<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Creative Disc - Music Weblog &#187; Reviews</title>
	<atom:link href="http://creativedisc.com/category/reviews/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://creativedisc.com</link>
	<description>Creativedisc.com adalah sebuah music weblog yang ditujukan Khusus untuk mereview Top 40 Chart Radio2 di Indonesia, Single dan Album mancanegara berikut berita tentang musisi &#38; musik Internasional yg terbaru. Tak ketinggalan ada Quiz yang berhadiah CD untuk tiap bulannya dengan dukungan dari pihak Label (Recording Company).</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 02:49:11 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Interview With Blue</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/concerts/interview-with-blue/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/concerts/interview-with-blue/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 18:26:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Concerts & Interviews]]></category>
		<category><![CDATA[blue]]></category>
		<category><![CDATA[rendy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22511</guid>
		<description><![CDATA[Setelah A1 dan Jeff Timmons dari 98 Degrees, sekarang kita mendapat kesempatan Exclusive Phone Interview dengan Blue! Mereka akan menggelar The Greatest Hits Tour di Jakarta tanggal 26 Februari dan Makassar tanggal 2 Maret 2012. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.eurovision.tv/save-files/resizes/77/ac/92/92/b7/3f/00/99/9a/30/34/d2/16/27/ed/01/blue_promo1.jpg" alt="" width="450"/></p>
<p style="text-align: justify"><strong>Kalian datang ke Indonesia tahun 2004, bagaimana rasanya saat mengadakan konser pertama kali disini?</strong><br />
<strong>Simon: </strong>Ya, saya sangat ingat sekali, karena saat itu saya sakit. (<em>sambil tertawa</em>) Sangat-sangat sakit. Dan saya ingat betapa gilanya fans kami saat itu, sampai-sampai mereka mendorong dan menerobos barikade pengamanan. Yang jelas kami sangat senang, dan kami sangat mencintai fans kami, dan sangat merindukan mereka.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Dan bulan ini kalian akan tur kembali ke Asia (termasuk Indonesia) bersama A1 dan Jeff Timmons, apa yang akan kalian berikan untuk fans di Indonesia?</strong><br />
<strong>Antony:</strong> Hal yang menjadi kejutan adalah, mereka akan melihat Blue lagi, karena banyak yang akan kami berikan dan tampilkan nanti. Dan kami tidak sabar untuk konser bagi fans kami di Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Ya, kami sangat merindukan kalian disini.</strong><br />
<strong>BLUE:</strong> Terima kasih, kami juga kangen dengan kalian semua.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Ceritakan apa proyek kalian selanjutnya? Mungkin album baru?</strong><br />
<strong>Antony:</strong> Ya (<em>Rendy</em>), kami bekerjasama dengan RedOne untuk album kami nanti, dan kami masih mempersiapkan beberapa track, dan tentunya single baru kami.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Baiklah, sudah kami tidak sabar menunggunya. Pertanyaan selanjutnya, bagaimana perasaan kalian bisa menjalani solo karir dan berada dalam sebuah grup secara bersamaan, dan kedua-duanya terbilang sukses? Dan yang mana yang lebih mudah dijalankan menurut kalian?</strong><br />
<strong>Lee:</strong> Saya rasa, kami memiliki proyek berbeda-beda selama beberapa tahun ke belakang, dan proyek tersebut membuat kami semakin kuat (dewasa) secara individu, kemudian kami menyatu kembali dalam grup ini dan membuat grup ini semakin solid.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Saat ini banyak sekali boyband yang ada di tangga lagu dunia, seperti JLS, The Wanted, dan One Direction, apa pendapat kalian tentang mereka? Apakah ini seperti sebuah kompetisi, dan bagaimana kalian mempersiapkan diri?</strong><br />
<strong>Duncan :</strong> Tidak (<em>Rendy</em>), kami tidak menganggap demikian. Kami tidak berpikir bahwa ini persaingan. Terutama JLS, kami mengenal mereka cukup lama. Yang jelas semuanya ini berkaitan dengan kerja keras. Dan kami sangat berharap yang terbaik untuk mereka semua, dan kami sangat mendukung mereka.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Di tahun 2005, Blue sempat bubar dan tidak aktif. Bagaimana kalian menjaga kebersamaan selama waktu tersebut? Dan apa perbedaan yang menonjol antara Blue yang dulu dengan yang sekarang?</strong><br />
<strong>Simon: </strong>Katakanlah begini, berdasarkan pengalaman kami mengerjakan proyek solo kami masing-masing yang membuat kami harus lebih berfokus dalam penyempurnaan jiwa seni kami, dan kami bawa itu ke dalam Blue saat ini, sehingga membuat kami lebih kuat. Kami merasa bahwa kami harus lebih menikmati keadaan kami saat ini dibandingkan yang terakhir kali, meskipun kami sangat senang dengan kesuksesan Blue dahulu. Jadi, kali ini kami tidak akan menyia-nyiakan waktu (dan kesempatan) yang ada ini.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Yang terakhir, bisa sampaikan sesuatu untuk fans kalian di Indonesia?</strong><br />
<strong>Simon: </strong>Kami ingin semua fans di Indonesia datang ke konser kami, menyanyikan semua hits kami, dan kami harap mereka tahu seluruh liriknya. Jadi, ambil semua album Blue yang kamu punya, dan mulailah menghafal (liriknya).</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Apa harapan terbesar kalian untuk konser mendatang?</strong><br />
<strong>Simon: </strong>Yang kami harapkan hanya bisa bersenang-senang. Kami hanya ingin melihat banyak fans kami bernyanyi bersama, dan menikmati konser kami.. Dan kalian juga bisa follow kami di @officialblue.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Baik, terima kasih banyak, Duncan, Lee, Simon, dan Antony.</strong><br />
<strong>BLUE: </strong>Terima kasih juga, Rendy&#8230;</p>
<p><strong>Special Thanks to Lucy @AsianTouring, @RendyNdoo for the interview and @cung2 for mixing.</strong></p>
<p>Jangan lupa saksikan The Greatest Hits Tour Blue, A1 &#038; Jeff Timmons 98 Degree di Jakarta tanggal 26 Februari dan Makassar tanggal 2 Maret 2012. Promotor: Mahkota Promotion @Mahkota_P</p>
<p><object height="81" width="100%"><param name="movie" value="https://player.soundcloud.com/player.swf?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F35945392&amp;show_comments=false&amp;auto_play=true&amp;color=ff7700"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param> <embed allowscriptaccess="always" height="81" src="https://player.soundcloud.com/player.swf?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F35945392&amp;show_comments=false&amp;auto_play=true&amp;color=ff7700" type="application/x-shockwave-flash" width="100%"></embed></object>   <span><a href="http://soundcloud.com/user1732180/exclusive-interview-with-blue">Exclusive Interview with Blue</a> by <a href="http://soundcloud.com/user1732180">creativedisc2</a></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/concerts/interview-with-blue/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Album of The Day: Kasabian &#8211; Velociraptor!</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-kasabian-velociraptor/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-kasabian-velociraptor/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 17:15:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album of The Day]]></category>
		<category><![CDATA[haris]]></category>
		<category><![CDATA[kasabian]]></category>
		<category><![CDATA[Sony Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22517</guid>
		<description><![CDATA[Kasabian hadir lagi dalam album keempat mereka dengan materi yang gak galah seeru dengan album-album terdahulu. Simak saja Velociraptor! yang kental dengan nuansa Brit-Pop ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/b/bb/Velociraptor%21.jpg/220px-Velociraptor%21.jpg" alt="" /><strong>Released by: Sony Music Indonesia</strong></p>
<p style="text-align: justify">Days are Forgotten menjadi single pertama yang diperkenalkan band asal Inggris, <strong>Kasabian</strong>, untuk album keempat mereka, <strong>Velociraptor!</strong>. Dibuka dengan beat berderap ala musik Hip Hop, single ini seolah-olah memberi petunjuk jika Kasabian akan mencoba warna baru dalam album terbaru mereka. Setelah mendengar Velociraptor!, kesan tersebut tidak sepenuhnya salah, namun juga tidak berarti benar. Jangan pusing dulu. Velociraptor! berbeda karena mempersembahkan banyak elemen baru dalam materi mereka namun tidak benar-benar melenceng dari pakem Kasabian yang kita kenal.</p>
<p style="text-align: justify">Dalam sejarah panjang band-band Inggris, selalu terselip nama-nama paten yang bahkan masih dikenang sampai sekarang. Kasabian mungkin masih perlu waktu yang lebih panjang untuk membuktikan eksistensi mereka, namun sebagai salah satu nama mapan saat ini, jelas ekspektasi yang besar terhadap mereka menjadi sulit dhindarkan. Namun dengan Velociraptor! tampaknya Kasabian tidak ingin memiliki pretensi untuk membuktikan apa-apa. Tampaknya album ini adalah sebuah surat cinta kepada kejayaan music rock itu sendiri, yang coba diungkit dengan mengandalkan ciri khas mereka.</p>
