Album of The Month: Lady Gaga – Born This Way

July 1st, 2011 | 44 komentar
Kategori: Album of The Day

Released by: Universal Music Indonesia

Seperti yang sudah diduga, kehadiran Born This Way pun sudah dinantikan dengan antusiasme yang tinggi oleh para monster penggemar Lady Gaga. Keberhasilan dalam segi penjualan dalam minggu pertamanya (sampai saat ini sudah mencapai kurang lebih 2 juta kopi untuk peredaran global) mungkin bukan indikasi mutlak akan kemumpuni album ini. Lantas, bagaimanakah dengan materi yang ditawarkan Gaga dalam Born This Way sebenarnya?

Berbeda dengan The Fame (2008), yang merupakan album debutnya sebagai Lady Gaga, kali ini Stefani Joanne Angelina Germanotta mulai bergerak kedalam ranah yang lebih gelap dan mengutilisasi sound-sound serta tema yang lebih gelap dan mungkin berat. Namun apakah ini berarti Born This Way kalah nge-pop dari album sebelumnya? Tidak juga.

Judas dikritisi karena terlalu mengambil pola Bad Romance dengan penuh, namun mereka lupa jika Bad Romance sendiri memakai pola yang telah diperkenalkan melalui Poker Face. Asumsi sederhana yang bisa kita tarik, Gaga hanya ingin menjadikan lagu ini sebagai ciri khasnya belaka. Namun kehadiran Born This Way sebagai single pertama yang sangat dipengaruhi oleh anthem pop 80-an (oke, nama Madonna kemudian dibawa-bawa disini), kita dapat merasakan keinginan Gaga untuk melakukan revivalitas terhadap dekade yang terkenal memiliki materi pop yang bagus itu.

Menilik Born This Way secara keseluruhan kita pun dapat merasakan keinginan Gaga tersebut, karena album ini memang dipenuhi oleh lagu-lagu yang jelas seolah-olah berasal dari tahun 80-an, dengan penggunaan synth dan pola harmoni yang banyak dipakai di era tersebut. Bukan hanya pop, akan tetapi pengaruh hair-rock yang kental pun dapat ditemui dalam album ini.

Hair, sebuah lagu lain tentang self-empowerment, mungkin bukti otentik untuk itu. Tentu saja rock yang kita bicarakan disini adalah dalam koridor Lady Gaga yang kita kenal umum, yaitu pemakaian elektro-pop yang masif dan melebur dalam setiap materinya. Bad Kids, Highway Unicorn (Road to Love), Heavy Metal Lover atau Electric Chapel dalah bukti dimana penggunaan distorsi gitar elektrik, drum yang mengentak dan juga tempo yang cepat dalam semangat rock yang eklektik terasa mendominasi.

Satu yang patut menjadi highlight adalah You And I, sebuah power-pop yang dibantu produseri oleh Robert John “Mutt” Lange dan dipengaruhi elemen rock ala honky-tonk dan vokal Gaga yang menggelegar, seolah dia terlahir sebagai Queen of Rock. Jelas, jika hadir di dekade yang berbeda, ia pasti akan memilih rock sebagai karir musiknya. Sebenarnya tidak aneh juga, karena toh bukankah para artis glam-rock seperti David Bowie, Elton John dan Queen adalah nama-nama yang mempengaruhi musikalitasnya?

Born This Way tidak hanya berbeda bukan saja hanya dikarenakan semangat nge-rock Gaga, juga motivasinya untuk memelintir lirik-lirik yang motivasional dan juga subtil. The Edge of Glory sebuah nomor pop-rock (80-an tentu saja) yang memiliki lirik yang manis dan romantis, mengingat ini adalah lagu yang ditulis Gaga untuk mengenang kakeknya yang telah tiada. Kesan romantis ditambah pula dengan penggunaan solo saxophone oleh Clarence Clemons dari The E Steet Band.

Sementara itu nuansa Jerman dalam nomor techno Scheiße dan Latin dalam Americano yang unik menambah semarak album ini. “I can’t speak German but I can if you like,” demikian ujarnya dalam Scheiße sedang dalam Americano dia seolah fasih berbahasa spanyol,” Mis canciones son de la re-revolución. Mi corazón me duele por mi generación“. Mungkin Gaga tidak bertendensi menjadi kultural dengan kehadiran nomor-nomor berbau etnik ini, akan tetapi jelas memberi penekanan yang lebih berwarna pada albumnya.

Meski masih setia untuk berkolaborasi dengan mitra lawasnya, RedOne, namun Gaga juga tampaknya terbuka untuk uluran kerjasama dari nama-nama baru, seperti Garibay dan DJ White Shadow. Kehadiran nama-nama inilah yang membuat Born This Way terasa sangat segar dan cukup berbeda dari album The Fame maupun The Fame:Monster. Seolah-olah ingin membuktikan bahwa ia tidak hanya berniat mengemas album pop yang ringan namun cukup berkelas tanpa harus kehilangan ciri khas yang telah melekat pada dirinya.

