<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Creative Disc - Music Weblog &#187; Album of The Day</title>
	<atom:link href="http://creativedisc.com/category/reviews/album-of-the-day/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://creativedisc.com</link>
	<description>Creativedisc.com adalah sebuah music weblog yang ditujukan Khusus untuk mereview Top 40 Chart Radio2 di Indonesia, Single dan Album mancanegara berikut berita tentang musisi &#38; musik Internasional yg terbaru. Tak ketinggalan ada Quiz yang berhadiah CD untuk tiap bulannya dengan dukungan dari pihak Label (Recording Company).</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 02:49:11 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Album of The Day: Kasabian &#8211; Velociraptor!</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-kasabian-velociraptor/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-kasabian-velociraptor/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 17:15:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album of The Day]]></category>
		<category><![CDATA[haris]]></category>
		<category><![CDATA[kasabian]]></category>
		<category><![CDATA[Sony Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22517</guid>
		<description><![CDATA[Kasabian hadir lagi dalam album keempat mereka dengan materi yang gak galah seeru dengan album-album terdahulu. Simak saja Velociraptor! yang kental dengan nuansa Brit-Pop ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/b/bb/Velociraptor%21.jpg/220px-Velociraptor%21.jpg" alt="" /><strong>Released by: Sony Music Indonesia</strong></p>
<p style="text-align: justify">Days are Forgotten menjadi single pertama yang diperkenalkan band asal Inggris, <strong>Kasabian</strong>, untuk album keempat mereka, <strong>Velociraptor!</strong>. Dibuka dengan beat berderap ala musik Hip Hop, single ini seolah-olah memberi petunjuk jika Kasabian akan mencoba warna baru dalam album terbaru mereka. Setelah mendengar Velociraptor!, kesan tersebut tidak sepenuhnya salah, namun juga tidak berarti benar. Jangan pusing dulu. Velociraptor! berbeda karena mempersembahkan banyak elemen baru dalam materi mereka namun tidak benar-benar melenceng dari pakem Kasabian yang kita kenal.</p>
<p style="text-align: justify">Dalam sejarah panjang band-band Inggris, selalu terselip nama-nama paten yang bahkan masih dikenang sampai sekarang. Kasabian mungkin masih perlu waktu yang lebih panjang untuk membuktikan eksistensi mereka, namun sebagai salah satu nama mapan saat ini, jelas ekspektasi yang besar terhadap mereka menjadi sulit dhindarkan. Namun dengan Velociraptor! tampaknya Kasabian tidak ingin memiliki pretensi untuk membuktikan apa-apa. Tampaknya album ini adalah sebuah surat cinta kepada kejayaan music rock itu sendiri, yang coba diungkit dengan mengandalkan ciri khas mereka.</p>
<p style="text-align: justify">Indikasi tersebut sudah ditunjukkan melalui track pembuka, Let&#8217;s Roll Just Like We Used To, sebuah ode kepada rock n roll klasik periode dekade 60-an, yang mengadopsi kesan psikadelik yang lekat dengan era tersebut, sehingga memiliki kesan megah dan melodramatis, seolah-olah lagu tersebut adalah soundtrack sebuah film agen rahasia 007.  Atau coba simak Velociraptor! yang hadir dalam semangat punk yang memulai kejayaan di dekade 70-an. Semangat synth pop yang beken di tahun 80-an kemudian dihadirkan dalam I Hear Voices. Dalam dekade 90-an, kali ini Kasabian hadir dalam semangat alternative rock yang penuh dalam Re-Wire. Sementara itu trend industrial yang dulu sempat merambah akhir 90-an menjadi semangat dalam Switchblade Smiles.</p>
<p style="text-align: justify">Akan tetapi kekuatan Velociraptor! bukan hanya itu. Kasabian kita kenal karena kekuatan penulis lagu mereka, baik dari lirik maupun notasi. Sebagaimana umumnya band-band yang kita kenal sebagai bagian dari Brit-Pop, ada yang khas dengan lagu-lagu mereka. Melodi yang cantik berpadu dengan vokal khas Inggris yang kemudian melebur dalam lagu yang sangat renyah untuk disimak. Album ini masih banyak menyimpan materi seperti itu. Contoh saja Goodbye Kiss yang manis dan mengalun romantis. La Fée Verte (The Green Fairy) mungkin terdengar <em>gloomy</em> dan <em>edgy</em> namun sulit untuk tidak larut di dalamnya. Kadar <em>gloomy</em>yang lebih cerah ada di Man of Simple Pleasures yang sedikit mengingatkan akan Bluer di awalk karir mereka. Sebagai penutup, ada Neon Neon yang berjalan lirih dan mengawang, namun terdengar sempurna sebagai finale untuk album ini.</p>
<p style="text-align: justify">Setiap lagu yang terdapat di dalam Velociraptor! dibangun berdasarkan melodi yang sederhana namun memiliki chrous yang memikat dalam skala yang epik yang tampaknya dibangun untuk menggiring lagu-lagu tersebut pada ekpektasi pendengarnya pada awalnya namun kemudian secara mengejutkan menampilan <em>twist-and-turn</em> yang seru di pertengahan lagu. Bagi sebagian orang, dengan mudah mereka akan mengkritisi album ini sebagai album yang terlalu terformulasi dan repititif, demi mengejar kesan ramah di kuping atau <em>catchy</em> (<em>for whatever that means</em>).</p>
<p style="text-align: justify">Namun Kasabian harus dipuji karena mampu menghadirkan materi yang sangat gampang dicerna tanpa harus menganaktirikan kualitas. Yep, setiap lagu yang terdapat di album ini dihadirkan dengan tata produksi yang matang. Dan dijamin, tidak ada lagu yang tidak nikmat untuk didengar. Toh sebuah album ujung-ujungnya mengejar afeksi dari pendengarnya, bukan? Jika itu tujuannya, maka Velociraptor! berhasil untuk itu.</p>
<p><a href="http://www.kasabian.co.uk/">Official Website</a></p>
<p>Rate this album: Note: There is a rating embedded within this post, please visit this post to rate it.</p>
<p><strong>(Haris / CreativeDisc Contributor)</strong></p>
<p><strong>TRACKLIST</strong><br />
1.	&#8220;Let&#8217;s Roll Just Like We Used To&#8221;  	4:47<br />
2.	&#8220;Days Are Forgotten&#8221;  	5:02<br />
3.	&#8220;Goodbye Kiss&#8221;  	4:04<br />
4.	&#8220;La Fée Verte (The Green Fairy)&#8221;  	5:47<br />
5.	&#8220;Velociraptor!&#8221;  	2:51<br />
6.	&#8220;Acid Turkish Bath (Shelter From the Storm)&#8221;  	6:01<br />
7.	&#8220;I Hear Voices&#8221;  	3:58<br />
8.	&#8220;Re-Wired&#8221;  	4:44<br />
9.	&#8220;Man of Simple Pleasures&#8221;  	3:51<br />
10.	&#8220;Switchblade Smiles&#8221;  	4:13<br />
11.	&#8220;Neon Noon&#8221;  	5:20</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-kasabian-velociraptor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Album of The Day: Four Year Strong &#8211; In Some Way, Shape or Form</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day-four-year-strong-in-some-way-shape-or-form/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day-four-year-strong-in-some-way-shape-or-form/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 17:25:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album of The Day]]></category>
		<category><![CDATA[Reviews]]></category>
		<category><![CDATA[four year strong]]></category>
		<category><![CDATA[haris]]></category>
		<category><![CDATA[Universal Music]]></category>
		<category><![CDATA[universal music indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22451</guid>
		<description><![CDATA[Album ke empat dan Four Year Strong masih dalam semangat tinggi dalam mempersembahkan pop-punk dalam visi mereka. Simak album terbaru mereka dalam In Some Way, Shape or Form]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/9/9a/FYS_ISWSOF.jpg/220px-FYS_ISWSOF.jpg" alt="" /><strong>Released by Universal Music Indonesia</strong></p>
<p style="text-align: justify">Semenjak terbentuk di tahun 2001, band pop-punk asal Amerika, <strong>Four Year Strong</strong>, rasanya cukup konsisten dengan genre yang dipilihnya. Begitu juga dengan album yang menjadi karya mereka. Ini terbukti dengan dirilisnya album ke empat mereka, <strong>In Some Way, Shape or Form</strong>. Dengan amunisi 12 lagu, album ini masih menampilkan kemampuan mereka dalam menyusun komposisi musik yang keras namun tetap melodik dan sangat mudah dinikmati. Jika kemudian ada yang menyebutkan <em>subgenre</em> yang dibawakan oleh Four Year Strong sebagai pop dalam balutan punk, mungkin tidak salahnya, akan tetapi semangat menggebu yang dibawa oleh Dan O&#8217;Connor, Alan Day, Joe Weiss dan Jake Massucco boleh mendapat apresiasi tersendiri.</p>
