Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single – 15 Aug
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single – 15 Aug 

David Guetta feat. Sia (Alb. Nothing But The Beat / EMI) – Titanium
Titanium adalah salah satu single promosi David Guetta untuk album kelimanya, Nothing But The Beat. Masih melanjutkan tradisi menampilkan featuring artist yang berkarakter, kali ini giliran solois keren asal Australia, Sia, yang menjadi lead vocal bagi single electro-house ala David Guetta. Uniknya, meski dalam single ini Sia yang juga seorang penulis lagu handal tidak campur tangan dalam membantu menulis untuk single ini, namun entah kenapa single ini terasa tepat sekali dibawakan oleh Sia. Vokal Sia yang unik merasuk dengan sempurna dalam single yang berbau “galau” ini, meski tentu saja dalam koridor musik gemerlap ala Guetta. Entah apa jadinya jika Mary J. Blige yang awalnya diagendakan, tetap menjadi penyanyinya. (9/10)

Sugababes (Single / RCA) – Freedom
Sugababes adalah salah satu band yang dalam formasi terakhirnya mempunyai anggota yang sama sekali berbeda dengan formasi awalnya, meski masih menampilkan tiga orang perempuan cantik bersuara merdu. Kini Sugababes, yang terdiri atas Heidi Range, Amelle Berrabah dan Jade Ewen, akan melepas album kedelapan mereka dengan judul yang masih dirahasiakan. Namun, kita sudah bisa menyimak single terbaru mereka, Freedom, sebuah anthem elektro-pop yang dipengaruhi oleh unsur rock. Meski tidak bernuansa disko, namun Freedom tetaplah sebuah nomor power-pop yang cukup bergelora dan menghentak. (8/10)

The Saturdays (Single / Polydor) – All Fired Up
Album terbaru girlband cantik asal Inggris, The Saturdays, masih belum menemukan judulnya, akan tetapi mereka sudah menggempur telinga kita dengan single kedua mereka, All Fired Up. Single yang diproduseri oleh Xenomania dan Space Cowboys ini adalah sebuah anthem disko kontemporer bercorak house yang sangat enerjetik, sensual dan membara. Secara struktur memang terkesan sederhana, karena mempunyai pola yang repititif dan simpel saja, namun tetap terasa sangat tepat untuk membakar lantai dansa. (8/10)

One Direction (Single / SyCo) – What Makes You Beautiful
One Direction adalah boyband asal Inggris paling segar, jebolan ajang pencarian bakat The X-Factor. Beranggotakan Zayn Malik, Niall Horan, Harry Styles, Louis Tomlinson dan Liam Payne, New Direction akan segera melepas album debut mereka. Namun, sebagai teaser, dengarkan dulu single pop-rock mereka yang diberi judul What Makes You Beautiful. Bukan single yang terlalu impresif sebenarnya, namun dengan pengaruh pop dekade 80-an, What Makes You Beautiful, mungkin dapat menarik banyak perhatian kalangan remaja puteri, yang merupakan pasar terbesar mereka (7/10)

Black Tide (Alb. Post Mortem / Universal) – That Fire
Perhatian untuk semua penggemar heavy metal. Black Tide akan mengirimkan musik mereka kedalam kepala kalian. Yep, band asal Amerika ini akan segera merilis album terbaru mereka ditahun ini juga. Tidak heran jika mereka melempar single pertama mereka, That Fire, sebagai pemanasan. Dengan petikan gitar dan suara kuat Gabriel Garcia yang bersambut dengan distorsi nada dari Austin Diaz yang berpadu dengan Zakk Sandler lalu dilengkapi dengan ketukan dari Steven Spence, That Fire didaulat untuk menjadi comeback anthem Black Tide setelah 3 tahun tidak menelurkan album. Dengan riff yang luar biasa dan gaya menyanyi yang enerjetik, That Fire pastinya adalah single yang dapat dipakai untuk memanaskan hari. (8/10)

