izmir escort bayan
Trending News

Blog Post

bodrum escort
Album of The Day:  Panic! At The Disco – Vices & Virtues
Album of The Day

Album of The Day: Panic! At The Disco – Vices & Virtues 

Released by: Warner Music Indonesia

Pada tahun 2011 ini Panic! At The Disco kembali dengan album ketiganya yang diberi judul Vices & Virtues dan ini juga merupakan album pertama mereka dengan hanya 2 personil saja yaitu Brendon Urie dan Spencer Smith. Salah satu hal terberat dengan keluarnya 2 personil mereka Ryan Ross dan Jon Walker adalah pada saat proses produksi album baru karena pada kedua album sebelumnya Ryan Rosslah yang berperan dominan sebagai penulis lyric dan untuk album ke 3 ini Brendon dan Spencer harus bekerja sama untuk mengambil alih posisi tersebut. Setelah kurang lebih 2 tahun mulai dari proses writing hingga produksi,akhirnya Vices & Virtues sudah direlease pada tanggal 22 Maret lalu dan debut di posisi 7 dalam US Billboard 200 album. Secara keseluruhan sound dalam album ini mengingatkan kita akan musik-musik dalam album pertama mereka A Fever You Can’t Sweat Out.

Melihat lebih jauh ke dalam album yang berisi 10 track ini, Vices & Virtues diproduseri oleh 2 orang yang sudah tidak diragukan lagi kapasitasya sebagai produser album-album rock, mereka adalah Butch Walker dan John Fieldman. Melihat catatan sejarah kedua produser ini yang biasa memproduseri band-band yang mempunyai sound lebih keras dari Panic! seperti The Used, Escape The Fate, Story Of The Year hingga Bowling For Soup sehingga secara tidak langsung sound yang dihasilkan Panic! dalam album ini juga berubah menjadi lebih keras apalagi dibandingkan album-album sebelumnya dengan banyaknya penggunaa efek distorsi dalam lagu-lagunya. Album ini dibuka oleh sebuah lagu yang berjudul The Ballad Of Mona Lisa yang juga terpilih sebagai single pertama untuk album ini. Lagu ini dibuka dengan dentingan piano yang kental sekali dengan unsur Panic!nya namun penggunaan efek distorsi gitar sepanjang lagu menandakan bahwa Panic! mengalami perkembangan dari segi musikalitas. Track kedua ada sebuah lagu yang berjudul Let’s Kill Tonight. Lagu ini dibuka beat drum dengan tempo yang cukup depat dan yang cukup mencuri perhatian adalah bebunyian piano yang khas sepanjang verse serta bunyi tepuk-tepukan tangan pada bagian pre-chorus dan akhir lagu. Track selanjutnya ada Hurricane yang mempunyai intro cukup unik dan lagu ini juga memiliki beat drum dan permainan lead gitar yang catchy. Teriakan ‘Hey hey’ pada chorus-nya menjadi bagian yang memorable dan membuat lagu ini berpotensi menjadi hits apabila direlease sebagai single. Track ke 4 ada lagu berjudul Memories, lagu ini dibuka dengan raungan gitar elektrik dan chorus dalam lagu ini mengingatkan akan lagu dari Hey Monday yang berjudul Wish You Were Here. Cassadee Pope vokalis Hey Monday juga menyadari hal ini dan bahkan sempat ‘berkicau’ tentang hal ini di Twitter. Lagu selanjutnya ada Trade Mistakes yang intronya dibuka oleh permainan dari string section namun selebihnya tidak ada yang spesial dalam lagu ini. Track ke 6 ada sebuah lagu berjudul Ready To Go yang sudah ditetapkan sebagai single ke2 untuk album ini. 2 hal yang patut diperhatikan adalah lagu ini memiliki chorus yang cukup catchy dengan teriakan ‘ooo-ooo-oo-oo’ serta munculnya string section pada bagian bridge hingga akhir lagu menambah kaya sound dalam lagu ini. Track ke 7 ada Always yang intronya dibuka dengan petikan gitar akustik dan langsung disambung dengan vokal dari Brendon. Lagu ini memberi penyegaran setelah sebelumnya kita digempur oleh sound yang keras dan cepat. Maka dalam lagu ini kita bisa berisitirahat sejenak. Track selanjutnya ada The Calendar yang mempunyai chorus yang catchy serta memorable berpadu manis dengan musik yang cukup unik. Salah satu lagu terbaik dalam album ini. Track ke 9 ada Sarah Smiles yang intronya dibuka oleh sound dari harmonika dan lagu ini juga memiliki bassline yang unik dan pastinya mencuri perhatian. Track ke 10 ada lagu berjudul Nearly Witches yang intronya dibuka oleh monolog seorang wanita yang seolah-olah sebagai guru yang sedang mengajar muridnya dan disambung dengan para muridnya yang menyanyikan sebuah lagu dalam bahasa Prancis. Memiliki intro yang unik serta kayanya sound dalam lagu ini mulai dari piano, kocokan gitar, permainan lead gitar serta beat drum yang catchy semuanya membuat lagu ini menjadi penutup yang sempurna untuk album Vices & Virtues.