<p style="text-align: justify">Tentu saja sepanjang karir selama satu dekade mereja, tidak bisa dinafikan jika ada pergerakan yang cukup signifikan dalam balutan musik yang mereka usung. Demikian yang bisa kita simak saat mendengarkan album ini. Dengan mendengarkan Just Drive, yang merupakan single pertama untuk album ini, kita pun sadar jika Four Year Strong lagi-lagi memberi sentuhan melodik dalam musik mereka yang gahar. Lagu yang memiliki unsur rock yang tebal dengan riff gitar yang kasar serta tetabuhan drum yang enerjik. Sang vokalis, Dan O’Connor pun bernyanyi dengan semangat rock yang kental, dan tetap terdengar intens tanpa harus menggunakan teknik <em>growling</em>. Selain melodik, Just Drive juga terdengar cukup organis, karena kali ini Four Year Strong telah mengeliminir arsiran synth yang biasanya terdapat di musik mereka. Tentu saja ini juga disebabkan karena mereka telah ditinggal oleh kibordis mereka.</p>
<p style="text-align: justify">Dengan menjadikan Just Drive sebagai <em>teaser</em>, Four Year Strong mengindikasikan jika lagu-lagu yang gampang dicerna memang memenuhi album ini. Bagi yang familiar dengan band ini pasti menyadari jika ada peruban dalam gaya musik mereka. Unsur pop-punk tetap menjadi rumus utama, akan tetapi terlihat jika kumpulan ini lebih mengejar melodi yang cenderung <em>easy listening</em> dan menghindarkan aransemen yang ruwet. Coba saja simak The Security of the Familiar, the Tranquility of Repetition, Bring On The World, atau mungkin The Infected. Formula yang dipakai terasa terlalu familiar dan mungkin bahkan terdengar repetitif. Namun jangan kuatir, In Some Way, Shape or Form masih mempunyai materi yang sangat layak untuk disimak, seperti Fight The Future yang bergemuruh, Sweet Kerosene yang berderap atau Unbreakable yang  anthemik. Bahkan jika merindukan Four Year Strong dalam corak lama mereka, masih bisa menemukan di Fairweather Fan, yang intens dan gelap.</p>
<p style="text-align: justify">Mungkin bagi beberapa kalangan fans, album In Some Way, Shape or Form tidak terdengar seperti apa yang biasa mereka kenal. Bahkan nyaris mirip dengan banyak band-band sejenis yang ada, contohlah Sum 41, All American Rejects atau Fall Out Boy. Akan tetapi jangan langsung memberi cap jelek, karena pada dasarnya Four Year Strong masih bisa diandalkan dalam memberi kita pengalaman rock yang seru. Pilihan-pilihan lagunya mungkin tidak variatif akan tetapi kita masih bisa merasakan antusiasme dalam musik mereka. Bahkan, jika kita menilik lirik-lirik yang melekat di lagu-lagu yang terdapat di album ini, ada nuansa gelap dan juga emosinil dalam tema-temanya. Tentu ini menjadi catatan lebih, daripada sekedar menyanyikan tentang kemarahan atau jatuh cinta misalnya.</p>
<p style="text-align: justify">Mungkin ada alasan mengapa Pete Wentz dari Fall Out Boy menyukai hibrida hard core, pop, punk dan semangat indie Four Year Strong hingga mengajak mereka untuk bergabung ke dalam Decaydance Records. Jika kemudian ada yang menganggap masuknya Four Year Strong ke dalam label tersebut sama dengan hijrah ke ranah yang lebih <em>mainstream</em>, itu juga merupakan anggapan yang dapat ditolerir. Apa pun pilihan yang diambil oleh Four Year Strong, hal tersebut merupakan bagian dari perjalanan musikalitas mereka. Meski mungkin In Some Way, Shape or Form bukan merupakan album terbaik mereka, akan tetapi album ini tetap menarik untuk disimak. Urusan suka atau tidak, itu urusan pribadi masing-masing. Mengutip Dan O&#8217;Connor, &#8220;<em>This is what we do. Love us or hate us, we are Four Year Strong</em>.&#8221;</p>
<p><a href="http://fouryearstrongmusic.com/">Official Website</a></p>
<p>Rate this album: Note: There is a rating embedded within this post, please visit this post to rate it.</p>
<p>(Haris / CreativeDisc Contributor)</p>
<p><strong>TRACKLIST</strong><br />
1. 	&#8220;The Infected&#8221;   	3:17<br />
2. 	&#8220;The Security of the Familiar, the Tranquility of Repetition&#8221;   	3:28<br />
3. 	&#8220;Stuck in the Middle&#8221;   	3:42<br />
4. 	&#8220;Just Drive&#8221;   	3:32<br />
5. 	&#8220;Fairweather Fan&#8221;   	3:30<br />
6. 	&#8220;Sweet Kerosene&#8221;   	3:22<br />
7. 	&#8220;Falling on You&#8221;   	3:36<br />
8. 	&#8220;Heaven Wasn&#8217;t Built to Hold Me&#8221;   	3:06<br />
9. 	&#8220;Unbreakable&#8221;   	3:12<br />
10. 	&#8220;Bring on the World&#8221;   	3:12<br />
11. 	&#8220;Fight the Future&#8221;   	3:04<br />
12. 	&#8220;Only the Meek Get Pinched, the Bold Survive&#8221;   	3:51</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day-four-year-strong-in-some-way-shape-or-form/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Album of The Day: Mastodon &#8211; The Hunter</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-mastodon-the-hunter/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-mastodon-the-hunter/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 18:35:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album of The Day]]></category>
		<category><![CDATA[david dewata]]></category>
		<category><![CDATA[mastodon]]></category>
		<category><![CDATA[warner music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22440</guid>
		<description><![CDATA[Di album ke lima ini, Tory Sanders, dkk mengambil langkah berani untuk keluar dari zona nyaman mereka, bergeser dari jenis musik yang sudah akrab di telinga pendengar setia mereka. Dan The Hunter ini pun menunjukkan sebuah grup boleh saja menjadi progresif tanpa harus menempelkan label "prog" di tubuh mereka.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/2/28/Mastodon-The_Hunter.jpg/220px-Mastodon-The_Hunter.jpg" alt="" /><strong>Released by: Warner Music Indonesia</strong></p>
<p style="text-align: justify">Diproduseri Mike Elizondo yang sebelumnya dikenal sebagai produser bagi Maroon 5, Alanis Morissette, hingga Fiona Apple, album <strong>The Hunter</strong> milik <strong>Mastodon </strong>ini tersimak lebih groovy dibanding album sebelumnya, Crakck The Skye. Masih banyak mengumbar nada-nada gelap di beberapa lagu, namun mereka lebih tidak terlalu mengeksplorasi nada-nada eksperimental seperti karya-karya sebelumnya. Ini mungkin yang membuat telinga saya langsung masuk dengan olahan lagu-lagu di album ini.</p>
<p style="text-align: justify">Nomor-nomor seperti &#8216;Black Tounge&#8217; atau &#8216;Curl of the Burl&#8217; langsung masuk tanpa hambatan berarti. Terutama yang disebut terakhir, kental sekali irama groovy nan dinamis. Kemudian &#8216;The Hunter&#8217; yang cenderung psikedelik. Lagu -dan sekaligus kesulurhan album- ini didedikasikan kepada saudara Hinds yang meninggal ketika proses perekaman lagu ini.</p>
<p style="text-align: justify">Dan di album ini tidak hanya sekadar pertukaran vocal Brent Hinds dan Troy Sanders, Brann Dailor pun memulai debutnya sebagai vokalis utama via &#8216;Creature Lives&#8217; setelah sebelumnya lebih banyak membantu di sektor penulisan lirik. Sesuatu yang menjadi keunggulan group ini dengan stok tiga orang yang sanggup menjadi vokalis membuat album ini terdengar variatif<br />
.<br />
Memang tidak mudah &#8211; dan  penuh resiko &#8211; bagi sebuah group untuk keluar dari zona nyaman dan mengeksplorasi teritori baru. Mastodon termasuk yang bisa mengolah penjelajahan baru ini dengan sukses.</p>
<p><a href="http://www.mastodonrocks.com/">Official Website</a></p>
<p>Rate this album: Note: There is a rating embedded within this post, please visit this post to rate it.</p>
<p><strong>(David Dewata / Sound Up Magazine)</strong></p>
<p><strong>TRACKLIST</strong><br />
1. 	&#8220;Black Tongue&#8221;   	Sanders 	3:27<br />
2. 	&#8220;Curl of the Burl&#8221;   	Hinds, Sanders 	3:40<br />
3. 	&#8220;Blasteroid&#8221;   	Sanders, Hinds 	2:35<br />
4. 	&#8220;Stargasm&#8221;   	Sanders, Hinds 	4:39<br />
5. 	&#8220;Octopus Has No Friends&#8221;   	Dailor, Sanders 	3:48<br />
6. 	&#8220;All the Heavy Lifting&#8221;   	Sanders 	4:31<br />
7. 	&#8220;The Hunter&#8221;   	Hinds, Sanders 	5:17<br />
8. 	&#8220;Dry Bone Valley&#8221;   	Dailor, Sanders 	3:59<br />
9. 	&#8220;Thickening&#8221;   	Hinds, Sanders 	4:30<br />
10. 	&#8220;Creature Lives&#8221;   	Dailor 	4:41<br />
