Trending News

Blog Post

Album of The Day: Pearl Jam – Backspacker
Album of The Day

Album of The Day: Pearl Jam – Backspacker 

PhotobucketLepas dari major label mereka merilis album ini dibawah label sendiri yang bernama Monkeywrench Records tapi untuk dirilis secara international, Pearl Jam mereka memilih Universal Music untuk pendistribusiannya. Di Indonesia sendiri album ini bisa diperoleh lewat pre-order sebulan yang lalu. Media banyak menilai positif album ini, terbukti di Metacritic.com album ini mendapat nilai 80 dari 20 media musik international yang mereview album ini. Rolling Stone U.S mengatakan “Backspacer, Pearl Jam’s ninth album, backspaces to that boyish spirit, with the shortest, tightest, punkiest tunes they’ve ever banged out”.

Dari review diatas bisa membayangkan dong gimana musik di album ini. Well,let’s check it out the album. Track pembuka “Gonna See My Friend”, enerjik, mempunyai rasa indie rock campur grunge, musiknya sama seperti lagu mereka sebelumnya yang “Life Wasted” but in less duration enak didengar buat pecinta musik indie rock,amat sangat Pearl Jam yang groovy setruman R.E.M terasa disini sisi fun mereka ditonjolkan di sini. “Got Some”, bernafaskan pop punk dicampur dengan esensi Pearl Jam sendiri dengan riff gitar yang mantap di intro. Single pertama mereka “The Fixer” amat sangat catchy untuk pendengar pop sekalipun. Kenapa bisa begitu? Karena di lagu ini mereka bermain di arena pop rock meski dilabeli pop rock tapi musiknya gak murahan karena masih ada rasa Pearl Jam yang ngegrunge but a little bit in here, talk about the lyrics the lyrics was so creative kurang lebih seperti semacam antonim contohnya:

“When something’s dark let me shed a little light on it
When something’s cold let me put a little fire on it
When something’s broke I wanna put a bit of fixin on it
If there’s no love I want to try to love again”

gampang diingat dan sing a long banget lagunya. Mampu meracuni pikiran anda pada saat mendengarnya pertama kali.

Pada “Johnny Guitar”, ada sound rock n roll dengan tambahan semangat punk dimana Eddie Vedder bernyanyi dengan teknik semi rapping rada old school juga. You wanna hear the mellow side of them, “Just Breathe” nuansa folk terus mengiringi lagu ini sampai selesai, jika lagu mellow pasti lagu itu mengenai cinta (biasanya) di liriknya itu tertuang dalam kalimat

“did i say that i need you/did i say that i want you/oh, if i didn’t i’m a fool you see/no one knows this more than me/stay with me/you’re all i see”.

“Amongst The Wave”, beraroma grunge tapi tidak menyeluruh,tapi riff gitar yang kencang dan mantap terus menyelubungi lagu ini rada medium beat jika pernah mendengar track mereka yang jadul berjudul “Alive” pasti bakal nancep sama lagu ini. Track terpanjang di album ini “Unthought Known” bernuansa kekinian lagunya bernuansa pop rock, lagu ini pasti bakal cepat merasuki pikiran kalian untuk memasang lagu ini lagi dan lagi karena emang enak didengar, ada bunyi piano disini jika kamu dengar baik-baik seakan mereka jamming bareng Switchfoot dan Silverchair. Back to raw Pearl Jam.

Di “Supersonic” (yang menjadi B-side dalam single pertama mereka “The Fixer), mereka masih membuktikan bahwa mereka masih bisa bermain cepat dengan teknik bernyanyi yang juga cepat di bagian tengah lagu mereka menunjukkan skill mereka dengan menonjolkan part gitar. Jangan terlalu memikirkan track ini karena track ini semata-mata adalah sisi fun dari Pear Jam just listen and move to the song. Next,”Speed Of Sound”, memainkan unsur slow rock macam Counting Crows. Di “Force The Nature” mereka bermain layaknya band Alternative Rock seutuhnya tanpa ada nuansa rock yang liar, polos tapi masih ada sedikit nuansa Pearl Jam yang rockish.

Dan penutupnya “The End”, amat sangat lirih dimana Eddie Vedder bernyanyi sepenuh hati disini,kemellowan pun memuncak di lagu ini,hanya gitar akustik dan Eddie Vedder menyelimuti lagu ini. Well, jika dilihat lagi durasi album ini album ini barangkali album terpendek yang mereka buat karena hanya berdurasi kurang lebih 36 menit tapi apalah artinya durasi jika albumnya bagus. Saya kira album ini bakal standar tapi di album ini mereka bisa bermain amat sangat liar tapi di sisi lain mereka juga bisa jadi mellow person (in positive way) dan cara ini amat bagus untuk menjaring penggemar baru yang kurang suka musik yang terlalu keras.

Fun masih ditonjolkan dalam pengerjaan album ini, yah benar juga apa kata media bahwa mendengarkan album ini mereka kembali ke sisi fun mereka dalam memainkan musik. Album ini patut dikoleksi bagi penggemar Pearl Jam maupun bukan karena ringan, gampang dicerna but still wild.
(Luthfi)

Track List:
1. “Gonna See My Friend” Vedder 2:49
2. “Got Some” Jeff Ament 3:02
3. “The Fixer” Matt Cameron, Mike McCready, Stone Gossard 2:58
4. “Johnny Guitar” Cameron, Gossard 2:50
5. “Just Breathe” Vedder 3:36
6. “Amongst the Waves” Gossard 3:59
7. “Unthought Known” Vedder 4:09
8. “Supersonic” Gossard 2:40
9. “Speed of Sound” Vedder 3:34
10. “Force of Nature” McCready 4:04
11. “The End” Vedder 2:58

Related posts

Leave a Reply