Trending News

Blog Post

Album of The Day: OneRepublic – Waking Up
Album of The Day

Album of The Day: OneRepublic – Waking Up 

PhotobucketUdara terasa ringan dengan angin yang berdesir meniup pepohonan. Headset telah terpasang di telinga. Saya pun mulai melangkah kecil-kecil. Dentuman musik mulai memasuki otak saya; ‘Good Life’ dari One Republic. Musik yang enerjetik meningkahi langkah saya dan tak terasa saya bergumam: Oh this has gotta be the good life /
This has gotta be the good life / This could really be a good life, good life / Say oh, got this feeling that you can’t fight / Like this city is on fire tonight / This could really be a good life / A good, good life
. Oh, Ryan Tedder begitu dinamis dalam bernyanyi. Begitu menginfeksi. Saya pun akhirnya turut bersama mereka merayakan akan hidup yang indah. Saya pandangi awan serupa kelinci putih dilangit berarak seperti ritma kehidupan. Entah kenapa saya terasuki oleh positifisme yang disenandungkan oleh lagu ini. Saya menyukainya.

One Republic. Mereka diklaim sebagai band pop-rock. Meski mungkin lebih tepat lagi adalah pengiring bagi insan yang tengah mengalami kemuraman dalam hidupnya. ‘Dreaming Out Loud’ sebagai album perdana mereka adalah buktinya. Album tersebut mempunyai materi yang bagus dan aransemen kelas satu, akan tetapi menjelang akhir durasi, album menjadi terlalu terpola oleh kemuraman (baca: malarat-larat), sehingga mengendur tidak seperti awalnya yang dinamis.

‘Waking Up’ adalah album kedua mereka. Ekspektasi bagi yang menyukai, tentu saja, tinggi. Bagi yang tidak, yah, mungkin biasa-biasa saja. Dan sebagai golongan kedua, saya terperangah. Album ini masih mempunyai materi yang bagus dan aransemen kelas satu. Bedanya, komposisi album ini terasa lebih cerdas dan bernas.

‘Made for You’ dibuka sebagai tipikal trek pembuka. Mengandalkan irama kencang, One Republic mengindikasikan jika mereka masih bersemangat dalam rock n’ roll. Uniknya diujung lagu ada choir anak-anak yang menjadi penyambung lidah bagi ‘All The Right Moves’, yang lagi-lagi adalah upaya pembuktian mereka sebagai band rock.

Setelah dibuka dengan dengung cello yang menghantui, vokal Tedder yang terhanyut dalam duka kembali merasuk dalam ‘Secrets’. Mungkin ini adalah jenis lagu yang dengan segera diasosiasikan dengan Ryan Tedder, karena masih mengandalkan ketukan drum yang repetitif dan musik melodius yang terkesan sendu. Akan tetapi, entah mengapa lagu ini seolah-olah mampu berbicara dengan secara lebih personal, seolah-olah Tedder benar-benar ingin membagi rahasianya dengan saya.

Ryan Tedder, sebagai vokalis serta pencipta lagu, menyebutkan mereka mungkin bukan Coldplay, sehingga lagu-lagu mereka adalah lagu yang mudah untuk diikuti (baca: popular), namun bukan berarti mereka tidak mempunyai idealisme mereka sendiri. ‘Missing Persons 1 & 2’ mungkin contoh konkrit untuk itu, sebuah lagu bercorak rock-alternative, yang sedikit gloomy di awal, sesuai dengan isi lagu yang gelap, namun pada paruh kedua lebih dipenuhi oleh intensitas, termasuk dalam segi vokal.

Jika harus membanding-bandingkan, ‘Waking Up’ memiliki tempo yang tetap terjaga sampai akhir, dari pada ‘Dreaming Out Loud’ , sehingga monotonisme bisa diredusir secara lebih maksimal. Terimakasih tentu saja oleh pemilihan materi yang lebih variatif, meski lagu ‘sedih’ seperti ‘All This Time’ atau ‘Fear’ tetap ada, akan tetapi ‘sesuatu yang lain’ merupakan sajian utama.

‘Waking Up’ adalah penawaran alternatif dari Ryan Tedder (vokal, gitar, piano), Zach Filkins (gitar, vokal latar), Drew Brown (gitar), Brent Kutzle (bass, cello) dan Eddie Fisher (drums) sebagai kumpulan musik yang sedang memasuki wilayah mapan. Mereka mencoba membuktikan jika mereka bukan band pengejar popularitas belaka, akan tetapi tetap membangun estetika dalam bermusik. Bayangkan saja, sebuah lagu yang awalnya dipenuhi oleh nafas rock yang kental, pada akhirnya berubah menjadi sebuah simfoni akan strings-section dan piano yang melodius. Itulah ‘Waking Up’.

Kata orang, album kedua adalah pembuktian. Nasib sebuah kumpulan atau solois kedepannya tergantung akan hasil album keduanya. Banyak artis yang menjadi terlalu repetitif di album kedua karena silau oleh keberhasilan album pertama. Akan tetapi banyak juga yang mencoba menggali lebih dalam kekuatan mereka, sehingga album kedua adalah album yang mampu berbicara banyak dan menjadi pembuka jalan untuk langkah selanjutnya. Saya percaya One Republic mengambil langkah yang terakhir. ‘Marchin On’, demikian mungkin sorai mereka dalam musik rock yang antemik.

Ah, tidak terasa kaki saya telah jauh melangkah. Letih pun menyergap. Saaatnya saya berhenti. Melepas jenuh dan terlelap. ‘Lullaby’ yang mengalun lembut adalah pengiring yang tepat untuk itu. Oh / As the light goes out / Thoughts turn to angels / Over us / Oh / As the night comes in / Dreams start their drifting / And you hear / A lullaby / Ooooooh / A lullaby / You and I.
(Haris / CreativeDisc Contributors)

TRACK LIST:
01. Made For You
02. All The Right Moves
03. Secrets
04. Everybody Loves Me
05. Missing Persons 1 & 2
06. Good Life
07. All This Time
08. Fear
09. Waking Up
10. Marchin On
11. Lullaby

Related posts

Leave a Reply