Trending News

Blog Post

52nd Annual Grammy Awards Report
Music News

52nd Annual Grammy Awards Report 

Under the spotlight of 52nd Annual Grammy Awards

Beyonce membuktikan keperkasaannya. Karena selain memperoleh nominasi terbanyak, dirinya juga tidak omong kosong dengan momboyong piala terbanyak, termasuk yang paling bergengsi Song of the Year. Memang momok paling menakutkan adalah mengetahui dirimu termasuk dalam unggulan terbanyak tapi tidak seimbang dengan perolehan penghargaan. Tapi itu tidak berlaku untuk seorang B. Selain B, suaminya Jay-Z juga termasuk dalam kategori menang besar. 2 Grammy iya peroleh lewat kategori rap. Tapi bukan keluarga mereka saja yang berada di bawah sorotan, ada nama lain yang akhirnya berhasil membuktikan ketangguhannya dalam indutri rekaman, khususnya setahun terakhir. Dialah Jason Mraz, yang berhasil mengantongi 2 Grammy. Untuk Male Pop Vocal dan Pop Collaboration With Vocal bersama Colbie Caillat!

Kejutan terbesar yang biasanya terjadi dalam Grammy setiap tahunnya adalah nama yang paling sering tampil sebagai pemenang adalah nama yang tidak begitu sering disebut di awards sebelum Grammy, seperti American Music Awards ataupun MTv Video Music Awards. Tapi tahun ini beda. Grammy seolah latah untuk menampilkan nama yang juga sering disebut di award-award sebelumnya. Ya, mereka adalah Taylor Swift dan Lady Gaga. Taylor berhasil membawa pulang kategori bergengsi Album of the Year dan juga menguasai perolehan Grammy di kategori country, sedangkan Lady Gaga hanya berjaya di seputaran Dance dan Elektro. Tapi big congrats juga buat mereka berdua!

Kings of Leon akhirnya berjaya! Use Somebody memperoleh gelar Record of the Year. Tuhan memang super adil. Setelah di beberapa award sebelumnya mereka hanya jadi unggulan saja, tapi di Grammy mereka menang! Selain itu, mereka juga berhasil tampil sebagai juara di beberapa kategori untuk aliran rock. Sementara untuk kategori pop penguasanya adalah Black Eyed Peas. Kehebatan mereka melalui The E.N.D membuahkan Grup Pop Terbaik dan juga Album Pop Terbaik, mengalahkan American Idol Kelly Clarkson. Satu-satunya American Idol yang memperoleh Grammy tahun ini adalah Carrie Underwood berkat kolaborasinya bersama Randy Travis di lagu I Told You So.

Maxwell juga perkasa. Dia muncul sebagai vokalis R&B cowok terbaik tahun ini. Dan Eminem ternyata masih Grammy’s sweetheart. 2 Grammy berhasil dia bawa pulang tahun ini di kategori rap. Lebih dari 10 Grammy yang dipersembahkan live dalam acara tersebut. Tapi satu yang menarik hati adalah kategori Best Comedy Album yang dibawakan oleh Juanes dan Kelley. Kategori non mainstream ini dimenangkan oleh Stephen Colbert yang sebelumnya membuka acara dengan speech yang menyayangkan ketidakikutsertaan Susan Boyle di Grammy tahun ini. Dimana beliau menyatakan bahwa Susan membuat kita ingat kembali seni suara. Good point!

Selain Juanes dan Kelley, banyak presenter yang hadir untuk memberikan award ataupun presenting penampilan. Seperti saat J-Lo mempersembahkan Green Day dan American Idiot Cast. I was just wondering, siapa 2 vokalis cewek utama di American Idiot Cast itu? Dandanannya melebihi vokalnya. Miranda Lambert dan Keith Urban menyerahkan Best New Artist ke tangan Zac Brown Band. Norah Jones dan Ringo Starr, Ryan Seacrest, Miley Cyrus, Jonas Brothers, Katty Perry, Robert Downey Jr., Ricky Martin & Lea Michelle, Placido Domingo & Mos Def, hingga John Legend dan Carlos Santana. Pokoknya meriah!