<p style="text-align: justify">Indikasi tersebut sudah ditunjukkan melalui track pembuka, Let&#8217;s Roll Just Like We Used To, sebuah ode kepada rock n roll klasik periode dekade 60-an, yang mengadopsi kesan psikadelik yang lekat dengan era tersebut, sehingga memiliki kesan megah dan melodramatis, seolah-olah lagu tersebut adalah soundtrack sebuah film agen rahasia 007.  Atau coba simak Velociraptor! yang hadir dalam semangat punk yang memulai kejayaan di dekade 70-an. Semangat synth pop yang beken di tahun 80-an kemudian dihadirkan dalam I Hear Voices. Dalam dekade 90-an, kali ini Kasabian hadir dalam semangat alternative rock yang penuh dalam Re-Wire. Sementara itu trend industrial yang dulu sempat merambah akhir 90-an menjadi semangat dalam Switchblade Smiles.</p>
<p style="text-align: justify">Akan tetapi kekuatan Velociraptor! bukan hanya itu. Kasabian kita kenal karena kekuatan penulis lagu mereka, baik dari lirik maupun notasi. Sebagaimana umumnya band-band yang kita kenal sebagai bagian dari Brit-Pop, ada yang khas dengan lagu-lagu mereka. Melodi yang cantik berpadu dengan vokal khas Inggris yang kemudian melebur dalam lagu yang sangat renyah untuk disimak. Album ini masih banyak menyimpan materi seperti itu. Contoh saja Goodbye Kiss yang manis dan mengalun romantis. La Fée Verte (The Green Fairy) mungkin terdengar <em>gloomy</em> dan <em>edgy</em> namun sulit untuk tidak larut di dalamnya. Kadar <em>gloomy</em>yang lebih cerah ada di Man of Simple Pleasures yang sedikit mengingatkan akan Bluer di awalk karir mereka. Sebagai penutup, ada Neon Neon yang berjalan lirih dan mengawang, namun terdengar sempurna sebagai finale untuk album ini.</p>
<p style="text-align: justify">Setiap lagu yang terdapat di dalam Velociraptor! dibangun berdasarkan melodi yang sederhana namun memiliki chrous yang memikat dalam skala yang epik yang tampaknya dibangun untuk menggiring lagu-lagu tersebut pada ekpektasi pendengarnya pada awalnya namun kemudian secara mengejutkan menampilan <em>twist-and-turn</em> yang seru di pertengahan lagu. Bagi sebagian orang, dengan mudah mereka akan mengkritisi album ini sebagai album yang terlalu terformulasi dan repititif, demi mengejar kesan ramah di kuping atau <em>catchy</em> (<em>for whatever that means</em>).</p>
<p style="text-align: justify">Namun Kasabian harus dipuji karena mampu menghadirkan materi yang sangat gampang dicerna tanpa harus menganaktirikan kualitas. Yep, setiap lagu yang terdapat di album ini dihadirkan dengan tata produksi yang matang. Dan dijamin, tidak ada lagu yang tidak nikmat untuk didengar. Toh sebuah album ujung-ujungnya mengejar afeksi dari pendengarnya, bukan? Jika itu tujuannya, maka Velociraptor! berhasil untuk itu.</p>
<p><a href="http://www.kasabian.co.uk/">Official Website</a></p>
<p>Rate this album: Note: There is a rating embedded within this post, please visit this post to rate it.</p>
<p><strong>(Haris / CreativeDisc Contributor)</strong></p>
<p><strong>TRACKLIST</strong><br />
1.	&#8220;Let&#8217;s Roll Just Like We Used To&#8221;  	4:47<br />
2.	&#8220;Days Are Forgotten&#8221;  	5:02<br />
3.	&#8220;Goodbye Kiss&#8221;  	4:04<br />
4.	&#8220;La Fée Verte (The Green Fairy)&#8221;  	5:47<br />
5.	&#8220;Velociraptor!&#8221;  	2:51<br />
6.	&#8220;Acid Turkish Bath (Shelter From the Storm)&#8221;  	6:01<br />
7.	&#8220;I Hear Voices&#8221;  	3:58<br />
8.	&#8220;Re-Wired&#8221;  	4:44<br />
9.	&#8220;Man of Simple Pleasures&#8221;  	3:51<br />
10.	&#8220;Switchblade Smiles&#8221;  	4:13<br />
11.	&#8220;Neon Noon&#8221;  	5:20</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-kasabian-velociraptor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Single of The Day: Adele &#8211; Set Fire To The Rain</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/single-of-the-day/single-of-the-rain-adele-set-fire-to-the-rain/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/single-of-the-day/single-of-the-rain-adele-set-fire-to-the-rain/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 17:13:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Single of The Day]]></category>
		<category><![CDATA[adele]]></category>
		<category><![CDATA[iqko]]></category>
		<category><![CDATA[warner music]]></category>
		<category><![CDATA[warner music indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22509</guid>
		<description><![CDATA[Bisa jadi tahun ini kita masih akan menikmati sisa-sisa kejayaan album 21. Maklum saja, pamor seluruh track dalam album ini berpotensi menjadi hits. Sampai dimana Adele akan bertahan dalam mengeluarkan singlenya? Inilah Set Fire To The Rain.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/6/6a/Adele_-_Set_Fire_to_the_Rain.jpg/220px-Adele_-_Set_Fire_to_the_Rain.jpg" alt="" /><strong>Released by: Warner Music Indonesia</strong></p>
<p style="text-align: justify">Saya membayangkan dalam konteks dunia paralel <strong>Adele</strong> adalah seorang dewi. Layaknya Athena dalam mitos Yunani kuno, dia menggambarkan sosok tangguh dan rapuh disaat yang bersamaan. Ada kalanya dia mampu menjabarkan kesedihan dengan begitu lugas, tapi ada saatnya juga emosinya begitu tumpah ketika melihat sebuah hubungan.</p>
<p style="text-align: justify">Apakah <strong>Set Fire To The Rain</strong> semacam menikmati Love The Way You Lie bagian kedua? Karena menyimak lirik yang ada, Adele memberikan kontradiksi dalam setiap frase yang digunakan. <em>Even now when we&#8217;re already over, I can&#8217;t help myself from looking for you</em>. Sebuah rebound yang diharapkan bisa terjadi sejenak pasca berakhirnya hubungan? Ataukah hanya perasaan denial yang tidak berkesudahan?</p>
<p style="text-align: justify">Track ini menjadi memorable ketika piano di intro mengalun memberikan ketegasan. 8 detik pertama hanya memberi kita bayangan, akan seperti apa track ini berjalan. Memasuki bagian lirik, barulah Adele memberikan ceritanya tentang percintaan yang tidak bisa ditebak. Sebuah anthem yang bisa dinyanyikan oleh mereka yang memiliki status In Relathionship and It’s Complicated.</p>
<p style="text-align: justify">Simak bagian sebelum reffrain, dimana Adele seperti mengumpulkan semua tenaga kemudian menghempasnya dalam barisan reffrain yang mudah dicerna. Cukup beberapa kali menyimak, reffnya sudah langsung terngiang-ngiang di kepala. Track Set Fire To The Rain juga menjadi pilihan yang sulit ketika akan dirilis sebagai single. Maklum saja, track ini harus bersaing dengan Rumours Has It yang lebih dulu terdengar familiar.</p>
<p style="text-align: justify">Adele menciptakan sebagian besar lirik di album 21. Track Set Fire To The Rain, nama Fraser T. Smith menjadi nama tandemnya. Fraser T sendiri lebih dahulu terkenal dengan karyanya, Hurt yang dibawakan oleh Leona Lewis. Jadi dia sangat mengerti ketika ballad dengan mid tempo ini akan diberi suasana seperti apa. Putus asa? Marah? Sedih? Semuanya tergabung menjadi satu.</p>
<p style="text-align: justify">Pertama kali dinyanyikan secara live pada bulan April tahun lalu di The Graham Norton Show, menjadikan track ini seolah-olah menjadi api dalam sekam. Potensi untuk membesar sangat diyakini, namun harus mendahului dua single yang dilepas sebelumnya. Hasilnya sekarang? Dia mampu menjadi jawara di berbagai chart dunia, dan chart Billboard Top 100 juga sudah mencatatnya sebagai posisi puncak.</p>
<p style="text-align: justify"><em>But there&#8217;s a side to you that I never knew, never knew</em>, mungkin inilah penjabaran paling lugas yang bisa diberikan Adele. Ketika setiap hubungan memiliki romansanya sendiri, dan selalu ada sisi yang tidak bisa tertebak bagaimana akhirnya. Cheers!</p>
<p><a href="http://adele.tv/">Official Website</a></p>
<p>Rate this single: Note: There is a rating embedded within this post, please visit this post to rate it.</p>
<p><strong>(Iqko / CreativeDisc Contributor)</strong></p>
<p><strong>LYRIC</strong><br />
I let it fall, my heart,<br />
And as it fell you rose to claim it<br />
It was dark and I was over<br />
Until you kissed my lips and you saved me</p>
<p>My hands, they&#8217;re strong<br />
But my knees were far too weak<br />
To stand in your arms<br />
Without falling to your feet</p>
<p>But there&#8217;s a side to you<br />
That I never knew, never knew.<br />
All the things you&#8217;d say<br />
They were never true, never true,<br />
And the games you play<br />
You would always win, always win.</p>
<p>[Chorus:]<br />
But I set fire to the rain,<br />
Watched it pour as I touched your face,<br />
Well, it burned while I cried<br />
&#8216;Cause I heard it screaming out your name, your name!</p>
<p>When I lay with you<br />
I could stay there<br />
Close my eyes<br />
Feel you here forever<br />
You and me together<br />
Nothing is better</p>
<p>&#8216;Cause there&#8217;s a side to you<br />
That I never knew, never knew,<br />
All the things you&#8217;d say,<br />
They were never true, never true,<br />
And the games you play<br />
You would always win, always win.</p>
<p>[Chorus:]<br />
But I set fire to the rain,<br />
Watched it pour as I touched your face,<br />
Well, it burned while I cried<br />
&#8216;Cause I heard it screaming out your name, your name!</p>
<p>I set fire to the rain<br />
And I threw us into the flames<br />
Where it felt something die<br />
&#8216;Cause I knew that that was the last time, the last time!</p>
<p>Sometimes I wake up by the door,<br />
That heart you caught must be waiting for you<br />
