Trending News

Blog Post

Album of The Day: Miike Snow – Self Titled
Album of The Day

Album of The Day: Miike Snow – Self Titled 

PhotobucketChristian Karlsson dan Pontus Winnberg mungkin akrab dengan skena musik dansa atau katakanlah elektro-pop. Akan tetapi dalam ‘Miike Snow’, album perdana mereka, justru pemilihan akan pendekatan indie-pop yang lebih eklektik sangat terasa, meski tentu saja tetap dalam balutan elektronika yang kental. Mungkin campur tangan musikalitas dan pengaruh vokal Andrew Wyatt ada korelasinya. Atau bisa saja karena mereka hanya ingin tampil beda dari biasanya.

‘Animal’ adalah sebuah pop-elektronik dengan arsiran reggae yang penuh dan “mengundang”. Meski mampu mengajak untuk menggoyang-goyangkan tubuh, akan tetapi sebenarnya lagu ini penuh dengan subtilitas, terutama dalam tema serta lirik gelap yang terkandung didalamnya. ‘Burial’ sebagai trek berikut tanpa tedeng aling-aling mengganjar sebagai pembenaran untuk itu dan disusul oleh ‘Silvia” yang bergaya balada.

Mendengarkan ‘Song for No One’ yang berbau vintage karena dukungan gitar bercorak psikadelik seolah adalah penegasan akan penekanan mereka pada skena indie-pop, meski tetap saja mengasikkan untuk dibuat berdansa. Nuansa klasik juga bisa didapat pada ‘Black and Blue’, yang kali ini adalah retro-disko yang diiringi dengan piano yang menghantui. Sedang ‘Faker’ seolah mencoba mengingatkan akan revivalitas musik rock Inggris di era lawas.

Vokal Wyatt yang penuh dengan versalitas mampu untuk meniupkan ruh kepada setiap lagu agar lebih berjiwa, seperti ‘Sans Soleil’ yang betempo lambat atau ‘A Horse Is Not a Home’ yang seolah-olah merupakan sebuah lagu rock dalam balutan trans.

‘Cult Logic’ mungkin pencuri-dengar terefektif dalam album ini. Sebuah anthem dengan balutan elektro-pop serta penggunaan loop yang ekstensif. Lagunya terdengar lebih ringan dan easy listening, mesti tetap memegang dengan penuh pakem Miike Snow yang telah dibangun sebelumnya.

Untuk yang kangen dengan nomor yang bercorak euro-dance-house-trance, maka ada ‘In Search Of’, yang dalam durasi 5:15 menit akan mengganjar dahaga kita akan ekstase ketukan repetisi musik mesin yang bedentam dan menghipnotis.

Dengan variasi materi yang ditawarkannya, maka ‘Miike Snow’ adalah upaya bagi trio Karlsson-Winnberg-Wyatt menghadirkan energi eklektisme dalam ranah elektro-pop, termasuk dengan menawarkan tema dan atmosfir yang cenderung gelap, namun tanpa melupakan balutan popnya. Maka, saya bisa sebutkan jika ini adalah album-yang-sangat-menarik.
(Haris / CreativeDisc Contributors)

TRACK LIST:
01. Animal
02. Burial
03. Silvia
04. Song for No One
05. Black & Blue
06. Sans Soleil
07. A Horse Is Not a Home
08. Cult Logic
09. Plastic Jungle
10. In Search Of
11. Faker

TRIVIA:

* Band yang terbentuk pada tahun 2007 ini mengambil nama ‘Miike’ berdasarkan nama sutradara eksentrik Jepang yang terkenal, Takashi Miike (Audition, One Missed Call).

* Miike Snow sendiri telah meremiks beberapa single dari kumpulan musik lain, seperti ‘ Miike Snow vs Passion Pit – The Reeling’, ‘Miike Snow vs Peter Bjorn & John – It Don’t Move Me’, dan ‘Miike Snow vs Vampire Weekend – The Kids Don’t Stand A Chance’.

Related posts

Leave a Reply