Trending News

Blog Post

Album of The Day: Kate Nash – My Best Friend Is You
Album of The Day

Album of The Day: Kate Nash – My Best Friend Is You 

PhotobucketDi album terbaru “My Best Friend Is You”, Kate Nash kali ini lebih banyak berbicara tentang relationship dengan siapa saja. Album yang diproduseri oleh Bernard Butler yang sudah menangani Duffy memang banyak sekali memunculkan sound yang sedikit jadul namun tetap layak untuk didengar. Album ini juga banyak sekali memuat kata kasar sehinnga di Amerika album ini dilabeli “Parental Advisory” tapi itu saya anggap wajar karena merupakan curahan hati seseorang yang sedang kesal terkadang mengeluarkan kata-kata kasar. And this is my review on Kate Nash newest album.

“Paris” membuka album sophomore Kate Nash.Dari segi lagu,lagu ini bisa dibilang lumayan. Dengan ramenya instrument di sini dan juga nuansa ceria bisa menjadi unsur plus di lagu ini. Di “Kiss That Grrrl” nuansa indie pop menyeruak. Sedikit mengingatkan akan Camera Obscura secara musik. Permainan drum di tengah lagu juga menarik setelah permainan itu Kate Nash bernyanyi tanpa ada instrument sedikitpun, menunjukkan bahwa dia memang solois yang handal. Liriknya sendiri juga cukup menghibur:

“Kiss that girl”/ “and I will shrink up”/”And I will die, and I will think up”/”A thousand ways that I can hurt you”/”And you will never touch my hand”/.“Don’t You Want To Share The Guilt”

nuansa sendu ditampilkan di awal lagu. Menuju akhir lagu ada beat lagu ini semakin cepat dengan diiringi speech oleh Nash (simak speechnya disini yang unik). Kesan riot grrrl ditampilkan di “I Just Love You More” Nash langsung bermain urakan dan rocking. Vokalnya dia seperti diva rock lengkap dengan lengkingan yang mantap dan menarik untuk didengar. Awesome tunes.

”Do Wah Doo” single pertamanya, sangat catchy dengan permainan musik yang bagus dari dia dan lirik yang sedikit nakal membuat lagu ini menjadi bagus, namun sayang durasi yang terlalu pendek menjadi kelemahan lagu ini padahal jika dilihat dari segi tema dan lirik bisa dikembangkan lebih jauh lagi dan membuat track ini semakin panjang lagi durasinya. Petikan gitar dan gesekan biola mewarnai “Take Me To A Higher Place” lagu yang cukup lumayan untuk didengar. Lagu yang cepat dan teriakan “to higher plane” membuat lagu ini menjadi unik dan mempunyai kesan tersendiri. ”I’ve Got A Secret” bermain aman dengan ending yang aneh. Part drumnya cukup seru. ”Mansion Song” dibuka oleh speech (lagi) dari dia sepanjang 1:36 detik sebelum musik yang (rada) bombastis dimunculkan, suara dia pun lo-fi sekali di track ini. Setelah berbagai track yang aneh kita disuguhkan “Early Christmas Present” yang ceria dan gampang dicerna tidak seperti track sebelumnya yang njelimet. Elemen synth juga dihadirkan. ”Later On” sedikit berat untuk dicoba tapi bolehlah didengar. Dentingan piano yang lentik membuka “Pickpocket” track ini sedikit mencuil rasa Regina Spektor. ”You Were So Far Away”, bernuansa mellow dan sendu,vokal dia disini down dan sendu. Dan track penutupnya “I Hate Seagulls” menarik dengan hidden tracknya “My Best Friend Is You”. Track yang ada di album ini cukup aneh dan bisa dibilang tidak biasa untuk kalangan kuping mainstream. Lagu-lagu disini juga bisa dikatakan minim komersil atau jualan tapi di sisi kualitas album ini lumayan ngena di hati saya. If you want hear the music of ordinary singer/songwriter you must buy this album.
(Luthfi / CreativeDisc Contributors)

Track List:
No. Title Length
1. “Paris” 3:04
2. “Kiss That Grrrl” 3:41
3. “Don’t You Want to Share the Guilt?” 5:05
4. “I Just Love You More” 3:05
5. “Do-Wah-Doo” 2:32
6. “Take Me to a Higher Plane” 3:20
7. “I’ve Got a Secret” 2:39
8. “Mansion Song” 3:22
9. “Early Christmas Present” 3:08
10. “Later On” 3:34
11. “Pickpocket” 3:21
12. “You Were So Far Away” 3:26
13. “I Hate Seagulls” (4:13 – includes the hidden track “My Best Friend Is You”) 8:50

Related posts

Leave a Reply