Even now when we&#8217;re already over<br />
I can&#8217;t help myself from looking for you.</p>
<p>[Chorus:]<br />
I set fire to the rain,<br />
Watched it pour as I touched your face,<br />
Well, it burned while I cried<br />
&#8216;Cause I heard it screaming out your name, your name</p>
<p>I set fire to the rain,<br />
And I threw us into the flames<br />
Where it felt something die<br />
&#8216;Cause I knew that that was the last time, the last time, oh, ohhhh!</p>
<p>Oh noooo<br />
Let it burn<br />
Oh oh ohhhh<br />
Let it burn<br />
Oh oh ohhhh<br />
Let it burn<br />
Oh oh ohhhh</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/single-of-the-day/single-of-the-rain-adele-set-fire-to-the-rain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Voice 2 &#8211; Blind Audition 1 &amp; 2</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/the-x-factor-us/the-voice-2-blind-audition-1-2/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/the-x-factor-us/the-voice-2-blind-audition-1-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 17:28:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>welly</dc:creator>
				<category><![CDATA[The X Factor US]]></category>
		<category><![CDATA[adam levine]]></category>
		<category><![CDATA[blake shelton]]></category>
		<category><![CDATA[cee-lo green]]></category>
		<category><![CDATA[christina aguilera]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22515</guid>
		<description><![CDATA[Belum berselang setahun dari penemuan sang juara The Voice US Season 1, talent show tayangan stasiun televisi NBC ini sudah memulai season barunya. Dan pastinya, dimulai dengan Blind Auditions yang menjadikan acara ini BE-DA!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://s3.torbit.com/img/93db23708a5fdc2312ccc2adb767964e9afecc0c-The-Voice-Logo.jpg" alt="" /><em>What&#8217;s different about The Voice</em> adalah tahap awal dari penemuan bintang a la mereka dilakukan berdasarkan suara. Kita yang sudah jatuh cinta pada keunikan The Voice dengan Blind Auditions-nya, pasti sangat merindukan suasana meriah yang ditampilkan oleh para peserta berikut persaingan para pelatih untuk mendapatkan bakat terbaik demi memenangkan acara ini. Carson Daly sebagai pembawa acara berkesempatan mengunjungi peserta untuk memberitahu beberapa dari peserta yang mendapat kesempatan untuk bernyanyi dibelakangi para pelatih. Dan siapa keempat pelatih tersebut?</p>
<p><strong>Adam Levine</strong>, lead singer of Maroon 5 and three-time Grammy winner.<br />
<strong> Blake Shelton</strong>, 10 #1 Singles and current CMA Male Vocalist of The Year.<br />
<strong>Cee-Lo Green</strong>, three-time Grammy winner, one half of the fame group Gnarls Barkley, and the voice behind the #1 smash &#8216;Forget You&#8217;<br />
<strong>Christina Aguilera</strong>, vocal prodigy, five-time Grammy winner, and widely regarded as one of the best voices of all-time</p>
<p>Tahun ini, tim The Voice mengadakan audisi ke 8 kota; Chicago, East Rutherford, Nashville, Atlanta, Orlando, Houston, South San Fransisco, dan Inglewood. Yang terbaik dari yang terbaik diberi kesempatan untuk mengikuti Blind Auditions. Kalau satu kursi berputar, peserta tersebut akan masuk ke dalam tim pelatih yang memutar kursi tersebut. Tapi kalau lebih dari satu kursi yang berputar, peserta yang memiliki hak untuk memilih tim mana yang diinginkannya. Dan jikalau tak satupun kursi berputar, tandanya peserta tersebut tersisih. Inilah Blind Auditions Week 1.</p>
<p><strong>RaeLynn, 17 tahun<br />
Lagu: Heel on Heels</strong><br />
RaeLynn adalah seorang gadis pirang yang manis dan menyanyikan lagu country. Pilihan lagunya, &#8216;Hell On Heels&#8217; yang adalah salah satu lagu dari Miranda Lambert, istri Blake Shelton dinilai sebagai sebuah resiko oleh Carson, mengingat tahun lalu Blake merasa tidak puas kepada para peserta yang membawakan lagu-lagu Miranda. Di awal-awal, RaeLynn terdengar begitu lembut, seperti Dia Frampton. Tapi saat di bagian chorus, vokalnya menjadi sangar dan menghentak.<br />
Kursi yang berputar: Adam Levine dan Blake Shelton.<br />
<strong>Pilihan RaeLynn: #TeamBlake</strong></p>
<p><strong>Jesse Campbell, 42 tahun</strong><br />
Lagu: A Song For You<br />
Entah karena lagunya atau memang nyanyian Jesse yang begitu meyakinkan, dari nada pertama, kursi 3 pelatih berputar. Ciri Jesse mengingatkan pada Javier Colon, pemenang tahun lalu. Kesamaan Jesse dan Javier lainnya adalah mereka sama-sama pernah dikontrak  oleh Capitol Records.<br />
Kursi yang berputar: CeeLo Green, Christina Aguilera, Adam Levine, dan Blake Shelton.<br />
Pilihan Jesse: sebelum memutuskan, Jesse mengatakan bahwa nama yang pertama ada di pikirannya adalah Christina, jadi dirinya berada di<br />
<strong>#TeamXTina</strong></p>
<p><strong>Daniel Rosa, 20 tahun</strong><br />
Lagu: Animal<br />
Tujuan Daniel mengikuti ajang ini adalah untuk mendapatkan konfirmasi. Karena setiap dia bernyanyi, ayah dan ibunya selalu mengatakan nyanyiannya bagus. Dan dirinya ingin mendengar pendapat orang lain. Lagu &#8216;Animal&#8217; milik Neon Trees dibawakan secara akustik dan hasilnya adalah sebagai berikut. Kursi yang berputar: tak satupun. Para juri merasa pitch adalah masalah terbesar Daniel.</p>
<p><strong>Juliet Simms, 25 tahun</strong><br />
Lagu: Oh! Darling<br />
Suara Juliet yang tak hanya serak, tapi juga bertenaga dengan penghayatan lagu yang luar biasa membuat para pelatih terpana dan bertarung habis-habisan untuk mendapatkannya. Juliet adalah vokalis band Automatic Loveletter.<br />
Kursi yang berputar: Adam Levine, CeeLo Green, dan Christina Aguilera<br />
Pilihan Juliet: <strong>#TeamCeeLo</strong></p>
<p><strong>Chris Mann, 29 tahun</strong><br />
Lagu: Because We Believe (Ama Credi E Vai)<br />
Sejauh ini kita sudah mendapatkan bakat country, soul, dan rock. Mari menambahkan opera ke dalamnya dengan kehadiran Chris. Para pelatih tidak mungkin menolak big voice milik Chris. Info tambahan, Chris pernah tampil untuk serial Glee sebagai salah satu dari cowok di paduan suara Warblers.<br />
Kursi yang berputar: CeeLo Green dan Christina Aguilera<br />
Pilihan Chris: <strong>#TeamXtina </strong>dua peserta pertama yang dimiliki oleh Christina Aguilera sepertinya memantapkan keinginannya sebagai tim yang bervariasi.</p>
<p>Meskipun sudah memasukkan nama-nama terpilih untuk mengikuti Blind Auditions ini, tapi tak lantas para pelatih serta merta menginginkan mereka untuk masuk ke dalam tim mereka. Gonul Aksoy, Ben Baxter, dan Mark Trussell adalah peserta lain yang harus tersisih.</p>
<p><strong>Tony Lucca, 35 tahun</strong><br />
Lagu: Trouble<br />
Tony Lucca adalah mantan anak Mickey Mouse Club. Yep, dirinya pernah tampil bersama Britney Spears, Justin Timberlake, dan juga salah satu pelatih di acara ini, Christina Aguilera. Tapi saat MMC diberhentikan, kebanyakan dari Mouseketeer mengejar karir di bidang musik pop, tapi Tony memilih jalannya sebagai penyanyi di klub-klub kecil. Dan apakah Christina masih mengenalinya?<br />
Kursi yang berputar: Adam Levine, Christina Aguilera, Blake Shelton,<br />
dan CeeLo Green<br />
Pilihan Tony: <strong>#TeamAdam</strong> sesaat setelah Tony memilih Adam, Christina mendatanginya ke belakang panggung untuk bereuni dengan rekan sesama MMC.</p>
<p><strong>The Line; Hailey Steele dan Leland Grant</strong><br />
Lagu: American Girl<br />
Mereka adalah grup pertama yang hadir dalam Blind Auditions ini. Mereka duo country yang mengingatkan kita pada Elenowen dari musim lalu. Bedanya, Hailey dan Leland bukan pasangan, atau paling tidak itulah pengakuan mereka.<br />
Kursi yang berputar: Blake Shelton, Christina Aguilera, CeeLo Green,<br />
dan Christina Aguilera<br />
Pilihan The Line: Blake Shelton sangat PD bahwa duo ini akan memilih dirinya terkait dengan elemen country. Tapi ternyata The Line memutuskan untuk berada di <strong>#TeamXtina.</strong></p>
<p><strong>Jamar Rogers, 29 tahun</strong><br />
Lagu: Seven Nation Army<br />
Jamar adalah salah satu dari mereka yang beruntung dikunjungi oleh<br />
Carson Daly untuk menyerahkan undangan ke Blind Auditions. Jamar punya cerita dimana dirinya adalah seorang pengidap HIV/AIDS akibat narkoba. Tapi dirinya menolak untuk menyerah pada takdir, dan ingin berjuang demi membuat hidupnya berarti. Dan apakah ada dari kalian yang mengingatnya saat berada di American Idol?<br />
Kursi yang berputar: CeeLo Green berada di <strong>#TeamCeeLo</strong> merupakan impiannya.</p>
<p><em>Intermezzo! </em>The Voice masih mengadakan social media tahun ini. Tapi bukan dengan Alison Haislip sebagai host-nya, tapi Christina Millian. Oleh karena itu saat The Voice ditayangkan di Amerika sana, kita bisa menikmatinya pada saat yang sama lewat hashtag #TheVoice di Twitter.</p>
<p><strong>Neal Middleton, 33 tahun</strong><br />
Lagu: I Heard It Thorugh The Grapevine<br />
Sepertinya mengambil jalur yang sangat berbeda untuk sebuah lagu klasik adalah harga mahal yang harus dibayar oleh Neal. Karena gaya nge-rock-nya dalam lagu &#8216;I Heard It Through The Grapevine&#8217; tidak membuahkan hasil.<br />
Kursi yang berputar: tak satupun.</p>
<p>Bukan hanya Neal yang mengalami nasib sial. Karena TJ Gibson, Aly<br />
Jados, dan Sam Jones pun sama-sama harus tersisih.</p>
<p><strong>Gwen Sebastian, 37 tahun</strong><br />
Lagu: Stay<br />
