Single of The Day: Julian Casablancas – 11th Dimension

November 20th, 2009 | 15 komentar
Kategori: Single of The Day

PhotobucketTercatat hampir semua personel The Strokes yang sudah merilis solo album. Jika Albert Hammond Jr. memilih folk, Fabrizio Morzetti memilih jamaican dub dan Nick Valensi memilih rock n roll usang sebagai aliran musik utama maka beda ceritanya dengan Julian Casablancas yang memilih genre electronic di singlenya (dan albumnya mungkin karena saya belum sempat dengerin satu full album dari dia).

Itu terbukti dari single pertamanya 11th Dimension. Lagu ini emang enak didenger karena beat electronicnya yang gampang diingat dan lagunya enak abis. Mungkin yang sudah keseringan dengerin The Strokes bakal kaget denger lagunya. Lagunya juga gak biasa mengingat tipikal suara dia yang ngerock banget tapi dia gak memakai tools apapun untuk merubah suaranya jadi suara vokal yang biasa kalian denger di The Strokes bakal sama seperti di lagu ini. Ada nuansa Daft Punk di lagu ini,coba deh membandingkan lagu ini dengan beberapa lagunya mereka. Oiya,lagu ini juga sempat menjuarai chart radio di Indonesia nah kebayang kan gimana enak (dan lakunya) lagu ini.

RUMUS LAGU INI: (Daft Punk – Robotic voice) x (Julian Casablancas – The Strokes) + A dancy and catchy sound = 11th Dimension
(Luthfi / CreativeDisc Contributors)

LYRIC:
I just nod, I’ve never been so good at shaking hands
I live on the frozen surface of a fireball
Where cities come together, to hate each other in the name of sport
America, nothing is ever just anything
I looked up to you but you thought I would look the other way

And you hear, what you want to hear
And they take what they want to take
Don’t be sad, won’t ever happen like this anymore
So whens it coming? This life’s new great movement that I can join
The warning here
Your faith has got to be greater than your fear

Forgive them even if they are not sorry
All the vultures, bootleggers at the door waiting
You are looking for your own voice, but your nervous
While it leaves you trapped in another dimension

Drop your guard, you don’t have to be smart all of the time
I got a mind full of blanks
I need to go somewhere new fast
And don’t be shy, oh no, at least deliberately
No one really cares or wanders why anymore
Oh I got music, coming outta my hands and feet and kisses

That is how it once was done
All the dreamers on the run

Forgive them even if they are not sorry
All the vultures, bootleggers at the door waiting
Were so quick to point out our own flaws in others
Complicated, man was on the wings of robots
If you believe in this world your not inviting me
But don’t think that yet, to the top, now know what to do

15 Responses to “Single of The Day: Julian Casablancas – 11th Dimension”

  1. Musicoholic says:

    —tapi dia gak memakai tools apapun untuk merubah suaranya jadi suara vokal yang biasa kalian denger di The Strokes bakal sama seperti di lagu ini.–RUMUS LAGU INI: (Daft Punk – Robotic voice)—

    luthfi,

    lu bilang di lagu ini suaranya ga dirubah dengan tools apapun, tapi lo bandingin sama suara roboticnya Daft Punk ? jadi mana nih yang bener ? Suara asli atau suara robot ?

  2. Luthfi says:

    @musicaholic:Coba deh lihat rumus lagu ini kan ditulis daft punk minus robotic sound

  3. welly says:

    luthfi, cdnya bakal dirilis disini kok, tenang ajah..
    2 minggu lalu juga single ini dirilis ama sony music indonesia ke radio2..

  4. deni says:

    jadi penasaran penasaran dengan lagu ini

  5. Musicoholic says:

    —Coba deh lihat rumus lagu ini kan ditulis daft punk minus robotic sound—

    ooo okay, gue pikir itu tanda strip biasa aja, bukan tanda minus. Actually lagu ini ga mirip2 banget sih ama Daft Punk, tapi masih bisa kedengaran , misalnya di opening bassline nya, sounds like something that came from Daft Punk’s Homework, tapi ga mirip-mirip banget juga. Anyway …nice review cuma kurang panjang dikit.