11. 	&#8220;Spectrelight&#8221; (feat. Scott Kelly[28]) 	Sanders, Kelly 	3:09<br />
12. 	&#8220;Bedazzled Fingernails&#8221;   	Sanders 	3:08<br />
13. 	&#8220;The Sparrow&#8221;   	Mastodon 	5:30</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-mastodon-the-hunter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Album of The Month: One Direction &#8211; Up All Night</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-month-one-direction-up-all-night/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-month-one-direction-up-all-night/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Feb 2012 17:07:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album of The Day]]></category>
		<category><![CDATA[ai hasibuan]]></category>
		<category><![CDATA[one direction]]></category>
		<category><![CDATA[Sony Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22446</guid>
		<description><![CDATA[Gather up, people! One Direction akan menguasai Indonesia dengan "Up All Night", debut album mereka yang mengajak kita untuk bersenang-senang!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/9/96/One_direction_up_all_night_albumcover.jpg/220px-One_direction_up_all_night_albumcover.jpg" alt="" /><strong>Released by: Sony Music Indonesia</strong></p>
<p style="text-align: justify">Dunia sepertinya merasa puas akan album perdana boyband <strong>One Direction </strong>ini. &#8220;<strong>Up All Night</strong>&#8221; diapresiasi dengan angka penjualan yang fantastis sehingga dalam waktu singkat mampu melahirkan sertifikat platinum di Inggris, Australia, dan Selandia Baru. Dan enggak menutup kemungkinan album ini juga akan bersinar di tanah air, mengingat antusiasme yang luar biasa saat single mereka hadir di negara kita. Tapi tak hanya itu, resepsi berbagai ulasan mengenai album ini pun menguatkan pandangan mengenai kepuasan global atas album yang berisi 13 track ini. Mau tau apa ramuan sukses One Direction dalam debut ini? Jawabannya adalah pondasi yang kuat.</p>
<p style="text-align: justify">Pondasi itu terbangun saat masing-masing Harry Styles, Liam Payne, Louis Tomlinson, Niall Horan, dan Zayn Malik dipersatukan dalam The X Factor. Mereka bekerja keras untuk bekerja sama dalam tim 1D, kemudian menyerahkan masa depan itu ke tangan dingin Simon Cowell yang punya visi menjadikan 5 cowok asal UK ini sebagai salah satu boyband terbaik di dunia. Dibentuklah tim yang terdiri dari orang-orang yang berkompeten di bidang musik pop untuk menggodok &#8220;Up All Night&#8221;. Orang-orang yang pernah sukses bersama Lady Gaga, Britney Spears, Pink, Jennifer Lopez, Beyoncé, dan Usher hadir dalam album ini. Mereka adalah RedOne, Rami Yacoub, Steve Mac, and Toby Gad, berikut Savan Kotecha, Kelly Clarkson, dan Steve Robson. Jadilah debut album mereka relevan untuk landscape musik pop masa kini, dan kepuasan global tadi tercipta.</p>
<p style="text-align: justify">&#8216;What Makes You Beautiful&#8217; dan &#8216;One Thing&#8217;, yang kedua adalah lagu karya Rami, Carl Falk, dan Savan punya kesamaan dalam hentakan beat pop rock-nya. Dan merujuk pada kesuksesan &#8216;What Makes You Beautiful&#8217;, harapan besar &#8216;One Thing&#8217; pun dapat tertular kesuksesan serupa. Karya lain dari Rami/Carl/Savan untuk album ini adalah &#8216;I Wish&#8217; yang lebih bentukan pop rock-nya lebih soft sehingga lagu terdengar lebih berdinamika. Tujuan yang ditetapkan supaya pendengar mendapat hiburan berupa keceriaan juga tertuang dalam track &#8216;Up All Night&#8217;, &#8216;Tell Me A Lie&#8217;, dan &#8216;Everything About You&#8217;. Ketika seseorang dalam 1D menyatakan bahwa album ini antemik, ketiga track tadi membuktikan perkataan tersebut. <em>Killer chorus, memorable beat, catchy hook, and inevitable to sing along.</em></p>
<p style="text-align: justify">Saat ada yang mempertanyakan tentang musikalitas 1D, ingatlah pada pondasi yang sudah saya ungkapkan tadi. Hal ini pasti sudah terpikirkan sebelumnya, sehingga variasi lagu dalam album ini ada, dan pandangan monoton terhadapnya tiada. Teenpop mungkin sajian utama, tapi masih ada track yang mature. &#8216;Gotta Be You&#8217;, &#8216;More Than This&#8217;, &#8216;Taken&#8217;, dan &#8216;Same Mistakes&#8217;. Trust me, you&#8217;ll love at least 2 of these 4 recommendations. Lagu-lagu ini juga menjadi alasan bahwa &#8220;Up All Night&#8221; juga diperuntukkan bagi pendengar yang lebih luas, tak terbatas pada kanak-kanak dan remaja (puteri). Dan, 2 dari 4 lagu di atas merupakan hasil karya Harry, Liam, Louis, Niall, dan Zayn yang ikut serta dalam penulisannya. <em>The more you know them the more you like them</em>, kan?!</p>
<p style="text-align: justify">Oh ya, hal lain yang yang bisa membuat kita tambah cinta sama 1D adalah keberadaan mereka di telinga saat posisi badan kita tengah berada di atas lantai dansa. &#8216;Save You Tonight&#8217; dan &#8216;Stole My Heart&#8217; sebagai 2 track penutup album ini. Meletakkan lagu-lagu semangat di bagian akhir album merupakan suatu tindakan pemancingan untuk kembali memutar album dari awal dan mendapatkan pengalaman ulang atas kepuasan global. Ah, pokoknya <em>ain&#8217;t no other direction that we follow but One Direction! So we can get up all day and all night with these boys!</em></p>
<p><a href="http://onedirectionmusic.com/">Official Website</a></p>
<p>Rate this album: Note: There is a rating embedded within this post, please visit this post to rate it.</p>
<p><strong>(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)</strong></p>
<p><strong>TRACKLIST</strong><br />
1.     &#8220;What Makes You Beautiful&#8221;       Rami Yacoub, Carl Falk, Savan Kotecha     Rami Yacoub, Carl Falk     3:18<br />
2.     &#8220;Gotta Be You&#8221;       Steve Mac, August Rigo     Steve Mac     4:04<br />
3.     &#8220;One Thing&#8221;       Yacoub, Falk, Kotecha     Rami Yacoub, Carl Falk     3:17<br />
4.     &#8220;More Than This&#8221;       Jamie Scott     Brian Rawling, Paul Meehan     3:48<br />
5.     &#8220;Up All Night&#8221;       Kotecha, Matt Squire     Matt Squire     3:12<br />
6.     &#8220;I Wish&#8221;       Yacoub, Falk, Kotecha     Rami Yacoub, Carl Falk     3:35<br />
7.     &#8220;Tell Me a Lie&#8221;       Kelly Clarkson, Tom Meredith, Shep Solomon     Tom Meredith, Shep Solomon     3:15<br />
8.     &#8220;Taken&#8221;       Toby Gad, Lindy Robbins, Harry Styles, Liam Payne, Louis Tomlinson, Niall Horan, Zayn Malik     Toby Gad     3:55<br />
9.     &#8220;I Want&#8221;       Tom Fletcher     Richard &#8220;Biff&#8221; Stannard, Ash Howes     2:51<br />
10.     &#8220;Everything About You&#8221;       Steve Robson, Wayne Hector, Styles, Payne, Tomlinson, Horan, Malik     Steve Robson     3:35<br />
11.     &#8220;Same Mistakes&#8221;       Robson, Hector, Styles, Payne, Tomlinson, Horan, Malik     Steve Robson     3:37<br />
12.     &#8220;Save You Tonight&#8221;       RedOne, BeatGeek, Jimmy Joker, Teddy Sky, AJ Junior, Alaina Beaton, Kotecha     RedOne, BeatGeek, Jimmy Joker     3:24<br />
13.     &#8220;Stole My Heart&#8221;       Scott, Meehan     Brian Rawling, Paul Meehan     3:25</p>
<p>Vote Here:<br />
<script language="JavaScript" src="http://w.sharethis.com/button/buttons.js"></script><script language="JavaScript">stLight.options({ publisher:'18355ba4-a04c-4a33-a76f-847aadfc0f80', onhover:false });</script><script language="JavaScript" src="http://www.micropoll.com/a/MicroPoll?id=2074459"></script><noscript>
<div><a href="http://www.micropoll.com/a/mpview/1063376-2074459">Click Here for Poll</a><a href="http://www.questionpro.com" title="online survey">Online Survey</a><BR><a href="http://www.surveyanalytics.com/conjoint" title="Conjoint Analysis">Conjoint Analysis</a><BR> | <a href="http://www.micropoll.com" title="Polls">Polls</a><BR> | <a href="http://www.surveyswipe.com" title="mobile surveys">Mobile Surveys</a><BR><BR> | <a href="http://www.ideascale.com/feedback-tab.html" title="Feedback Tab">Feedback Tab</a><BR><a href="http://www.micropoll.com/a/MicroPoll?mode=html&#038;id=2074459">View MicroPoll</A></div>
<p></noscript><!-- END MICROPOLL JAVASCRIPT CODE --></p>
