Trending News

Blog Post

April Artist Highlight – Glee Season 2
Reviews

April Artist Highlight – Glee Season 2 

Photobucket

Siapa lagi yang tak kenal dengan GLEE? Serial TV komedi-musikal fenomenal yang telah menghiasi layar kaca Amerika sejak tahun 2009 ini menciptakan berbagai macam rekor di dunia pertelevisian sekaligus musik Amerika. Serial yang diprakarsai oleh Ian Brennan, Brad Falchuk, dan Ryan Murphy ini berawal mula dengan konsep yang begitu sederhana. Ian Brennan memiliki ide untuk mengangkat pengalamannya dalam show choir selama SMA. Selanjutnya, Ryan Murphy menerima naskah yang Ian Brennan ciptakan melalui Michael Novick, seorang produser televisi. Ryan Murphy merasakan ikatan begitu kuat dalam naskah yang Ian Brennan ciptakan karena semasa kuliah, Ia pun merupakan seorang anggota show choir. Ryan Murphy akhirnya mengajak rekannya dalam memproduksi serial “Nip/Tuck”, Brad Falchuk untuk bergabung bersama Ian Brennan dan mengangkat Glee menjadi sebuah serial televisi.
Ryan Murphy menginginkan wajah-wajah baru untuk membintangi Glee. Ia pun pergi ke pertunjukan Broadway di New York City selama tiga bulan dan menemukan Matthew Morrison, bintang “Hairspray” dan “The Light in the Piazza”, Lea Michele, bintang “Spring Awakening”, dan Jenna Ushkowitz, bintang “The King and I”. Di Los Angeles, Ryan Murphy mencari beberapa bintang lainnya. Di sana ia menemukan Chris Colfer, Cory Monteith, Dianna Agron, Mark Salling, Amber Riley, Kevin McHale, Jane Lynch, Jayma Mays, dan juga Jessalyn Gilsig. Di musim keduanya, Glee juga mengangkat Heather Morris, Naya Rivera, dan Mike O’Malley menjadi pemain tetap.

Dalam episode perdananya, “Pilot”, Glee mendapatkan sambutan yang cukup baik. Episode ini ditonton oleh 9.62 juta warga Amerika, dan melahirkan sebuah lagu yang merupakan cover dari lagu hits band Journey, “Don’t Stop Believin’”. Lagu ini berhasil menempati peringkat 4 di Billboard Hot 100 dan memuncaki tangga lagu iTunes. “Don’t Stop Believin’” merupakan titik awal dari kesuksesan Glee di dunia musik Internasional.

Tak hanya berprestasi dalam dunia musik, Glee mulai menunjukkan eksistensinya dalam penghargaan-penghargaan sebagai serial komedi-musikal terbaik, dimulai dengan Satellite Awards 2009, SAG Awards 2010, Golden Globes 2010, dan Golden Globes 2011. Walaupun Glee gagal dalam penghargaan paling prestisius di dunia pertelevisian, Emmy Awards di tahun 2010 lalu, Jane Lynch tetap bersinar dengan membawa pulang penghargaan Outstanding Supporting Actress in a Comedy Series dan Ryan Murphy dalam Outsanding Directing in a Comedy Series. Dalam Golden Globes 2011, Chris Colfer yang baru pertama kali mendapatkan nominasi, langsung memenangkan penghargaan dalam nominasi yang ia dapatkan sebagai Best Supporting Actor.

Glee juga berhasil menghadirkan beberapa episode dengan ‘tema’ yang mengangkat artis besar ataupun event tertentu. Sebut saja episode ke-15 Glee di season 1, “The Power of Madonna”. Episode yang menghadirkan lagu-lagu dari The Queen of Pop Madonna ini terbilang cukup sukses dengan mendapatkan rating 12.98 juta penonton. Selanjutnya, Glee menghadirkan sebuah episode bertema Lady Gaga, “Theatricality” yang berhasil mendapatkan 11.49 juta penonton. Di season 2, Glee menghadirkan sebuah episode bertema Britney Spears “Britney/Brittany”. Selain itu, Glee kembali mengangkat musikal “The Rocky Horror Picture Show” dalam “The Rocky Horror Glee Show” yang merupakan episode ke-5 Glee di season 2. Dan terakhir, Glee mengangkat tema pertandingan Superbowl di Amerika dengan “The Sue Sylvester Bowl Shuffle”. Episode tersebut merupakan episode yang paling banyak ditonton sepanjang sejarah Glee dengan 26.80 juta penonton, juga terbanyak selama 3 tahun terakhir di pertelevisian Amerika.

Puncak kesuksesan Glee ialah pada penghujung season 1 atau episode ke-22 “Journey to Regionals”. Episode tersebut menutup musim dengan pujian dari kritikus-kritikus pertelevisian Amerika. Beberapa diantaranya ialah Entertainment Weekly yang mengatakan bahwa episode itu ditulis dengan sempurna dan The Wallstreet Journal yang menuliskan bahwa dalam perjalanan yang berlika-liku sepanjang satu musim, Glee ditutup dengan begitu indah.

