Trending News

Blog Post

Album of The Day: Kelis – Flesh Tone
Album of The Day

Album of The Day: Kelis – Flesh Tone 

PhotobucketSejak muncul dengan single perdananya ‘Acapella’, Kelis telah mencuri perhatian saya. Rasanya memang unik karena sebagai penyanyi kulit hitam dengan dasar R&B, muncul dengan genre dance yang sangat kental terasa Eropa dan ‘putih’. Sesuatu yang paling tidak hingga 10 tahun yang lalu dianggap tercela bagi musisi kulit hitam Amerika. Dan pasti akan mendapat komentar dari para kritikus musik sebagai kehilangan akar hitamnya. Bukan berarti tidak ada artis kulit hitam yang turut serta meramaikan dance scene Eropa atau UK. Tapi umumnya adalah artis kulit hitam yang memang kelahiran Eropa dan UK. Kalaupun ada artis musisi kulit hitam Amerika yang meramaikan dance scene Eropa dan UK umumnya berangkat dari khasanah R&B dan hip-hop, bukan dance ala Eropa. Tapi semua batasan itu telah didobrak selama 5 tahun terakhir ini berkat tangan dingin musisi seperti Kanye West, Timbaland, dan Will.I.Am.
Dan rasanya baru Kelis yang muncul dalam beragam lapisan electronica, dance, juga house dengan berbagai efek dan permainan synthesizer. Memang ada juga ada Kelly Rowland yang juga mencoba rumusan yang sama berkat sentuhan David Guetta. Tapi Kelis muncul pada momen yang tepat dengan rumusan yang pas.

Awalnya stereotype yang terlintas di kepala saya adalah mustahil mendapatkan ramuan dance dengan lirik yang berbobot emosi. Ramuan dance lebih menekankan pada irama dan detak yang eksperimental ketimbang bermain dalam ranah kata dan kalimat. Memadukan antara irama dan detak dengan lirik yang berbobot emosi dalam ramuan dance bukan sesuatu yang mudah. Pengucapan yang harus sesuai dengan detak yang kencang membuat repetisi kata-kata sederhana tanpa makna mendalam menjadi jamak.

Tapi berkat pengalaman pribadinya yang penuh drama, bercerai dengan mantan suami, Nas, saat sedang mengandung Knight. Kelis berhasil menerjemahkan pengalaman hidupnya ke dalam musik di album ini.
Kelis yang memang sejak awal justru lebih sukses di daratan Eropa dan Inggris memang mudah untuk melangkah masuk ke dalam genre dance. Tak heran jika nama-nama besar seperti David Guetta, Benny Benassi, Boyz Noize dan Jean Baptiste masuk dalam jajaran produser yang membantunya di album ini. Seandainya tak ada Will.I.Am lewat labelnya yang menaungi Kelis mungkin album ini akan sulit kita dengarkan sekarang.

Diawali ‘Intro’ sebagai pembuka, interpretasi vokalnya yang menyayat melantunkan keputusasaan lewat lirik ‘Your force so dark, now my life feels uninspired’ memberikan nuansa emosi melankolis menyatu dengan komposisi musiknya yang bertempo sedang. Tembang pembuka ini saja sudah cukup membuat saya menjadikannya favorit. Kelis kemudian membawa kita masuk ke dalam ‘22nd Century’ dan mengajak kita berdansa. Dilanjutkan dalam gelombang emosi yang membuncah lewat “4th of July (Fireworks)” Komposisi musiknya yang ditangani Ammo sudah pasti mengangkat mood dan membuat kita ingin bergoyang. Lewat lagu ini Kelis menunjukkan perubahan yang dialami dirinya.

Dengan coda dari ‘4th of July’ kita dibawa masuk menikmati ‘Home’ yang mengisahkan ungkapan yang sedikit gombal, seperti seorang yang sedang jatuh cinta. Bagian penutup komposisi ini menampilkan bunyi lonceng dan choir yang samar memberikan kesan megah. Sepertinya nuansa megah itu disiapkan sebagai pengantar untuk membawa kita ke dalam ungkapan kasih seorang ibu kepada anaknya lewat ‘Acapella’. Ya lagu ini merupakan salah satu lagu selain ‘Brave’ dan ‘Song For The Baby’ yang ditujukan untuk Knight, buah kandungan Kelis. Chorusnya sendiri terdengar begitu manis “Before you,
my whole life was acapella. Now a symphony’s the only song to sing.”
Komposisi bertempo sedang ini membawakan kita sedikit bersantai sebelum dituntun Kelis dalam lagu dengan beat yang kencang lewat ‘Scream’ dilanjutkan dengan ‘Emancipate’. Lewat kedua komposisi tersebut Kelis seakan ingin mendorong kita untuk terus berusaha meraih mimpi dan cita-cita kita tanpa kenal putus asa. Yang mengejutkan adalah ‘Emancipate’ ditutup dengan alunan piano.

‘Brave’ dilagukan Kelis untuk baby Knight sebagai ungkapan syukur, karena memiliki Knight menyelamatkan dirinya. “Had a baby, he saved me. And he’s amazing. And it’s just us”. Ditutup dengan ‘Song for the Baby’ dengan piano dan brass section mengiringi pernyataan Kelis yang mendalam “I’ll never sugarcoat any life lessons for you/’Cause I wanna make you equipped for the best/And I can’t always be here to rescue you when life gets crazy/But I love you more than you’ll ever know,”.

Emosi Kelis dalam album ini digambarkan lewat susunan lagu yang dibuka dengan keputusasaan. Dilanjutkan dengan perubahan menuju harapan, ditutup dengan perjuangan dan cinta. Menarik bukan?
Kelis Official Website
(Timmy / CreativeDisc Contributors)

Track List
1. “Intro”
2. “22nd Century / Segue 1”
3. “4th of July (Fireworks) / Segue 2”
4. “Home / Segue 3”
5. “Acapella / Segue 4”
6. “Scream”
7. “Emancipate / Segue 5”
8. “Brave / Segue 6”
9. “Song for the Baby”

ps. CD ini sudah direlease oleh Warner Music Indonesia!

Related posts

Leave a Reply