Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single – 06 June
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single – 06 June 

Coldplay (Single/Parlophone) – Every Teardrop Is a Waterfall
Dengan mengambil sampel dari lagu I Go To Rio milik Peter Allen, single terbaru superband asal Inggris, Coldplay, menampilkan single pertama mereka yang berjudul Every Teardrop Is a Waterfall untuk album kelima mereka yang akan rilis pada tahun ini juga. Vokal Chris Martin yang khas seolah memuaskan kerinduan kita akan lagu baru mereka yang menyenangkan dan single ini bukan pengecualian. Dengan komposisi yang matang, Every Teardrop Is a Waterfall adalah sebuah lagu antemik yang memiliki lirik indah dan iringan gitar akustik merdu dan gitar elektrik yang menggugah. Sekali lagi Coldplay menghadirkan sebuah lagu pop yang berkelas (9/10).

Bad Meets Evil ft.Bruno Mars (EP. Hell: The Sequel/Interscope) – Lighters
Meski tengah bekerjasama bersama rapper Royce da 5’9″ dalam sebuah grup bernama Bad Meets Evil, tampaknya Eminem masih doyan marah-marah. Begitu juga dalam single Lighters ini. Padahal Royce da 5’9″ ngerap dengan lebih kalem daripadanya. Namun bukan berarti jelek, karena justru duet mereka yang sangat kontras ini membuat single ini terdengar sangat berkesan dan, jangan heran, syahdu. Terimakasih untuk Bruno Mars yang bersedia membantu menjadi featuring artist dan dengan kekuatan vokalnya memberi aksentuasi yang lebih mendalam pada single ini. (9/10)

Joe Jonas (Single/Hollywood) – See No More
Sungguh diluar dugaan jika untuk proyek solonya ini, Joe Jonas memilih Chris Brown untuk membantunya mengerjakan See No More, sebuah baladaramatis ala RnB yang pada akhirnya malah membuatnya terdengar seperti…Chris Brown. Namun jangan pesimis dulu, meski autotunes membantu vokal Jonas, namun ia cukup mampu memberikan emosi yang diperlukan oleh single ini. Diproduseri oleh Brian Kennedy, See No More adalah sebuah nomor pop yang cukup adiktif. Kira-kira apa tanggapan para penggemar Jonas Brother terhadap pilihan musik yang dipilih oleh Joe ini? (8/10)
Lil Wayne (The Carter IV/Universal Motown) – How To Love
Vokal Lil Wayne masih terdengar malas-malasan dalam single ketiga untuk album kesembilannya, The Carter IV. Hanya saja ia tidak ngerap disini, melainkan bernyanyi dalam gaya nyaris seperti whispering. Well, tidak juga sebenarnya, hanya saja ia cenderung bernyanyi dengan lebih lirih. Hasilnya sungguh menyenangkan sekali mendengar lagu mid-tempo bergaya reggae-fusion ini. Tanpa harus terdengar riuh, How To Love mengizinkan Lil Wayne untuk tampil lebih personal dan juga romantis. (8/10)

Cody Simpson (Single/Atlantic) – On My Mind
Penyanyi remaja asal Australia yang tengah mencoba peruntungan di Amerika Serikat, akan segera merilis album penuh perdananya. Sebagai pemanasan ia pun merilis single yang berjudul On My Mind. Single yang ditulis oleh Julie Frost, Fraser T. Smith, Mike Caren dan Nasri Atweh ini adalah sebuah single pop dengan sentuhan elektropop dan dance bertempo sedang yang ringan saja. Tipikal sebuah lagu remaja yang tengah gelisah dengan perasaan cintanya. Kelebihannya mungkin vokal Simpson yang terdengar standout ditengah deru musiknya. Meski harus diakui, autotunes tampaknya menjadi sahabat Simpson agar terdengar lebih menjulang. (7/10)

Paramore (OST. Transformer: Dark of The Moon/Warner) – Monster
“Now that you’re gone, the world is ours” Wow! Apakah Hayley Williams tengah bernyanyi tentang dua orang mantan personil Paramore atau tengah berbicara tentang robot-robot raksasa dalam film Transformers: Dark Of The Moon? Yep, single terbaru mereka ini terdapat dalam album soundtrack untuk sikuel kedua film Transformer arahan Michael Bay tersebut. Monster seolah menjadi personifikasi dari esensi film laga-fantasi tersebut dan Paramore memberikan aransemen rock mereka dengan tepat guna dalam tempo medium. Ada saat vokal Hayley berteriak namun disaat lain bernyanyi dengan cukup lirih. (8/10)

