Medyareyon Takipci Hizmetleri

windows 10 pro kaufen office 2019 pro kaufen office 365 pro kaufen windows 10 home kaufen windows 10 enterprise kaufen office 2019 home and business kaufen office 2016 pro kaufen windows 10 education kaufen visio 2019 kaufen microsoft project 2019 kaufen microsoft project 2016 kaufen visio professional 2016 kaufen windows server 2012 kaufen windows server 2016 kaufen windows server 2019 kaufen Betriebssysteme kaufen office software kaufen windows server kaufen https://softhier.com/ instagram takipçi satın al instagram beğeni satın al instagram görüntüleme satın al instagram otomatik beğeni satın al facebook beğeni satın al facebook sayfa beğenisi satın al facebook takipçi satın al twitter takipçi satın al twitter beğeni satın al twitter retweet satın al youtube izlenme satın al youtube abone satın al https://takipci33.com/

Şişli Esc Kızlar

kadıköy escort ümraniye escort

Trending News

Blog Post

Album of The Day: Radiohead – The Kings of Limbs
Album of The Day

Album of The Day: Radiohead – The Kings of Limbs 

Radiohead Abad keduapuluhsatu sudah memasuki dekade keduanya dan Radiohead masih bertahan bersama kita. Sebagai salah satu band rock alternatif terbaik yang pernah ada, Radiohead seolah tak lekang oleh waktu untuk mempersembahkan karya-karya yang tidak hanya inventif, namun juga sangat artikulatif dalam menyampaikan esensi musikalitasnya.

The Kings of Limbs adalah album kedelapan Radiohead yang kini semakin menentang arus utama saja. Selain swarilis,awalnya diedarkan dalam bentuk digital dan kemudian barulah kemudian menyusul hadirnya album fisik dalam kemasan ekslusif yang menggugah selera.

Terlepas dari itu, jarak empat tahun setelah In Rainbows (2007) tidak lantas melunturkan estetika bertutur dalam musik Thom Yorke, Jonny Greenwood, Colin Greenwood, Ed O’Brien dan Phil Selway. Dalam The Kings of Limbs, tetap surealisme yang kelam menjadi bahan untuk mengantarkan nada-nada minor yang murung. Mungkin terdengar depresif, akan tetapi percayalah, ini album yang juara dalam mengajak kita dalam sebuah dunia dystopia yang menggelisahkan sekaligus kontemplatif.

Bagi sebagian besar orang, mendengarkan musik itu adalah sebuah bentuk eskapisme dari kepenatan kehidupan yang dijalani. Bagi sebagian lagi, mendengarkan musik itu layaknya sebuah petualangan yang magis dan hanya bisa dialami sendiri dalam hening dan tanpa hadir individu lain. Bagi saya, selain Björk, maka Radiohead adalah salah satu medium untuk memasuki dunia tersebut, dan the Kings of Limbs bukan pengecualian.

Dibuka dengan Bloom yang sangat hipnotik, dalam aransemen pseudo-jazz lembut yang diarsir oleh drum-loop yang berderap dan vokal Yorke yang mengerang, nyaris seperti sebuah kontemplasi-meditatif yang lirih, seolah-olah meminta kita bersiap-siap untuk memasuki alam bawah sadar yang menenangkan. Akan tetapi, setelah itu kita malah diajak berdansa melalui Morning Mr. Magpie dalam sebuah trans bertempo medium. Feral juga adalah satu ajakan trans yang hadir nyaris tanpa kehadiran vokal, kecuali Yorke yang bergumam lirih. Dan tentu saja ada Lotus Flower, dimana di dalam viedonya kita dapat menyaksikan Thom Yorke yang berdansa dengan enerjiknya.

Bagi yang merindukan masa-masa dimana instrumen non-elektronika diutilisasi secara lebih ekstensif, Radiohead masih menyediakan Little By Little, sebuah rock alternatif muram dan moody. Secara umum, kesan muram inilah yang memang memenuhi durasi 37 menit The Kings of Limbs. Ada Codex, sebuah balada dalam versi yang sangat gelap dan depresif. Kesan murung yang sangat intens dilanjutkan pada Give Up The Ghost yang seolah-olah ingin menghantui kita dengan kemuraman tingkat mahir. Namun balutan akustik yang tenang sulit untuk ditolak.

Ditutup dengan Separator, sebuah ambience bergaya trip-hop yang mengawang, The Kings of Limbs mengakhiri perjalanan astral yang kita lalui tadi dan berharap dapat menyerap semua muatan murung dan kelam yang disampirkannya. Uniknya, meski murung, sound dan lirik sama sekali tidak terdengar galau apalagi cengeng. Inilah kelebihan Radiohead yang mungkin jarang dimiliki oleh kumpulan lain.

The Kings of Limbs masih dibantu oleh produser Nigel Godrich. Tampaknya kerjasama mereka selama ini sudah menjadi satu simbiosis yang tak terpisahkan. Tidak masalah, selama itu bisa memproduksi sebuah karya yang tidak hanya brilian namun juga berkelas dan berkesan. Mungkin album ini terdengar terlalu tersegmentasi, saat elektronika dengan masif memenuhi atmosfir album. Akan tetapi, terlepas dari itu, The Kings of Limbs adalah sebuah album yang cantik, tidak hanya mempunyai konsep yang matang, namun juga mentereng dalam kualitas. Terlalu berebihankah jika album ini menjadi kandidat salah satu album terbaik tahun ini? Biarlah waktu yang menjawabnya.

Official Website Radiohead

(Haris / CreativeDisc Contributor)

Rate This Album: [ratings]

TRACK LIST
1. “Bloom” 5:15
2. “Morning Mr. Magpie” 4:41
3. “Little by Little” 4:27
4. “Feral” 3:13
5. “Lotus Flower” 5:00
6. “Codex” 4:47
7. “Give Up the Ghost” 4:50
8. “Separator” 5:20

Related posts

Leave a Reply

izmir eskortlar bursa eskort bayanlar ankara escort bayanlar Antalya escort bayanlar Eskişehir escort bayan Konya bayan escort escort Kayseri İzmit escort kızlar Alanya escort Kocaeli escort Kuşadası escort Gaziantep escort Malatya escort Diyarbakır escort Denizli escort Samsun escort Adana escort Bodrum escort Dubai escort porno izle seks hikayeleri sex hikayeleri paply.org