Evanescence (Alb. Evanescence – Wind-up Records) – What You Want
Setelah lima tahun hiatus, akhirnya Amy Lee bersama band Evanescence-nya akan kembali merilis album terbaru mereka. Sebuah album ketiga yang berjudul self-titled ini digambarkan Amy Lee akan berbeda dengan album-album mereka sebelumnya. Mendengarkan single pertamanya, What You Want, sepertinya jelas terpapar apa yang diinginkan oleh kumpulan ini. Bergeser dari gaya gotik, What You Want adalah sebuah nomor rock yang mengandalkan vokal powerful Amy Lee dan diiringi oleh riff gitar yang kencang dan melodi yang kental dengan nuansa modern rock. (8/10)

Kasabian (Alb. Velociraptor! / Columbia) – Days Are Forgotten
Days Are Forgotten adalah single kedua band indie rock asal Inggris, Kasabian, untuk album keempat mereka, Velociraptor! Single ini menunjukkan dengan sempurna musik Kasabian itu sendiri. Perpaduan antara Indie rock dalam balutan elektronika dan juga nuansa neo-psychedelia yang pekat, menjadikan single ini terdengar tidak saja eklektik, namun juga tidak melepaskan cita rasa rock yang jenial. (8/10)

Jens Lekman (EP. An Argument With My Self / Secretly Canadian) – An Argument Wit My Self
Sudah empat tahun berselang semenjak album terakhir musisi indie-pop Swedia, Jens Lekman, namun tampaknya belum ada tanda-tanda ia akan merilis album ketiganya. Yang ada, ditahun 2011 ini, ia malah melepas EP terbarunya, An Argument With My Self. Single yang berjudul sama dengan EP tersebut ini masih menampilkan vokal Lekman yang khas dengan pengaruh indie pop yang kental. Namun kali ini Lekman ingin memberi sentuhan disko pada musiknya. Tentu saja bukan seperti disko-house seperti yang banyak beredar akhir-akhir ini, melainkan sebuah ramuan bergaya dansa yang mengandlkan perkusi dan juga tempo yang cepat, sedikit mengingatkan akan merengue. Sangat menyegarkan sekali. (8/10)

Feist (Alb. Metals / Interscope) – How Come You Never Go There
Sang Diva indie-pop kembali lagi dengan album terbarunya, lebih tepatnya lagi album studio kelimanya yang diberi judul Metals. Sebagai single pertama, dilepaslah single yang berjudul How Come You Never Go There ini. Memang tidak mudah untuk dapat mencerna single yang melankolis ini pada kesempatan sekali dengar saja, karena terdengar berlarat dan sedikit monoton. Namun, setelah didengarkan berulang-ulang, barulah kita akan menemukan bahwa Feist masih bisa dapat diandalkan untuk mengkreasikan sebuah komposisi yang juara. Sebuah single yang terdengar personal memang, namun tidak diragukan lagi mempunyai jangkauan kualitas yang luas. (8/10).

Foster The People (Alb. Torches / Columbia) – Helena Beat
Jika tidak awas menyimak, vokal Mark Foster di single Helena Beat akan terdengar seperti seorang perempuan bernyanyi. Namun teknik falsetto yang dipakai Mark justru menambah istimewa single kedua Foster The People untuk album Torches mereka ini. A New Wave heavily influenced dance number, Helena Beat masih mampu mengajak pendengar untuk berdansa-dansi mengikuti iramanya. (8/10)

Michael Bolton feat. Agnes Monica (Alb. Gems: The Duets Collection / Sony) – Said I Love You But I Lied
Agnes Monica cukup beruntung dapat hadir di album terbaru Michael Bolton, Gems: The Duets Collection, meski dirinya hanya tampil di versi album tersebut untuk peredaran wilayah nasional saja dan menyanyikan lagu lawas milik Bolton yang kini sudah bisa dianggap klasik, Said I Love But I Lied. Materi asli lagunya memang sudah jawara, sehingga memang tidak perlu diragukan lagi kualitas lagu ini. Sayangnya, proses mixingnya terasa sedikit kurang sempurna, sehingga vokal Agnes terdengar seperti tempelan, ketimbang benar-benar menjadi teman berduet seorang Michael Bolton. Namun terlepas dari itu, ini tetap lagu yang juara. (8/10)

Special Thank To Julee, Haris, Ai, dll…

Vote For You Favourite Exclusive Single:

Related posts

Leave a Reply