Bagi Gwen, karirnya harus berada selangkah lebih maju daripada kehidupan pribadi. Sehingga dirinya rela membuat keputusan untuk menunda pernikahannya demi The Voice. Gwen adalah artis lokal di kampung halamannya di North Dakota.<br />
Kursi yang berputar: Blake Shelton, CeeLo Green, dan Adam Levine.<br />
Pilihan Gwen: karena Blake kehilangan The Line, dirinya begitu kesal saat CeeLo dan Adam memutar kursi mereka. Tapi karena Gwen  berpegang teguh pada elemen country-nya, dirinya berada di <strong>#TeamBlake</strong></p>
<p><strong>Pamela Rose, 28 tahun</strong><br />
Lagu: Already Gone<br />
Selain tips untuk mempersiapkan suara seprima mungkin, sepertinya panitia harus memberikan tips pemilihan lagu kepada para peserta. Karena Pamela melakukan kesalahn besar saat memilih lagu &#8216;Already Gone&#8217; Kelly Clarkson dan begitu kesusahaan untuk mempertahankan  nada.<br />
Kursi yang berputar: tak satupun. CeeLo Green merasa sangat bersalah tidak memilih Pamela, sama seperti tidak memilih Sonia Rao tahun lalu.</p>
<p><strong>Kim Yarbrough, 50 tahun</strong><br />
Lagu: Tell Me Something Good<br />
Tidak ada batasan usia dalam The Voice, sehingga siapapun yang sudah melewati babak audisi awal dan cukup baik untuk diundang ke Blind Auditions tidak dipandang secara usia. Kim memanaskan panggung The Voice dengan penampilannya.<br />
Kursi yang berputar: Adam Levine dan Christina Aguilera<br />
Pilihan Kim: sepertinya apa yang dikatakan Adam sangat berpengaruh<br />
bagi Kim begitu juga rekomendasi dari Blake, sehingga dirinya memilih<br />
untuk berada dalam <strong>#TeamAdam</strong></p>
<p><strong>Angie Johnson, 31 tahun</strong><br />
Lagu: Heartbreaker<br />
Angie adalah penemuan Carson Daly. Angie adalah seseorang dalam angkatan bersenjata dan dirinya juga menjadi penyanyi dalam band pejuang negara yang sedang bertugas di medan perang. Salah satu penampilannya menyanyikan lagu Adele direkam oleh rekannya dan diunggah ke YouTube. Inilah audisi untuk Angie hingga mendapat undangan ke acara The Voice.<br />
Kursi yang berputar: CeeLo Green sepertinya<strong> #TeamCeeLo </strong>membuat spesialisasi pada lady rocker.</p>
<p><strong>Dez Duran, 21 tahun</strong><br />
Lagu: I Want It That Way<br />
Sekesal-kesalnya para pelatih tidak mendapatkan talent yang mereka inginkan adalah kekesalan saat melepas seseorang yang punya potensi besar untuk menjadi salah satu peserta terfavorit. Orang itu adalah Dez Duran yang punya gaya boyband dan menyanyikan lagu boyband.<br />
Kursi yang berputar: tidak satupun. Tapi sangat mungkin dirinya akan<br />
mendapat wildcard.</p>
<p><strong>Lindsey Pavao, 22 tahun</strong><br />
Lagu: Say Aah<br />
Tak hanya suara yang powerful yang diinginkan para pelatih, tapi juga mereka yang bersuara unik. Lindsey Pavao memiliki suara itu. Dan kursi<br />
demi kursi pun berputar untuknya.<br />
Kursi yang berputar: Christina Aguilera, CeeLo Green, dan Blake Shelton<br />
Pilihan Lindsey: <strong>#TeamXtina</strong> #GirlPower</p>
<p><strong>Hoja Lopez, 25 tahun</strong><br />
Lagu: Teenage Dream<br />
Penampilan Hoja kurang prima. Menurut Adam itu, kegugupan menguasai Hoja dan mempengaruhi penampilannya. Hasilnya?<br />
Kursi yang berputar: tidak satupun.</p>
<p><strong>Jermaine Paul, 33 tahun</strong><br />
Lagu: Complicated<br />
Jika saya berada di kursi pelatih dan mendengarkan audisi Jermaine, saya tidak akan sudi memutar kursi dengan penampilannya ini. Warna vokalnya dengan lagunya tidak matching. Dan kontrol emosi sangat kurang. Jermaine adalah penyanyi latar untuk Alicia Keys. Syukur baginya, karena saya bukanlah orang yang duduk di kursi tersebut.<br />
Kursi yang berputar: CeeLo Green dan Blake Shelton<br />
Pilihan Jermaine: <strong>#TeamBlake </strong>mengejutkan, huh?! Sepertinya tak hanya Christina yang menginginkan variasi dalam timnya, tapi begitu juga Blake.</p>
<p><strong>Angel Taylor, 23 tahun</strong><br />
Lagu: Someone Like You<br />
Larangan untuk membawakan lagu Adele dengan gaya Adele sepertinya tidak berlaku bagi Angel. Dirinya bertanggung jawab menyanyikan &#8216;Someone Like You&#8217; dengan vokal yang berkarakter dan emosi yang terjaga.<br />
Kursi yang berputar: Adam Levine, Blake Shelton, dan CeeLo Green<br />
Pilihan Angel: <strong>#TeamAdam</strong></p>
<p>Pastikan untuk tetap menyaksikan The Voice karena acara ini akan menjaga keseruannya dengan para kontestan yang beragam. Blind Auditions masih akan berlanjut di 2 minggu mendatang untuk  mendapatkan 12 kontestan di masing-masing tim. Jangan lupa untuk mengikuti game sebagai pelatih kelima di Facebook Fan Page-nya The Voice.</p>
<p><strong>Saksikan The Voice hanya di @AXNASIA !</strong></p>
<p><strong>(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributors)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/the-x-factor-us/the-voice-2-blind-audition-1-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>American Idol 11 Auditions &amp; Top 24</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/behind-the-music/american-idol-2012/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/behind-the-music/american-idol-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 17:06:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Behind The Music]]></category>
		<category><![CDATA[ai hasibuan]]></category>
		<category><![CDATA[American Idol]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22502</guid>
		<description><![CDATA[American Idol mempertahankan format season lalu untuk diterapkan di season ini. Salah satunya berarti randy Jackson, Jennifer Lopez, dan Steven Tyler masih duduk manis di kursi juri. Dan bagaimana dengan para pesertanya? Inilah American Idol!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://i39.tinypic.com/2d9dwth.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align: justify"><strong>American Idol</strong> berkunjung ke 7 kota di seluruh penjuru Amerika Serikat untuk mencari bakat-bakat baru tahun ini. Well, tak semuanya merupakan bakat baru, karena beberapa nama adalah mereka yang gagal di musim-musim lampau dan kembali untuk menguji peruntungan mereka di musim ini.</p>
<p style="text-align: justify">Tak banyak perubahan yang terjadi pada musim ini. Ryan Seacrest masih betah menjadi host, dan Randy Jackson-Jennifer Lopez-Steven Tyler semakin kompak menjadi juri. Ketiga bisa dianggap berhasil mencetak bintang dari musim lalu, sehingga kiprah mereka di musim ini pasti lebih disoroti dalam memperhatikan setiap bakat yang hadir di depan mereka untuk audisi.</p>
<p style="text-align: justify">Kalau kita disuguhi dengan metode audisi via unggah video tahun lalu, dimana salah satu kontestan yang berhasil masuk ke putaran final dalam metode tersebut Karen Rodriguez, para kontestan yang beraudisi pun ikut melibatkan kamera video mereka untuk mengabadikan perjalan mereka menuju American Idol. Portland, San Diego, Galveston, Pittsburgh, Aspen, St. Louis, dan Savannah adalah kota pilihan untuk dikunjungi tahun ini. Total perolehan 301 tiket emas menuju Hollywood, mendekatkan mereka pada impian sebagai bintang.</p>
<p style="text-align: justify">Pihak network seperti berusaha sebaik mungkin agar American Idol menjadi tayangan yang menarik. Well hey, mereka telah emngudara selama lebih dari satu dekade, dan hal-hal yang melibatkan pesawat ulang alik dan angkasa luar sepertinya bisa dijadikan menu tambahan, selain audisi-audisi yang ngeyel dan kelewat buruk. Tapi sayangnya, dalam 7 episode tayangan audisi hal tersebut dibuat seolah bagian terpenting. Sehingga jauh lebih banyak melihat guyonan dan banyolan ketimbang bakat. Dan tak melupakan &#8220;kisah&#8221;. Setiap kontestan yang ingin mendapat perhatian khusus dalam tayangan audisi ini harus mempunyai kisah yang dibagikan kepada penonton. Sehingga mereka yang tidak membawa kisah di dalam kantong mereka saat audisi harus rela untuk tidak mendapat sorotan dalam episode-episode awal ini.</p>
<p style="text-align: justify">Tapi berkat kecanggihan teknologi masa kini, yang dalam konteks berikut entah kita harus syukuri atau malah kita sesalkan, membuat kita jauh lebih dahulu mengetahui nama-nama mereka yang berhasil mendapat tiket emas ke Hollywood sebelum tayangannya dimulai di televisi. Dan saat episode demi episode bergulir, kita sudah dapat melihat jelas daftar nama 12 pria dan 12 wanita yang melaju ke putaran semifinal. <em>It&#8217;s crazy, huh?! That&#8217;s why the called it spoiler</em>. Memanjakan kita untuk mengetahui lebih dulu dari yang seharusnya.</p>
<p style="text-align: justify">Pada akhirnya, salah satu dari 301 pemegang tiket emas ke Hollywood tersebut akan dinobatkan sebagai American Idol dalam kurang lebih 3 bulan ke depan. Orang tersebut masih harus menghadapi berbagai tantangan juri di Hollywood Week, menuju Las Vegas, Final Performance, hingga public vote yang akhirnya menentukan siapa yang layak menjadi juara. Daftar para kontestan yang berbagi mimpi yang sama sebagai superstar bisa kamu simak <a href="http://www.americanidol.com/hollywood_week/">disini </a>berikut sedikit data mengenai mereka serta link ke foto dan video audisi masing-masing.</p>
<p style="text-align: justify">Dan sebagai panduan untuk menonton Hollywood Week yang akan ditayangkan pekan ini, berikut daftar 24 besar yang dipisah dari kategori cowok dan cewek.</p>
