Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single – 13 June
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single – 13 June 

Goo Goo Dolls (OST.Transformers: Dark of the Moon/Warner Music) – All That You Are
Salah satu single andalan untuk album soundtrack Transformer: Dark of the Moon ini adalah sebuah lagu pop-rock manis dalam tempo sedang oleh kumpulan rock ternama, Goo Goo Dolls. Tidak semelodrama Iris, akan tetapi vokal gahar John Rzeznik kini terdengar lebih santai dan sedikit sendu. Riff gitar bertugas sebagai teman melodi untuk lagunya yang memang terdengar sangat harmonis, dimana unsur string menambah kesan romantisnya. Dalam koridor rock ala Goo Goo Dolls, tentu saja. (9/10)

Cults (Abducted/In The Name Of) – Abducted
Abducted adalah album pertama oleh duo indi-rock asal New York, Cutls setelah menelurkan EP yang berjudul Cults 7″. Musikalitas mereka telah menarik hati Lily Allen untuk mengajak mereka untuk bergabung dalam label miliknya yang bernama In The Name Of. Akhirnya, dirilislah album Abducted sebagai produksi pertama label tersebut. Abducted sendiri adalah single pertama untuk album tersebut, sebuah nomor indie yang dipenuhi dengan kejutan dalam meramu retro-rock dengan sentuhan manis yang kental karena twist-twist dalam pergerakan aransemennya. Drum yang berderap dan suara organ yang menghantui menjadi latar belakang vokal Brian Oblivion dan Madeline Follin yang bersahutan dalam mengisi bridge dan chorus. (9/10)

311 (Universal Pulse/ATO Records) – Sunset In July
Band rock dengan fusi reggae 311 kembali lagi dengan album 12 mereka, Universal Pulse. Dan Sunset in July adalah single pertamanya. Dibantu oleh Nick Hexum dan SA Martinez, Sunset in July adalah contoh bagaimana 311 dapat mengkomposisikan lagu yang terdengar santai, ala reggae, tanpa harus ketinggalan semangat rock yang kental. Bagaimana pun mereka sudah khatam dalam menampilkan itu sudah semua untuk menghasilkan sebuah lagu rock yang menyenangkan. Cocok sebagai pemgantar musim panas yang hangat. (8/10)

Lenny Kravitz (Black and White America/Roadrunner) – Stand (If You’re Gonna Run Again)
Album Black and White America baru akan dirilis pada Agustus nanti, akan tetapi rocker Lenny Kravitz sudah meluncurkan single keduanya, yang diberi judul Stand (If You’re Gonna Run Again), sebuah nomor pop yang diinfusi oleh pengaruh pop-rock vintage ala 50-60-an. Drum berderap yang repititif, yang menjadi ciri khas lagu-lagu dalam dekade ini, benar-benar diadopsi dengan baik oleh single ini, sehingga menjadikan ini sebagai sebuah lagu yang cukup berbeda dari yang bisa kita harapkan dari seorang Lenny Kravitz. Bahkan vokal Lenny terdengar lebih nge-pop dari biasanya, meski ia tetapo berteriak dalam ciri khasnya dalam beberapa kesempatan. (8/10)

Gym Class Hero feat Adam Levine (The Papercut Chronicles II/Fuelled By Ramen) – Stereo Hearts
Vokal Adam Levine dari Maroon 5 yang renyah terdengar padu sekali dengan gara rap bergaya alternative rock ala Gym Class Hero. Pada akhirnya, Stereo Hearts adalah sebuah nomor pop yang cukup adiktif dengan harmonisasi ooh-ooh-ooh oleh Levine sebagai hook andalan. Gaya nge-rapp oleh Travie McCoy sendiri terkadang diimbuhi dengan nyanyian yang terdengar lebih konvensionil. Jika tujuan Gym Class Hero adalah menghasilkan sebuah nomor pop yang cantik, maka mereka berhasil untuk itu. (9/10)