Penantian yang cukup panjang menantikan album baru dari Panic! At The Disco akhirnya terbayar sudah tahun ini dan kita juga bisa mendengar bagaimana Panic! At The Disco mengalami perkembangan musikalitas ke arah yang lebih baik dalam album ini. Jadi, jangan lewatkan album Vices & Virtues ini sambil berharap Panic! akan kembali mengunjungi Indonesia untuk promo album ini !!

Trivia : Panic! sempat merelase sebuah film pendek yang berjudul The Overture dan disutradari oleh Shane Drake yang juga menyutradari video klip The Ballad Of Mona Lisa. Film ini direlease melalui channel Youtube Fueled By Ramen dalam rangka promo album Vices & Virtues. Jalan cerita dalam film ini dibuat berdasarkan 4 lagu dari album Vices & Virtues.

Official website

(William Supardi / CreativeDisc Contributor)

Rate This Album: [ratings]

Track List
1. The Ballad Of Mona Lisa 3:47
2. Let’s Kill Tonight 3:34
3. Hurricane 4:25
4. Memories 3:26
5. Trade Mistakes 3:36
6. Ready To Go 3:37
7. Always 2:34
8. The Calendar 4:43
9. Sarah Smiles 3:33
10. Nearly Witches (Ever Since We Met…) 4:17

Related posts

11 Comments

  1. dtn

    mantap gan!!!
    aku masih tetep suka n tetep jadi fans berat PATD.
    walopun mereka ditinggalin personel mereka yg lain, toh mereka masih bs buat album 😀
    *walopun penantiannya lama.

    gw paling suka ama lagu:
    *The Ballad Of Mona Lisa 3:47
    *Nearly Witches (Ever Since We Met…) 4:17

    fun bgt

  2. ARIEF

    PATD, bnyak lagu2 yg keren di album ini 😀

  3. ilow mpow

    NICE REVIEW!!!
    YAY!!!

    saia sangat menanti mereka mengeluarkan album ini dan saai nggk kecewa denagn hasilnya P!ATD aku udah ngefans ma mereka semenjak debut singlenya!!

    wow jadi second singlenya 6. Ready To Go [get me out of my mind] 3:37
    saia sangat menginnginkan HURRICANE yg menjadi second single soalnya lagunya chatcy skali,,

    track yg aku suka bgt SEMUA SEALBUM KEREN!!!
    mereka balik lagi dengan lagu2 ala a fever you cant sweat out

  4. adhari

    Tetap suka walaupu tinggal berdua. Suasana Carnival-nya dapet banget!

  5. Yu_bi

    Smua track memuaskan…
    Intro sarah smiles unik banget..
    knp bukn Hurricine yg jadi single2 peluang hitznya kuat banget Mnurutku hehe
    Memories jg ok, pokoknya mantap surantap ini album…

  6. fehay

    keren lah

  7. charl

    like this!

  8. vebry

    full of guitar drum and synth but lack of bass.. makanya track 3 ame 4 quite harsh a bit… cuman itu kritikna buat ni album..
    overall.. 2words=
    ORIGINALLY CREATIVE!
    this album is full of very gud melody sang by a solid vocalist.. semua trackx keren.. tp kalo mesti milih fave sih ane pilih nearly witch (sbnarx oh glory yg di deluxe version) hehehe subjektif si slx saya pecinta baroque.. and this track reminds me why i love this band.. ga sekuat their past work si tp gpp lah cukup buat ngobatin kangen
    suka juga dng jazzy surprise with a marimba coda di track the calendar.. track 6 juga keren an indie taste in this album (jadi inget gerombolan arcade fire hehe)
    kalo ballad jawarana ya memories,..

    this album do not regret dah

  9. vebry

    makasi ya udah mereview album ini.
    mg creative disc tambah creativda dah

    GOD BLES

  10. ibas

    biarpun personilnya sebagian udah keluar, tapi tetep ok kok walau dikit personilnya….contoh yang mesti ditiru oleh blantika musik tanah air

  11. Natya

    nggak sabar nunggu rilisan Indonesianya!

Leave a Reply

Required fields are marked *

Entsorgung Berlin