru kalian apalagi ketika kalian bernyanyi “Bring me a cup, bring me a water” yang menurut saya lucu. Sebenarnya “Always Ascending” bercerita soal apa?

Bob Hardy: “Always Ascending” sendiri bercerita tentang tahap party seseorang. Di awal lagu kami memainkan nada yang pelan dan berkata “let go” di akhir pertanda bahwa orang tersebut ingin melepaskan kegundahannya dan bersenang-senang lalu tempo lagu semakin cepat tanda orang tersebut sedang pesta dan sedang tinggi. Soal “bring me a cup, bring me a water” sebenarnya mewakili ketika seseorang tengah mabuk dan meminta seseorang membawakan segelas alkohol lagi dan air.

CD: Di setiap album, sound kalian selalu konsisten dan tidak berubah secara drastis seperti kebanyakan band lainnnya. Bagaimana kalian menjaga konsistensi tersebut?

Bob Hardy: Pada dasarnya kami membuat musik tidak mengikuti arus dan mengikuti apa yang sedang keren dan fashionable pada saat itu. Kami pertama kali muncul sebagai guitar band yang ingin membuat orang bergoyang dan kami menjaga hal tersebut sampai sekarang sehingga kami tidak pernah terlalu mengikuti apa yang pasar inginkan.

CD: Beberapa dari kalian akan mau masuk ke usia 40-an. Apakah pada umur-umur seperti ini ada perubahan pada diri kalian atau bagaimana cara kalian melihat Franz Ferdinand?

Bob Hardy: Tidak ada yang berubah dari diri saya dan band, semuanya masih sama ketika saya berumur 28 tahun dan 38 tahun seperti sekarang. Kalau misalnya ada yang berubah di Franz Ferdinand paling hanya kemampuan musik yang terus meningkat dan kami menjadi semakin nyaman sebagai sebuah band.

CD: Kalian sudah pernah berkolaborasi dengan Sparks dan menciptakan FFS. Apakah kalian ada rencana untuk berkolaborasi kembali dengan sesama musisi atau artis?

Bob Hardy: Sampai sekarang belum ada rencana untuk ke sana. Sekarang kami ingin fokus untuk memainkan musik kami sendiri karena kami sangat menikmati masa sekarang sebagai sebuah band tersendiri.

CD: Sebutin 5 hal yang kami tidak tahu tentang Franz Ferdinand?

Bob Hardy: Wah karena internet sudah semakin kencang rasa-rasanya semua orang sudah tahu tentang saya dan Franz Ferdinand hahahaha. Palingan drummer kami (Paul) dulunya seorang gitaris dan kadang-kadang memainkan bagian gitar pada album kami.

Teks & Interview by: Luthfi Suryanda

Lahir bersama Britpop, besar bersama Evangelion dan pop kultur

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Concerts Review | December 3, 2018 By

Berteman Bersama Franz Ferdinand Pada Malam Sabtu

Music News | November 27, 2018 By

Franz Ferdinand Guncang Jakarta & Bali Weekend Ini!

Music News | September 10, 2018 By

Franz Ferdinand Bakal Hadir Kembali Untuk Konser di Jakarta dan Bali