Di pertengahan tahun 2010, Glee mendapatkan kehormatan untuk tampil di White House dalam event tahunan Easter Egg Roll. Mereka tampil membawakan lagu-kagu hits mereka dihadapan keluarga Obama yang diam-diam ternyata merupakan penggemar berat serial Glee.
Setelah tampil di White House, Glee memulai tur perdananya dengan tema: “Glee Live! In Concert!”yang pertama kali dibuka di Phoenix, Arizona dan ditutup di Radio City Music Hall, New York City. Tur Glee keliling Amerika ini terbilang sukses karena tiket-tiketnya habis terjual secara online hanya dalam beberapa menit saja. Tahun 2011 ini, Glee akan kembali melakukan tur. Selain keliling Amerika, tur Glee kali ini akan hadir di Inggris dan juga Irlandia. Dan lagi-lagi tiket yang dijual secara online langsung habis dalam beberapa menit saja.
Kembali ke dunia musik, Rekor yang dipegang “Don’t Stop Believin’” sebagai lagu terlaris yang Glee miliki pun runtuh di season 2 oleh “Teenage Dream”, sebuah cover dari lagu hits Katy Perry yang kembali dinyanyikan oleh bintang baru Glee, Darren Criss, dan juga grup akapela Tufts Beelzebubs. Lagu ini menggeser “Don’t Stop Believin’” dengan 214 ribu download, dan berhasil memuncaki digital song chart oleh Billboard. “Teenage Dream” merupakan salah satu lagu yang hadir pada album Glee: The Music, Volume 4. Selain “Teenage Dream”, album ini juga menghadirkan beberapa lagu hits dari Britney Spears yang kembali dinyanyikan oleh Glee, salah satunya “Toxic”, cover dari Cee-Lo Green “Forget You”, hingga mashup seru dari lagu hits Rihanna “Umbrella” dan lagu legendaris Gene Kelly “Singin’ in the Rain”.
Awal bulan Maret 2011, Glee merilis dua lagu originalnya secara perdana “Loser Like Me” dan “Get It Right”. “Loser Like Me” berhasil memuncaki tangga lagu iTunes dan Billboard Hot 100 sementara“Get It Right” menyusul di peringkat kedua iTunes maupun Billboard Hot 100.
Hadirnya bintang-bintang besar dalam Glee juga memberikan banyak nilai lebih. Sejak awal musim, Glee telah menghadirkan sederet bintang-bintang ternama Amerika. Sebut saja Josh Groban, Kristin Chenoweth yang berhasil mendapatkan sebuah nominasi Emmy Awards atas perannya sebagai April Rhodes, Eve, Olivia Newton John, Neil Patrick Harris yang berhasil membawa pulang sebuah penghargaan Emmy Awards atas perannya sebagai Bryan Ryan dalam Glee, Idina Menzel, Britney Spears dalam cameonya di “Britney/Brittany” berhasil mendapatkan sebuah nominasi di People’s Choice Awards, Kathy Griffin, dan Gwyneth Paltrow.

Glee dinilai sebagai serial yang unik dan mengangkat berbagai sisi kehidupan remaja Amerika. Rachel Berry (Lea Michele) yang terobsesi untuk mengejar mimpinya sebagai seorang bintang besar, Finn Hudson (Cory Monteith) anak populer yang popularitasnya merosot begitu ia bergabung dengan Glee Club, Quinn Fabray (Dianna Agron) ratu sekolah populer yang popularitasnya juga merosot begitu ia pernah hamil muda, Puck (Mark Salling) seorang bad-boy di sekolah, Kurt Hummel (Chris Colfer) seorang remaja yang pertama kali terbuka mengenai dirinya yang gay di sekolah, Mercedes Jones (Amber Riley) yang ingin menjadi seorang diva, Tina Cohen-Chang (Jenna Ushkowitz) yang berpura-pura gagap saking pemalunya, Artie Abrams (Kevin McHale) yang bermimpi menjadi seorang penari walaupun ia lumpuh, serta Brittany (Heather Morris), Santana (Naya Rivera), dan Mike Chang (Harry Shum, Jr.). Mereka semua bersatu dibantu oleh Will Schuester (Matthew Morrison) untuk memenangkan satu tujuan: Membawa New Directions menjadi juara nasional – Dengan menghadapi tantangan taktik licik Sue Sylvester (Jane Lynch) yang menginginkan mereka untuk hancur.

Intro by: @gleekindonesia

Buat yang mau ikutan Quiz berhadiah 10 CD Glee The Music Vol.4 klik disini

Artist Highlight Glee by creativedisc

Related posts

Leave a Reply