<p><strong>Top 12 Boys</strong><br />
Adam Brock – Pittsburgh<br />
Creighton Fraker   – Pittsburgh<br />
Aaron Sanders – Pittsburgh<br />
Eben Franckewitz  – Pittsburgh<br />
Heejun Han – Pittsburgh<br />
Joshua Ledet – Houston<br />
Phillip Phillips – Savannah<br />
Deandre Brackensick – San Diego<br />
Reed Grimm – Pittsburgh<br />
Colton Dixon – Savannah<br />
Jeremy Rosado – Savannah<br />
Chase Likens – Pittsburgh</p>
<p><strong>Top 12 Girls</strong><br />
Baylie Brown &#8211;  Houston<br />
Chelsea Sorrell – Savannah<br />
Elise Testone – Savannah<br />
Erika Van Pelt – Pittsburgh<br />
Haley Johnsen – Portland<br />
Hollie Cavanaugh – Houston<br />
Hallie Day – Pittsburgh<br />
Jen Hirsh – Houston<br />
Jessica Sanchez – San Diego<br />
Shannon Magrane – Savannah<br />
Skylar Laine – Houston<br />
Brielle Von Hugel – Savannah</p>
<p><strong>(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)</strong></p>
<p><em>Who&#8217;s your choice?</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/behind-the-music/american-idol-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Album of The Day: Four Year Strong &#8211; In Some Way, Shape or Form</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day-four-year-strong-in-some-way-shape-or-form/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day-four-year-strong-in-some-way-shape-or-form/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 17:25:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album of The Day]]></category>
		<category><![CDATA[Reviews]]></category>
		<category><![CDATA[four year strong]]></category>
		<category><![CDATA[haris]]></category>
		<category><![CDATA[Universal Music]]></category>
		<category><![CDATA[universal music indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22451</guid>
		<description><![CDATA[Album ke empat dan Four Year Strong masih dalam semangat tinggi dalam mempersembahkan pop-punk dalam visi mereka. Simak album terbaru mereka dalam In Some Way, Shape or Form]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/9/9a/FYS_ISWSOF.jpg/220px-FYS_ISWSOF.jpg" alt="" /><strong>Released by Universal Music Indonesia</strong></p>
<p style="text-align: justify">Semenjak terbentuk di tahun 2001, band pop-punk asal Amerika, <strong>Four Year Strong</strong>, rasanya cukup konsisten dengan genre yang dipilihnya. Begitu juga dengan album yang menjadi karya mereka. Ini terbukti dengan dirilisnya album ke empat mereka, <strong>In Some Way, Shape or Form</strong>. Dengan amunisi 12 lagu, album ini masih menampilkan kemampuan mereka dalam menyusun komposisi musik yang keras namun tetap melodik dan sangat mudah dinikmati. Jika kemudian ada yang menyebutkan <em>subgenre</em> yang dibawakan oleh Four Year Strong sebagai pop dalam balutan punk, mungkin tidak salahnya, akan tetapi semangat menggebu yang dibawa oleh Dan O&#8217;Connor, Alan Day, Joe Weiss dan Jake Massucco boleh mendapat apresiasi tersendiri.</p>
<p style="text-align: justify">Tentu saja sepanjang karir selama satu dekade mereja, tidak bisa dinafikan jika ada pergerakan yang cukup signifikan dalam balutan musik yang mereka usung. Demikian yang bisa kita simak saat mendengarkan album ini. Dengan mendengarkan Just Drive, yang merupakan single pertama untuk album ini, kita pun sadar jika Four Year Strong lagi-lagi memberi sentuhan melodik dalam musik mereka yang gahar. Lagu yang memiliki unsur rock yang tebal dengan riff gitar yang kasar serta tetabuhan drum yang enerjik. Sang vokalis, Dan O’Connor pun bernyanyi dengan semangat rock yang kental, dan tetap terdengar intens tanpa harus menggunakan teknik <em>growling</em>. Selain melodik, Just Drive juga terdengar cukup organis, karena kali ini Four Year Strong telah mengeliminir arsiran synth yang biasanya terdapat di musik mereka. Tentu saja ini juga disebabkan karena mereka telah ditinggal oleh kibordis mereka.</p>
<p style="text-align: justify">Dengan menjadikan Just Drive sebagai <em>teaser</em>, Four Year Strong mengindikasikan jika lagu-lagu yang gampang dicerna memang memenuhi album ini. Bagi yang familiar dengan band ini pasti menyadari jika ada peruban dalam gaya musik mereka. Unsur pop-punk tetap menjadi rumus utama, akan tetapi terlihat jika kumpulan ini lebih mengejar melodi yang cenderung <em>easy listening</em> dan menghindarkan aransemen yang ruwet. Coba saja simak The Security of the Familiar, the Tranquility of Repetition, Bring On The World, atau mungkin The Infected. Formula yang dipakai terasa terlalu familiar dan mungkin bahkan terdengar repetitif. Namun jangan kuatir, In Some Way, Shape or Form masih mempunyai materi yang sangat layak untuk disimak, seperti Fight The Future yang bergemuruh, Sweet Kerosene yang berderap atau Unbreakable yang  anthemik. Bahkan jika merindukan Four Year Strong dalam corak lama mereka, masih bisa menemukan di Fairweather Fan, yang intens dan gelap.</p>
<p style="text-align: justify">Mungkin bagi beberapa kalangan fans, album In Some Way, Shape or Form tidak terdengar seperti apa yang biasa mereka kenal. Bahkan nyaris mirip dengan banyak band-band sejenis yang ada, contohlah Sum 41, All American Rejects atau Fall Out Boy. Akan tetapi jangan langsung memberi cap jelek, karena pada dasarnya Four Year Strong masih bisa diandalkan dalam memberi kita pengalaman rock yang seru. Pilihan-pilihan lagunya mungkin tidak variatif akan tetapi kita masih bisa merasakan antusiasme dalam musik mereka. Bahkan, jika kita menilik lirik-lirik yang melekat di lagu-lagu yang terdapat di album ini, ada nuansa gelap dan juga emosinil dalam tema-temanya. Tentu ini menjadi catatan lebih, daripada sekedar menyanyikan tentang kemarahan atau jatuh cinta misalnya.</p>
<p style="text-align: justify">Mungkin ada alasan mengapa Pete Wentz dari Fall Out Boy menyukai hibrida hard core, pop, punk dan semangat indie Four Year Strong hingga mengajak mereka untuk bergabung ke dalam Decaydance Records. Jika kemudian ada yang menganggap masuknya Four Year Strong ke dalam label tersebut sama dengan hijrah ke ranah yang lebih <em>mainstream</em>, itu juga merupakan anggapan yang dapat ditolerir. Apa pun pilihan yang diambil oleh Four Year Strong, hal tersebut merupakan bagian dari perjalanan musikalitas mereka. Meski mungkin In Some Way, Shape or Form bukan merupakan album terbaik mereka, akan tetapi album ini tetap menarik untuk disimak. Urusan suka atau tidak, itu urusan pribadi masing-masing. Mengutip Dan O&#8217;Connor, &#8220;<em>This is what we do. Love us or hate us, we are Four Year Strong</em>.&#8221;</p>
<p><a href="http://fouryearstrongmusic.com/">Official Website</a></p>
<p>Rate this album: Note: There is a rating embedded within this post, please visit this post to rate it.</p>
<p>(Haris / CreativeDisc Contributor)</p>
<p><strong>TRACKLIST</strong><br />
1. 	&#8220;The Infected&#8221;   	3:17<br />
2. 	&#8220;The Security of the Familiar, the Tranquility of Repetition&#8221;   	3:28<br />
3. 	&#8220;Stuck in the Middle&#8221;   	3:42<br />
4. 	&#8220;Just Drive&#8221;   	3:32<br />
5. 	&#8220;Fairweather Fan&#8221;   	3:30<br />
6. 	&#8220;Sweet Kerosene&#8221;   	3:22<br />
7. 	&#8220;Falling on You&#8221;   	3:36<br />
8. 	&#8220;Heaven Wasn&#8217;t Built to Hold Me&#8221;   	3:06<br />
9. 	&#8220;Unbreakable&#8221;   	3:12<br />
10. 	&#8220;Bring on the World&#8221;   	3:12<br />
11. 	&#8220;Fight the Future&#8221;   	3:04<br />
12. 	&#8220;Only the Meek Get Pinched, the Bold Survive&#8221;   	3:51</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day-four-year-strong-in-some-way-shape-or-form/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Single of The Day: Adam Lambert &#8211; Better Than I Know Myself</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/single-of-the-day/single-of-the-day-adam-lambert-better-than-i-know-myself/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/single-of-the-day/single-of-the-day-adam-lambert-better-than-i-know-myself/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 17:02:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Single of The Day]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22504</guid>
		<description><![CDATA[Sejak lepas landas dari American Idol, Adam Lambert cukup diperhitungkan dalam kancah musik pop. 'Better Than I Know Myself' diformulasikan sebagai penyambung perhitungan tersebut.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/6/69/ALBTIKM2012.jpg/220px-ALBTIKM2012.jpg" alt="" /><strong>Released by: Sony Music Indonesia</strong></p>
<p style="text-align: justify">Saat debut albumnya diluncurkan pada di tahun 2009 yang lalu, <strong>Adam Lambert</strong> menjadi faktor penting kesuksesan yang American Idol season 8. Selanjutnya, beberapa pencapaian yang diperolehnya membuat namanya dimuat dalam daftar sukses finalis American Idol sepanjang masa. Kini, Adam dalam posisi siap untuk merilis album keduanya, &#8220;Trespassing&#8221; yang akan dirilis pada bulan Maret nanti. Tapi terlebih dahulu memberikan single andalan yang berjudul &#8216;<strong>Better Than I Know Myself</strong>&#8216; ini. Di single ini, Adam bereuni dengan Claude Kelly dan Dr. Luke, 2 orang yang ada di balik debut single &#8216;For Your Entertainment&#8217;.</p>