<p><object height="81" width="100%"><param name="movie" value="https://player.soundcloud.com/player.swf?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F35180448&amp;show_comments=false&amp;auto_play=true&amp;color=ff7700"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param> <embed allowscriptaccess="always" height="81" src="https://player.soundcloud.com/player.swf?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F35180448&amp;show_comments=false&amp;auto_play=true&amp;color=ff7700" type="application/x-shockwave-flash" width="100%"></embed></object>   <span><a href="http://soundcloud.com/user1732180/artist-of-the-month-one">Artist of The Month One Direction</a> by <a href="http://soundcloud.com/user1732180">creativedisc2</a></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-month-one-direction-up-all-night/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Album of The Day: Grammy Nominees 2012</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-grammy-nominees-2012/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-grammy-nominees-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 17:06:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album of The Day]]></category>
		<category><![CDATA[ai hasibuan]]></category>
		<category><![CDATA[Universal Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22445</guid>
		<description><![CDATA[Album kompilasi Grammy Nominees setiap tahunnya selalu menjadi favorit. Album ini menawarkan lagu hit dalam multi genre dari multi label. Menjadikan album Grammy Nominees bukan album kompilasi biasa.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img src="http://ecx.images-amazon.com/images/I/61z3lteEBgL._SL500_AA300_.jpg" alt="" width="220" height="220" /><strong>Released by: Universal Music Indonesia</strong></p>
<p style="text-align: justify">Sudah siap dengan penghargaan musik paling bergengsi di muka bumi ini? <strong>Grammy Awards</strong> ke 54 akan diselenggarakan pada 12 Februari 2012 di Staples Center di Los Angeles. Jargon &#8220;Music&#8217;s Biggest Night&#8221; yang disandangnya terjaga hingga tahun ke-54 sebagai penghargaan musik yang paling berpengaruh sekaligus populer. Sejak tahun 1995 hingga saat ini, album kompilasi unggulan Grammy dibuat sebagai suvenir dari penghargaan tersebut. &#8220;Grammy Nominees 2012&#8243; punya 22 track di dalamnya, terbanyak kedua setelah tahun 2007 yang punya 23 track. Selain banyak, lagu-lagu tersebut juga berasal dari berbagai genre. Layaknya field yang ada dalam penghargaan, album ini juga menyoroti beberapa field yang ada; pop, rock, country, dance, alternative, juga rap.</p>
<p style="text-align: justify">Kecermatan merupakan hal utama yang harus diterapkan dalam memilih track untuk diikutsertakan dalam album kompilasi ini. Album kompilator tampaknya sudah menerapkan hal demikian, terlihat dari keberagaman sound yang ada. Tapi jikalau ditarik benang merah dari kesemuanya, yang terekspos dalam album ini adalah 4 kategori yang seluruh nominatornya muncul; Record Of The Year, Album Of The Year, Best New Artist, dan Best Pop Duo/Group Performance, serta 1 kategori yang hampir semua nominatornya muncul; Best Country Album (minus George Strait).</p>
<p style="text-align: justify">Superhit yang menjadi favorit agaknya terletak pada lagu-lagu yang diunggulkan dalam Record Of The Year; &#8216;Rolling In The Deep&#8217; oleh Adele, &#8216;Holocene&#8217; oleh Bon Iver, &#8216;Grenade&#8217; oleh Bruno Mars, &#8216;The Cave&#8217; oleh Mumford &amp; Sons, dan &#8216;Firework&#8217; oleh Katy Perry. Galau berjaya ya di kategori ini, meskipun enggak semua ya tapi mendominasi. Dan resmilah sudah kalau yang namanya galau adalah trend dalam setahun terakhir yang menyerang apa saja dimana saja. Untuk Album of the Year, pilihan single yang dimasukkan dalam album ini adalah lagu yang juga dinominasikan di kategori lain. Seperti &#8216;Rolling In The Deep&#8217; oleh Adele dan &#8216;Grenade&#8217; oleh Bruno Mars yang juga ada di ketagori Record of the Year dan Song of the Year, &#8216;Walk&#8217; oleh Foo Fighters yang juga ada di kategori Best Rock Performance dan Best Rock Song, &#8216;You And I&#8217; oleh Lady Gaga yang juga ada di kategori Best Pop Solo Performance, dan &#8216;What&#8217;s My Name (feat. Drake)&#8217; oleh Rihanna yang juga ada di kategori Best Rap/Sung Collaboration.</p>
<p style="text-align: justify">Sedangkan untuk sound serupa, dalam kategori pop dan country disajikan dalam album ini. &#8216;Body And Soul&#8217; oleh Tony Bennett &amp; Amy Winehouse, &#8216;Dearest&#8217; oleh The Black Keys, &#8216;Paradie&#8217; oleh Coldplay, &#8216;Pumped Up Kicks&#8217; oleh Foster The People, dan &#8216;Moves Like Jagger&#8217; oleh Marron 5 feat. Christina Aguilera kesemuanya hadir memperebutkan gelar Best Pop Duo/Group Performance. &#8216;Don&#8217;t You Wanna Stay (with Kelly Clarkson)&#8217;, oleh Jason Aldean, &#8216;Drink In My Hand&#8217; oleh Eric Church, &#8216;Just A Kiss&#8217; oleh Lady Antebellum, &#8216;Honey Bee&#8217; oleh Blake Shelton, dan &#8216;Mean&#8217; oleh Taylor Swift yang kesemuanya (berikut George Strait) akan berebut piala untuk kategori Best Country Album.</p>
<p style="text-align: justify">Jauh lebih bervariasi kategori Best New Artist yang memang diambil dari berbagai field yang ada. Tahun ini R&amp;B diwakili oleh J. Cole, dance diwakili oleh Skrillex, alternative diwakili oleh Bon Iver, rap diwakili oleh Nicki Minaj, dan country diwakili oleh The Band Perry. Masing-masing dengan lagu &#8216;Work Out&#8217;, &#8216;Scary Monsters And Nice Spirits&#8217; (juga dinominasikan dalam Best Dance Recording), &#8216;Holocene&#8217; (juga dinominasikan dalam &#8216;Record Of The Year dan Song Of The Year), &#8216;Superbass&#8217;, dan &#8216;If I Die Young&#8217;.</p>
<p style="text-align: justify">A story about this album is Kanye West. Peraih nominasi terbanyak Grammy tahun ini tak hanya dibingungkan dengan banyaknya nominasi yang ia terima namun luput dari kategori Album of the Year, tapi dirinya pun tidak mendapat satu tempatpun di antara 22 yang tersedia dalam album ini. Meskipun dihadirkan dalam album bukan berarti jaminan kemenangan pada malam penghargaan nantinya, justru sangat disayangkan nama yang tercatat dalam rekaman 54th Grammy Awards ini justru tidak tercetak dalam suvernir albumnya. But not to worry, karena Lil Wayne dan Radiohead yang masing-masing mendapat 5 nominasi pun terlewat. Tapi jangan jadikan itu alasan untuk melewatkan album ini ya. Niscaya kamu akan merugi.</p>
<p>Rate this album: Note: There is a rating embedded within this post, please visit this post to rate it.</p>
<p><strong>(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)</strong></p>
<p><strong>TRACKLIST</strong><br />
1.     &#8220;Rolling in the Deep&#8221;       Adele     3:48<br />
2.     &#8220;Grenade&#8221;       Bruno Mars     3:41<br />
3.     &#8220;Firework&#8221;       Katy Perry     3:43<br />
4.     &#8220;Moves Like Jagger&#8221;       Maroon 5 featuring Christina Aguilera     3:21<br />
5.     &#8220;Super Bass&#8221;       Nicki Minaj     3:21<br />
6.     &#8220;What&#8217;s My Name&#8221;       Rihanna featuring Drake     3:50<br />
7.     &#8220;Work Out&#8221;       J. Cole     3:46<br />
8.     &#8220;You and I&#8221;       Lady Gaga     4:06<br />
9.     &#8220;Pumped Up Kicks&#8221;       Foster the People     3:31<br />
10.     &#8220;Scary Monsters and Nice Sprites&#8221;       Skrillex     3:16<br />
11.     &#8220;Paradise&#8221;       Coldplay     4:38<br />
12.     &#8220;Walk&#8221;       Foo Fighters     4:16<br />
13.     &#8220;If I Die Young&#8221;       The Band Perry     3:35<br />
14.     &#8220;The Cave&#8221;       Mumford &amp; Sons     3:36<br />
15.     &#8220;Holocene&#8221;       Bon Iver     4:18<br />
16.     &#8220;Just a Kiss&#8221;       Lady Antebellum     3:37<br />
17.     &#8220;Mean&#8221;       Taylor Swift     3:56<br />
18.     &#8220;Honey Bee&#8221;       Blake Shelton     3:17<br />
19.     &#8220;Drink in My Hand&#8221;       Eric Church     3:11<br />
20.     &#8220;Dearest&#8221;       The Black Keys     2:04<br />
21.     &#8220;Don&#8217;t You Wanna Stay&#8221;       Jason Aldean with Kelly Clarkson     3:15<br />