  6. Adam Fachry says:

    Gue mau komentar soal beberapa personil Strokes yang lo bilang sudah bersolo karir. Actually yang bersolo karir itu cuman Albert dan Jules doang. Fabrizio, Nick, dan Nikolai semuanya membuat band atau bergabung dengan proyek pngerjaan album musisi-musisi lain. Kayak Fabrizio dia gabung sama Los Hermanos’ singer/guitarist Rodrigo Amarante, dan multi-instrumentalist Binki Shapiro, terus lo ketuker antara Nick sama Nikolai. Nikolai actually yang mengusung classic rock ‘n’ roll dengan side projectnya, Nickel Eye. Nick Valensi memang pernah bikin band tetapi gak bertahan lama dan dia lebih sering kerjasama sama musisi2 lain di pengerjaan album atau lagu mereka. Kayak contohnya sama Regina Spektor di “Better”. But other than that, review lo udah bagus. Penjabarannya gak asal-asalan. Gue udah denger album “Phrazes for The Young” dan ternyata hasil keseluruhannya tidak cenderung sebrilian “11th. Dimension”. Banyak inkosistensi konsep di dalamnya. Tapi itu cerita lain lah yah.

  7. Adam Fachry says:

    Oh iya lupa bilang. Fabrizio bergabung di band Little Joy. Tadi kecepatan ngetik, sorry

  8. Yudh4_plk says:

    Go luthfi!!
    Go ai!!

  9. luthfi says:

    @musicholic: alright
    @adam fachry: thank you for your reply,iya sih bandnya Fabrizio itu Little Joy gw udah denger musiknya ya jamaican Dub gitu oh ya soal ketuker namanya gw juga baru ngeh pas lihat wikipedia (dan tulisan gw udah gw tulis).Soal album “Phrazes For The Young” mudah-mudahan gw bisa ngereviewnya.
    @yudh4_plk: thanks for your support
    Mudah-mudahan albumnya segera keluar di Indonesia meskipun barangkali gw bisa ngedapetin nih album bulan Desember.

  10. Musicoholic says:

    Luthfi, gw mau nanya lo denger lagu apa dari Little Joy yang beraliran Jamaican Dub ? sebab kalo gue denger sample (gw ga punya albumnya) dari track 1 sampe terakhir itu folk-rock. Dan labelnya adalah Rough Trade, label ini adalah label independen terkenal buat musik musik folk modern. Hmmm next question is lo tau ga jamaican dub itu kayak apa ? it’s a very specific style , lo ga akan ketuker dengan style lain. So i think lo 100% salah. contohnya ini :
    http://www.youtube.com/watch?v=OYsVC4IzqYs

    atau lo kalo dengerin album massive attack yg Protection ,itu diinfluence banget sama dub.

  11. Adam Fachry says:

    I second Musicholic on Little Joy. Basically mereka adalah folk yang ngambil feel dan instrumentalisasi dari Hawaii, Brazil, dan Jamaica. Nuansanya sangat santai dan kalo lo kasih petunjuk mereka mengusung jamaican dub bener2 sangat berbeda 180 derajat sekali. Karena dub mempunyai feel yang dark dan ditunjukkan buat club. Buat gampangnya, perbandingan Little Joy bisa kayak Vampire Weekend dimana mereka sama2 ngusung folk yang beda. Folk yang mengambil atmosfir kawasan2 lain yang mungkin tidak terpikirkan untuk dijamah oleh musisi2 folk-rock kebanyakan

  12. luthfi says:

    Little joy juga udah gw baca reviewnya di Trax magazine .Memang sih ada nuansa Vampire Weekend didalamnya tapi ada bumbu dub yang sedikit didalamnya.Overall lumayan lah.

  13. Musicoholic says:

    —ada bumbu dub yang sedikit didalamnya—

    iya pertanyaan dari gw, lagu yang mana yang ada dub nya ? sebab gue cuman dengerin sample 30 detik untuk setiap lagu, sedangkan single singlenmya gue liat videonya di youtube, ga ada yang mendekati dub sama sekali. Dan next question, lo yakin lo tau dub itu yang kayak apa ? Dub itu aliran reggae yang banyak memakai efek echo, reverb, delay. etc sehingga menghasilkan mood yang dark. Dan kebanyakan musik dub ini adalah instrumental atau sedikit vokal.

  14. Musicoholic says:

    Makanya Luthfi coba lo sebutin judul lagu yang ada dubnya. Biar gw cari di myspacenya atau di youtubenya. Dan kasih tau ke gw, kenapa lo pikir ada dubnya, yang bagian mana yang ada dubnya.

  15. Yudh4_plk says:

    Adoh… Puyenk ku baca na..

    Gua pribadi tak suka baca review yg berlebhan panjanknya.. Dan menurutku review ai atau luthfi udah porsi yg cukup tuk orank yg sperti gua..

    LANJUTKAN!!!

Leave a Reply

go to top