<p style="text-align: justify">Meskipun dibidangi oleh orang yang sama dengan yang muncul dalam &#8216;For Your Entertainment&#8217;, tidak lantas membuat &#8216;Better Than I Know Myself&#8217; ini terdengar serupa. Mereka melihat bagaimana publik lebih mengapresiasi musik poprock yang ditampilkan Adam (&#8217;Whataya Want From Me&#8217; menjadi Top 10 hit di BB Hot 100 sekaligus memberikan Adam nominasi pada ajang Grammy) daripada dancepop-nya, dan menggali potensi lebih dari vokalnya yang super bertenaga dengan menyiapkan porsi chorus yang mengakomodir kebolehan tersebut. Sehingga jadilah di bagian chorus ini kita memperoleh klimaks, dan dinamisme ritme dalam paduan dengan bagian verse membuat lagunya lebih menarik. Kekuatan musiknya tidak hanya terbentuk dari instrumen drum yang terdengar konsisten, tapi juga piano yang dominan melatari di bagian bridge.</p>
<p style="text-align: justify">Agak ambigu mengartikan lagu ini dalam saduran visualnya. Ditampilkan Adam dalam 2 karakter berbeda; seorang yang glam dan seorang lagi bersahaja. Adam yang bersahaja seolah berusaha mengendalikan Adam yang glam yang tengah memberontak. Hingga akhirnya pemberontakan itu memuncak dan membuat kedua sifat yang bertolak belakang tadi bersatu dalam jiwa yang terkonsolidasi. Nah, konsep individual tersebut agaknya menyempit dari apa yang bisa kita artikan secara konteksual dalam liriknya. Dimana Adam menghadapi kenyataan yang tak mungkin lepas dari sang kekasih, karena dia telah mengetahui Adam luar dalam.</p>
<p style="text-align: justify">At the end of the day, &#8216;Better Than I Know Myself&#8217; deserves to get an A+. Tak hanya mengejar nilai komersil, tapi kompromi yang dilakukan Adam dalam meredam ke-glamour-annya untuk menjadi relevan merupakan kekuatan dalam lagu ini.</p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=Lg31XQR22zg">Lihat videonya</a></p>
<p><a href="http://adamofficial.com/">Official Website</a></p>
<p>Rate this single: Note: There is a rating embedded within this post, please visit this post to rate it.</p>
<p><strong>(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)</strong></p>
<p><strong></strong><strong>LYRIC</strong><br />
Cold as ice<br />
And more bitter than a december<br />
Winter night<br />
That&#8217;s how I treated you<br />
And I know that I<br />
I sometimes tend to lose my temper<br />
And I cross the line<br />
Yeah that&#8217;s the truth</p>
<p>I know it gets hard sometimes<br />
But I could never<br />
Leave your side<br />
No matter what I say</p>
<p>[Chorus:]<br />
Cause if I wanted to go I would have gone by now,<br />
But I really need you near me to<br />
Keep my mind off the edge<br />
If I wanted to leave I would have left by now<br />
But you&#8217;re the only one that knows me<br />
Better than I know myself</p>
<p>All along<br />
I tried to pretend it didn&#8217;t matter<br />
If I was alone<br />
But deep down I know<br />
If you were gone<br />
For even a day I wouldn&#8217;t know which way to turn<br />
Cause I&#8217;m lost without you</p>
<p>I know it gets hard sometimes<br />
But I could never<br />
Leave your side<br />
No matter what I say</p>
<p>[Chorus:]<br />
Cause if I wanted to go I would have gone by now,<br />
But I really need you near me to<br />
Keep my mind off the edge<br />
If I wanted to leave I would have left by now<br />
But you&#8217;re the only one that knows me<br />
Better than I know myself</p>
<p>[Bridge:]<br />
I get kind of dark<br />
Let it go too far<br />
I can be obnoxious at times<br />
But try and see my heart<br />
Cause I need you now<br />
So don&#8217;t let me down<br />
You&#8217;re the only thing in this world<br />
I would die without</p>
<p>[Chorus:]<br />
Cause if I wanted to go I would have gone by now,<br />
But I really need you near me to<br />
Keep my mind off the edge<br />
If I wanted to leave I would have left by now<br />
But you&#8217;re the only one that knows me<br />
Better than I know myself</p>
<p>Cause if I wanted to go I would have gone by now,<br />
But I really need you near me to<br />
Keep my mind off the edge<br />
If I wanted to leave I would have left by now<br />
But you&#8217;re the only one that knows me<br />
Better than I know myself</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/single-of-the-day/single-of-the-day-adam-lambert-better-than-i-know-myself/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Album of The Day: Mastodon &#8211; The Hunter</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-mastodon-the-hunter/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-mastodon-the-hunter/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 18:35:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album of The Day]]></category>
		<category><![CDATA[david dewata]]></category>
		<category><![CDATA[mastodon]]></category>
		<category><![CDATA[warner music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22440</guid>
		<description><![CDATA[Di album ke lima ini, Tory Sanders, dkk mengambil langkah berani untuk keluar dari zona nyaman mereka, bergeser dari jenis musik yang sudah akrab di telinga pendengar setia mereka. Dan The Hunter ini pun menunjukkan sebuah grup boleh saja menjadi progresif tanpa harus menempelkan label "prog" di tubuh mereka.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/2/28/Mastodon-The_Hunter.jpg/220px-Mastodon-The_Hunter.jpg" alt="" /><strong>Released by: Warner Music Indonesia</strong></p>
<p style="text-align: justify">Diproduseri Mike Elizondo yang sebelumnya dikenal sebagai produser bagi Maroon 5, Alanis Morissette, hingga Fiona Apple, album <strong>The Hunter</strong> milik <strong>Mastodon </strong>ini tersimak lebih groovy dibanding album sebelumnya, Crakck The Skye. Masih banyak mengumbar nada-nada gelap di beberapa lagu, namun mereka lebih tidak terlalu mengeksplorasi nada-nada eksperimental seperti karya-karya sebelumnya. Ini mungkin yang membuat telinga saya langsung masuk dengan olahan lagu-lagu di album ini.</p>
<p style="text-align: justify">Nomor-nomor seperti &#8216;Black Tounge&#8217; atau &#8216;Curl of the Burl&#8217; langsung masuk tanpa hambatan berarti. Terutama yang disebut terakhir, kental sekali irama groovy nan dinamis. Kemudian &#8216;The Hunter&#8217; yang cenderung psikedelik. Lagu -dan sekaligus kesulurhan album- ini didedikasikan kepada saudara Hinds yang meninggal ketika proses perekaman lagu ini.</p>
<p style="text-align: justify">Dan di album ini tidak hanya sekadar pertukaran vocal Brent Hinds dan Troy Sanders, Brann Dailor pun memulai debutnya sebagai vokalis utama via &#8216;Creature Lives&#8217; setelah sebelumnya lebih banyak membantu di sektor penulisan lirik. Sesuatu yang menjadi keunggulan group ini dengan stok tiga orang yang sanggup menjadi vokalis membuat album ini terdengar variatif<br />
.<br />
Memang tidak mudah &#8211; dan  penuh resiko &#8211; bagi sebuah group untuk keluar dari zona nyaman dan mengeksplorasi teritori baru. Mastodon termasuk yang bisa mengolah penjelajahan baru ini dengan sukses.</p>
<p><a href="http://www.mastodonrocks.com/">Official Website</a></p>
<p>Rate this album: Note: There is a rating embedded within this post, please visit this post to rate it.</p>
<p><strong>(David Dewata / Sound Up Magazine)</strong></p>
<p><strong>TRACKLIST</strong><br />
1. 	&#8220;Black Tongue&#8221;   	Sanders 	3:27<br />
2. 	&#8220;Curl of the Burl&#8221;   	Hinds, Sanders 	3:40<br />
3. 	&#8220;Blasteroid&#8221;   	Sanders, Hinds 	2:35<br />
4. 	&#8220;Stargasm&#8221;   	Sanders, Hinds 	4:39<br />
5. 	&#8220;Octopus Has No Friends&#8221;   	Dailor, Sanders 	3:48<br />
6. 	&#8220;All the Heavy Lifting&#8221;   	Sanders 	4:31<br />
7. 	&#8220;The Hunter&#8221;   	Hinds, Sanders 	5:17<br />
8. 	&#8220;Dry Bone Valley&#8221;   	Dailor, Sanders 	3:59<br />
9. 	&#8220;Thickening&#8221;   	Hinds, Sanders 	4:30<br />
10. 	&#8220;Creature Lives&#8221;   	Dailor 	4:41<br />
11. 	&#8220;Spectrelight&#8221; (feat. Scott Kelly[28]) 	Sanders, Kelly 	3:09<br />
12. 	&#8220;Bedazzled Fingernails&#8221;   	Sanders 	3:08<br />
13. 	&#8220;The Sparrow&#8221;   	Mastodon 	5:30</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-mastodon-the-hunter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Single of The Day: Taylor Swift feat The Civil Wars &#8211; Safe and Sound</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/single-of-the-day/single-of-the-day-taylor-swift-feat-the-civil-wars-safe-and-sound/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/single-of-the-day/single-of-the-day-taylor-swift-feat-the-civil-wars-safe-and-sound/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 17:00:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Single of The Day]]></category>
		<category><![CDATA[taylor swift]]></category>
		<category><![CDATA[Universal Music]]></category>
		<category><![CDATA[widhi dirgantara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22444</guid>
		<description><![CDATA[Film dan musik, mungkin keduanya adalah dua hal yang berbeda namun tidak bisa dilepaskan. Sebuah film tidak akan hidup tanpa adanya musik yang mengiringi film tersebut. Maka merupakan sebuah tugas besar bagi sebuah soundtrack film untuk membangun nuansa film tersebut. Dan sepertinya Taylor Swift mendapatkan kesempatan tersebut untuk mengisi soundtrack dari film yang ditunggu di tahun 2012 yaitu The Hunger Games.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSYL-u_BAWj1pV9x1Nk47BWo9kyP3PF46bIlffwNpIWcXHp5Uia" alt="" width="220"/><strong>Released by: Universal Music Indonesia</strong></p>