22.     &#8220;Body and Soul&#8221;       Tony Bennett &amp; Amy Winehouse     3:20</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-grammy-nominees-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Album of The Day: Hot Chelle Rae &#8211; Whatever</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-hot-chelle-rae-whatever/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-hot-chelle-rae-whatever/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 17:06:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album of The Day]]></category>
		<category><![CDATA[ai hasibuan]]></category>
		<category><![CDATA[hot chelle rae]]></category>
		<category><![CDATA[Sony Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22178</guid>
		<description><![CDATA[Band Hot Chelle Rae bukan band pop rock biasa. Karena unsur electropop dan juga funk yang mereka punya membuat band ini terkesan one of a kind. Album "Whatever" adalah sajian mantap kumpulan asalh Nashville ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/4/47/Hot_Chelle_Rae_-_Whatever.jpg/220px-Hot_Chelle_Rae_-_Whatever.jpg" alt="" /><strong>Released by: Sony Music Indonesia</strong></p>
<p style="text-align: justify">Ketika mendengar &#8216;Tonight Tonight&#8217; dan &#8216;I Like It Like That&#8217;, I gotta feeling kalau sealbum akan terdengar serupa; pop dancey dan immature. Tapi kenyataannya, &#8220;<strong>Whatever</strong>&#8221; lebih kompleks dari itu. Album ini melebihi ekspektasi pendengar yang sudah terlebih dahulu punya penilaian. Hot Chelle Rae jago dalam menyusun strategi, menampilkan <em>hot danceable tracks</em> sebagai single andalannya, sementara di dalam album ini juga tersimpan track-track yang enggak kalah matang ramuan musiknya. Enggak boleh pandang sebelah mata pada Ryan Follesé, Nash Overstreet, Ian Keaggy, dan Jamie Follesé.</p>
<p style="text-align: justify">Meskipun &#8220;Whatever&#8221; bukanlah rekaman paling permulaan, tapi dalam rekaman ini ada single yang membuat nama mereka menembus pasaran. &#8216;Tonight Tonight&#8217; sebagai perpaduan antara pop rock dengan dancepop diterima baik oleh pendengar. American Music Awards pun setuju akan hal itu sehingga menobatkan mereka sebagai Artis Pendatang Bary terbaik di tahun 2011 lalu. Kesuksesan mereka membuat rock akrab dengan dancefloor dilanjutkan dalam &#8216;I Like It Like That&#8217; sebagai single kedua. Ini membuat pandangan terhadap konsepsi musik mereka yang &#8220;teen&#8221; muncul. Apalagi di single keduanya mereka punya paduan hip-hop yang dihadirkan lewat rap oleh duo New Boyz. Jadilah gado-gado musik yang mereka jual sebagai jembatan antara musik rock dengan lahan musik lain; dancepop, electropop, ataupun hip-hop.</p>
<p style="text-align: justify">Lagi, kolaborasi mereka dengan produser musik pop seperti SAM Hollander dan Emanuel Kiriakou melunakkan kerasnya citra rock sehingga erangan gitar dan gebukan drum dalam album ini terdengar jinak. &#8216;Honestly&#8217;, &#8216;Forever Unstoppable&#8217;, dan &#8216;The Only One&#8217; ramah dengar. Lagu-lagu yang seperti ini juga yang sebenarnya mengangkat &#8220;marwah&#8221; mereka dari citra band kelas &#8220;pensi SMA&#8221; menjadi band &#8220;serius&#8221;. Dan kalau ingin mendekatkan mereka pada ciri musik artis lain yang lebih dulu muncul, silahkan dekatkan nama Hot Chelle Rae pada  New Radicals dan Good Charlotte. Avril Lavigne pun masuk dalam hitungan. Surprise-nya justru di &#8216;Beautiful Freaks&#8217; saat melodi dalam lagu dan hook &#8220;o-o-o&#8221;-nya mengingatkan pada Enrique Iglesias. I wonder why is that.</p>
<p style="text-align: justify">Terkadang muncul praduga bahwa vokalis band ini kurang bisa diandalkan secara vokal. Tapi lagi-lagi hal tersebut salah. Dengarkan &#8216;Keep You With Me&#8217; untuk mendapatkan moment vokal terbaik sang vokalis. Dan kalau ingin mendengarkannya beradu vokal dengan Demi Lovato, ada &#8216;Why Don&#8217;t You Love Me&#8217; yang T.O.P.B.G.T. Keduanya membuktikan kalau Ryan Follesé adalah vokalis yang baik. Pada awalnya itu semua adalah judgement, dan akhirnya justru menjadi sebuah pembuktian. Dengarkan &#8220;Whatever&#8221; untuk mengetahui Hot Chelle Rae seutuhnya. Mereka bukan sekedar numpang lewat, <em>they&#8217;re here to stay</em>!</p>
<p><a href="http://www.hotchellerae.com/">Official Website</a></p>
<p>Rate this album:Note: There is a rating embedded within this post, please visit this post to rate it.</p>
<p><strong>(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)</strong></p>
<p><strong>TRACKLIST</strong><br />
1.     &#8220;I Like It Like That&#8221; (featuring New Boyz)     Ryan Follese, Nash Overstreet, Andrew Goldstein, Dan Book, Alexei Misoul, Emanuel Kiriakou, Evan Kidd Bogart, Lindy Robbins     Emanuel Kiriakou, Andrew Goldstein     3:08<br />
2.     &#8220;Tonight Tonight&#8221;       Ryan Follese, Nash Overstreet, Emanuel Kiriakou, Evan Kidd Bogart, Lindy Robbins     Emanuel Kiriakou     3:20<br />
3.     &#8220;Honestly&#8221;       Ryan Follese, Nash Overstreet, Ian Keaggy, C. Kelly, Sam Hollander, Dave Katz     S*A*M and Sluggo, (co.) Chad Royce, Scott Mann     3:22<br />
4.     &#8220;Keep You With Me&#8221;       Ryan Follese, Nash Overstreet, Andrew Goldstein, Dan Book, Alexei Misoul     Andrew Goldstein, Dan Book, Alexei Misoul, (co.) Emanuel Kiriakou     3:30<br />
5.     &#8220;Radio&#8221; (featuring Bei Maejor)     Ryan Follese, Nash Overstreet, Emanuel Kiriakou, Evan Kidd Bogart, Bryan Folk, Lindy Robbins     Emanuel Kiriakou, (co.) Andrew Goldstein     3:04<br />
6.     &#8220;Whatever&#8221;       Ryan Follese, Nash Overstreet, Andrew Goldstein, Dan Book, Alexei Misoul     Andrew Goldstein, Dan Book, Alexei Misoul     2:53<br />
7.     &#8220;Forever Unstoppable&#8221;       Ryan Follese, Nash Overstreet, Andrew Goldstein, Dan Book, Alexei Misoul     Andrew Goldstein, Dan Book, Alexei Misoul     4:03<br />
8.     &#8220;Why Don&#8217;t You Love Me?&#8221; (featuring Demi Lovato)     Nash Overstreet, Martin Johnson     Andrew Goldstein, Dan Book, Alexei Misoul     3:31<br />
9.     &#8220;Downtown Girl&#8221;       Ryan Follese, Nash Overstreet, Jamie Moore, Andrew Goldstein, Dan Book, Alexei Misoul     Andrew Goldstein, Dan Book, Alexei Misoul     2:57<br />
10.     &#8220;Beautiful Freaks&#8221;       Ryan Follese, Nash Overstreet, Emanuel Kiriakou, Evan Kidd Bogart, Lindy Robbins     Emanuel Kiriakou, (co.) Andrew Goldstein, Jens Koerkemeier     3:26<br />
11.     &#8220;The Only One&#8221;       Ryan Follese, Nash Overstreet, Ian Keaggy, Jesse Frasure     Andrew Goldstein, Dan Book, Alexei Misoul     2:50</p>
<p><object height="81" width="100%"><param name="movie" value="https://player.soundcloud.com/player.swf?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F35799617&amp;show_comments=false&amp;auto_play=true&amp;color=ff7700"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param> <embed allowscriptaccess="always" height="81" src="https://player.soundcloud.com/player.swf?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F35799617&amp;show_comments=false&amp;auto_play=true&amp;color=ff7700" type="application/x-shockwave-flash" width="100%"></embed></object>   <span><a href="http://soundcloud.com/user1732180/february-new-artist-highlight">February New Artist Highlight Hot Chelle Rae</a> by <a href="http://soundcloud.com/user1732180">creativedisc2</a></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-hot-chelle-rae-whatever/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Album of The Day: Glee Vol. 7</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-glee-vol-7/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-glee-vol-7/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 17:56:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album of The Day]]></category>
		<category><![CDATA[ai hasibuan]]></category>
		<category><![CDATA[glee]]></category>
		<category><![CDATA[sony muisc]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22376</guid>
		<description><![CDATA[Glee sudah memijak Season 3 dengan album yang sudah menyentuh volume 7. 15 buah lagu dikemas apik dalam "Glee: The Music, Season 3 Volume 7" ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://images2.wikia.nocookie.net/__cb20111127013541/glee/images/thumb/8/84/Normal_Glee_-_The_Music2C_Volume_7.jpg/270px-Normal_Glee_-_The_Music2C_Volume_7.jpg" alt="" width="220" height="220" /><strong>Released by: Sony Music Indonesia</strong></p>
