Trending News

Blog Post

December Artist Highlight – Jamiroquai
Reviews

December Artist Highlight – Jamiroquai 

Photobucket
Photo Credit Max Vadukul, Courtesy of Universal Music Indonesia

Ketika band ini terbentuk di tahun 1992, enggak butuh waktu lama bagi Jamiroquai untuk diakui eksistensinya. Jelas saja, aliran musik acid jazz yang mereka usung membuat band asal Inggris ini kemudian dinobatkan sebagai salah satu penggerak genre acid jazz yang menonjol di London di dekade 90-an. Dua album pertama cukup sukses di pasaran, “Emergency On Planet Earth” dan juga “The Return Of The Space Cowboy”. Masing-masing bersertifikat platinum di Inggris. Dan Kemajuan bermusiknya semakin mantap lewat album “Travelling Without Moving” sebagai breakthrough mereka secara internasional. Sempurna! Album yang meraih triple platinum ini disambut baik publik di Inggris maupun di luar Inggris. Hit terbesarnya ‘Virtual Insanity’ menang besar di ajang MTV Video Music Awards dengan menyabet 4 buah penghargaan, Best Video, Best Special Effects, Best Cinematography, dan Breakthrough Video. Mereka pun sempat mengisi soundtrack film Godzilla dengan sebuah lagu berjudul ‘Deeper Underground’ sebelum akhirnya menutup perjalanan sensasional di dekade tersebut dengan album “Synkronized” yang menjadi album nomor 1 di Inggris kala itu.

Line-up band ini berulang kali mengalami pergantian dan hanya menyisakan Jay Kay sang vokalis sekaligus front man. Band ini dulu dibentuk Jay bareng Toby Smith, Stuart Zender, Nick Van Gelder, dan Wallis Buchanan, dan kini dalam Jamiroquai, Jay ditemani Derrick McKenzie, Rob Harris, Paul Turner, Matt Johnson, dan Sola Akingbola. Nama Jay Kay memang sangat mendominasi dalam tubuh Jamiroquai, sehingga tak sedikit yang menyangka bahwa Jamiroquai ini merupakan one man band. Dan untuk icon band ini pun gambar Buffalo Man adalah hasil kreasi Jay di tahun-tahun pertama band ini menggarap album.

Dekade lalu, mereka punya 2 album, “A Funk Odyssey” dan “Dynamite” masing-masing di tahun 2001 dan 2005. Tujuah buah hit Top 40 dihasilkan dari kedua album ini. Dan di tahun 2006 mereka merampungkan sebuah kompilasi “High Times: Singles 1992–2006” sebagai tanda bukti perceraian Jamiroquai dengan Sony Music. Dan perjalanan baru Jay Kay dkk berlabuh bersama Universal dengan rilisan album ketujuh “Rock Dust Light Star”. Sejak album ini dirilis pada awal Nopember lalu, sudah berbuah sertifikat perak di Inggris. Para kritikus musik pun kompak dalam menilai album ini. Semua memberikan nilai positif pada album comeback mereka. Album yang sudah memiliki dua buah single, ‘White Knuckle Ride’ dan ‘Blue Skies’ ini pun berhak kita kasih apresiasi, berhubung Jamiroquai dan “Rock Dust Light Star” adalah Artist Highlight this December!

Official Website Jamiroquai

(Intro by Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributors)

Baca Review album ‘Rock Dust Light Star’ disini

Ikutan Quiznya yang berhadiah 15 CD Jamiroqui “Rock Dust Light Star” disini

Related posts

Leave a Reply