<p><strong>Taylor Swift</strong>, seorang penyanyi country yang sepertinya laris untuk mengisi sebuah soundtrack. Dua film pernah diisikan single oleh Swift sebagai soundtracknya, sebut saja Hannah Montana : The Movie dan Valentine’s Day. Dan kali ini Swift kembali mengisi soundtrack film yaitu The Hunger Games, tapi tidak sendiri, melainkan bersama duo country/folk <strong>The Civil Wars</strong> membawakan single yang berjudul <strong>Safe &amp; Sound</strong>.</p>
<p style="text-align: justify">Alunan musik yang bergenre country folk rock ini terdengar lebih kelam. Swift dan The Civil Wars seolah – olah berhasil menghipnotis pendengarnya dan membawanya ke suasana yang kelam dan tenang. Dan ini pun memang pas dengan tema dari film The Hunger Games. Biarpun single ini terbilang jauh berbeda dengan single – single Swift sebelumnya yaitu country yang lebih ke remaja, sentuhan The Civil Wars sepertinya mampu membuat musik Swift kali ini terdengar lebih dewasa.</p>
<p style="text-align: justify">Alunan musik yang dihadirkan The Civil Wars ditambah alunan suara Taylor Swift terbilang mampu membuat kita merasakan emosional yang ingin disampaikan single ini. Lirik Safe &amp; Sound yang dalam sepertinya sanggup disajikan dengan penghayatan yang pas sehingga mampu membuat kita merasakan arti dari single ini. Lagu ini pun terbilang memang pas menggambarkan suasana dari film The Hunger Games sesungguhnya.</p>
<p style="text-align: justify">Dan sepertinya, para pendengar pun menyukai dan merasakan feel dari lagu ini. Dan tak salah kalau single ini terbilang sukses di chart musik. Di Billboard Hot 100, single ini sukses peak di posisi 30 di minggu pertama dan di posisi 33 di Canadian Hot 100. Dan sepertinya seiring filmnya yang akan tayang tanggal 23 maret 2012, lagu ini akan semakin sukses sejalan dengan filmnya di rilis di bioskop &#8211; bioskop di seluruh dunia.</p>
<p><a href="http://www.taylorswift.com/">Official Website</a></p>
<p>Rate this single: Note: There is a rating embedded within this post, please visit this post to rate it.</p>
<p><strong>(Review by: Widhi Dirgantara)</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>LYRIC</strong><br />
I remember tears streaming down your face<br />
When I said &#8220;I&#8217;ll never let you go&#8221;<br />
When all those shadows almost killed your light<br />
I remember you said &#8220;Don&#8217;t leave me here alone&#8221;<br />
But all that&#8217;s dead and gone and past tonight.</p>
<p>Just close your eyes<br />
The sun is going down<br />
You&#8217;ll be alright<br />
No one can hurt you now<br />
Come morning light<br />
You and I&#8217;ll be safe and sound</p>
<p>Don&#8217;t you dare look out your window<br />
Darling everything&#8217;s on fire<br />
The war outside our door keeps raging on<br />
Hold on to this lullaby<br />
Even when the music&#8217;s gone<br />
gone</p>
<p>Just close your eyes<br />
The sun is going down<br />
You&#8217;ll be alright<br />
No one can hurt you now<br />
Come morning light<br />
You and I&#8217;ll be safe and sound</p>
<p>(INSTRUMENTAL)</p>
<p>Just close your eyes<br />
You&#8217;ll be alright<br />
Come morning light<br />
You and I&#8217;ll be safe and sound</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/single-of-the-day/single-of-the-day-taylor-swift-feat-the-civil-wars-safe-and-sound/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Creative Disc Exclusive Single – 06 February</title>
		<link>http://creativedisc.com/reviews/exclusive-single/creative-disc-exclusive-single-%e2%80%93-06-february/</link>
		<comments>http://creativedisc.com/reviews/exclusive-single/creative-disc-exclusive-single-%e2%80%93-06-february/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Feb 2012 19:06:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admincd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Creative Disc Exclusive Single]]></category>
		<category><![CDATA[alexandra burke]]></category>
		<category><![CDATA[dia frampton]]></category>
		<category><![CDATA[enrique iglesias]]></category>
		<category><![CDATA[haris]]></category>
		<category><![CDATA[labrinth]]></category>
		<category><![CDATA[ladyhawke]]></category>
		<category><![CDATA[M.I.A]]></category>
		<category><![CDATA[madonna]]></category>
		<category><![CDATA[melanie amaro]]></category>
		<category><![CDATA[nicky minaj]]></category>
		<category><![CDATA[pitbull]]></category>
		<category><![CDATA[r kelly]]></category>
		<category><![CDATA[sabrina]]></category>
		<category><![CDATA[Sony Music]]></category>
		<category><![CDATA[sony music indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[the tings tings]]></category>
		<category><![CDATA[Universal Music]]></category>
		<category><![CDATA[universal music indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[warner music]]></category>
		<category><![CDATA[warner music indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://creativedisc.com/?p=22460</guid>
		<description><![CDATA[Minggu pertama Februari dibuka dengan single pertama dari album yang sudah lama dinanri-nantikan oleh para penggemar Madonna di seluruh pelosok bumi. Tapi bukan itu saja, kita masih memunyai single debut milik Melanie Amaro pemenang X-Factor Amerika musim perdana atau single terbaru rapper Ingris, M.I.A. Dan banyak lagi pastinya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/c/c8/MadonnaGMAYL.jpg/220px-MadonnaGMAYL.jpg" alt="" /><strong>Madonna feat. Nicki Minaj &amp; M.I.A. (Alb. MDNA / Interscope) &#8211; Give Me All Your Luvin</strong><br />
<em>The queen is back!</em> MDNA, album studio ke 12 Madonna, jelas menjadi salah satu album yang paling banyak dinanti, terutama oleh para penggemarnya. Jika didengar selintas, Give Me All Your Lovin, yang merupakan single pertama untuk album tersebut, terdengar sangat familiar dengan materi-materi yang biasa dibawakan oleh Madonna. <em>Catchy pop-tunes with anthemic chorus. </em> Martin Solveig yang kali ini diajak Madonna untuk membantunya pun tampaknya larut dalam kharisma sang diva sehingga nyaris tidak terlihat ciri khasnya. Kerjasama mereka cenderung menghadirkan sesuatu yang cerah juga <em>light</em> ketimbang <em>edgy</em> atau mengandalkan <em>sound-sound</em> elektronika canggih, seperti misalnya hasil kerjasama Madonna bersama William Orbit atau Mirwais Ahmadzaï. Hadirnya Nicki Minaj dan M.I.A. menjadi <em>highlight</em> untuk single ini karena berhasil membuat single terdengar segar dan khas, meski mereka hadir dengan porsi yang terbatas. Single dirilis pada tanggal 3 Februari. (8/10)</p>
<p style="text-align: justify"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/7/70/Mia_badgirls.png/220px-Mia_badgirls.png" alt="" /><strong>M.I.A. (Single / Interscope) &#8211; Bad Girls</strong><br />
Apa jadinya jika M.I.A. bekerjasama dengan Danja? Maka Bad Girls adalah hasilnya. Single yang merupakan rilisan pertama untuk album keempatnya ini terdengar gegap gempita tidak hanya oleh instrumen musiknya akan tetapi dengan vokal M.I.A. yang berkarakter. Pada beberapa bagian M.I.A terdengar seperti membaca mantera. Bisalah kita sebut jika gaya rap M.I.A. disini condong terdengar seperti <em>singtalk</em>. Terlepas dari segala urusan teknis, Bad Girls terdengar sangat <em>catchy</em> dan <em>hummingable</em>. Berjalan dalam tempo sedang, lagu mengandalkan gaya bermalas-malasan M.I.A. yang uniknya tidak terdengar menganggu sama sekali. Bad Girls pun masih dengan cantik memadu-padankan antara Hip Hop dengan sentuhan etnik meski dalam balutan elektro-pop yang cukup kental.<em> A great comeback from</em> M.I.A. Single dirilis pada tanggal 31 Januari. (8/10)</p>
<p style="text-align: justify"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/5/56/DiaFramptonRED.jpg/220px-DiaFramptonRED.jpg" alt="" /><strong>Dia Frampton feat. Kid Cudi (Alb. Red / Universal Republic) &#8211; Don&#8217;t Kick the Chair</strong><br />
Don&#8217;t Kick The Chair menjadi single kedua pilihan Dia Frampton untuk album solo debutnya Red. Pilihan yang cukup tepat karena single ini menunjukkan musikalitas Dia yang cukup luas, tidak melulu pop-rock-folk yang biasa diusungnya. Kehadiran rapper Kid Cudi menjadi nilai lebih tersendiri sehingga lagu yang sangat manis ini. Pada akhirnya Don&#8217;t Kick The Chair mengalir seperti sebuah pop yang dibalut oleh nuansa hip-hop namun tidak terdengar saling bertolak belakang. Sebaliknya, mereka memadu dan saling mendukung untuk membangun atmosfir riang lagunya. Mengutip wiki ini adalah sebuah alternative hip-hop. Tidak ada salahnya juga. Apa pun label yang melekat di single ini, Don&#8217;t Kick The Chair adalah salah satu lagu terbaik yang ada di album Red. Single dirilis tanggal 1 Desember 2011 yang lalu. (9/10)</p>
<p style="text-align: justify"><img src="http://popdirt.com/images/artwork/Ladyhawke-Black_White_and_Blue.jpg" alt="" width="220" ><strong>Ladyhawke (Alb. Anxiety / Modular) &#8211; Black White &amp; Blue</strong><br />