<p style="text-align: justify">Serangkaian penampilan live dalam tur musim panas berikut nominasi Grammy yang mereka peroleh di tahun 2011 kemarin membuat keyakinan para pembuat serial <strong>Glee</strong> untuk menjadikan puncak tayangan serial musikal berlatar sekolah menengah atas ini terletak pada season 3 ini. Lagi, ketika mereka ingin memasukkan lagu-lagu ke dalam serial, selektif adalah kata kuncinya. Dan saat ingin mengumpulkan lagu-lagu tersebut ke dalam sebuah album, lebih selektif menjadi kata kunci baru. &#8220;Glee: The Music, Season 3 Volume 7&#8243; sudah memenuhi syarat tersebut, sehingga rekaman Glee Cast kali ini benar-benar terpilih!</p>
<p style="text-align: justify">Saat season 3 mulai bergulir, di beberapa episode pertamanya para music director ternyata ingin lebih menonjolkan sisi musikal Glee ketimbang pop. &#8216;You Can&#8217;t Stop The Beat&#8217; dan &#8216;Somewhere&#8217; yang masing-masing berasal dari musikal Hairspray dan West Side Story masuk dalam sajian awal album. Serahkan bagian ballad pada yang berkuasa (Lea Michele) dan yang lainnya dapat menyesuaikan, itu yang tersaji dalam &#8216;You Can&#8217;t Stop The Beat&#8217;. Sementara dalam &#8216;Somewhere&#8217;, pastilah pagelaran vokal kelas berat antara Lea Michele dan Idina Menzel yang terdengar. They did this several times dan sedikitpun tidak terpercik kekecewaan di dalamnya. Pementasan musikal West Side Story yang juga menjadi bagian cerita dalam season ini juga menampilkan duet lain oleh Lea, &#8216;Tonight&#8217; yang dibawakan bersama Darren Criss.</p>
<p style="text-align: justify">Untuk masalah pembagian lagu, album ini cukup adil. Semua mendapat momen solo, meskipun dalam sebuah asambel, bukan murni solo performance. Darren Criss mendapat 2 kesempatan untuk solo; dalam sebuah track retro &#8216;It&#8217;s Not Unusual&#8217; (lagu dari tahun 60-an milik Tom Jones) dan today&#8217;s hit &#8216;Last Friday Night (T.G.I.F)&#8217; (yang sepertinya disengaja buat Darren pasca keberhasilannya &#8220;menguasai&#8221; hit Katy Perry lain; &#8216;Teenage Dream&#8217; saat berada di Warblers). Bicara soal The Warblers, paduan suara cowok dengan aransemen khasnya pun muncul dalam album ini. Mereka menyanyikan hit &#8216;Uptown Girl&#8217; dengan salah seorang vokal utama Grant Gustin, pengganti Darren dalam paduan suara tersebut. It&#8217;s a Warbler original, dengan bebunyian dari suara para penyanyi latarnya menjadi aransemen khas!</p>
<p style="text-align: justify">Solo cowok didapatkan oleh Mark Salling (&#8217;Hot For Teacher&#8217;), Matthew Morrison (&#8217;Fix You&#8217;), dan Cory Monteith (&#8217;Girls Just Wanna Have Fun&#8217;) yang memberi warna lain dalam album ini, selain pop tentunya. Heavy metal, alternative rock, dan acoustic disediakan dalam masing-masing track. Sementara Heather Morris meneriakkan kepemimpinan para cewek lewat &#8216;Run The World (Girls)&#8217; yang enerjik bersama Naya Rivera. Dengarkan cengkok Heather dalam menyanyikan lagu ini, membuat semangat yang sudah terkandung dalam lagunya semakin memuncak! Selain di lagu ini, suara Naya juga bisa kita nikmati dalam &#8216;Constant Craving&#8217; (dinyanyikan bersama Idina Menzel dan Chris Colfer) dan &#8216;mash-up &#8216;Rumour Has It/Someone Like You&#8217; (dinyanyikan bersama Amber Riley) yang emosional. Keduanya memimpin perolehan nilai sentimentil dari keseluruhan lagu yang ada di dalam album ini.</p>
<p style="text-align: justify">Seperti yang tadi tertulis di atas, setiap karakter mendapat peran untuk bernyanyi dalam album ini. Nama-nama yang belum disebut di atas; Dianna Agron, Kevin McHale, Harry Schum, Jr., Jenna Ushkowitz, Damian McGinty, Chord Overstreet, beserta mereka yang sudah disebut; Chris Colfer, Darren Criss, Mark Sailling, dan Cory Monteith yang tergabung dalam New Directions tampil di panggung sectionals membawakan lagu-lagu yang berhubungan dengan Jackson; The Jackson 5, Janet Jackson, dan juga Michel Jackson. Ketiganya adalah &#8216;ABC&#8217;, &#8216;Control&#8217;, dan &#8216;Man In The Mirror&#8217; yang menutup album ini dengan sempurna. Rangkaian lagu dalam rentang zaman yang lebar, rentang aliran yang beragam, dan warna vokal yang dimiliki oleh para pemainnya yang bervariasi, sekali lagi telah memenangkan hati kita untuk mengoleksi lagu-lagu mereka. Generasi Glee adalah generasi masa kini yang cukup punya rekomendasi hebat dalam menikmati lagu antargenerasi!</p>
<p><a href="http://www.fox.com/glee/">Official Website</a></p>
<p>Rate this album: Note: There is a rating embedded within this post, please visit this post to rate it.</p>
<p><strong>(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)</p>
<p>TRACKLIST</strong><br />
1.     &#8220;You Can&#8217;t Stop the Beat&#8221;       Marc Shaiman, Scott Wittman     Hairspray     3:43<br />
2.     &#8220;It&#8217;s Not Unusual&#8221;       Les Reed, Gordon Mills     Tom Jones     2:05<br />
3.     &#8220;Somewhere&#8221; (featuring Idina Menzel)     Leonard Bernstein, Stephen Sondheim     West Side Story     2:51<br />
4.     &#8220;Run the World (Girls)&#8221;       Terius Nash, Beyoncé Knowles, Wesley Pentz, David Taylor, Adidja Palmer, Nick van de Wall     Beyoncé     3:59<br />
5.     &#8220;Fix You&#8221;       Chris Martin, Jonny Buckland, Guy Berryman, Will Champion     Coldplay     4:35<br />
6.     &#8220;Last Friday Night (T.G.I.F.)&#8221;       Katy Perry, Lukasz Gottwald, Max Martin, Bonnie McKee     Katy Perry     3:48<br />
7.     &#8220;Uptown Girl&#8221;       Billy Joel     Billy Joel     3:01<br />
8.     &#8220;Tonight&#8221;       Bernstein, Sondheim     West Side Story     2:51<br />
9.     &#8220;Hot for Teacher&#8221;       Eddie Van Halen, David Lee Roth, Michael Anthony, Alex Van Halen     Van Halen     4:46<br />
10.     &#8220;Rumour Has It / Someone Like You&#8221;       Adele, Ryan Tedder / Adele, Dan Wilson     Adele     3:29<br />
11.     &#8220;Girls Just Want to Have Fun&#8221;       Robert Hazard     Cyndi Lauper     2:42<br />
12.     &#8220;Constant Craving&#8221; (featuring Idina Menzel)     k.d. lang, Ben Mink     k.d. lang     4:38<br />
13.     &#8220;ABC&#8221;       The Corporation     The Jackson 5     2:54<br />
14.     &#8220;Control&#8221;       James Harris III, Terry Lewis, Janet Jackson     Janet Jackson     3:54<br />
15.     &#8220;Man in the Mirror&#8221;       Siedah Garrett, Glen Ballard     Michael Jackson     4:07</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-glee-vol-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Album of The Day: The Wanted &#8211; Battleground</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-the-wanted-battleground/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-the-wanted-battleground/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 17:30:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album of The Day]]></category>
		<category><![CDATA[rendy ndoo]]></category>
		<category><![CDATA[the wanted]]></category>
		<category><![CDATA[Universal Music]]></category>
		<category><![CDATA[universal music indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22377</guid>
		<description><![CDATA[Setelah dipuji lewat penampilan album perdananya, The Wanted yang terdiri atas 5 young lads asal UK-Irlandia ini kembali menggebrak dengan album keduanya, “Battleground”.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/5/51/TheWantedBattleground.jpg/220px-TheWantedBattleground.jpg" alt="" /><strong>Released by: Universal Music Indonesia</strong></p>
<p style="text-align: justify">Dengan semakin ketatnya persaingan di industri musik yang saat ini turut disemarakkan dengan kemunculan boyband, nama <strong>The Wante</strong>d menjadi salah satu output industri musik melalui rumus: perawakan tampan dan atletis + harmonisasi vokal + musik yang <em>easy-listening</em>.</p>
<p style="text-align: justify">Kemunculannya yang baru menelurkan 2 album studio mampu membius pecinta musik dengan tampilan <em>sound &amp; looks</em> yang atraktif, mengingat latar belakang terbentuknya boyband ini bukan dari ajang pencarian bakat besar layaknya JLS dan OneDirection. Tahun 2010 merupakan awal perjalanan panjang The Wanted menapaki karir di dunia tarik suara. Dan tahun lalu, dengan dirilisnya ”<strong>Battleground</strong>”, sebuah pembuktian eksistensi bermusik pun ditancapkan.</p>