Grammy tahun ini dibuka dengan penampilan super sensational oleh Lady Gaga. Beberapa hari sebelum malam Grammy, Gaga menyatakan bahwa dia akan melakukan medley dan penampilan duet bersama seseorang yang masih dia surprise-kan. Ternyata beliau yang dimaksud adalah Sir Elton John. Maka penampilan Poker Face yang dilanjutkan dengan Spechless dan Your Song secara duet adalah penampilan pembuka yang benar-benar panas! Yang heboh lainnya datang dari Beyonce. Syuuuur banget pembukaan dengan pasukan gerak jalan. Perkiraan awal adalah B akan membawakan hit dari Sasha Fierce, tapi ternyata If I Were A Boy adalah pilihannya, yang kemudian di mix and match dengan You Oughta Know milik Alanis.

Awal-awal acara para performers tampil heboh dan menonjolkan atraksi yang semarak. Seperti Black Eyed Peas yang membawakan Imma Be dan I Gotta Feelin’ dengan penuh enerjik. Tapi herannya will.i.am masih menyempatkan diri untuk membenarkan tatanan rambutnya setelah melepas topeng untuk masuk ke lagu kedua. Ck ck ck. Jamie Foxx juga tampil liar dengan tema operanya. Ini sedikit membuat penampilan minimalis dari Lady Antebellum ketutupan. Sialnya, si vokalis cewek mesti mengalami kecelakaan ketutupan tirai saat kain tirainya diturunkan dan diseret ke samping panggung.

Yang seru lainnya adalah pemirsa di rumah bisa milih lagu yang akan Bon Jovi tampilkan melalui situs resmi CBS. Ke$ha dan Justin Bieber tampil untuk menyebutkan 3 lagu Bon Jovi yang bisa dipilih. Dan ternyata pilihan jatuh kepada lagu Livin’ On A Prayer yang dibawakan setelah 2 lagu baru Bon Jovi. Banyak juga penampilan country dalam Grammy Night tahun ini. Ada Taylor Swift dengan Today Was A Fairytale dan You Belong With Me, Zac Brown Band juga tampil bersama Leon Russell. Sayangnya Keith Urban tidak tampil.

Dari semua itu, penampilan yang paling aku suka adalah kolaborasi Celine Dion, Usher, Carrie Underwood, Jennifer Hudson, Smokey Robinson bersama mendiang Michael Jackson membawakan lagu Earth Song yang menampilkan video 3D. Khidmat dan luar biasa menggugah. Outstanding vocals. Mereka tampil dengan sangat prima tanpa menutupi satu sama lain. Pop R&B dan country nge-blend jadi satu. Amazing! Lifetime Achievement Awards untuk sang mendiang diterima oleh putra putrinya Prince dan Paris beserta sepupu-sepupu mereka. Yang tampil lainnya juga ada Dave Matthews Band, Maxwell & Roberta Flack, Jeff Beck, Eminem, Drake, dan Lil Wayne. Sayang yang tayang di salah satu stasiun TV swasta di Indonesia ini tidak menayangkan penampilan heboh dari Pink dan penampilan charity dari Mary J Blige dan Andrea Bocelli.

Malam besar untuk insan musik dunia tahun ini sudah beres. Grammy yang menilik permusikan Amerika bukanlah konsumsi warga Amerika Serikat saja, tapi juga warga dunia. Bukan mereka yang menobatkan hal itu, tapi justru dunia yang bisa menerima keputusan Grammy. Lepas dari puas tidak puas dengan perolehan trophy, yang pasti Grammy membuktikan bahwa dirinya mampu tetap bersinar di usianya yang ke-52 dan masih akan menjanjikan untuk tahun-tahun ke depan. So, see you again at the Grammys next year!
(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributors)

Related posts

Leave a Reply