Born This Way mungkin bukan jenis album yang bisa langsung disukai pada kesempatan dengar pertama, karena jujur saja ia memerlukan sedikit waktu untuk dapat dicerna secara penuh. Dan percayalah, setelah mendekam cukup lama diotak, adalah susah untuk mengusir lagu-lagunya dari benak kemudian. Estetika bermusik dan komersial selalu sejalan bagi Gaga.

Official Website

Rate this album:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (64 votes, average: 3.92 out of 5)
Loading ... Loading ...

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACK LIST
1. “Marry the Night” 4:24
2. “Born This Way” 4:20
3. “Government Hooker” 4:14
4. “Judas” 4:10
5. “Americano” 4:06
6. “Hair” 5:08
7. “Scheiße” 3:45
8. “Bloody Mary” 4:05
9. “Bad Kids” 3:51
10. “Highway Unicorn (Road to Love)” 4:16
11. “Heavy Metal Lover” 4:13
12. “Electric Chapel” 4:13
13. “Yoü and I” 5:07
14. “The Edge of Glory” 5:20

Artist Of The Month Lady Gaga by creativedisc

44 Responses to “Album of The Month: Lady Gaga – Born This Way”

  1. harris says:

    Scheiße, government hooker, bad kids, hair, edge of glory.. ALL OF THE TRACK !
    I ♥ it !!!
    Kenapa gak sekalian yang special edition yang dibahas hehe

  2. GISTY says:

    Scheiße, edge of glory, americano, highway unicorn (rod to love).. Love it all
    bagus semuanyaa sihh,, pantes dijdiin single

    mas di Scheiße bukanx liriknya I dont spek german, but I caan if you like????

  3. ksuc says:

    harus dengar Fashion of His Love – sayang lagu itu yg Deluxe ed

  4. Ichan says:

    THE EDGE OF GLORY > Keren gilaaa…

  5. egysj says:

    THE BEST ALBUM I’VE EVER HEARD!!!
    Hair,Judas,Scheibe,Black Jesus+Amen Fashion, Marry the Night, Edge of Glory,Born this way,etc..
    LOVE IT ALL!!
    BRAVO GaGa (っ˘з(˘⌣˘)

  6. Gun guN says:

    yang paling gw suka >> Yoü and I, Americano, Bloody Mary..
    + Fashion of His Love

  7. Gun guN says:

    yang paling gw suka >> Yoü and I, Americano, Bloody Mary…
    + Fashion of His Love

  8. fendy says:

    Born this way, Judas, The edge of glory, hair..
    kerennnn!!!
    Judas kan enak, knp ga byk yg suka ya? hmmm….

  9. rigida says:

    Wah album ini addictive banget! Sejak pertama kali denger, gak bisa berenti ngulang2 dengerinnya.. Hahaa
    Album ini jauh lbh bagus dr The Fame. Lagu2nya keren2.
    Fave aku Government Hooker & Americano.
    Gak sabar dengerin yg Deluxe Edition!

  10. BAYU says:

    Bloody Mary keren abiez…….
    Moga aj djadiin single brikutx

  11. reffaa says:

    huahau.. seru namget albumnya..
    suka semua track, trutama bloody mary ma bad kids.. hoho.
    americano semangat bgt…
    schiebe paling easylistening.
    marry the night n hair paling beremosii.. juga you and i paling mnghanyutkan…
    electric chappel tenang n qweren bgt..
    lbu bagus dari fame..
    knp gk jd artist of the month yak¿¿¿

  12. LieJEFINAmunich says:

    Awalx ekspektasi akan suksesnya BTW kurang,tapi habis denger lagu2x keren habis,love all.no.1 diplaylist btw,2.hair,3.judas 4.marry d’night 5.the edge of glory and 6.scheiße(seizse baca dalam jerman) all this album of the year

  13. PUTRA says:

    SUKA SEMUAAAANYA!!!!!
    paling favorit 1. Scheiße 2. Americano 3. Bloody Mary 4. BTW 5. Government Hooker 6. TEOG 7. You and I semua nya deh!!! KEREN MANTAP!

  14. patron_tequila says:

    hair,edge of glory,Heavy Metal Lover dan born this way favorit gua! juads? gak juga sih!

  15. Ledy GagaL says:

    Ayo buktikan kalau kalian suka, dengan membeli album fisik yang ORI…!!!

  16. Avr'm says:

    TEOG is my favourite song. Superb album!

  17. jojon says:

    the edge of glory, judas, btw, u n i, hair adalah fav gue skrg! You’re rock gaga!

  18. tetep suka gaga jaman the fame

  19. Alex says:

    duh, Expanded Edition nya ga dirilis di Indonesia ya? cuma import doang ni :( mahal

  20. Alvi Syahrin says:

    Setuju. Emang susah banget untuk suka lagu di sini. Tapi setelah terpengaruh, nggak mau berhenti…

    Paling suka: The Edge of Glory sama Hair

  21. REREWMONSTER says:

    omg one of the best album ever!!!!
    kayanya bloody mary agak nyambung sama judas ya? haha

    Paling suka : You and I, eletric chapel, bloody mary & marry the night

  22. Farhan says:

    yeah udh beli yang special dong hhahahaha

  23. topek uncu says:

    Semua sukaaaaaaaa :) )

  24. REFFAA says:

    berapa harga special edition-nya ???