<p style="text-align: justify">Nama-nama besar masih tertera di <em>production credits</em> album kedua ini. Sebut saja Steve Mac dan Wayne Hector, yang turut andil bagi kesuksesan Il Divo, Westlife, JLS dan Susan Boyle (juga terlibat dalam album pertama “The Wanted”); Diane Warren, Claude Kelly serta Xenomania pun masuk dalam daftar. Tidak jauh berbeda dengan album pertama, jalur pop-rock dengan bumbu eurodisco yang pas, masih menjadi pilihan. Hadirnya beberapa single yang telah dirilis; ‘Glad You Came’, ‘Lightning’, dan balada mid-tempo bombastis ‘Gold Forever’, musik yang ditawarkan masih mampu menghantarkan mereka ke puncak tangga lagu. Materi lain yang tersaji dalam “Battleground” pun masih patut diberi kredit. ‘Invincible’ dan ‘The Weekend’ yang beraroma disko ’90-an dengan hook yang gampang diingat, rock-ballad bertema galau ‘I Want It All’ dan ‘Lie To Me’, serta ‘Warzone’ yang didapuk sebagai single keempat, yang tampil dalam nuansa balada elektropop dengan sedikit balutan dubstep.</p>
<p style="text-align: justify">Variatif. Satu kata yang mewakili keseluruhan album. Terlihat seperti tidak ada jati diri karena (masih) terperangkap dengan bermacam elemen musik yang melebur seperti yang ditawarkan pada album pertama, namun ”Battleground” merupakan album yang fun dan infectious dengan ramuan musik yang (menurut saya) lebih macho untuk ukuran boyband. Satu hal lagi yang patut dipuji, keterlibatan kelima personilnya dalam penulisan sebagian besar lagu-lagu yang ada. Ya, album ini (sangat) layak dinikmati, dan terbukti mampu memantapkan kiprah The Wanted di dunia internasional.</p>
<p><a href="http://thewantedmusic.com/">Official Website</a></p>
<p>Rate this album: Note: There is a rating embedded within this post, please visit this post to rate it.</p>
<p><strong>(Rendy Ndoo / CreativeDisc Contributor)</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>TRACKLIST</strong><br />
1. 	&#8220;Glad You Came&#8221;   	Steve Mac, Wayne Hector, Ed Drewett 	Mac 	3:18<br />
2. 	&#8220;Lightning&#8221;   	Mac, Hector, Drewett 	Mac 	3:26<br />
3. 	&#8220;Warzone&#8221;   	Jack McManus, Harry Sommerdahl, Max George, Nathan Sykes 	Phat Fabe, Sommerdahl 	3:38<br />
4. 	&#8220;Invincible&#8221;   	Fabian Torsson, MacManus, George, Sykes 	Torsson, MacManus 	3:09<br />
5. 	&#8220;Last to Know&#8221;   	Heather Bright, Pär Westerlund, Joakim Olovsson, Björn Olovsson 	Paro, Tortuga[12] 	3:34<br />
6. 	&#8220;I&#8217;ll Be Your Strength&#8221;   	Brian Higgins, Uzoechi Emenike, Matt Gray, Owen Parker, Miranda Cooper, Jay McGuiness, Sykes, Toby Scott 	Xenomania 	3:25<br />
7. 	&#8220;Rocket&#8221;   	Diane Warren 	Warren 	3:15<br />
8. 	&#8220;I Want It All&#8221;   	Guy Chambers, Siva Kaneswaran, Daniel Kaneswaran 	Chambers 	3:21<br />
9. 	&#8220;The Weekend&#8221;   	Tom Parker, Sykes, Chris Young 	Young 	3:08<br />
10. 	&#8220;Lie To Me&#8221;   	Parker, Eliot Kennedy, Nina Woodford, James Jayawardena 	Kennedy 	3:44<br />
11. 	&#8220;Gold Forever&#8221;   	Mac, Hector, Claude Kelly 	Steve Mac 	3:58</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-the-wanted-battleground/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Album of The Day: JLS &#8211; Jukebox</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-jls-jukebox/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-jls-jukebox/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 17:04:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album of The Day]]></category>
		<category><![CDATA[ai hasibuan]]></category>
		<category><![CDATA[jls]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22363</guid>
		<description><![CDATA[Maraknya boyband masa sekarang tidak lepas dari kesuksesan JLS yang hadir 3 tahun yang lalu. Mereka "diperhitungkan" sejak saat itu hingga saat sekarang ini. Konsep satu tahun satu album dari JLS bertahan di tahun ketiga dengan album "Jukebox" ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/9/94/JukeboxJLS.jpg/220px-JukeboxJLS.jpg" alt="" /><strong>JLS</strong> mengaku mereka mengambil resiko saat pengerjaan album kedua dengan menjadikan <em>house music</em> sebagai medan perangnya, meninggalkan ladang R&amp;B yang sebelumnya mereka tetapkan sebagai <em>playground</em>. Namun hasil yang diterima ternyata kurang sesuai dengan harapan. Maka sangat masuk akal hal tersebut menjadi alasan kembalinya JLS ke pelukan R&amp;B, tapi masih tetap mengejar impian mereka sebagai artis <em>dancefloor</em>. &#8220;<strong>Jukebox</strong>&#8221; mengombinasikan apa yang mereka inginkan dengan apa yang membuat mereka sukses.</p>
<p style="text-align: justify">Proses rekaman untuk album ketiga ini mereka lakukan sejak April 2011 lalu, menghasilkan setidaknya 30 buah lagu. Tapi hanya 12 buah track yang berhasil masuk seleksi dan dimuat dalam &#8220;Jukebox&#8221;. Menampilkan kolaborasi apik dengan nama-nama populer seperti RedOne, Jimmy Joker, Cutfather, Chris Braide, dan masih banyak lagi. Sementara Oritsé Williams, Marvin Humes, JB Gill, dan Aston Merrygold masih terlibat dalam penulisan lagu di album ini. Dikabarkan kuartet ini berkolaborasi dengan beragam artis, mulai dari Bruno Mars, Rihanna, hingga Usher. Tapi penampakan artis lain dalam album ini hanya di &#8216;She Makes Me Wanna&#8217;, yaitu Dev. RedOne original, penuh dengan beat yang menggairahkan dan rap oleh Dev menambah riuh suasana.</p>
<p style="text-align: justify">Meskipun Bruno Mars tak muncul di album ini, tapi vibe-nya terasa. Track itu adalah &#8216;Take A Chance On Me&#8217;. Saya sangat yakin akan kebanggaan cowok-cowok asal London ini pada track tersebut. Mereka bahkan menyebutnya sebagai lagu paling personal yang pernah mereka bawakan. Sayangnya lagu tersebut justru menjerumuskan mereka pada isu originalitas. I can&#8217;t help it, tapi kemudian menghubung-hubungkan track lain ke artis lain. Coba dengarkan &#8216;Take You Down&#8217; maka kalian akan merasa Jennifer Lopez disana, &#8216;Innocence&#8217; yang mengingatkan pada Justin Timberlake, dan urban beat dalam &#8216;Killed By Love&#8217; terdengar seperti sesuatu yang disentuh oleh Timbaland. Yes, musik yang cenderung seragam pada masa ini memang sulit untuk menghilangkan kesan kemiripan antar-track. <em>That would be acceptable.</em></p>
<p style="text-align: justify">Paling direkomendasi adalah &#8216;Do You Feel What I Feel?&#8217; yang<em> groovy, funky, dancy</em>! Lagu yang diolah dengan perpaduan lagu klasik &#8216;Do You Hear What I Hear?&#8217;, lagu ini stand out dalam dinamisme musik dan kemeriahaan sound. Selebihnya, beat yang jenerik dan cenderung menciptakan atmosfer berulang; &#8216;Teach Me How To Dance&#8217;, &#8216;Go harder&#8217;, dan &#8216;3D&#8217;. Bukan bermaksud menilai lagu-lagu tersebut buruk, tapi lebih menarik piano-based &#8216;Shy of the Cool&#8217; yang adem. Ternyata sangat menarik bagaimana kegagalan menginvasi Amerika membuat boyband ini terkesan begitu terobsesi dengan corak musik US.</p>
<p><a href="http://jlsofficial.com/">Official Website</a></p>
<p>Rate this album: Note: There is a rating embedded within this post, please visit this post to rate it.</p>
<p><strong>(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)</strong></p>
<p><strong>TRACKLIST</strong><br />
1.     &#8220;She Makes Me Wanna&#8221; (featuring Dev)     JLS, BeatGeek, Jimmy Joker, Teddy Sky     BeatGeek, Jimmy Joker, Teddy Sky, RedOne     3:39<br />
2.     &#8220;Do You Feel What I Feel?&#8221;       Gloria Shayne Baker, Tebey, Julian Bunetta, Noël Regney, John Ryan     Julian Bunetta     3:13<br />
3.     &#8220;Teach Me How to Dance&#8221;       JLS, BeatGeek, Joker, Sky     BeatGeek, Jimmy Joker, Teddy Sky     3:29<br />
4.     &#8220;Take a Chance on Me&#8221;       Emile Ghantous, Frankie Bautista, Nasri Atweh, Nick Turpin     Chris Braide     3:35<br />
5.     &#8220;Go Harder&#8221;       JLS, Daniel Davidsen, Jason Gill, Mich Hansen, Ali Tennant     Cutfather     3:20<br />
6.     &#8220;So Many Girls&#8221;       JLS, David Samuels, Eric Bellinger, Erika Nuri     Harmony &#8220;H-Money&#8221; Samuels     3:22<br />
7.     &#8220;3D&#8221;       JLS, Damon Sharpe, Davidsen, Gill, Hansen     Cutfather, Jason Gill, Daniel Davidsen, Damon Sharpe     4:08<br />
8.     &#8220;Take You Down&#8221;       JLS, Davidsen, Gill, Tennant, Talay Riley     Cutfather     4:01<br />
