Trending News

Blog Post

Album of The Month: Jason Derülo – Jason Derülo
Album of The Day

Album of The Month: Jason Derülo – Jason Derülo 

PhotobucketMelalui single perdananya “Whatcha Say” yang berhasil menempati posisi 100 Hot Billboard, sepertinya memang sedikit membantu dan memuluskan langkah Jason Derülo untuk merilis debut album self title-nya, ‘Jason Derülo’. Apakah hal yang mudah untuk Jason bersaing dengan para seniornya yang telah sukses terlebih dahulu? Hemmm bisa ya bisa tidak. Meski formula yang ditawarkan pada album Jason ini tidak begitu jauh berbeda dengan beberapa penyanyi pria r&b yang terlebih sukses terlebih dahulu, namun debut album Jason ini memiliki beberapa materi yang cukup unik untuk di tawarkan kepada penggemarnya.

Dengan bermodalkan kemampuannya menulis lagu untuk beberapa artis/penyanyi sejak tahun 2007 hingga 2009, vokalnya yang khas dan berbeda dari penyanyi pria yang lain, debut albumnya ini tidak bisa dibilang main-main. Dibantu oleh J. R. Rotem sebagai produser, dapat dipastikan debut album Jason ini digarap secara serius, terlepas single pertamanya “Whatcha Say” berhasil merangsek posisi puncak bulan Agustus lalu. Untuk debut album perdananya, Jason menawarkan 10 buah track untuk rilisan internasional, termasuk indonesia. Sedikit? Bisa ya bisa tidak tergantung dari sudut pandang pendengar. Namun menurut saya, ke-sepuluh track yang diberikan Jason ini sangat tidak mengecewakan.

Dengan nuansa musik r&b, dance pop, electropop serta r&b ballad, membuat album perdana ini terdengar earcatching dan sangat mudah dicerna. Sebut saja single perdananya “Whatcha Say”, single r&b dengan karakter mid-up tempo, mudah sekali untuk dinikmati, dan yang membuat unik lagi, “Whatcha Say” sampling lagu “Hide and Seek” milik Imogen Heap pada bagian chorusnya. Berlanjut dengan “Ridin’ Solo” yang pada intronya terdengan futuristik, memadukan unsur r&b dan electropop sangat sedap untuk didengarkan. Lalu bagaimana dengan single “In My Head”? Kental dengan aroma nuansa dance membuat single yang sudah menjadi juara di posisi 1 UK Chart ini sangat asyik untuk bergoyang. Sementara untuk “The Sky’s the Limit” masih mengandalkan tipikal musik yang sama dengan ketiga track sebelumnya, namun memiliki keunikan tersendiri dimana musiknya terdengar dibalut dengan irama dance tahun 90an.

Sudah puas dengan suguhan irama yang membuat bergoyang, mari bersantai sejenak dengan “What If”, dibuka dengan alunan piano dan dibalut dengan musik r&b dan menunjukan sisi lain dari Jason yang begitu soft, namun maksimal dengan vokalnya yang mumpuni. Pada “Love Hangover” pendengar di bawa untuk menikmati dentuman irama r&b yang dilapisi dengan instrumen drum yang menghentak. Great! Jangan terkecoh mendengarkan “Encore”, meski memiliki intro yang sama pada pianonya dengan “What If”, namun J. R. Rotem berhasil memadukan tempo secara unik, dimana pada menit awalnya terdengar low-tempo, namun berlanjut ke med-tempo, sedikit memberikan perbedaan dengan beberapa track yang lain.

Mari santai sejenak dengan petikan gitar yang menyegarkan, “Fallen” dan dibalut dengan irama musik pop r&b yang sekilas mengingatkan akan single “With You” milik Chris Brown, yang membuat berbeda? Tentu saja selain pada music, karakter vokal Jason yang khas membuat lagu ini akan menjadi memorable song. Berlanjut pada single “Blind”, masih mengandalkan nuansa ballad r&b sangat cocok menjadi single untuk dinikmati disaat santai. Album Jason Derülo ditutup dengan “Strobelight” yang didaulat sebagai bonus track, yang kembali mengajak pendengarnya untuk bergoyang.

Overall, menikmati album Jason Derülo dengan berbagai macam ramuan r&b, ballada hingga elctropop ini sangat menyenangkan, meski pada beberapa lagu hampir memiliki karakter yang sama, namun saya pastikan ke-sepuluh track yang disuguhkan Jason sangat pas, dan tidak mengecewakan serta membosankan. Meski penjualan albumnya mungkin tidak begitu mengesankan pada awalnya, siapa tahu kedepannya keberuntungan bisa berpihak pada pria kelahiran 21 September 1989, selain sukses pada lagu-lagunya yang diharapkan akan banyak menghasilkan single, tentu saja pada penjualan albumnya diharapkan sukses pula. Who knows!!!
(Joe Ari Shasta / CreativeDisc Contributors)

Track List:
1. “Whatcha Say”
2. “Ridin’ Solo”
3. “In My Head”
4. “The Sky’s the Limit”
5. “What If”
6. “Love Hangover”
7. “Encore”
8. “Fallen”
9. “Blind”
10. “Strobelight” (Bonus track)

Official Website
Official Facebook
Official Twitter

Related posts

Leave a Reply