Trending News

Blog Post

Album of The Day: Lifehouse – Smoke and Mirrors
Album of The Day

Album of The Day: Lifehouse – Smoke and Mirrors 

PhotobucketLos Angeles, yang mejadi asal mereka, dibentuk sejak tahun 1999, dan pada tahun 2001 mengeluarkan debut album No Name Face. Lifehouse Masih beranggotakan beranggotakan Jason Wade yang berada pada posisi vokal utama dan gitar, Rick Woolstenhulme Jr. pada drum dan perkusi, Bryce Soderberg pada posisi gitar bass, serta Ben Carey yang juga mengisi gitar. 3 tahun setelah album Who We Are, Smoke & Mirrors dirilis pada bulan Maret. Masih menawarkan konsep musik alternative rock, namun dengan mengandalkan ciri vokalis Jason yang khas, dan berbeda dengan vokalis pria kebanyakan, membuat album kelima ini bisa menjadi jawaban penggemar setelah menunggu selama kurang lebih 3 tahun.

Dibantu beberapa penulis kenamaan, melalui album kelima ini, selain menampilkan musik alternative, Lifehouse juga sedikit memberikan sentuhan pop. Jason Wade yang selain mengisi pada vokal utama, juga terlibat langsung dalam penulisan semua track. Tidak hanya itu, mantan finalis American Idol, Chris Daughtry, pria yang handal dalam menciptakan lagu ballad Richard Marx, juga turut serta membantu penulisan lagu. Bahkan Kevin Rudolf yang juga seorang penyanyi hip hop/rock, juga turut berpartisipasi. Tidak ketinggalan, Jude Cole juga membantu Jason Wade dalam penulisan beberapa lagu.

“All In” yang didapuk sebagai pembuka dengan alunan gitar pada intronya, berlanjut pada hentakan pada drum dan ditambah vokal Jason yang khas menjadikan “All In” Sebagai track pembuka yang tepat. Berlanjut pada “Nerve Damage”, dibuka dengan gitar akustik, yang berlanjut pada pukulan drum yang lambat, hingga menuju pada hentakan drum dengan tempo cepat membuat “Nerve Damage” terdengar earcatchy, meski baru kali pertama di dengar. Pada “Had Enough”, Richard Marx dan Chris Daughtry dan Jason menggubah lagu ini bersamaan. Uniknya Daughtry juga turut serta menyumbangkan vokalnya, sayangnya, track yang kental dengan balutan rock ini, Chris Daughtry hanya mengisi seperti backing vokal, dan terdengar samar-samar jika tidak diperhatikan dengan seksama, mungkin tidak terlalu kentara. Namun jangan khawatir, “Had Enough” sangat menjanjikan.

Track yang menjadi single utama, “Halfway Gone” dimana Kevin Rudolf terlibat sebagai penulis, terdengar sangat meriah, dibuka dengan teriakan semua para personelnya, berlanjut pada hentakan dram dan gitar, sehingga memang tidak salah membuat single yang dibalut dengan alunan pop rock ini sangat asyik dan enerjik untuk dinikmati. Setelah menikmati beberapa lagu yang menghentak, mari bersantai sejenak dengan “It Is What It Is”, dengan nuansa ballad sekilas mengingatkan pada “Whatever It Takes” dan menceritakan tentang rumitnya suatu hubungan, membuat “It Is What It Is” memberikan nilai lebih. Berlanjut pada “From Where You Are” dimana pada sepanjang lagunya mengandalkan instrumen gitar, gitar bas dan piano menjadikan track ini terasa kental dengan nuansa akustiknya.

“Smoke & Mirrors” yang juga menjadi nama album, dengan nuansa medium rock tempo juga tidak kalah serunya untuk dinikmati. Berlanjut pada “Falling In”, “Wrecking Ball” dan “By Your Side”, merupakan beberapa track yang masih tipikal dengan “Smoke & Mirrors”, namun sedikit berbeda dengan “Here Tomorrow Gone Today” dimana pada musiknya sedikit mengingatkan saya pada lagu milik Kevin Rudolf. Album Smoke & Mirrors ini sebenarnya ditutup dengan track med-tempo “In Your Skin” pada rilisan US, namun beruntunglah Universal Music Indonesia memberikan tambahan 5 track yang di US sendiri menjadi deluxe edition dan pasti menjadi sedikit mahal tentunya.

Sebagai bonus, “All That I’m Asking For” track dengan nuansa ballad sayang untuk dilewatkan, begitu juga dengan “Crash and Burn” yang masih mengandalkan medium rock. “Everything” (Live In-Studio Version) yang di ambil dari album No Name Face juga tidak begitu mengalami perbedaan berarti dari aslinya, namun hanya dibawakan secara live di studio. Mau Mendengarkan Jason menyanyi seperti mengerap? “Near Life Experience” adalah jawabannya, dan ditutup dengan “Halfway Gone (Demolition Crew Remix)” dengan beat-beat yang menghentak namun tidak berasa mendengar lagu “dugem” memberikan sedikit variasi yang unik dari versi aslinya, menjadikan penutup yang sangat mengesankan.

Secara keseluruhan, meski pada beberapa lagu mempunyai nada yang tipikal, namun dengan mengandalkan teriakan vokal Jason yang khas dengan teriakannya, lirik yang tidak hanya menceritakan tentang hubungan kekasih, tetapi juga masalah sehari-hari dan tentang kehidupan, membuat Smoke & Mirrors menjadi pilihan di tengah-tengah gempuran musik yang ada belakangan ini. Tidak sulit untuk menikmati album ini meskipun baru kali pertama mengenal Lifehouse. Terlebih lagi buat yang memang sudah menyukai aliran musik seperti ini, sangat sayang album ini dilewatkan. Meski pada beberapa lagu tidak langsung menancap di teling saat mendengarkan kali pertama, namun saya yakinkan tidak perlu memakan waktu yang lama untuk meyantap materi album ini. Terlebih lagi, pada rilisan Indonesia memiliki 17 track. Kurang apa lagi coba? Finally, Highly recommended.
(Joe Ari Shasta / CreativeDisc Contributors)

Track List:
1. “All In” (Jason Wade, Jude Cole) 3:54
2. “Nerve Damage” (Wade, Cole) 4:27
3. “Had Enough (feat. Chris Daughtry)” (Wade, Chris Daughtry, Richard Marx) 3:45
4. “Halfway Gone” (Wade, Cole, Kevin Rudolf, Jacob Kasher) 3:14
5. “It Is What It Is” (Wade, Cole) 3:20
6. “From Where You Are” 3:06
7. “Smoke & Mirrors” (Wade, Cole) 4:25
8. “Falling In” (Wade, Rudolf) 3:44
9. “Wrecking Ball” 4:24
10. “Here Tomorrow Gone Today” 3:09
11. “By Your Side” (Wade) 4:08
12. “In Your Skin” (Wade, Cole) 3:24
13. “All That I’m Asking For” 3:55
14. “Crash and Burn” (Wade) 4:15
15. “Everything” (Live In-Studio Version) (Jason Wade) 6:26
16. “Near Life Experience” 3:32
17. “Halfway Gone (Demolition Crew Remix)” 3:32

Related posts

Leave a Reply