9.     &#8220;Innocence&#8221;       JLS, Fred Ball, Teemu Brunila     Fred Ball     3:15<br />
10.     &#8220;Killed By Love&#8221;       JLS, Braide     Chris Braide     3:43<br />
11.     &#8220;Never Gonna Stop&#8221;       JLS, Abeeku Ribeiro, Andrew Frampton, Patrick Jordan-Patrikios     Andrew Frampton, Patrick Jordan-Patrikios     3:14<br />
12.     &#8220;Shy of the Cool&#8221;       JLS     Fred Ball     4:23</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-jls-jukebox/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Album of The Day: The Rolling Stones &#8211; Some Girls (Deluxe Edition)</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-the-rolling-stones-some-girls-deluxe-edition/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-the-rolling-stones-some-girls-deluxe-edition/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 17:06:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album of The Day]]></category>
		<category><![CDATA[haris]]></category>
		<category><![CDATA[the rollings tones]]></category>
		<category><![CDATA[Universal Music]]></category>
		<category><![CDATA[universal music indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22340</guid>
		<description><![CDATA[Some Girls disebut-sebut sebagai salah satu album terbaik grup rock legendaris asal Inggris, the Rolling Stones. Dan kini kita beruntung bisa menyimak album tersebut dalam polesan yang mentereng ditambah pula dengan bonus lagu-lagu yang tak pernah dirilis sebelumnya. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img src="http://ecx.images-amazon.com/images/I/61UWLGFEaIL._SL500_AA300_.jpg" alt="" width="220" height="220" /><strong>Released by: Universal Music Indonesia</strong></p>
<p style="text-align: justify">Album <strong>Some Girls </strong>pertama kali dirilis oleh band legendaris, <strong>The Rolling Stones</strong>, pada tahun 1978 yang lalu dan sempat diedar ulang dalam bentuk CD untuk pertama kalinya pada tahun 1986 dan kemudian di tahun 1994 dirilis ulang dengan sebelumnya mengalami proses <em>remastered </em>. Pada tahun 2009 yang lalu, album ini kembali melakukan <em>remastered</em> dan juga <em>re-realase. </em>Seolah belum cukup, di tahun 2011 album ini kemudian dilempar lagi ke pasaran dalam versi yang cukup berbeda, karena hadir dalam keping ganda yang selain menampilkan materi asli, juga menyisipkan banyak lagu yang B-sides dan lagu-lagu yang tak dirilis circa pertama kali album ini beredar.</p>
<p style="text-align: justify">Tentu saja Some Girls bukan satu-satunya album The Rolling Stones (selanjutnya kita sebut The Stones saja) yang mengalami proses rilis ulang, namun pasti ada alasan mengapa album ini dirasa penting untuk selalu dihadirkan guna memberi <em>updates </em>kepada generasi-generasi yang berbeda. Sebagaimana kita ketahui bersama, <em>supergroup </em> asal Inggris ini, dengan vokalisnya yang kharismatis, Mick Jagger, telah hadir dalam industri musik hampir lima dekade lamanya. Dengan rentang waktu yang panjang seperti ini, tentu musik-musik yang dihadirkan oleh The Stones tidak selalu bisa merangkul pangsa pendengar yang lebih muda, sehingga tidak salah jika kemudian pihak label merasa perlu untuk merils ulang album-album kumpulan ini secara berkala untuk tetap dapat diakses secara bebas, baik oleh kalangan penggemar setia ataupun pendengar muda yang penasaran dengan musik khas ala The Rolling Stones yang telah membuat mereka populer.</p>
<p style="text-align: justify">Some Girls terdiri atas 10 lagu yang menampilkan The Stones dalam berbagai jenis lagu, mulai dari soul, blues, country, dan tentu saja rock. Di rilis di tengah krisis eksistensi yang tengah mereka hadapi. Karir mereka telah berjalan sepanjang dua puluh tahun lebih. Stagnan mungkin tengah menghinggapi. Dan kehadiran band-band baru serta aliran punk-rock yang semakin mewabah mengancam untuk meminggirkan The Stones dari peta musik. Untunglah The Stones bukan band sembarangan. Mereka kumpulan kampiun yang kenyang dengan pengalaman dan memiliki jam terbang yang tinggi. Tidak heran, saat Some Girls rilis, sambutan yang sangat positif pun bergaung dimana-mana dan menjadikan album ini sebagai album dengan penjualan terbaik mereka dan bahkan diklaim sebagai album terbaik mereka yang terakhir hingga saat ini.</p>
<p style="text-align: justify">Ada empat single yang dilepas untuk album ini, Miss You yang kental dengan aroma disco-funk, Beast of Burden yang sangat soulful, semangat rock n roll dalam Repectable dan tak segan menangkap semangat punk yang tengah mewabah dalam Shattered. Tapi Some Girls tidak melulu single-single ini, akan tetapi juga dipenuhi oleh banyak lagu-lagu kuat yang begitu menyenangkan untuk disimak. Simak saja nomor-nomor rock, baik bertempo sedang maupoun kencang yang memenuhi album dan jangan lupa Far Away Eyes dalam <em>tone</em> country yang pekat. Yang istimewa adalah proses <em>remastering </em>yang istimewa, karena kali ini kita dapat mendengarkan lagu-lagu yang terdapat dalam Some Girls dengan kualitas mentereng dan <em>sound </em>yang sangat jernih sehingga artikulasi setiap lagu dapat disimak dengan sempurna, tanpa harus menghilangkan kesan <em>vintage</em> yang menjadi cirikhas album yang dirilis lebih dari 30 tahun yang lalu ini.</p>
<p style="text-align: justify">Bagaimana dengan lagu-lagu yang terdapat dalam keping kedua? Jangan kuatir, karena mereka pun mendapat perlakuan yang sama, sehingga kita yang mungkin kurang familiar dengan 12 lagu yang terdapat disini dapat menyimaknya dengan baik. Meski lagu-lagu ini merukan track yang tidak dirilis, namun beberapa sempat beredar di kalangan fans melalui perantaraan album <em>bootleg</em>, sehingga mungkin tidak semuanya terasa asing di pendengaran. Meski demikian pilihan lagu-lagu yang terdapat dalam keping kedua ternyata cukup mampu menjawab kualitas yang terdapat dalam keping pertama, dalam arti memiliki komposisi yang tak kalah berkelas dan menarik. Bahkan disini The Stones hadir dalam konsep yang cenderung dekat dengan akar musik mereka, yaitu rock n roll, meski tentu saja country, blues dan soul masih menjadi arsiran yang ekstensif dipakai. Sungguh istimewa.</p>
<p style="text-align: justify">Some Girls adalah salah satu album klasik milik The Rolliing Stones. Dan dengan hadirnya album ini yang disisipi oleh koleksi lagu yang tak dipublikasi sebelumnya menambah kaya materinya. Dengan semakin jarangnya rilisan album terbaru dari The Rollling Stones (terakhir adalah The Bigger Bang di tahun 2005), jelas pilihan untuk mengkoleksi album-album lama mereka yang dipoles ulang merupakan pilihan yang tepat. Uniknya, meski mengalami polesan ulang, kita tidak perlu merasa takut jika album ini akan mengalami kemunduran dari sisi nostalgia karena proses remasterisasi sama sekali tidak mengkhianati bentuk aslinya, malah mempertebal kesan mendalam. Dengan album ini kita pun dapat menjadi saksi betapa luar biasanya kekuatan musikalitas yang dimiliki oleh The Rolling Stones dan membuktikan jika mereka bisa menghasilkan album yang tak lekang oleh zaman dan bisa diapresiasi pada dekade apa pun. Klasik!</p>
<p><a href="http://rollingstones.com/">Official Website</a></p>
<p>Rate this album: Note: There is a rating embedded within this post, please visit this post to rate it.</p>
<p><strong>(Haris / CreativeDisc Contributor)</strong></p>
<p><strong>TRACKLIST</strong><br />
<strong><em>Disc 1:</em> </strong><br />
1. Miss You	4:48<br />
2. When The Whip Comes Down	4:21<br />
3. Just My Imagination (Running Away With Me)	4:38<br />
4. Some Girls	4:36<br />
5. Lies	3:11<br />
6. Far Away Eyes	4:24<br />
7. Respectable	3:07<br />
8. Before They Make Me Run	3:25<br />
9. Beast Of Burden	4:25<br />
10. Shattered	3:46</p>
<p><strong><em>Disc 2:</em> </strong><br />
1. Claudine	3:42<br />
2. So Young	3:18<br />
3. Do You Think I Really Care	4:22<br />
4. When You&#8217;re Gone	3:51<br />
5. No Spare Parts	4:30<br />
6. Don&#8217;t Be A Stranger	4:06<br />
7. We Had It All	2:54<br />
8. Tallahassee Lassie	2:37<br />
9. I Love You Too Much	3:10<br />
10. Keep Up Blues	4:20<br />
11. You Win Again	3:00<br />
12. Petrol Blues	1:35</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-the-rolling-stones-some-girls-deluxe-edition/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