JLS feat DEV (Single/Jive) – She Make Me Wanna
Boyband asal Inggris yang bernama JLS alias Jack the Lad Swing kini bekerjasama dengan rapper perempuan asal Amerika yang kerap menjadi “bintang tamu”, DEV. Kolaborasi mereka, She Make Me Wanna, akan tampil di album ketiga milik JLS. Dibanu tulis oleh Moe Faisal dan RedOne, maka jelaslah jika She Make Me Wanna adalah sebuah single elektropop dengan pengaruh dansa yang kental. Sesuatu yang bisa kita harapkan dari seorang RedOne. DEV tidak melulu ngerapp disini, karena ia turut bernyanyi. Sebuah nomor pop yang cukup seru, meski terdengar sedikit mirip dengan single You Make Me Feel milik Cobra Starship dan Sabi. (7/10)

Joss Stone (LP1/Surfdog) – Somehow
Somehow adalah sebuah single yang singkat dan padat, memerkan kekuatan vocal berat Joss Stone yang sangat soulful. Pengaruh blues dan rock tidak lupa dilekatkan, menghasilkan sebuah single yang cukup sing-a-long. Segala sesuatu yang bisa kita harapkan dari seorang Joss Stone bisa kita temui disini. Memang terdengar sedikit repititif, karena tidak ada perkembangan yang cukup berarti dari single-single sebelumnya dari Stone, namun untuk fans, tentu saja ini sudah cukup untuk memuaskan kerinduan mereka akan vokal Joss Stone yang juara. (7/10)

P!nk (Greatest Hits…So Far!!!/LaFace) – Heartbreak Down
Tanpa harus membaca bookletnya, selintas saja kita sudah paham jika Heartbreak Down adalah hasil komposisi dari seorang Max Martin, karena semua ciri khas seorang Martin bisa ditemukan dalam single bergaya elektro-pop-rock ini. Chorus yang mengandalkan vokal yang berteriak dan bagian bridge yang mengenalkan hook sebelum memasuki inti utamanya. Tidak jelek juga, meski vokal P!nk agak terdengar sedikit mirip Kelly Clarkson. Single ini terdapat dalam album greatest hit milik P!nk sebagai iTunes bonus track. (8/10)

O.A.R. (King/Lava) – Heaven
O.A.R. adalah singkatan dari Of a Revolution dan King merupakan album ketujuh yang akan dilepas oleh band indie rock ini dan dirilis Agustus pada tahun ini. Sebagai teaser dilepaslah single Heaven ini. Single ini terdengar sangat istimewa karena terdengar sangat soulful ketimbang nge-rock. Dengan tema yang cukup “berat”, Heaven terdengar seperti sebuah pop-gospel yang megah, apalagi didukung dengan choir sebagai backing vokal. Namun jangan kuatir, Heaven tetap sebuah nomor pop yang renyah untuk didengar. (8/10)

Beyoncé – (4/Columbia) – Best Thing I Never Had
Mari kita pastikan saja jika Beyoncé adalah salah satu penyanyi solo dengan kualitas vokal yang berada diatas rata-rata. Dan single kedua Bey dari album keempatnya, Best Thing I Never Had adalah buktinya. Single yang ditulis oleh penulis/penyanyi kondang Babyface ini adalah sebuah single pop-RnB-balada dengan aransemen yang cantik dan mengizinkan seorang Beyoncé untuk memberikan performa yang luar biasa dari segi vokal maupun penghayatan. Bukti kenapa ia adalah salah seorang yang terbaik di kelasnya. (8/10)

Image and video hosting by TinyPicVanness Wu feat Ryan Tedder (Single/Universal Music) – Is This All
Aktor-cum-penyanyi populer Asia jebolan boyband F4, Vanness Wu kembali dengan seni musikalitasnya dengan single Is This All. Uniknya single ini dibantu oleh penulis lagu terkenal Amerika sekaligus vokalis band One Republic, Ryan Tedder. Pengaruh Tedder terdengar sangat kental disini. Bahkan Tedder membantu mengisi vokal pada bagian bahasa Inggrisnya. Single semi-balada yang dramatis ini juga sebagai penanda comebacknya Wu keranah musik Mandarin setelah 3 tahun berkarir di Jepang. Sebuah usaha yang menarik, apalagi dengan kehadiran tangan dingin Tedder, single ini terdengar cukup adiktif. (8/10)

Special Thanks To Julee, Ai, Haris, Wibi dll…

Vote for your Favourite Exclusive Single this week:

Related posts

Leave a Reply