  25. THAMREYN says:

    Pertama dengar gue cuma suka Born This Way,Judas,Hair dan tergila2 sama The Edge Of Glory..

    Hampir gue nganggap album Gaga yg satu ini mengecewan.
    Karena sering putar,Q tergila2 sama semua Lagunya..

    Bener2 Keren!!!!!!!!!!

  26. THAMREYN says:

    Tergila2 sama The Edge Of Glory,Born This Way,Black Jesus,Highway Unicorn,Goverment hooker,The Queen,Americano,Marry the Night sama Bloody Mary..

    Suerrrrrrrrr
    Keren bangett Gila..

  27. Audi says:

    paling suka dari semuanya You and I, Scheiße, Bloody Marry, Electric Chapel, TEOG ♥♥♥ I ♥ GaGa

  28. PUTRA says:

    @reffaa: beda-beda harganya CD yg special edition, tergantung tokonya mau ngasih berapa harganya. tapi yg special edition katanya udah sold out. tinggal yg edisi standar aja. gue kmaren pesen yg special di musik plus Rp195.000

  29. ilow mpow says:

    ada 2 lagu yg nggkaku suka
    Highway Unicorn (Road to Love), Heavy Metal Lover
    yg laen udah keren bgt dah

  30. adhari says:

    Sukak bgt ama album ini, ScheiBe, Judas, BTW, Pokonya semuanya :)

  31. jovan says:

    Album boleh melesat langsung #1 (akibat obral besar2an) tapi kok komentar2 ulasan album ini kalah banyak/seru ya sama waktu mengulas album Britney Spears “Femme Fatale” di CD??? LOL

    Btw, yg paling juara menurut gw “Scheibe” cooolll!!!!!

  32. Gun-guN says:

    ada yang bisa bantu kasi info ga’ gmana caranxa bisa dapetin CD BTW Bonus track version…??
    soalnya masih nanggung bt beli yang standar (ga’ ada Fashion of His Love)…

  33. riyan says:

    Kira2 sekarang udah ampe2juta copy belum yahhh
    Kamren aja first week udah lebih 1juta copy . . ..

  34. byu Monster says:

    woohhoo.. :D aku jtuh cinta sm Americano..gw suka semua track2 original sm Special ed..tp Heavy metal lover gk terlalu suk.. :(

  35. simon says:

    GAK ADA SATUPUN YANG GUE GA SUKA.
    She got me, guys!
    Gila. Ini baru musik! Fresh abis. Meskipun avant-garde, tapi tetep asik.
    Gini dooong. Jgn ikut-ikutan mainstream mulu.. Boring gueee. Musik skrg byk electro-hop gitu. lama lama enek.

    sekali skali avant-garde techno rock kaya Gaga gini kan kereeeen :)

    p.s Marry The Night anj*ng keren bgt! Church-bell organ di awalnya asssssiiik

  36. IV.an says:

    Jenius banget mbak satu ini.. Biar gw lebih prefer ke sound 90’s .. Tapi sound 80’s yang ditawarin mbak e menghanyutkan saya pada bayang2 masa lalu.. Mengingatkan saya pada masa early Kylie, Madonna, Debbie Gibson, dll..

    Tapi yang ini seribu kali lebih keren!!

  37. Farhan says:

    mending beli yang Special Edition, nggak nyesel deh, Bonus song nya enak.

    Coba order di Musik Plus deh.

  38. Ardi Pratama says:

    pokoknya WAJIB PUNYA!! yeahhh.. \(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/

  39. Alex says:

    sama gw juga udah beli yg Special Edition.. KEREN!

  40. indra says:

    scheiBe kereeeeen!!!

  41. Agung says:

    you and i

  42. monsters says:

    berharap scheisse/heavy metal lover single ke-4
    overall album awesome……….
    gila bener!!!!!!!

  43. reanrew says:

    scheisse kayanya bakal jadi single ke-4 deh
    tapi gue lebih suka kalo You and I jadi next single

  44. [...] Berbeda dengan The Fame (2008), yang merupakan album debutnya sebagai Lady Gaga, kali ini Stefani Joanne Angelina Germanotta mulai bergerak kedalam ranah yang lebih gelap dan mengutilisasi sound-sound serta tema yang lebih gelap dan mungkin berat. Namun apakah ini berarti Born This Way kalah nge-pop dari album sebelumnya? Tidak juga. Menilik Born This Way secara keseluruhan kita pun dapat merasakan keinginan Gaga tersebut, karena album ini memang dipenuhi oleh lagu-lagu yang jelas seolah-olah berasal dari tahun 80-an, dengan penggunaan synth dan pola harmoni yang banyak dipakai di era tersebut. Born This Way seolah penegasan Gaga bahwa ia tidak hanya berniat mengemas album pop yang ringan namun cukup berkelas tanpa harus kehilangan ciri khas yang telah melekat pada dirinya. Full review. [...]

Leave a Reply

go to top