Trending News

Blog Post

Album of The Day: Incubus – If Not Now, When?
Album of The Day

Album of The Day: Incubus – If Not Now, When? 

Released by: Sony Music Indonesia

Berbeda dengan banyak band beraliran modern rock lainnya, Incubus termasuk salah satu band yang cukup konsisten dengan memilih jenis melodi yang cenderung lebih lembut, mid-tempo dan juga kontemplatif dalam segi lirik. Album ketujuh mereka, If Not Now, When?, juga bukan pengecualian. Gap 5 tahun setelah album keenam, Light Grenades (2006), seolah menjadikan Incubus menjadi lebih bijak, karena If Not Now, When? pun terdengar lebih dewasa sekaligus subtil.

Dengan pengecualian Switch Blade yang dipenuhi dengan vitalitas dan enerji, maka materi yang terdapat dalam album ini adalah melodi-melodi manis yang mengalun lembut disatu bagian, namun juga kelam dan getir dibagian lain. Single pertama mereka, Adolescent, dibuka dengan dengan riff-gitar yang terkesan murung, didukung dengan vokal Brandon Boyd sendiri terdengar berlarat, menambah kesan moody single ini. Tidak bisa dinafikan jika Adolescents jelas bukan upaya terbaik Incubus untuk memproduksi sebuah single yang imajinatif dan berkesan, seperti yang telah mereka hasilkan di masa lalu.

Tapi jangan patah arang dulu, If Not Now, When? ternyata masih menyimpan materi yang cukup kuat untuk dapat kita nikmati. Defiance, sebuah nomor minimalis yang hanya diiringi oleh gitar akustik, mungkin salah satu nomor terkuat di album ini dengan pengaruh grunge ala dekade 90-an tersampir disini. Atau The Original, semua lagu yang pasti akan banyak disukai, mengandalkan tabuhan drum yang antemik, dan pilihan melodi yang sangat harmonis, terdengar sangat manis.

Tentu saja bukannya tanpa cacat cela. Friends and Lovers punya komposisi yang easy listening, namun terlalu awam, jika tidak mau dibilang jenerik dengan pemilihan lirik yang tak kalah jeneriknya. Isodore terlalu pretensius untuk dapat dikatakan menghasilkan sesuatu yang murni dan tulus karena mengejar efek epik yang rasanya tidak terlalu tepat. Promises, Promises, single kedua yang dilepas oleh Incubus memang lebih baik daripada Adolescents, akan tetapi tidak terlalu tangguh untuk dapat meninggalkan impresi yang kuat.

Meski pemilihan single-singlenya tidak terlalu mencolok, akan tetapi sebenarnya It Not Now, When? memiliki materi yang cukup solid dan menjadikan album ini terasa sangat menyenangkan untuk didengar. Kelihatannya memang Incubus tidak terlalu mengejar profile yang tinggi untuk album ini, namun tersegmentasi pada kalangan fans atau pendengar yang memilih musik-musik midtempo yang mengalun tenang. Tampaknya Incubus memang membidik pada pendengar yang lebih dewasa, namun tetap tidak melupakan semangat rock yang kental.

If Not Now, When? ditutup oleh track berjudul Tomorrow’s Food yang bergaya folk dan bahkan sedikit mengingatkan akan lagu-lagunya Fleet Foxes. Namun, terasa sangat sempurna untuk menutup album ini. Pada akhirnya, sebagai pemuas dahaga kerinduan, Incubus menawarkan album ini tidak hanya pada fans-nya namun juga untuk mereka yang ingin mendengarkan lagu-lagu bercorak rock yang tampil dengan lebih subtil dan matang.

Ohya, pada hari ini Incubus akan tampil di Jakarta dalam sebuah konser yang bertajuk INCUBUS: Live in Jakarta 2011. Ini kali kedua mereka memberi hiburan pada penikmat musik Indonesia. Tidak ada salahnya, sebelum menonton konser tersebut, nikmati dulu album terbaru mereka ini: If Not Now, When?

Official Website

Rate this album: [ratings]

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACK LIST
1. “If Not Now, When?” 5:05
2. “Promises, Promises” 4:26
3. “Friends and Lovers” 4:07
4. “Thieves” 4:17
5. “Isadore” 4:35
6. “The Original” 5:05
7. “Defiance” 2:19
8. “In the Company of Wolves” 7:35
9. “Switchblade” 3:27
10. “Adolescents” 4:48
11. “Tomorrow’s Food” 4:19

Related posts

Leave a Reply