Quantcast

Album of the Day: Clean Bandit – What Is Love?

By - 2 weeks ago in Album of The Day

Atlantic Records

Meski kini hanya bertiga – Grace Chatto, Jack Patterson dan Luke Patterson – sepeninggal sang pemain biola Neil Amin-Smith di tahun 2016, bukan berarti Clean Bandit kehilangan semangat. Bahkan mereka rajin merilis single demi single yang sukses menjadi hits di mana-mana. Hanya saja, muncul pertanyaan, kapan album susulan untuk debut mereka, “New Eyes” (2014) menyusul?

Ternyata memang butuh empat tahun dan barisan single hits tadi untuk kemudian hadir sang sophomore yang diberi tajuk “What Is Love?” ini. Dan tidak usah heran jika materi album memang sangat berlimpah, mengingat pasca “New Eyes”, Clean Bandit memang merilis lagu dengan frekuensi yang cukup kerap.

Dan mereka cermat karena mengundang nama-nama yang tengah beken di industri musik pop masa kini untuk menjadi tandem alias pengisi vokal lagu-lagu tersebut, sehingga meski jeda antara satu album dengan yang lainnya cukup panjang, namun Clean Bandit tetap mampu menjaga eksistensi dan mempertahankan antusiasme akan musikalitas mereka.

Tidak heran jika “What Is Love?” dibuka Clean Bandit dengan ‘Symphony’ yang menampilkan Zara Larsson. Selain tercatat sebagai #1 mereka lainnya, lagu melankolis ini memang sangat kuat dalam memberi impresi kepada pendengarnya. Sekali lagi Clean Bandit memerlihatkan kemahiran dalam meramu melodi manis dalam balutan dance yang catchy.

Tentu saja album menyertakan ‘Rockabye’ yang boleh dikatakan mengangkat nama Clean Bandi ke level berikutnya. Bahkan ini menjadi single top 10 Billboard Hot 100 kedua mereka, selepas ‘Rather Be’ di tahun 2014 lalu. Boleh dikatakan trend irama Latin yang kini bergelora dicetuskan salah satunya oleh kesuksesan lagu yang diback-up oleh Anne-Marie dan Sean Paul ini.

Dengan sukses ‘Rockabye’, dan irama Latin yang kini mendominasi, jelas Clean Bandit tidak ingin melewatkan momentumnya begitu saja, sehingga tidak heran jika album memiliki banyak track yang diarsir dengan warna sejenis.

Kita bisa menemukan ‘Solo’ misalnya, track hits lain, di mana Demi Lovato bernyanyi secara playful tentang, ahem, masturbasi. Lantas yang paling mutakhir, ‘Baby’, yang mengajak Marina and the Diamonds untuk bernyanyi bersama sang hitmaker ‘Despacito’, Luis Fonsi. Menariknya ketimbang sebagai banger, Clean Bandit lebih memilih untuk menghadirkan ‘Baby’ dalam romantisme ala ‘Symphony’, meski tentunya tak melupakan drop di paruh lagu sebagai penanda jika ia tetaplah sebagai sebuah lagu dance.

Track dancehall beraroma Karibia ringan dihadirkan dalam ‘We Were Just Kids’ di mana Craig David dab Kirsten Joy dipadankan sebagai rekan duet. Meski begitu Clean Bandit memastikan pop melankolis tetap dikedepankan oleh lagunya. Begitu juga saat Rita Ora diundang untuk membawakan ‘Nowhere’ yang memiliki pendekatan setipe.

Menilik beberapa track dalam “What Is Love?”, rasa-raanya formula yang disajikan Clean Bandit bisa dikategorikan dalam tipe-tipe seperti, Latin, pop-melankolis, pop-dance atau perpaduan salah dua atau malah ketiganya.

Dengan demikian “What Is Love?” memang lebih total dalam mengangkat nuansa dance tadi dibandingkan album debut mereka, yang boleh dikatakan meski juga kental dengan dance, namun sejatinya dalam alur pop-electronic yang lebih kental.

