Trending News

Blog Post

Album of The Day: Tegan & Sara – Sainthood
Album of The Day

Album of The Day: Tegan & Sara – Sainthood 

PhotobucketMenjadi nama yang paten di dunia musik di independen memang sedikit memberatkan langkah Tegan dan Sara untuk mengerjakan album ke-enam ini. Namun, berkat kecerdikan Chris Walla dari Death Cab For Cutie mereka mampu merampungkan album terbaru mereka dan berhasil menduduki posisi 21 di US Billboard 200 dan juga berhasil membuat para kritikus musik terkesima.

“Arrow” membuka Sainthood. Lagu ini catchy dengan sound-soundnya yang sedikit rough dan dancy, vokalnya juga centil dan menarik. Di “Don’t Rush” mereka bermain sangat rapat dengan beat drum yang mendominasi lagu. Lagu ini cukup menarik. The first single of their album “Hell”, bernuansa pop rock yang ringan,nggak njelimet dan melangkah dengan pasti lagunya. Permainan synth juga mereka tampilkan di sini. Riff gitar membuka “On Directing” yang sedikit berrepetisi lagunya sendiri bernuansa indie rock yang lumayan tapi saya akui sedikit berat lagunya. “Red Belt”, mereka mencoba kembali memasukkan elemen synth dengan vokal yang seksi dan menarik,ada juga dentingan gitar akustik. Pada track “The Cure” mereka coba sedikit menjadi pop rock bagian reff lagu ini amat sangatlah menarik seolah seperti balas-balasan ucapan. Ringan dan mampu membius itulah definisi lagu ini. Petikan gitar yang heavy dengan permainan yang cepat mereka tunjukkan dengan “Northshore” di track ini mereka menunjukkan musikalitas mereka sebagai musisi rock, setelah sebelumnya beberapa track di album ini bermain cukup aman di lagu ini mereka langsung menghajar telinga pendengarnya dengan bunyi rock yang raw.

Track “Alligator” sedikit ekletik dan elektronik, bunyi drum yang crunchy disini sangat menarik untuk didengar. “Paperback Head”, adalah track favorit saya juga mengandalkan sound drum diselingi riff gitar yang ciamik membuat track ini cukup easy listening (saya suka liriknya yang mengatakan “I’m material girl”). Lagu ini juga atmosferik. Permainan pop punk bisa kita temukan di track “The Ocean”. Di “Sentimental Tune” mereka tidak bermain sentimentil atau mellow di sini. Malah di track ini mereka sedikit merembet ke gaya musik post-punk. Closing track “Someday”, sedikit aneh karena vokal latar dengan vokal mereka berdua tidak nyambung tapi itu bisa dimaafkan dengan musik yang enerjik.

Yap, album ini masih menawarkan musik indie rock (dengan sedikit cuilan indie pop) yang menurut saya gak biasa karena selain musiknya yang rata-rata ear-friendly mereka juga tidak memasukkan satu unsur mellow di dalam album ini. If you love indie rock with some catchying tune grab this album.
(Luthfi / CreativeDisc Contributors)

Track List:
No. Title Length
1. “Arrow” 3:06
2. “Don’t Rush” (T. Quin, S. Quin, Hunter Burgan) 2:43
3. “Hell” (T. Quin, S. Quin, Burgan) 3:24
4. “On Directing” 2:46
5. “Red Belt” 2:11
6. “The Cure” (T. Quin, S. Quin, Burgan) 3:22
7. “Northshore” 2:04
8. “Night Watch” 2:33
9. “Alligator” 2:42
10. “Paperback Head” 2:38
11. “The Ocean” 3:06
12. “Sentimental Tune” 3:23
13. “Someday”

ps: CD ini sudah direlease oleh Warner Music Indonesia dgn harga 75.000

Related posts

Leave a Reply