Foo Fighters (Wasting Light/RCA) – Walk
Diproduseri oleh Butch Vig, Walk adalah single kedua yang dirilis oleh Foo Fighters untuk album Wasting Light. Namun, single ini juga terdapat dalam ending credit film Thor. Rasanya memang cukup pantas jika film superhero keluaran Marvel tersebut memakai Walk sebagai bagian dari filmnya, karena Foo Fighters sekali lagi meramu musik yang tidak hanya terdengar nge-rock akan tetapi juga melodramatis dan berkesan. Dibuka dengan aransemen yang melodius, Walk kemudian bertransformasi menjadi sebuah antem garang namun tetap terdengar harmonis. (9/10)

Kaiser Chiefs (The Future is Medieval/Liberator) – Little Shocks
Band indie asal Inggris, Kaiser Chiefs akan segera merilis album keempat mereka, The Future is Medieval. Little Shock merupakan single pertama yang diperkenalkan secara umum yang akan terdapat dalam album tersebut. Sebuah single yang menampilkan warna yang cukup gelap dan murung. Pola ritmisnya yang monoton seolah-olah menunjukkan jika Kaiser Chiefs bermain-bermain dengan atmosfir. Hasilnya, Little Shock cukup berhasil sebagai sebuah nomor rock yang kelam. Uniknya, single ini tidak terdengar membosankan sama sekali. (8/10)

Sublime With Rome (Yours Truly/Fueled By Ramen) – Panic
Rasanya sudah lama sekali tidak mendengarkan Sublime dengan lagu terbaru mereka. Bayangkan saja, sudah 15 tahun. Nah, untuk mengobati rasa rindu tersebut, kini hadir Sublime With Rome, sebuah band yang berdiri atas prakarsa dua mantan personel Sublime, Eric Wilson dan Bud Gaug yang bekerjasama dengan Rome Ramirez yang kini mengisi vokal. Panic adalah single pertama untuk album perdana mereja, Your Truly. Sebuah single bergaya ska/rock alternative yang sangat seru dan bisa kita harapkan dari nama-nama yang berada di belakang Sublime. Single Panic tidak hanya berfungsi sebagai pengingat akan gemilangan nama Sublime, namun juga membangkitkan kejayaan ska dengan segala kehebohannya. (8/10).

Michelle Branch (West Coast Times/Reprise) – Loud Music
Delapan tahun sudah berlalu semenjak album terakhir Michelle Branch, Hotel Paper dan kini bersiaplah untuk album keempatnya, West Coast Times yang akan rilis disekitar bulan September. Loud Music adalah single pertama yang dilepas oleh Branch sebagai pemanasan. Tampaknya Branch kembali keakar pop-rocknya dengan sangat gemilang. Dengan mengandalkan riff gitar yang kental, tampaknya rock era 80-an juga menjadi pengaruh yang cukup signifikan. Hasilnya, Loud Music terdengar sebagai comeback yang menyegarkan dari seorang Michelle Branch. (8/10)

Reeve Carney feat. Bono & The Edge (OST. Spider-Man: Turn Off the Dark/Interscope) – Rise Above 1
Apa jadinya jika kisah superhero menjadi sebuah drama musikal Broadway? Ternyata dengan bantuan Bono dan The Edge dari kumpulan musik legendaris U2, Spiderman menjelma menjadi pentas musikal berbau rock yang keren. Rise Above 1 adalah salah satu yang terdapat dalam drama musikal tersebut. Dinyanyikan oleh Reeve Carney, seorang aktor broadway yang juga berperan sebagai Peter Parker alias Spiderman di musikal tersebut dan juga menampilkan vokal Bono, Rise Above 1 adalah sebuah lagu sendu dalam tataran rock ala Bono tentu saja. (9/10)

Special Thanks To Julee, Ai, Haris, Wibi dll…

Vote for your Favourite Exclusive Single this week:

Related posts

Leave a Reply