Tapi tak mengapa, karena Clean Bandit harus diakui memang piawai dalam memformulasi lagu-lagu dance yang seru untuk disimak. Latin yang disajikan di banyak lagu tidak terdengar seragam, karena mereka mampu mengemas dalam tone dan pendekatan yang cukup berbeda antara satu lagu dengan lagu lain, sehingga tidak menjadi monoton.

Nilai lebih lain dari album ini adalah hadirnya banyak nama paten yang membantu. Selain yang sudah disebut di atas, jangan lewatkan kolaborasi antara Clean Bandit bersama Ellie Goulding dalam ‘Mama’, yang rasa-rasanya memang sudah ditunggu-tunggu. Sekali lagi Latin menjadi andalan, lengkap dengan denting gitar Spanyol di latar, sementara dancehall menjadi warna utama lagu. Yang menarik, Clean Bandit juga memasukkan pendekatan pop-dance lawas mereka di dalamnya, sehingga boleh dikatakan ‘Mama’ adalah highlight untuk menggambarkan album secara keseluruhan.

Track-track bonus untuk edisi deluxe juga sayang untuk dilewatkan. Selain menyisipkan ‘Tears’ bersama Louisa Johnson, seksi ini juga menghadirkan kejutan lain di mana Clean Bandit mengundang Charli XCX untuk membantu dalam ‘Playboy Style’ yang seru. Sementara dua track lain, ’24 Hours’ dan ‘Beautiful’, pun masih mengedepankan Latin sebagai cita rasanya.

Dipastikan “What Is Love?” adalah sebuah album pop-dance yang menghibur. Setiap lagu memang diniatkan untuk menjadi anthem yang bisa dinikmati secara… solo, serta menjadi teman di lantai dansa. Kemampuan Clean Bandit tidak usah diragukan lagi dalam mengemas lagu-lagu dengan formula pop yang memiliki potensi untuk menjadi calon hits berikutnya.

Mungkin yang menjadi masalah adalah album terdengar lebih condong sebagai sebuah playlist, ketimbang album utuh sebagaimana pendahulu mereka, “New Eyes”. Jika album tersebut kaya dengan sound yang memaparkan konsep Clean Bandit sebagai musisi eklektis, organis meski bermodalkan musik mesin. Maka “What Is Love?” terdengar jenerik dan steril di beberapa bagian.

Quite problematic for an album as fun as “What Is Love?”, actually. Tapi pilihan memang ada di pendengarnya dan Clean Bandit sepertinya sadar untuk itu, meski harus mengorbankan sisi idealisme dan artistik mereka.

Official Website

TRACKLIST

1. “Symphony” (featuring Zara Larsson) 3:32
2. “Baby” (featuring Marina and Luis Fonsi) 3:25
3. “Solo” (featuring Demi Lovato) 3:43
4. “Rockabye” (featuring Sean Paul and Anne-Marie) 4:10
5. “Mama” (featuring Ellie Goulding) 3:09
6. “Should’ve Known Better” (featuring Anne-Marie) 3:35
7. “Out at Night” (featuring Kyle and Big Boi) 3:54
8. “Last Goodbye” (featuring Tove Styrke and Stefflon Don) 3:19
9. “We Were Just Kids” (featuring Craig David and Kirsten Joy) 3:29
10. “Nowhere” (featuring Rita Ora and Kyle) 3:46
11. “I Miss You” (featuring Julia Michaels) 3:25
12. “In Us I Believe” (featuring Alma) 3:27

Deluxe Edition Bonus Tracks
13. “24 Hours” (featuring Yasmin Green) 3:02
14. “Playboy Style” (featuring Charli XCX and Bhad Bhabie) 3:40
15. “Beautiful” (featuring Davido and Love Ssega) 3:44
16. “Tears” (featuring Louisa Johnson) 3:45

Love Film. Love Books. Love Music. And Everything in Between.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Music News | December 18, 2018 By

Nicki Minaj Meminta Fans Untuk Lebih Berempati Kepada Pete Davidson

Music News | By

Album Posthumous XXXTENTACION, “Skins”, Sukses Juarai Billboard 200

Music News | By

“Bohemian Rhapsody” Adalah Film Biografi Musik Terlaris Sepanjang Masa