Masih ingat dengan single Paris is Burning yang sempat populer di tahun 2008? Nah, sekarang sang pemilik single tersebut, Phillipa &#8220;Pip&#8221; Brown atau yang lebih dikenal dengan Ladyhawke, kembali lagi dengan single barunya yang berjudul Black White &amp; Blue. Single ini merupakan rilisan pertama untuk album keduanya Anxiety yang akan dirilis pada bulan Maret nanti. Penyanyi asal Selandia Baru ini masih mengusung indie-rock yang dibalut oleh sound-sound olahan synthesizer, sehingga terdengar layaknya sebuah lagu elektropop. Namun jangan sampai langsung membandingkan single ini dengan banyak elektropop yang beredar saat ini karena nuansa rock jelas lebih dominan didalamnya. Single seru ini dirilis pada tanggal 24 Januari. (8/10)</p>
<p style="text-align: justify"><img src="http://ecx.images-amazon.com/images/I/516TxXP962L._SL500_AA280_.jpg" alt="" width="220" height="220" /><strong>Melanie Amaro (Single / Epic) &#8211; Respect</strong><br />
Coba kita hitung sudah berapa kali Respect, hit single milik Otis Redding ini dinyanyi ulang? Rasanya cukup banyak. Tentu saja ada alasan mengapa Respect banyak penyanyi memilihnya untuk dinyanyi ulang karena single ini merupakan salah satu &#8220;alat&#8221; yang cocok untuk mengeksplorasi (boleh juga memamerkan) kualitas vokalnya. Materi yang kuat, antara lain lirik dan melodi, jelas adalah kekuatan utama Respect. Mungkin ini juga menjadi alasan bagi pemenang ajang X-Factor Amerika musim pertama, Melanie Amaro. Respect benar-benar mampu menjadi sarana bagi Amaro untuk mennujukkan vokal <em>powerful</em>-nya tersebut. Pilihan untuk menampilkan Respect dalam aransemen dance-house mungkin pilihan yang tepat untuk memproyeksi para pendengar yang lebih muda. Single dirilis pada tanggal 2 Februari. (8/10)</p>
<p style="text-align: justify"><img src="http://www.alexandra-burke.us/wp-content/themes/fan-edition/images/ALEX-BURKE-ELEPHANT-SINGLE.png" alt="" width="220" height="220" /><strong>Alexandra Burke feat. Erick Morillo (Single / Epic) &#8211; Elephant</strong><br />
Sekarang mari kita indah ke jebolan X-Factor Inggris musim kelima, Alexandra Burke, yang tengah mempersiapkan album keduanya setelah jeda tiga tahun. Single pertama yang akan dilepasnya untuk album yang belum diketahui judulnya tersebut adalah Elephant. Dengan mengajak Erick Morillo yang merupakan seorang DJ, tanpa perlu mendengarkan lagunya kita sudah bisa menebak jika single ini adalah sebuah <em>dance-anthem</em>. Dan memang tidak salah. Vokal sensual ala Burke dilatari oleh <em>euro-pop tunes mixed with dance-house and a lil&#8217;bit dubstep, voila, we have a very catchy urban song called Elephant.</em> Elephant akan dirilis pada tanggal 11 Maret, namun Alexandra Burke sudah menampilkan lagu ini secara <em>live </em>untuk pertama kalinya di acara konser amal Asda&#8217;s Tickled Pink yang berlangsung pada tanggal 12 Januari yang lalu. Thursday 12th January 2012. (8/10)</p>
<p style="text-align: justify"><img src="http://4.bp.blogspot.com/-Sw8N_qKiEPw/TyOWDJQ-ogI/AAAAAAAAG8M/SCsZ_Iu0vBo/s320/Karmin%2B-%2BBroken%2BHearted.jpg" alt="" width="220" height="220" /><strong>Karmin (Single / Epic) &#8211; Broken Hearted</strong><br />
Oke, tidak salah jika ada yang bilang Karmin <em>goes Katy Perry with their second single</em>, Broken Hearted. Mulai derap ritme yang mirip sampai struktur pemilihan notasi. Namun, duo Amy Heidemann dan Nick Noonan patut diberi kredit lebih karena tetap mampu memberikan lagu yang sangat <em>easy listening </em>dan mudah diingat, selain mudah disukai tentu saja. Lagunya sendiri adalah sebuah elektro-pop bertempo medium yang ceria dan penuh dengan keriangan, berbeda dengan judul yang ditampilkannya. Amy pun maish menampilkan kemampuan dirinya untuk ngerap dengan asyik. Hook yang kuat pada chorus memberi kekuatan lebih. Tidak kalah seru dengan single pertama mereka. Dengan ini tentu saja ekspektasi menjadi besar untuk debut album mereka. (7/10)</p>
<p style="text-align: justify"><img src="http://defpenradio.com/wp-content//2012/01/labrinth.jpg" alt="" width="220" height="220"><strong>Labrinth (Alb. Electronic Earth / SyCo) &#8211; Last Time</strong><br />
Last Time adalah single ketiga Labrinth untuk album debutnya, Electronic Earth yang akan dirilis pada tanggal 19 Maret mendatang. Setelah Let The Sunshine dan Earthquake dan kini menyusul Last Time, tampaknya kita bsa mendapat gambaran tentang materi dan pilihan musik yang akan mengisi album Labrinth tersebut. Perpaduan antara soul, RnB dan elektro-pop. <em>Well</em>, bahkan albumnya sudah memiliki embel-embel Electronic. Jika disimak, autotunes cukup mendominasi untuk memberi corak pada vokal Labrinth. Belum pada tingkat menganggu hanya saja lagunya cenderung menjadi sedikit monoton dan steril, yang mungkin saja disebabkan oleh imbuhan elektro-pop yang kental pada single ini. Single akan dirilis pada tanggal 11 Maret. (7/10)</p>
<p style="text-align: justify"><img src="http://cdn.stereogum.com/files/2012/02/r-kelly-share-my-love.png" alt="" width="220"><strong>R. Kelly (Alb. Write Me Back / RCA) &#8211; Share My Love</strong><br />
Wow! <em>For his return, R. Kelly choose to transform himself as king of the dance floor with Share My Love.</em> Dengan iringan string, <em>funk and groovy tunes</em> juga ketukan perkusi, R. Kelly mengajak kita kembali ke kejayaan disko 70-an. Tentu saja ia bukan Barry White, namun sungguh asyik mengikuti ajakan berdansa R. Kelly melalui singe ini. Vokal R. Kelly, meski masih kental dengan nuansa soul, namun menahan diri untuk tampil berlebihan atau <em>overpower,</em> melainkan mengalir mengikuti iringan melodinya. Dan ini menjadi formula sukses dalam merangka sebuah lagu yang mampu untuk mengajak pendengarnya larut di dalamnya. Single dirilis pada tanggal 1 Februari. (8/10)</p>
<p style="text-align: justify"><img src="http://4.bp.blogspot.com/-6saznfJC-E4/Tx2winKmwEI/AAAAAAAASnU/nvJ_52NzYWc/s1600/The%2BTing%2BTings%2B-%2BSilence%2BLyrics.jpg" alt="" width="220" height="220"><strong>The Ting Tings (Alb. Sounds from Nowhereville / Columbia) &#8211; Silence</strong><br />
Versi remix Silence oleh Bag Riders sebelumnya telah dipublikasikan melalui situs YouTube milik The Ting Tings pada bulan November tahun lalu. Namun ternyata Silence juga dipilih oleh The Ting Tings untuk menjadi single kedua untuk album kedua mereka, Sounds from Nowhereville. Silence memang menawarkan The Ting Tings dalam koridor yang cukup berbeda dari yang biasa kita dengar dari mereka. Dengan balutan synthesizer yang kental, single yang berjalan dalam tempo medium ini seolah-olah berniat untuk menghipnotis kita melalui atmosfir gelapnya. Awalnya berjalan lirih sampai kemudian meletup dalam emosi yang disampaikan melalui vokal Katie White. Single akan dirilis pada tanggal 19 Februari. (8/10)</p>
<p style="text-align: justify"><img src="http://i42.tinypic.com/30w2weh.jpg" alt="" /><strong>Sabrina (Alb. I Love Acoustic 4 / Universal) &#8211; Moves Like Jagger</strong><br />
Moves Like Jagger yang dipopulerkan oleh Maroon 5 dan Christina Aguilerra memang memiliki modal yang kuat untuk menarik perhatian banyak orang. <em>Groove</em> yang memikat, <em>hook </em>yang kuat dan irama yang mudah diingat. Lantas apa jadinya jika single <em>uptempo</em> ini dikonversi dalam bentuk akustik? Untuk itu mari kita serahkan pada solois Filipina yang jagonya dalam urusan melakukan <em>cover version </em>dalam bentuk akustik. Ternyata Sabrina cukup mampu menjawab tantangan tersebut. Meski kini hadir dalam tempo yang relatif lebih lambat, namun tidak menjadi masalah yang berarti karena Sabrina menghadirkannya dalam aransemen yang empuk dan mengalun akan tetapi tidak melupakan <em>groove </em>yang melekat dalam materi aslinya. Cocok menjadi teman saat <em>chilling out</em> di <em>lounge </em>atau sejenisnya. Single ini terpilih menjadi single ke-2 dari album &#8220;I Love Acoustic 4&#8243; yang Videonya segera dirilis dalam waktu dekat. (8/10)<br />
<strong><br />
Special Thanks To Julee, Haris, Dickey, dll&#8230;</strong><br />
Vote for your favourite Exclusive Single here:<br />
<script language="JavaScript" src="http://w.sharethis.com/button/buttons.js"></script><script language="JavaScript">stLight.options({ publisher:'18355ba4-a04c-4a33-a76f-847aadfc0f80', onhover:false });</script><script language="JavaScript" src="http://www.micropoll.com/a/MicroPoll?id=2075023"></script><noscript>
<div><a href="http://www.micropoll.com/a/mpview/1063376-2075023">Click Here for Poll</a><a href="http://www.questionpro.com" title="online survey">Online Survey</a><BR><a href="http://www.surveyanalytics.com/conjoint" title="Conjoint Analysis">Conjoint Analysis</a><BR> | <a href="http://www.micropoll.com" title="Polls">Polls</a><BR> | <a href="http://www.surveyswipe.com" title="mobile surveys">Mobile Surveys</a><BR><BR> | <a href="http://www.ideascale.com/feedback-tab.html" title="Feedback Tab">Feedback Tab</a><BR><a href="http://www.micropoll.com/a/MicroPoll?mode=html&#038;id=2075023">View MicroPoll</A></div>
<p></noscript><!-- END MICROPOLL JAVASCRIPT CODE --></p>
<p><iframe width="100%" height="166" scrolling="no" frameborder="no" src="http://w.soundcloud.com/player/?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F35650327&amp;auto_play=true&amp;show_artwork=false&amp;color=ffbb00"></iframe></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://creativedisc.com/reviews/exclusive-single/creative-disc-exclusive-single-%e2%80%93-06-february/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

